• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Prioritas Pengembangan Komoditi Pertanian Basis d

2. Perbandingan Komoditi Pertanian yang Diunggulkan

Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap juga mempunyai komoditi pertanian yang diunggulkan untuk dikembangkan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Perbandingan antara komoditi pertanian yang diunggulkan versi Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dengan hasil penelitian prioritas pengembangan komoditi pertanian basis di Kabupaten Cilacap pada masing-masing sub sektor pertanian dapat dilihat pada Tabel 22.

Berdasarkan Tabel 22 dapat diketahui bahwa terdapat sedikit perbedaan komoditi pertanian unggulan versi Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dengan hasil penelitian, namun perbedaan tersebut tidak mutlak karena ada beberapa komoditi pertanian yang diunggulkan yang sama.

Tabel 22. Perbandingan Komoditi Pertanian yang Diunggulkan Menurut Versi Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dengan Hasil Penelitian

Komoditi Pertanian Unggulan Sub Sektor

Pertanian Pemerintah Daerah Hasil Penelitian

Tanaman Bahan Makanan

Padi Sawah, Padi Gogo, Jagung, Ketela Pohon, Kedelai,Pisang, Kacang Panjang, Rambutan,Jeruk Siam, Mangga, Sukun

Padi Sawah, Padi Gogo, Ketela Pohon, Ketela Rambat, Kedelai, Kacang Hijau,

Kacang Panjang, Cabe Besar, Cabe Rawit, Terong, Ketimun, Tomat, Bayam, Kangkung, Pisang, Jeruk Siam, Sukun, Rambutan, Manggis,Nangka, Salak,Belimbing, Jambu Biji, Jambu Air, Sirsak, Sawo, Pepaya, Nanas, Semangka, Petai

Tanaman Perkebunan Karet, Kakao, Kelapa Dalem Karet, Kakao, Panili,Kunyit, Kapulogo, Jambu Mete Peternakan Sapi Potong, Kambing, Domba, Ayam

Kampung, Itik, Ayam Ras Pedaging

Sapi Potong, Kambing, Domba, Ayam Kampung, Itik, Ayam Ras Pedaging,

Itik Manila, Babi, Kuda, Kelinci Perikanan Gurami, Ikan Mas, Lele, Nila, Tawes,

Bandeng, Udang Tambak, Udang Jebung, Udang Dogol, Udang Tiger, Udang Lobster, Udang Barat, Udang Krosok, Udang Rebon, Bawal Putih,

Bawal Hitam, Manyung, Cucut, Ikan Pari,Montok, Layur, Lemuru, Songot, Cakalang, Kacangan, Baleng, Rajungan.

Ikan Mas, Lele, Nila, Tawes, Bandeng, Udang Tambak,Kepiting, Tambakan, Belut, Ikan gabus, Sidat, Udang Sungai,

Udang Krosok, Ikan pari, Tongkol Tuna, Cucut,Udang Rebon, Bawal Putih, Montok

Kehutanan Jati, Mahoni Jati, Mahoni

Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Diadopsi dan Diolah dari Lampiran 1 dan 2

Keterangan : Komoditi pertanian yang dicetak miring merupakan komoditi yang sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dengan hasil penelitian.

Komoditi pertanian yang diunggulkan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap pada sub sektor tanaman bahan makanan adalah padi sawah, jagung, ketela pohon, kedelai, kacang panjang mangga, jeruk siam, rambutan, pisang, dan sukun, sedangkan menurut hasil penelitian adalah padi sawah, padi gogo, ketela pohon, ketela rambat, kedelai, kacang hijau, kacang panjang, cabe besar, cabe rawit, terong, ketimun, tomat, bayam,

kangkung, pisang, jeruk siam, sukun, rambutan, manggis, nangka, salak, belimbing, jambu biji, jambu air, sirsak, sawo, pepaya, nanas, semangka, dan petai. Padi sawah, jagung, ketela pohon, kedelai, kacang panjang mangga, jeruk siam, rambutan, pisang, dan sukun merupakan tanaman pangan yang diunggulkan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap karena produksinya yang besar.

Komoditi pertanian yang diunggulkan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap pada sub sektor perkebunan adalah karet, kakao dan kelapa dalem. Karet menjadi komoditi unggulan menurut Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap karena karet merupakan Kabupaten Cilacap merupakan penghasil karet terbesar di Provinsi Jawa Tengah, selain itu karet mempunyai harga jual yang tinggi dan permintaan karet dunia semakin meningkat merupakan prospek yang menjanjikan. Kakao menjadi komoditi menurut versi Pemerintah Daerah karena kakao mempunyai nilai jual yang tinggi, sedangkan kelapa dalem menjadi komoditi unggulan menurut menjadi komoditi unggulan menurut Pemerintah Daerah karena produksi kelapa dalem yang besar di Kabupaten Cilacap.

