PERENCANAAN STRATEGIS DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Pengukuran Kinerja
B.1.1 Perencanaan Pembangunan
Capaian kinerja layanan umum pada urusan Perencanaan Pembangunan diukur dengan indikator: Tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan Perda, Tersedianya Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan, Tersedianya Dokumen Perencanaan: RKPD yang telah ditetapkan dengan Perkada, dan Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD.
Tabel 3.1
Capaian Kinerja Perencanaan Pembangunan Tahun 2012
No Indikator Capaian
Kinerja
1 2 3
1. Jumlah dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan Perda 1 2. Jumlah Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan Perda/Perkada 1 3. Jumlah Dokumen Perencanaan : RKPD yang telah ditetapkan dengan Perkada 5
4. Rasio Penjabaran Program RPJMD kedalam RKPD 100
Sasaran pada urusan Perencanaan Pembangunan yang terkait dengan misi Mewujudkan pemerintah yang bersih dan akuntabel, melalui penyelenggaraan pemerintahan yang aspiratif, partisipasif dan transparan sesuai dengan peranjian Bupati Jembrana pada tahun 2012 adalah:
1).Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan
2). Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan ekonomi 3). Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan Sosial Budaya
Untuk mencapai sasaran tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
1). Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan
Sasaran Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan dengan indikator kinerja utama Persentase Ketersediaan dokumen, dengan target 100%. Pada Tahun 2012 Sasaran Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan dilaksanakan dengan Program Perencanaan Pembangunan Daerah. Program Perencanaan Pembangunan Daerah. Dilaksanakan melalui kegiatan :
a) Penetapan RPJPD.
b) Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah
c) Monitoring, Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
g) Penetapan RKPD
Realisasi Pelaksanaan keempat belas kegiatan secara fisik pada tahun 2012 mencapai 92, 86 % dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 434.219.900,00 atau 75,93 % sebagaimana terlihat pada tabel berikut :
Tabel 3.2
Alokasi dan Realisasi Anggaran Program Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2012
No Prongarm / Kegiatan Pagu Anggaran ( Rp ) Realisasi Fisik % Keuangan Jumlah ( Rp ) % 1. Program Perencanaan Pembangunan
Daerah
- Penetapan RPJPD.
- Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah - Monitoring, Evaluasi, Pengendalian
dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. - Penyusunan KUA, PPAS, KUA
Perubahan dan PPAS Perubahan. - Penyusunan KUA, PPAS, KUA
Perubahan dan PPAS Th 2013. - Penetapan Revisi RPJMD - Penetapan RKPD . 75.040.000,00 69.742.000,00 61.150.000,00 11.390.000.00 24.190.000,00 21.040.000,00 22.085.000,00 100% 100% 100% 100% 100% 100 % 100% 61.705.600,00 63.870.000,00 50.585.000,00 6.631.950,00 17.836.250,00 16.540.000,00 13.506.500,00 82,23 % 91,58 % 82.72 % 58,51 % 55,03 % 97,57 % 61,00%
Kegiatan penetapan RPJPD Kabupaten Jembrana Tahun 2006-2025 dialokasikan anggaran dalam APBD sebesar Rp. 14.764.000,00 dan terserap Rp. 10.944.000,00, sehingga capaian fisik 100% dan keuangan (74,72%). Dari data tersebut ternyata dapat dihemat dana sebesar Rp. 3.770.000,00 atau (25,57%).
Keluaran dari kegiatan penetapan RPJPD Kabupaten Jembrana tahun 2006-2025 adalah jumlah dokumen penetapan revisi RPJPD Kabupaten Jembrana rencana 100 buku dan realisasi 100 buku, dan hasil kegiatan penetapan RPJPD Kabupaten Jembrana Tahun 2006- 2025 adalah persentase cakupan perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan pembangunan 100 buku sehingga capaian kinerja 100%.
