BAB 4 PROGNOSA DAN PERAWATAN
4.2 Perawatan
Perawatan tergantung dari hal-hal seperti dimanakah tumor ditemukan dan
berapa besar tumor tersebut, umur dan kesehatan umum pasien, efek dari pengobatan
terhadap diri pasien dan organ penting dalam tubuh pasien, serta apakah kanker baru
saja didiagnosa (muncul pertama sekali) atau tumor yang kambuh kembali
(recurrent).10,11
Perawatan dapat berupa salah satu atau kombinasi dari :
1. pembedahan,1,3,6,7,14
2. kemoterapi, 1,3,6,7,14
3. terapi radiasi, 1,3,7,14
4. transplantasi sel stem,7
4.2.1 Pembedahan
Pembedahan untuk Ewing’s sarcoma melibatkan biopsi, pengangkatan tumor,
pencangkokan tulang/kulit, prosedur penyelamatan anggota badan
(limb-salvage/limb-sparing), amputasi, dan/atau rekonstruksi, semua hal tersebut dilakukan
dengan pembedahan. Jenis-jenis pembedahan tergantung dari ukuran dan lokasi
tumor, serta apakah kanker telah menyebar. Jenis-jenis pembedahan yang dimaksud
adalah :1,6
a. Operasi penyelamatan anggota badan (limb-salvage) : hal ini kadang
diperlukan untuk mengangkat semua atau sebagian anggota badan. Pada sebagian
besar kasus, pembedahan sebagian pada anggota badan perlu dilakukan untuk
menghindari amputasi. Namun, hal ini hanya dapat dilakukan bila dokter bedah
ortopedi menentukan bahwa tumor dan jaringan sehat disekitar tumor dapat diangkat.
Melalui operasi limb-sparing, semua tulang dan tulang rawan yang terlibat dengan
tumor, termasuk beberapa otot disekitarnya, diangkat, sementara bila di dekat tendon,
saraf, dan pembuluh darah akan terselamatkan. Tulang yang hilang akan diganti
dengan pencangkokan tulang atau dengan protesa logam. Operasi berikutnya
mungkin diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti rekonstruksi, karena tulang
yang dicangkok menjadi longgar atau patah. Pasien yang telah menjalani pembedahan
limb-sparing memerlukan rehabilitasi intensif. Mungkin memakan waktu setahun
penuh bagi pasien untuk mendapatkan kembali fungsi anggota badannya. Pasien yang
menjalani operasi limb-sparing mungkin pada akhirnya harus menjalani amputasi
kadang-kadang diberikan baik sebelum pembedahan untuk mengecilkan tumor atau setelah
operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa.
b. Amputasi : Dalam banyak kasus, jika ahli bedah ortopedi pasien
menentukan bahwa tumor tidak dapat diangkat, misalnya karena melibatkan saraf dan
pembuluh darah, amputasi adalah satu-satunya pilihan (Hal ini jarang dilakukan pada
Ewings’s Kaposi, karena radiasi yang dapat dilakukan adalah untuk mengobati tumor
lokal). Selama operasi, dokter memastikan bahwa otot dan kulit dibentuk seperti
manset di sekitar tulang yang diamputasi. Pasien dapat dipasang kaki palsu (protesis)
sementara yang akan diterapkan selama beberapa hari pasca operasi untuk berjalan.
Kruk (crutches) digunakan selama beberapa minggu. Setelah pembengkakan
berkurang (10 sampai 14 hari) pasien dapat melakukan operasi plastik, dan soket
prostesis sementara, yang digunakan selama 2 sampai 4 bulan sampai pangkal daerah
yang diamputasi sembuh sempuran dan dapat menerima pemasangan kaki palsu
permanen. Keuntungan dari amputasi adalah bahwa amputasi adalah operasi
sederhana dengan sedikit kemungkinan komplikasi dan bedah defenitif untuk
menghilangkan tumor lokal.
4.2.2 Kemoterapi
Obat kemoterapi adalah pengobatan yang mengganggu kemampuan sel kanker
untuk tumbuh atau berkembang. Berbagai kelompok obat bekerja dengan berbagai
cara untuk melawan sel kanker dan mengecilkan tumor. Kemoterapi dapat digunakan
untuk beberapa jenis kanker atau dikombinasikan dengan terapi lain seperti radiasi
atau operasi. Seringkali, kombinasi obat kemoterapi digunakan untuk melawan
tergantung pada jenis kanker yang akan diobati. Meskipun kemoterapi cukup efektif
dalam mengobati kanker tertentu, tetapi ia tidak dapat membedakan sel normal
dengan sel kanker. Karena itu, banyak efek samping yang akan timbul selama
perawatan. Untuk mengantisipasi efek samping ini, tim perawatan, orang tua, maupun
kesiapan pasien, dalam beberapa kasus, jika memungkinkan dapat mencegah
gejala-gejala yang terjadi.6
Kemoterapi adalah pengobatan sistemik, yang artinya kemoterapi akan masuk
ke dalam darah dan seluruh tubuh untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi dapat
diberikan dengan cara:6
• menelan (dalam bentuk pil),
• suntikan ke dalam otot atau jaringan lemak,
• intravena (langsung ke darah, yang disebut juga IV),
• intratrakeal (kemoterapi yang diberikan langsung ke dalam tulang belakang dengan jarum).
4.2.3 Terapi radiasi
Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi dari mesin khusus untuk
merusak atau membunuh sel kanker dan mengecilkan tumor. Radioterapi merupakan
metode pengobatan standar untuk pengawasan utama tumor dan kadang digunakan
sebagai pengganti atau tambahan untuk operasi.Metode spesifik dalam mengobati
tumor primer ditentukan oleh tim perawatan. Radiasi mungkin memiliki efek
samping, terutama pada anak-anak yang sedang tumbuh, dan pasien yang sembuh
ganas beberapa tahun kemudian. Oleh karena itu, melakukan operasi tanpa terapi
radiasi adalah yang diutamakan bila memungkinkan.6
4.2.4 Transplantasi Sel Stem
Transplantasi sel stem adalah perawatan yang melibatkan sel stem (sel induk),
jenis tertentu dari semua sel darah yang berkembang. Sel stem berkembang menjadi
sel-sel darah merah untuk membawa oksigen, sel-sel darah putih untuk melawan
penyakit dan infeksi, dan platelet untuk membantu pembekuan darah. Transplantasi
sel stem normal dari orang lain (allogenic transplantation) yang digunakan untuk
membantu memulihkan produksi darah normal pasien yang mana kemampuan sel
darahnya sendiri telah diganggu oleh sel kanker, perawatan intensif kanker, atau
segala jenis kerusakan atau kelainan. Sel stem diambil dari pasien itu sendiri sebelum
perawatan intensif dapat juga digunakan sebagai tambahan untuk memulihkan sel
pasien itu sendiri setelah perawatan kemoterapi atau radioterapi (autologous
transplantation).6
4.2.5 Rehabilitasi
Rehabilitasi meliputi hal-hal berikut :6
• terapi fisik/pekerjaan dan adaptasi psikososial, • pengepasan prostesis dan pelatihan
• perawatan dukungan, semua jenis perawatan untuk mencegah infeksi, efek samping obat, dan komplikasi, serta menjaga pasien tetap nyaman selama perawatan,
• tindakan lanjut perawatan, jadwal tindak lanjut perawatan ditentukan oleh dokter yang bersangkutan dan anggota lain dari tim perawatan untuk memantau