BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
3.2 Perancangan Sistem
3.2.3 Perancangan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
Proses-proses untuk melakukan rekomendasi kuliner ini menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk menghitung hasil rekomendasi pemilihan kuliner yang akan dipilih oleh user.
3.2.3.1 Pengkategorian Kuliner
Penulis membagi kuliner menjadi 4 kategori kuliner, yaitu : 1. Kuliner Bintang
Kuliner bintang didefinisikan sebagai suatu tempat kuliner yang memiliki :
Bangunan restoran yang berdiri sendiri atau menjadi satu dengan pemasaran suatu hotel berbintang. Restoran yang memiliki ijin usaha dari PHRI
(Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). Restoran ini menargetkan laba yang besar. Ditujukan untuk konsumen kelas atas.
2. Kuliner Non Bintang
Kuliner non bintang didefinisikan sebagai suatu tempat kuliner yang memiliki :
Tempat makan yang memiliki bangunan sendiri atau tidak memiliki bangunan sendiri tetapi biasanya beroperasi di satu tempat tertentu.
Ditujukan untuk konsumen kelas menengah.
3. Kuliner Cafe
Kuliner cafe berbeda dengan kuliner bintang dan non bintang. Hal yang menjadi pembeda antara lain:
Menurut Marsum (2005), Cafe adalah suatu restoran kecil yang mengutamakan penjualan cake (kue), sandwich (roti isi), kopi dan teh.
Kuliner cafe mengutamakan konsep tempat yang nyaman.
4. Kuliner Angkringan
Kuliner angkringan merupakan kuliner yang berbeda dengan jenis-jenis kuliner diatas :
Kuliner Angkringan menitikberatkan pada budaya dan kekhasan suatu kota/wilayah, dalam hal ini DIY. Kuliner ini biasanya tidak berpindah tempat dan mempunyai pelanggan setia untuk setiap angkringan.
Menu makanan dan minuman di Kuliner Angkringan bersifat ringan dan terjangkau.
3.2.3.2 Kriteria
Penulis telah melaksanakan survey mengenai kriteria apa saja yang mempengaruhi keputusan user untuk memilih suatu kuliner (lihat lampiran). Kriteria yang digunakan untuk melakukan proses rekomendasi pemilihan kuliner berdasar hasil survey diinisialisasikan Cj....Cn sebagai berikut :
1. Keberagaman Menu
Kriteria Keberagaman menu merupakan kriteria yang digunakan dalam proses rekomendasi pemilihan kuliner dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Keberagaman Menu merupakan banyaknya/beragamnya menu dari suatu tempat kuliner.
2. Fasilitas
Kriteria Fasilitas merupakan kriteria yang digunakan dalam proses rekomendasi pemilihan kuliner dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Fasilitas dari suatu tempat kuliner seperti ketersediaan Wifi, ruang parkir yang memadai, tempat kuliner yang nyaman, adanya toilet yang bersih dll merupakan hal yang akan menjadi pertimbangan dari user dalam menentuan tempat kuliner yang akan dikunjungi.
3. Kenyamanan
Kriteria Kenyamanan merupakan kriteria yang digunakan dalam proses rekomendasi pemilihan kuliner dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Kenyamanan dari suatu tempat kuliner seperti pelayanan yang profesional dan konsep suatu tempat kuliner yang nyaman. 4. Harga
Kriteria Harga merupakan kriteria yang digunakan dalam proses rekomendasi pemilihan kuliner dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Harga rata-rata makanan dari suatu tempat kuliner bervariasi tergantung kategori kuliner. 5. Jarak
Kriteria Jarak merupakan kriteria yang digunakan dalam proses rekomendasi pemilihan kuliner dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Pengertian jarak dalam sistem ini adalah jarak user dengan lokasi kuliner yang akan dituju.