Faktor-faktor yang menunjang keberhasilan adalah : - Kerjasama yang baik antar Tim,
- Petunjuk pelaksanaan tersedia lengkap - Kontrol yang ketat dari tim pengawas.
Kegiatan koordinasi penyusunan laporan kinerja pemerintah daerah (LAKIP) Tahun 2012. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah dilaksanakan setiap tahun secara bertahap mulai dari :
a. Penyusunan rencana kerja tahunan SKPD dan rencana kerja tahunan Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana.
b. Penyusunan Indikator Kinerja Utama SKPD dan Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kabupaten Jembrana
e. Penyampaian laporan capaian kinerja oleh SKPD
f. Penyusunan LAKIP Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana pada Bulan Maret dan sampai di Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) paling lambat 31 Maret setiap tahun.
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah dilaksanakan setiap tahun pada Bulan januari dimulai dari pembuatan LAKIP SKPD dan atau Pejabat Eselon II sampai pertengahan Pebruari dan penyusunan LAKIP Pemerintah Daerah (LAKIP Kabupaten) berdasarkan bahan kontribusi LAKIP dari SKPD dengan batas waktu sampai akhir Maret dan disampaiakn ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) paling lambat 31 Maret.
Rencana 100 buah buku LAKIP Kabupaten Tahun 2012, realisasi 100 buah buku (100%), rencana 100 buah buku LAKIP Bappeda dan PM Tahun 2012 realisasi 100 buah buku (100%), rencana 50 buah buku Indikator Kinerja Utama Tahun 2011-2016, realisasi 50 buah buku (100%).
Alokasi dana untuk penyusunan koordinasi penyusunan laporan kinerja pemerintah daerah sebesar Rp. 69.742.000,00 dengan realiasi sebesar Rp. 63.870.000,00 (91,58%), sisa anggaran sebesar Rp. 5.872.000,00 (8,41%).
Faktor-faktor yang menunjang keberhasilan adalah : - Kerjasama yang baik antar Tim,
- Petunjuk pelaksanaan tersedia lengkap, - Kontrol yang ketat oleh Tiem pengawas.
Kegiatan penyusunan KUA, PPAS, KUA Perubahan dan PPAS Perubahan dilaksanakan setiap tahun secara bertahap yaitu setelah dietapkannya RKPD Kabupaten Jembrana Tahun 2013 maka dilanjutkan dengan kegiatan – kegiatan sebagai berikut :
a. Diawali dengan Rapat yang dilaksanakan oleh Tim TAPD Kabupaten Jembrana untuk menentukan proyeksi Anggaran Kabupaten Jembrana Tahun 2013 sebagai dasar untuk menentukan proyeksi pendapatan daerah, belanja daerah, surplus dan pembiayaan.
b. Dilanjutkan dengan Menyusun rancangan KUA, dan PPAS sebagai bahan untuk dibahas dalam rapat Kerja dengan DPRD Kabupaten Jembrana.
c. Dengan telah dilaksanakannya Audit oleh BPKP dan diterimanya LPPD dan LKPJ Kabupaten Jembrana oleh DPRD Kabupaten Jembrana maka ditetapkanlah SILPA APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2012.
d. Atas dasar tersebut disusunlah rancangan KUA Perubahan dan PPAS Perubahan untuk menyusun kembali rancangan anggaran Kabupaten, disesuaikan dengan komosisi keuangan yang baru.
Dalam APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2012 alokasi dana untuk penyusunan KUA, PPAS, KUA Perubahan dan PPAS Perubahan sebesar Rp. 41.390.000,00 dan terserap sebesar Rp. 6.631.950,00 sehingga capaian fisik 100 % dan Keuangan Rp. 6.631.950,00 atau (16,02 %). Dari data tersebut ternyata pada kegiatan ini terdapat sisa dana sebesar Rp. 30.825.000,00 atau (83,98 %). Hal ini disebabkan karena biaya cetak buku KUA, PPAS tidak dapat dicairkan karena dianggarkan di perubahan.