Komoditi pertanian yang diunggulkan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap pada sub sektor peternakan adalah adalah sapi potong, kambing, domba, ayam kampung, itik, dan ayam ras pedaging, sedangkan menurut hasil penelitian adalah sapi potong, kambing, domba, ayam kampung, itik, dan ayam ras pedaging, itik manila, babi, kuda, dan kelinci. Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap menilai bahwa sapi potong, kambing, domba, ayam kampung, itik, dan ayam ras pedaging merupakan komoditi-komoditi yang layak diunggulkan karena mempunyai prospek pasar yang bagus, kebutuhan masyarakat akan daging dan telur terus meningkat, sehingga sudah selayaknya peningkatan produksi komoditi tersebut dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten cilacap sendiri maupun daerah lain.

Komoditi pertanian pada sub sektor perikanan yang menjadi unggulan di Kabupaten Cilacap menurut hasil penelitian adalah ikan mas,

lele, nila, tawes, bandeng, udang tambak, kepiting, tambakan, belut, ikan gabus, sidat, udang sungai, udang krosok, ikan pari, tongkol tuna, cucut, udang rebon, bawal putih, dan montok. Komoditi pertanian unggulan pada sub sektor perikanan versi Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap adalah gurami, ikan mas, lele, nila, tawes, bandeng, udang tambak, udang jebung, udang dogol, udang tiger, udang lobster, udang barat, udang krosok, udang rebon, bawal putih, bawal hitam, manyung, cucut, ikan pari, layur, lemuru, songot, cakalang, kacangan, baleng, rajungan. Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap menilai bahwa komoditi perikanan tersebut merupakan komoditi yang banyak diminta oleh masyarakat, selain itu komoditi perikanan tambak terutama udang tambak (udang windu) dan komoditi perikanan laut seperti udang, tuna, kepiting, lobster, layur, keong merupakan komoditi ekspor yang prospektif, negara tujuan ekspor komoditi tersebut adalah Eropa, Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, Singapura dan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Kabupaten Cilacap juga mempunyai potensi perikanan laut yang besar dengan keberadaan kawasan perairan laut Samudera Indonesia yang kaya akan komoditi perikanan laut. Di sisi lain Kabupaten Cilacap juga mempunyai fasilitas pendukung yang memadai, Kabupaten Cilacap mempunyai Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang merupakan pelabuhan perikanan yang terbesar di kawasan pantai selatan Jawa, tempat pelelangan ikan yang dilengkapi depot BBM, pabrik es, cold storage.

Komoditi pertanian dari sub sektor kehutanan yang diunggulkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dan hasil penelitian sama, yaitu jati dan mahoni. Komoditi jati dan mahoni selain dapat digunakan untuk fungsi ekologis yaitu mencegah bahaya erosi di kawasan perbukitan Kabupaten Cilacap, juga merupakan komoditi yang mempunyai prospek pasar yang bagus. Jati dikenal sebagai kayu yang memiliki struktur dan karakteristik kuat sehingga sangat cocok digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: furniture, konstruksi bangunan, dek kapal dsb. Sementara mahoni merupakan kayu terbaik dunia untuk furniture kelas

tinggi. Kebutuhan kayu jati dan mahoni di pasar dunia dan pasar domestik cukup besar seiring dengan tingkat kemajuan masyarakat terhadap barang berkualitas.

Perbedaan komoditi pertanian yang diunggulkan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dengan hasil penelitian wajar karena adanya perbedaan kriteria. Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap cenderung mendasarkan pada jumlah produksi, harga jual, maupun prospek pasar dari komoditi pertanian tersebut. Tidak menutup kemungkinan apabila kriteria yang digunakan adalah bersifat subyektif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian untuk menentukan komoditi pertanian unggulan atau prioritas pengembangan komoditi pertanian adalah nilai LQ, nilai komponen pertumbuhan PP dan PPW komoditi pertanian basis.

Informasi mengenai prioritas pengembangan komoditi pertanian basis di Kabupaten Cilacap dapat memberikan kontribusi dalam pertimbangan pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan wilayah, khususnya dalam pemetaan dan penentuan komoditi pertanian basis yang menjadi prioritas pengembangan di Kabupaten Cilacap sehingga diharapkan Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat mengoptimalkan sektor pertanian daerahnya dengan mengacu pada potensi daerah yang dimiliki dan komoditi pertanian basis yang diprioritaskan untuk dikembangkan di di masing-masing kecamatan Kabupaten Cilacap. Dengan demikian, proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.