Contoh : Nama-nama tempat kuliner diinisialisasikan sebagai alternatif, yaitu Ai....An, seperti contoh dibawah ini :
Rumah Makan Padang Sederhana : A1
Angkringan Pak Dul : A3
Standar nilai yang ditentukan oleh administrator adalah sebagai berikut (berdasarkan skala Likert) :
Standar nilai sangat rendah : 1 Standar nilai rendah : 2
Standar nilai cukup : 3
Standar nilai tinggi : 4 Standar nilai sangat tinggi : 5
Berdasakan kriteria dan standar nilai yang telah ditentukan, dilakukan penjabaran untuk standar nilai pada setiap kriteria sebagai berikut :
1. Keberagaman Menu
Pemberian nilai kriteria keberagaman menu untuk suatu kuliner dilakukan oleh administrator dengan mempertimbangkan jumlah dari suatu keberagaman makanan dan minuman di suatu tempat kuliner. Standar nilai keberagaman menu terbagi menjadi 5 bagian :
Standar nilai Sangat Kurang : 1 Standar nilai Kurang : 2 Standar nilai Cukup : 3 Standar nilai Beragam : 4 Standar nilai Sangat Beragam : 5
Semakin banyak keberagaman menu, maka semakin baik penilaian dari administrator.
Standar nilai dari resto bintang adalah : Tabel 3. 14 rentang Menu resto bintang
Standar nilai dari resto nonbintang adalah : Tabel 3. 15 Rentang Menu resto nonbintang
Standar nilai dari Cafe adalah : Tabel 3. 16 Rentang Menu Cafe
Standar nilai dari Angkringan adalah : Tabel 3. 17 Rentang Menu Angkringan
Sangat Kurang x 5
Kurang 5 x 10
Cukup 10 x 15
Beragam 15 x 20
Sangat Beragam x 20
Standar Nilai Rentang Jumlah Menu
Sangat Kurang x 3
Kurang 3 x 7
Cukup 7 x 10
Beragam 10 x 15
Sangat Beragam x 15
Standar Nilai Rentang Jumlah Menu
Sangat Kurang x 5
Kurang 5 x 10
Cukup 10 x 15
Beragam 15 x 20
2. Fasilitas
Pemberian nilai kriteria fasilitas untuk suatu kuliner dilakukan oleh administrator dengan mempertimbangkan jumlah dari fasilitas yang ada di suatu tempat kuliner. Standar nilai fasilitas terbagi menjadi 5 bagian :
Standar nilai Sangat Kurang : 1 Standar nilai Kurang : 2 Standar nilai Cukup : 3 Standar nilai Memadai : 4 Standar nilai Sangat Memadai : 5
Semakin banyak fasilitas dari suatu tempat kuliner, maka semakin baik pula nilai kriteria fasilitas suatu tempat kuliner.
Standar nilai fasilitas dari resto bintang adalah : Tabel 3. 18 Rentang fasilitas resto bintang
Standar Nilai Rentang Jumlah Menu
Sangat Kurang x 7
Kurang 7 x 12
Cukup 12 x 17
Beragam 17 x 22
Sangat Beragam x 22
Standar Nilai Rentang Fasilitas
Sangat Kurang x 1
Kurang 1 x 3
Cukup 3 x 5
Memadai 5 x 7
Standar nilai fasilitas dari resto nonbintang adalah : Tabel 3. 19 Rentang fasilitas resto nonbintang
Standar nilai fasilitas dari Cafe adalah : Tabel 3. 20 Rentang fasilitas Cafe
Standar nilai fasilitas dari resto nonbintang adalah : Tabel 3. 21 Rentang fasilitas Angkringan
Standar Nilai Rentang Fasilitas
Sangat Kurang x 0
Kurang 0 x 2
Cukup 2 x 4
Memadai 4 x 6
Sangat Memadai x 6
Standar Nilai Rentang Fasilitas
Sangat Kurang x 1
Kurang 1 x 3
Cukup 3 x 5
Memadai 5 x 7
Sangat Memadai x 7
Standar Nilai Rentang Fasilitas
Sangat Kurang x 0
Kurang 0 x 2
Cukup 2 x 4
3. Kenyamanan