PPAS, KUA Perubahan dan PPAS Perubahan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Bupati Jembrana dengan pimpinan DPRD Kabupaten Jembrana. Selanjutnya setelah ditetapkan dilanjutkan dengan mencetak KUA dan PPAS untuk diedarkan kepada seluruh SKPD yang dipakai pedoman dalam penyusunan APBD Kabupaten Jembrana.
Dalam APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2012 alokasi dana untuk penetapan KUA, PPAS, KUA Perubahan dan PPAS Perubahan diangarkan sebesar Rp. 24.190.000,00 secara fisik realisasi sebesar 100 % dan Keuangan Rp. 17.836.250,00 atau (73,73 %). Dari data tersebut ternyata pada kegiatan ini terdapat sisa dana sebesar Rp. 6.353.750,00 atau (26,27 %). Hal ini disebabkan karena adanya efisiensi.
Kegiatan Penyusunan Rancangan Revisi RPJMD Kabupaten Jembrana Tahun 2011- 2016 dialokasikan anggaran APBD sebesar Rp. 28.270.000,00 dan terserap Rp. 16.540.000,00 sehingga capaian fisik 100% dan keuangan (58,51%) dari data tersebut ternyata dapat dihemat dana sebesar Rp. 11.730.000,00 (41,49%).
Kegiatan penetapan revisi RPJMD Kabupaten Jembrana Tahun 2011-2016 dialokasikan anggaran dalam APBD sebesar Rp. 21.040.000,00 dan terserap Rp. 13.683.000,00, sehingga capaian fisik 100% dan keuangan (65,03%). Dari data tersebut ternyata dapat dihemat dana sebesar Rp. 7.357.000,00 atau (34,97%).
Keluaran dari kegiatan penetapan revisi RPJMD Kabupaten Jembrana tahun 2011- 2016 adalah jumlah penetapan revisi RPJMD, rencana 100 buah buku dan terealisasi 100 buah buku, sehingga capaian kinerja 100%.
Faktor-faktor yang menunjang keberhasilan adalah :
1. Kerjasama yang baik antar Tim.
2. Petunjuk pelaksanaan tersedia lengkap, 3. Kontrol yang ketat oleh Tiem pengawas.
Untuk mempermudah dalam penyusunan KUA dan PPAS Kabupaten Jembrana pada Bappeda dan PM Kabupaten Jembrana telah menggunakan Aplikasi Perencanaan. Untuk menjamin kelancaran operasional aplikasi tersebut setiap tahun anggaran dilaksanakan pemeliharaan terhadap aplikasi tersebut. Untuk pelaksanaan pemeliharaan aplikasi ini dikerjasamakan dengan jasa konsultansi yaitu Pihak ketiga yaitu Iswara Media Computer.
Dalam APBD Kabupaten Jembrana Tahun 2012 alokasi dana untuk pemeliharaan Sistem Program Perencanaan Daerah diangarkan sebesar Rp. 31.121.535,00 secara fisik realisasi sebesar 100 % dan Keuangan Rp. 30.364.000,00 atau (97,57 %). Dari data tersebut ternyata pada kegiatan ini terdapat sisa dana sebesar Rp. 757.535,00 atau (2,43 %). Hal ini disebabkan karena adanya efisiensi.
Penyusunan Laporan Kinerja pemerintah Daerah tidak mengalami hambatan karena tim Penyusunan LAKIP dapat bekerja dengan baik. SKPD dapat menyampaikan Kontribusi lakip dan capaian Kinerja yang lengkap. Monitoring Evaluasi, Pengendalian dan Pelaporan perencanaan pembangunan, sering terlambat karena data dilapangan sering berbeda dengan laporan yang disampaikan oleh SKPD.