Penjabaran kriteria kenyamanan dilakukan oleh administrator dengan melihat masukan komentar dan rating dari user. Pengisian nilai kriteria kenyamanan untuk suatu tempat kuliner pertama kali, akan bernilai 3 (cukup). Standar nilai kenyamanan terbagi menjadi 5 bagian :
Standar nilai Sangat Kurang : 1 Standar nilai Kurang : 2 Standar nilai Cukup : 3 Standar nilai Nyaman : 4 Standar nilai Sangat Nyaman : 5
Selanjutnya nilai ini akan berubah seiring dengan update nilai alternatif setiap kriteria berdasarkan masukan komentar dan penilaian dari user atau pengguna sistem. 4. Harga
Penjabaran kriteria harga dilakukan oleh administrator. Standar nilai dari kriteria harga berbeda dengan standar nilai kriteria yang lain. Standar nilai harga terbagi menjadi 3 bagian :
Standar nilai murah : 1 Standar nilai sedang : 2 Standar nilai mahal : 3
Standar nilai suatu kategori antara lokasi kuliner yang satu dengan yang lain berbeda. Seperti yang telah dijelaskan diatas, pengkategorian kuliner terbagi menjadi 4 kategori, yaitu Kuliner Bintang, Kuliner Non Bintang, Cafe dan Angkringan. Pembagian standar nilai kriteria harga ini berdasar harga satu kali pemesanan oleh user, maka didapat data rentang harga kuliner yaitu:
1. Kuliner Bintang
Tabel 3. 22 Rentang harga kuliner bintang
2. Kuliner Non Bintang
Tabel 3. 23 Rentang harga kuliner non bintang
3. Kuliner Non Bintang
Tabel 3. 24 Rentang harga kuliner cafe
4. Kuliner Angkringan
Tabel 3. 25 Rentang harga kuliner angkringan
Standar Nilai Rentang Harga
Murah < Rp 30.000,00
Sedang Rp 30.000,00 s/d Rp 80.000,00
Mahal Rp 80.000,00
Standar Nilai Rentang Harga
Murah < Rp 10.000,00
Sedang Rp 10.000,00 s/d Rp 20.000,00
Mahal Rp 20.000,00
Standar Nilai Rentang Harga
Murah < Rp 20.000,00
Sedang Rp 20.000,00 s/d Rp 30.000,00
Mahal Rp 30.000,00
Standar Nilai Rentang Harga
5. Jarak
Penjabaran kriteria jarak tidak dilakukan oleh administrator tetapi dilakukan oleh sistem dengan bantuan fungsi Geolocation dari Google Maps API. Hal ini dikarenakan nilai kriteria jarak akan berubah berdasar lokasi dimana user berada dengan lokasi pilihan beberapa kuliner.
Gambar 3. 17 Jarak User dengan setiap kuliner
3.2.3.3 Proses Pengambilan Keputusan
Sistem pendukung pengambilan keputusan pemilihan tempat kuliner ini memiliki tiga proses utama yaitu analisa kriteria dan alternatif, perhitungan dan perangkingan.
3.2.3.3.1 Proses Analisa Kriteria dan Alternatif
Langkah awal pengguna yaitu memilih kuliner mana yang akan dibandingkan dan mendapatkan jarak Sedang Rp 6.000,00 s/d Rp 15.000,00
antara kuliner dengan user. Setelah itu pengguna memasukkan bobot kepentingan dari setiap kriteria. Setelah memasukkan bobot kepentingan dari setiap kriteria, akan dilakukan proses perhitungan. Pada proses perhitungan, bobot kepentingan kriteria dan kuliner yang telah dipilih oleh pengguna akan dihitung menggunakan rumus dari metode SAW (Simple Additive Weighting). Hasil perhitungan tersebut berupa matriks normalisasi. Pada tahap perangkingan, akan dilakukan penyusunan rangking yang didasarkan pada hasil perkalian matriks normalisasi yang sudah didapatkan pada perhitungan dengan bobot dari masing-masing kriteria yang telah dimasukkan oleh pengguna. Berikut adalah proses-proses pendukung keputusan pada gambar dibawah ini.