Penyusuan rancangan, musrenbang, dan penetapan revisi RPJMD adalah kegiatan untuk merevisi RPJMD Kabupaten Jembrana 2011-2016. Hal ini dilaksanakan sebagai akibat dengan adanya refisi RPJPD Kabupaten Jembrana 2006-2025. Dalam pelaksanaannya Tim
Kegiatan penyusunan rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD ) Kabupaten Jembrana Tahun 2012 adalah kegiatan dengan tujuan untuk menyusun rancangan dokumen RKPD Kabupaten Jembrana untuk Tahun 2013 yang diawali dengan Pembentukan Tim Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Jembrana yang bertugas untuk melaksanakan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ), Kebijakan Umum APBD ( KUA ) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara ( PPAS ) Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2014, serta dilanjutkan dengan penyusunan Surat Edaran Bupati Jembrana tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Musrenbang Tahun 2012. Kegiatan Penetapan RKPD Tahun 2012 dialokasikan anggaran dalam APBD sebesar Rp. 22.085.000,00 dan terserap Rp. 13.506.500,00, sehingga capaian fisik 100% dan keuangan 61 %. Dari data tersebut ternyata dapat dihemat dana sebesar Rp. 7.074.000,00 atau 39 %.
Keluaran dan hasil dari Kegiatan Penetapan RKPD Tahun 2012 yang penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) dilaksanakan Bulan Mei- Juni setiap tahun adalah jumlah penetapan dokumen RKPD Tahun 2013 yang ditetapkan yaitu sebanyak 1 dokumen rancangan RKPD yang dihasilkan sebagai bahan untuk menyusun KUA dan PPAS.
Capaian kinerja Outcome program dan output kegiatan dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 3.3
Realisasi Capaian Kinerja Berdasrkan Input , Out Put dan Out Comes
No Prongarm / Kegiatan Rencana Realisasi Capaian Kinerja %
1 PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUAN DAERAH 100% 100% 100%
Penetapan RPJPD 100 Buku 100 Buku 100%
Koordinasi penyusunan laporan kinerja Pemerintah daerah 50 Buku 50 Buku 100% Monitoring Evaluasi,pengendalian dan pelaporan
pelaksanaan rencana pembangunan Daerah 150 buku 150 buku
100%
Penyusunan KUA.PPAS.KUA perubahan dan PPAS
perubahan 100 Buku 100 Buku
100% Penetapan KUA,PPAS,KUA Perubahan dan PPAS
perubahan 100 Buku 100 Buku
100%
dengan indikator kinerja utama Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan ekonomi Pada Tahun 2012 ditargetkan 100%. Untuk melaksaakan sasaran Meningkatnya Persentase Ketersediaan Dokumen Perencanaan ekonomi Bappeda dan PM melaksanakan Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi.
Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi dilaksanakan melalui 5 (lima ) kegiatan yaitu :
a) Koordinasi dan Penyusunan Kajian Masterplan Minapolitan. b) Survey Potensi Lahan Pertanian.
c) Kajian Pengembangan Pasar Tradisional.
Realisasi Pelaksanaan program perencanaan pembangunan ekonomi yang dilaksanakan melalui 3 ( tiga ) kegiatan setabel tabel berikut :
Tabel 3.4
Alokasi dan Realisasi Anggaran Program Perencanaan Pembangunan ekonomi Tahun 2012
No Prongarm / Kegiatan Pagu Anggaran ( Rp ) Realisasi Fisik % Keuangan Jumlah ( Rp ) % 1. Program Perencanaan Pembangunan
Ekonimi.
- Koordinasi dan Penyusunan Kajian Masterplan Minapolitan.
- Survey Potensi Lahan Pertanian. - Kajian Pengembangan Pasar
Tradisional. 426.713.500,00 250.000.000,00 141.351.500,00 100 % 100 % 100 % 398.540.455,00 209.827.000,00 101.726.750,00 93,40 % 83.93 % 71.97 %
Urusan perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh sub bidang ekonomi dan penanaman modal pada bidang Ekonomi dan Penanaman Modal tahun anggaran 2012 melaksanakan kajian:
a. Koordinasi dan Penyusunan Kajian Masaterplan Minapolitan.