3.2.3.3.2 Proses Perhitungan
Pada proses perhitungan, semua kriteria yang telah dipilih akan dikelompokkan berdasar tipe rumus yang cocok dengan kriteria tersebut yaitu tipe kriteria keuntungan (max) atau tipe biaya (min). tahap kedua yaitu menghitung nilai setiap alternatif berdasarkan dengan tipe rumus yang telah ditentukan. Hasil dari perhitungan ini yaitu berupa matriks ternormalisasi. Proses perhitungan ini seperti gambar di bawah ini.
3.2.3.3.3 Proses Penyusunan Rangking
Proses penyusunan rangking dilakukan setelah melakukan perkalian matriks ternormalisasi dengan vector bobot dari setiap kriteria dengan diperoleh nilai akhir dari perhitungan. Nilai akhir tersebut akan digunakan untuk penyusunan rangking alternatif. Semakin besar nilai akhir suatu alternatif,maka semakin cocok dengan kriteria yang telah dipilih oleh pengguna. Proses penyusunan rangking dapat dilihat di gambar 3.20.
3.2.3.4 Contoh Perhitungan Manual SPK
Contoh proses perhitungan manual sistem pendukung pengambilan keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yaitu dengan cara melakukan proses seleksi yang akan dilakukan yaitu pengguna menyeleksi kuliner berdasar kategori kuliner. Hal ini dilakukan agar kuliner yang dibandingkan hanya dalam satu kategori kuliner. Setelah itu sistem akan menghitung jarak dari tempat user berada dengan jarak seriap kuliner yang dipilih. Lalu pengguna memasukkan bobot kepentingan setiap kriteria yang telah ditentukan. setelah itu pengguna akan mendapat rekomendasi kuliner yang telah dibandingkan dengan metode SAW. Diambil sample 2 proses SPK sebagai berikut :
Contoh 1
Pengguna ingin membandingkan kuliner dengan kategori Resto Bintang. Pengguna memilih 4 kuliner yang akan dibandingkan. Pengguna juga memasukkan bobot kepentingan dari setiap kriteria dengan nilai : Keberagaman Menu 20%, Fasilitas 20%, Kenyamanan 20%, Harga 20%, Jarak 20%. Langkah-langkah perhitungan manual yaitu :
1. Pengguna memilih kuliner yang akan dibandingkan dan memberikan bobot kepentingan setiap kriteria.
Tabel 3. 26 Alternatif Pilihan (1)
Alternatif ID Kuliner Nama Kuliner
a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten
a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan
Tabel 3. 27 Bobot alternatif kriteria (1)
Tabel 3. 28 Bobot Kepentingan (1)
2. Normalisasi Kriteria Ragam menu, Fasilitas, Kenyamanan
Rumus Normalisasi untuk memaksimalkan kriteria Ragam menu, Fasilitas, Kenyamanan :
Alter natif
ID Kuliner Nama Kuliner Kriteria Ragam menu
Fasilitas Kenyamanan Harga jarak
a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 5 1 1 1 11276 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 4 4 3 1 10526 a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 4 4 3 3 7548 a4 KUL_1610291229 De Sushi 3 5 3 3 7609 Alternatif Bobot c1 Ragammenu 20.00 c2 Fasilitas 20.00 c3 Kenyaman 20.00 c4 Harga 20.00 C5 Jarak 20.00
Normalisasi Kriteria Ragam Menu
Tabel 3. 29 Normalisasi Kriteria Ragam Menu (1)
The Waroengs Of Raminten :
Rumah Makan Pringsewu :
Sushi Tei Gejayan :
De Sushi :
Normalisasi Kriteria Fasilitas
Tabel 3. 30 Normalisasi Kriteria Fasilitas (1)
The Waroengs Of Raminten :
Rumah Makan Pringsewu :
Alter
natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
ragammenu a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 1.00 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 0.80
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 0.80
a4 KUL_1610291229 De Sushi 0.60
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
fasilitas a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 0.20 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 0.80
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 0.80
Sushi Tei Gejayan :
De Sushi :
Normalisasi Kriteria Kenyamanan
Tabel 3. 31 Normalisasi Kriteria Kenyamanan (1)
The Waroengs Of Raminten :
Rumah Makan Pringsewu :
Sushi Tei Gejayan :
De Sushi :
3. Normalisasi Kriteria Harga dan Jarak
Rumus Normalisasi untuk meminimalkan kriteria Harga dan Jarak:
Normalisasi Kriteria Harga
Tabel 3. 32 Normalisasi Kriteria Harga (1) Alter
natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
kenyamanan a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 0.33 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 1.00
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 1.00
The Waroengs Of Raminten :
Rumah Makan Pringsewu :
Sushi Tei Gejayan :
De Sushi :
Normalisasi Kriteria Jarak
Tabel 3. 33 Normalisasi Kriteria Jarak (1)
The Waroengs Of Raminten :
Rumah Makan Pringsewu :
Sushi Tei Gejayan :
De Sushi :
Alter
natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
harga a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 1.00 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 1.00
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 0.33
a4 KUL_1610291229 De Sushi 0.33
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
Jarak a1 KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 0.67 a2 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 0.72
a3 KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 1.00
4. Membuat Matriks Ternormalisasi
5. Proses perangkingan pencarian nilai akhir
6. Hasil perangkingan nilai akhir
Tabel 3. 34 Hasil Rekomendasi Kuliner (1)
Maka akan menampilkan hasil rekomendasi kuliner terbaik berdasar bobot kriteria yang telah dimasukkan pengguna
Tabel 3. 35 Rekomendasi Kuliner dan Rangking (1) C HASIL REKOMENDASI v1 KUL_1610270310 0.6405 v2 KUL_1610281222 0.8634 v3 KUL_1610291209 0.7867 v4 KUL_1610291229 0.7851
ID kuliner Nama Kuliner Skor Rangking
KUL_1610270310 The Waroengs of Raminten 0.6405 4 KUL_1610281222 Rumah Makan Pringsewu 0.8634 1
KUL_1610291209 Sushi Tei Gejayan 0.7867 2
Contoh 2
Pengguna ingin membandingkan kuliner dengan kategori Cafe. Pengguna memilih 6 kuliner yang akan dibandingkan. Pengguna juga memasukkan bobot kepentingan dari setiap kriteria dengan nilai : Keberagaman Menu 25%, Fasilitas 15%, Kenyamanan 10%, Harga 20%, Jarak 30%. Langkah-langkah perhitungan manual yaitu :