Pengembangan pembangunan perikanan di Kabupaten Jembrana dalam upaya menjadikan sektor ini sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menghadapi berbagai permasalahan, baik menyangkut aspek produksi maupun pasca produksi. Dalam rangka memanfaatkan potensi sumberdaya sumberdaya ikan secara optimal dalam suatu sistem agribisnis terpadu diperlukan suatu perencanaan melalui pendekatan terpadu yang berbasis kawasan yaitu dalam konsep Kawasan Minapolitan. Untuk mengembangkan suatu kawasan minapolitan diperlukan pemilihan lokasi yang potensial dan strategis serta penyiapan penyusunan program-program pembangunan yang dituangkan di dalam masterplan Minapolitan. Untuk mengarahkan pembangunan kawasan Minapolitan yang saling mendukung antar bagian kawasan maupun antara kondisi kawasan dengan kebutuhan program pembangunan kawasan maka diperlukan Penyusunan Masterplan Kawasan Minapolitan.
Pencapaian kegiatan Koordinasi dan Penyusunan Kajian Masaterplan Minapolitan untuk Tahun 2012 adalah menyusun Kajian Masterplan Minapolitan di Kabupaten Jembrana, dengan target kuantitatif kegiatan sebanyak 1 paket kegiatan dengan lokasi kawasan minapolitan se Kabupaten Jembrana. Dalam penyusunan kajian ini dikerjasamakan dengan
kegiatan ini Secara Fisik terealisasi sebesar 100% dan realisasi keuangan yang terserap sebesar Rp. 398.540.455,00 atau 93,40 %.
b. Kegiatan Kajian Survey Potensi Lahan Pertanian
Kegiatan Kajian Survey Potensi Lahan Pertanian di Kec. Jembrana, Kec Mendoyo dan Kec. Pekutatan dianggarkan pada APBD kab. Jembrana tahun anggaran 2012 sebesar Rp. 250.000.000,-. Adapun realisasi anggaran terhadap kegiatan dimaksud sebesar Rp. 209.827.000,- atau 83,93% yang berarti terdapat anggaran sebesar Rp. 40.173.000,- atau 16,07% yang tidak direalisasikan. Dalam pelaksanaan kegiatan kajian survey melibatkan pihak ketiga yaitu CV Permata Konsultan yang beralamatkan di jalan Dipenogoro No 204 Denpasar yang dibantu oleh tenaga ahli Tanah, tenaga ahli Remote Sensing, tenaga ahli Agronomist, tenaga ahli Hidrologi/Sumber Daya Air dan tenaga ahli Ekonomi. Capaian kinerja tim ahli untuk kegiatan kajian dimaksud 100%.
Proses pengerjaan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga, input dari kegiatan ini adalah SDM, alat dan dana yang dianggarkan pada APBD TA 2012 sebesar Rp. 250.000.000,-. Hasil dari kegiatan direncanakan 20 buku, dan 10 keping CD back up. Hasil kajian berupa rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam Perencanaan Pembangunan di bidang Pertanian.
Keluaran dari kajian survey potensi lahan pertanian di kec. Jembrana, kec Mendoyo dan Kec. Pekutatan adalah buku Laporan Kajian Survey Potensi Lahan Pertanian di Kecamatan Jembrana, Kecamatan Mendoyo dan di Kecamatan Pekutatan. Buku hasil kajian rencana 20 buah terealisasi 20 buah sehingga capaiannya 100%, dan CD rencana 10 keping terealisasi 10 keping sehingga capaiannya 100%.
Faktor-faktor yang mendorong keberhasilan kegiatan Kajian Survey Potensi Lahan Pertanian di Kecamatan Jembrana, Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Pekutatan adalah terjalinnya hubungan kerjasama dan koordinasi yang baik diantara SKPD terkait, bidang-bidang lingkup Bappeda dan PM dalam penyediaan data-data pendukung dan pihak ketiga yang telah melakukan survey lapangan dalam rangka pengolahan data-data yang dibutuhkan.
c.Kegiatan Kajian Pasar Tradisional
Kegiatan Kajian Pasar Tradisional di Kecamatan Jembrana dan Kec. Pekutatan dianggarkan pada APBD kab. Jembrana tahun anggaran 2012 sebesar Rp.141.351.500,-. Adapun realisasi anggaran terhadap kegiatan dimaksud sebesar Rp. 101.726.750,- atau 71,96% yang berarti terdapat anggaran sebesar Rp. 39.624.750,- atau 28,04% yang tidak direalisasikan. Dalam pelaksanaan kegiatan kajian survey melibatkan pihak ketiga yaitu PT Surveyor Indonesia yang beralamatkan di jalan Comal Surabaya yang dibantu oleh tenaga ahli Ekonomi Pembangunan, tenaga ahli Sosial Budaya, dan tenaga ahli Perencanaan Wilayah dan Kota. Capaian kinerja tim ahli untuk kegiatan kajian dimaksud 100%.
Proses pengerjaan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga, input dari kegiatan ini adalah SDM, alat dan dana yang dianggarkan pada APBD TA 2012 sebesar Rp.141.351.500,-. Hasil dari kegiatan direncanakan 25 buku, dan 10 keping CD back up. Hasil
buku Laporan Kajian Pasar Tradisional di Kecamatan Jembrana, dan di Kecamatan Pekutatan. Buku hasil kajian rencana 25 buah terealisasi 25 buah sehingga capaiannya 100%, dan CD rencana 10 keping terealisasi 10 keping sehingga capaiannya 100%.
Faktor-faktor yang mendorong keberhasilan kegiatan Kajian Pasar Tradisional di Kecamatan Jembrana, dan Kecamatan Pekutatan adalah terjalinnya hubungan kerjasama dan koordinasi yang baik diantara SKPD terkait, bidang-bidang lingkup Bappeda dan PM dalam penyediaan data-data pendukung dan pihak ketiga yang telah melakukan survey lapangan dalam rangka pengolahan data-data yang dibutuhkan.
Memperhatikan luasan lahan untuk pengembangan komoditas pertanian di kabupaten Jembrana seluas 32.702 ha ( 38,87 % ) dari luas Kabupaten Jembrana seluas 84.140 ha yang terdiri dari lahan sawah 8. 432 ha, tegal/kebun 9.477 ha, perkebunan 15.162 ha dan pekarangan 6.205 ha dan dengan memperhatikan PDRB Kabupaten Jembrana dan kontribusi sector pertanian adalah tertinggi diantara sector – sector lainnya mencirikan bahwa sector pertanian adalah merupakan sector basis. Namun demikian perbandingan anatara luas lahan pertanian dengan PDRB dan kontribusi sector pertanian dipandang belum optimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi – informasi terkait dengan potensi pertanian Kabupaten Jembrana. Berdasarkan dari permasalahan – permasalah tersebut maka melalui evaluasi lahan pertanian secara komprehensif dan menjadi bagian kajian wilayah pertanian dalam arti luas untuk memperoleh potensi pengembangan lahan potensial maka dipandang perlu untuk melaksanakan survey potensi lahan pertanian.
Kebijakan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan fasilitas umum berupa pasar sebagai tempat jual beli yang nyaman, aman dan representative adalah dengan menyiapkan tempat/ pasar baru yang relative berlokasi tidak jauh dari lokasi semula, dengan daya tampung lebih besar terhadap jumlah pedagang yang ada termasuk pengembangan sarana dan prasarana umum lainnya. Memperhatikan tujuan tersebut maka untuk melaksanakan kebijakan tersebut dipandang perlu untuk melalukan kajian atau studi kelayakan untuk menilai kegiatan pengembangan pasar tradisional dan memberikan rekomendasi apakah sebaiknya proyek yang bersangkutan yang lagi dinilai layak untuk dikerjakan atau ditunda.