1. Pengguna memilih kuliner yang akan dibandingkan dan memberikan bobot kepentingan setiap kriteria.
Tabel 3. 36 Alternatif Pilihan (2)
Tabel 3. 37 Bobot Alternatif Pilihan (2)
Alternatif ID Kuliner Nama Kuliner
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream
a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe
a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu
a6 KUL_1611111134 Vian Cafe
Alter natif
ID Kuliner Nama Kuliner Kriteria Ragam
menu
Fasilitas Kenyamanan Harga jarak
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 3 4 3 1 6274
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 2 4 3 2 7728
a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 4 4 3 2 30935
a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 2 2 3 2 13963
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 4 4 3 2 20022
Tabel 3. 38 Bobot Kepentingan (2)
2. Normalisasi Kriteria Ragam menu, Fasilitas, Kenyamanan
Rumus Normalisasi untuk memaksimalkan kriteria Ragam menu, Fasilitas, Kenyamanan :
Normalisasi Kriteria Ragam Menu
Tabel 3. 39 Normalisasi Kriteria Ragam Menu (2)
S
Susu Lovers Cafe :
Mary Anne ice Cream :
Alternatif Bobot c1 Ragammenu 25.00 c2 Fasilitas 15.00 c3 Kenyaman 10.00 c4 Harga 20.00 c5 Jarak 30.00 Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
ragammenu a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 0.75
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 0.50 a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 1.00 a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 0.50
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 1.00
Potus Et Cibus Cafe :
Jasmine Cafe Bakery :
Djoeragan Susu :
Vian Cafe :
Normalisasi Kriteria Fasilitas
Tabel 3. 40 Normalisasi Kriteria Fasilitas (2)
S
Susu Lovers Cafe :
Mary Anne ice Cream : Potus Et Cibus Cafe :
Jasmine Cafe Bakery :
Djoeragan Susu :
Vian Cafe :
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
fasilitas
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 1.00
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 1.00 a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 1.00 a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 0.50
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 1.00
Normalisasi Kriteria Kenyamanan
Tabel 3. 41 normalisasi Kriteria Kenyamanan (2)
Susu Lovers Cafe :
Mary Anne ice Cream :
Potus Et Cibus Cafe :
Jasmine Cafe Bakery :
Djoeragan Susu :
Vian Cafe :
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
kenyamanan
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 1.00
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 1.00 a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 1.00 a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 1.00
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 1.00
3. Normalisasi Kriteria Harga dan Jarak
Rumus Normalisasi untuk meminimalkan kriteria Harga dan Jarak:
Normalisasi Kriteria Harga
Tabel 3. 42 Normalisasi Kriteria Harga (2)
S
Susu Lovers Cafe :
Mary Anne ice Cream :
Potus Et Cibus Cafe :
Jasmine Cafe Bakery :
Djoeragan Susu :
Vian Cafe :
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
harga
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 1.00
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 0.50 a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 0.50 a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 0.50
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 0.50
Normalisasi Kriteria Jarak
Tabel 3. 43 Normalisasi Kriteria Jarak (2) S u s u Lovers Cafe :
Mary Anne ice Cream :
Potus Et Cibus Cafe :
Jasmine Cafe Bakery :
Djoeragan Susu :
Vian Cafe :
4. Membuat Matriks Ternormalisasi
Alter natif
ID kuliner Nama Kuliner Kriteria
Jarak
a1 KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 1.00
a2 KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 0.81 a3 KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 0.20 a4 KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 0.45
a5 KUL_1611100257 Djoeragan Susu 0.31
5. Proses perangkingan pencarian nilai akhir
6. Hasil perangkingan nilai akhir
Tabel 3. 44 Hasil Rekomendasi Kuliner (2)
Maka akan menampilkan hasil rekomendasi kuliner terbaik berdasar bobot kriteria yang telah dimasukkan pengguna
Tabel 3. 45 Rekomendasi Kuliner dan Rangking (2) HASIL REKOMENDASI a1 Kuliner_302 0.93750 a2 Kuliner_311 0.71856 a3 Kuliner_108 0.66084 a4 Kuliner_252 0.53480 a5 Kuliner_257 0.69401 a6 Kuliner_134 0.58164
ID kuliner Nama Kuliner Skor Rangking
KUL_1610280302 Susu Lovers Cafe 0.93750 1
KUL_1610280311 Mary Anne ice cream 0.68737 4
KUL_1610290108 Potus Et Cibus Cafe 0.69056 3
KUL_1610291252 Jasmine Cafe Bakery 0.53987 6
KUL_1611100257 Djoeragan Susu 0.71267 2
3.2.3.5 Proses Update Nilai Alternatif
Nilai alternatif kuliner secara otomatis akan diupdate ketika pengguna memasukkan komentar dan penilaian kepuasan. nilai ini terdiri dari radio button yang digunakan untuk memilih nilai yang mewakili kepuasan pengguna saat mengunjungi suatu kuliner.
Gambar 3. 21 Komentar dan penilaian kepuasan pengguna
Ketika suatu tempat kuliner yang sudah terdaftar dan sudah memiliki nilai alternatif sendiri diberikan komentar dan penilaian kepuasan, maka secara otomatis nilai kuliner tersebut akan diupdate dengan rumus :
Gambar 3. 22Rumus Update Nilai Alternatif Keterangan :
nilaikriteriaawal : nilai alternatif dari suatu kuliner yang menjadi dasar suatu perhitungan SPK. nilaikriteriabaru : nilai masukan penilaian kepuasan kriteria
yang diisikan oleh user saat menginputkan komentar dan nilai kepuasan.
3.2.3.6 Contoh Update Nilai Alternatif
Contoh proses perhitungan update nilai alternatif yaitu dengan cara melakukan proses penyampaian kepuasan pengguna terhadap suatu tempat kuliner. Pengguna akan memasukkan data nama, email, komentar, rating dan pemberian nilai kepuasan menurut kriteria dari suatu tempat kuliner. Setelah itu nilai kepuasan yang telah dimasukkan oleh pengguna akan diproses sesuai rumus yang telah dijelaskan di atas. Diambil 2 sampel contoh pemberian nilai suatu kuliner sebagai berikut :
Contoh 1
Suatu tempat kuliner memiliki nilai alternatif setiap kriteria yaitu : Tabel 3. 46 Nilai Alternatif kriteria (1)
P
Pengguna ingin memberikan penilaian kepuasan terhadap suatu tempat kuliner. Pengguna memasukkan nilai kepuasan pada kriteria dengan nilai :
Tabel 3. 47 Nilai Alternatif Baru (1)
Maka, proses hitung nilai alternatif terbaru dari suatu lokasi kuliner adalah dengan menjumlahkan nilai setiap alternatif awal dan baru. Khusus untuk kriteria jarak, tidak diikutsertakan dalam perhitungan, dikarenakan kriteria jarak merupakan kriteria yang dinamis berdasarkan jarak antar lokasi user berada dengan lokasi kuliner.
ragammenu fasilitas kenyamanan Harga jarak
Kuliner A1 3 4 2 3 1034
ragammenu fasilitas kenyamanan Harga jarak
Tabel 3. 48 Proses Update Alternatif (1)
Setelah itu, hasil penjumlahan nilai setiap alternatif dibagi 2, maka didapat nilai alternatif baru dari suatu lokasi kuliner :
Tabel 3. 49 Hasil Nilai Update Alternatif (1)
Contoh 2
Suatu tempat kuliner memiliki nilai alternatif setiap kriteria yaitu : Tabel 3. 50 Nilai Alternatif kriteria (2)
Pengguna ingin memberikan penilaian kepuasan terhadap suatu tempat kuliner. Pengguna memasukkan nilai kepuasan pada kriteria dengan nilai :
Tabel 3. 51 Nilai Alternatif Baru (2)
ragammenu fasilitas kenyamanan harga
Kuliner A1 3 4 2 3
2 3 4 2
Penjumlahan 5 7 6 5
ragammenu fasilitas kenyamanan harga
2.5 3.5 3 2.5
ragammenu fasilitas kenyamanan Harga jarak
Kuliner A2 1 2 2 1 4
ragammenu fasilitas kenyamanan Harga jarak
Maka, proses hitung nilai alternatif terbaru dari suatu lokasi kuliner adalah dengan menjumlahkan nilai setiap alternatif awal dan baru. Khusus untuk kriteria jarak, tidak diikutsertakan dalam perhitungan, dikarenakan kriteria jarak merupakan kriteria yang dinamis berdasarkan jarak antar lokasi user berada dengan lokasi kuliner :
Tabel 3. 52 Proses Update Alternatif (2)
Setelah itu, hasil penjumlahan nilai setiap alternatif dibagi 2, maka didapat nilai alternatif baru dari suatu lokasi kuliner :
Tabel 3. 53 Hasil Nilai Update Alternatif (2)
ragammenu fasilitas kenyamanan harga
Kuliner A2 1 2 2 1
5 3 4 2
Penjumlahan 6 5 6 3
ragammenu fasilitas kenyamanan harga