Tabel 3.5
Realisasi Capaian Kinerja Berdasrkan Input , Out Put dan Out Comes
No Prongarm / Kegiatan Rencana Realisasi Capaian Kinerja
% 1 PROGRAM PERENCANAAN
PEMBANGUNAN EKONOMI 100% 100% 100%
Koordinasi dan penyusunan kajian
Masterplan Miapolitan 100 Buku 100 Buku
100%
Survey Potensi lahan pertanian 150 Buku 150 Buku 100%
Kajian Pengembangan Pasar Tradisional 100 Buku 100 Buku 100%
Perencanaan Sosial Budaya dilaksanakan dengan Program Perencanaan Sosial Budaya. Realisasi Pelaksanaan program perencanaan sosial budaya yang dilaksanakan melalui 1 ( satu ) kegiatan secara fisik pada tahun 2012 mencapai 100 % dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 53.118.960,00 atau 82,90 % sebagaimana terlihat pada tabel berikut :
Tabel 3.6
Alokasi dan Realisasi Anggaran Program Perencanaan Sosial Budaya Tahun 2012
No Prongarm / Kegiatan Pagu Anggaran ( Rp ) Realisasi Fisik % Keuangan Jumlah ( Rp ) % 1. Program Perencanaan Sosial Budaya.
Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Jembrana.
64.075.000,00 100 % 53.118.960,00 82,90 %
Jumlah 64.075.000,00 100 % 53.118.960,00 82,90 %
Sasaran Koordinasi penanggulangan kemiskinan kabupaten jembrana tahun 2012 adalah mengetahui prosentase keluarga miskin yang tertanggulangi sebanyak (3,5 %) . Indikator kerja Utama adalah Jumlah Kemiskinan yang Terentaskan, untuk mencapai sasaran tersebut dilakukan melalui Program Perencanaan Sosial Budaya dengan Kegiatan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Jembrana Tahun 2012, input dari kegiatan ini adalah dana yang dialokasikan sebesar Rp 64.075.000. Hasil dari kegiatan ini adalah berkurangnya KK miskin dikabupaten jembrana.
Kegiatan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Jembrana Tahun 2012 dialokasikan anggaran dalam APBD Kabupaten Jembrana sebesar Rp 64.075.000,00 realisasi sebesar Rp 53.118.960,00 (82,90%), dengan demikian maka dapat dihemat anggaran sebesar Rp 10.956.040 (17,10 %).
Angka kemiskinan Kabupaten Jembrana Tahun 2012 masih di atas rata – rata kemiskinan Propinsi Bali. Melalui Tim Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Jembrana dengan sekretariat Tim berada pada Bappeda dan PM Kabupaten Jembrana bertekad untuk mengurangi kemiskinan melalui program prioritas Kabupaten Jembrana. Memperhatikan permasalahan tersbut di atas maka dipandang perlu mengakuratkan data kemiskinan, mengefektifkan fungsi tim dan seluruh program kegiatan bertekad untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Jembrana.
Hasil akhir dari capaian kinerja urusan Perencanaan Pembangunan Daerah adalah sebagai berikut :
Tabel 3.7
Capaian Kinerja Perencanaan Pembangunan
No Indikator Capaian
Kinerja 2011
Capaian Kinerja 2012
1 2 3 4
1. Jumlah dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan
Perda 1 1
2. Jumlah Dokumen Perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan
Dari tabel 3.7 di atas terlihat bahwa capaian akhir Perencanaan Pembangunan teap optimal, kemampuan menyiapkan dokumen perencanaan sudah sangat optimal.
B.1.2 Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat