• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERGESERAN SEISMIK GLOBAL

Dalam dokumen Melampaui Efektivitas, Menggapai Keagungan (Halaman 84-86)

Mendefinisikan Organisas

PERGESERAN SEISMIK GLOBAL

Sembari berusaha mencari pemahaman lebih dalam mengenai tan- tangan organisasi, saya mengundang Anda untuk memikirkan tujuh pergeseran seismik yang menjadi ciri Era Pekerja Pengetahuan yang baru kita masuki. Di dalamnya Anda akan bisa menemukan konteks dari tempat kerja kita dewasa ini dan tantangan-tantangan bagi Anda pribadi.

Globalisasi Pasar dan Teknologi: Berbagai teknologi baru mengubah sebagian besar pasar lokal, regional, dan nasional menjadi pasar- pasar global tanpa batas.

Munculnya Keterhubungan Universal: Dalam buku Blown to Bits,

Evans dan Wurster menyatakan, "Saluran-saluran komunikasi yang sempit, tidak dapat ditingkatkan kapasitasnya, dan tertutup, yang selama ini dipergunakan untuk menghubungkan orang atau perusahaan menjadi satu, dalam waktu amat singkat telah menjadi usang. Dan karena itu, struktur bisnis yang membentuk atau mengeksploitasi saluran-saluran itu juga menjadi usang. Secara singkat, perekat yang secara tradisional telah mengikat semua aktivitas ekonomi kita bersama secara cepat mencair terkena panasnya keterhubungan universal. Dan hal ini akan memisahkan

aliran informasi dan aliran barang untuk pertama kalinya dalam sejarah."2

Demokratisasi Informasi/Harapan: Tak seorang pun mengelola internet. Ini adalah perubahan besar-besaran dalam tingkat glo- bal. U n t u k pertama kalinya dalam sejarah, suara murni dari semangat manusia berdentang keluar lewat berjuta-juta pem- bicaraan yang tidak disensor, diedit, atau terhalang oleh batas- batas wilayah. Informasi yang d a t a n g seketika (real-time)

mendorong harapan dan kemauan sosial, yang pada akhirnya mendorong kemauan politik yang memengaruhi setiap orang. • Peningkatan Kompetisi secara Eksponensial: Teknologi internet dan

THE 8 T H HABIT

calon kompetitor. Setiap organisasi harus secara terus-menerus mengembangkan cara-cara baru untuk berkompetisi melawan biaya tenaga kerja yang lebih murah, biaya material yang lebih rendah, inovasi yang lebih cepat, efisiensi yang lebih besar, dan kualitas yang lebih tinggi. Kekuatan dari usaha bebas dan per- saingan akan menaikkan kualitas, menurunkan biaya-biaya, dan mendorong peningkatan kecepatan maupun fleksibilitas untuk melakukan pekerjaan yang diminta oleh pelanggan. Tak seorang pun bisa bertahan hanya dengan sekadar menyejajarkan diri dengan pesaing atau bahkan dengan mereka yang dianggap unggul; melainkan kita harus menyejajarkan diri dengan mereka yang termasuk "kelas dunia."

Pergeseran Penciptaan Kekayaan dari Modal Keuangan ke Modal Intelektual dan Sosial: Penciptaan kekayaan telah beralih dari uang ke o r a n g — d a r i modal keuangan ke modal manusia (baik intelektual maupun sosial), yang meliputi semua dimensi. Lebih dari dua per tiga dari nilai tambah yang diberikan oleh produk- produk dewasa ini datang dari "kerja pengetahuan" (knowledge work, suatu kerja yang amat mengandalkan muatan pengetahuan);

dua puluh tahun yang lalu hal itu kurang dari sepertiga.

Tenaga Kerja Bebas (Free Agency): Orang menjadi semakin banyak memiliki informasi, semakin sadar dan mengerti akan berbagai pilihan atau alternatif daripada di masa-masa sebelumnya. Pasar tenaga kerja berubah menjadi sebuah pasar tenaga kerja bebas dan orang-orang semakin menyadari mengenai pilihan-pilihan yang tersedia. Para pekerja pengetahuan akan menolak upaya- upaya manajemen untuk mengelompokkan mereka dalam label- label tertentu, dan mereka memiliki kekuatan semakin besar untuk memberi merek/label pada diri mereka sendiri.

Perubahan Terus-Menerus: Kita hidup di dalam sebuah lingkungan yang berpusar, berubah tanpa henti. Di dalam gejolak perubahan yang terus berlangsung itu, setiap orang harus memiliki pedoman dalam diri untuk memandu keputusan-keputusan mereka. Mereka

Mengilhami Orang Lain untuk Menemukan Suara Mereka

harus secara mandiri memahami tujuan dan prinsip-prinsip utama tim atau organisasi. Jika Anda mencoba untuk mengatur mereka, mereka tidak akan mendengarkan Anda. Mereka terlalu sibuk dengan segala kebisingan, ketergesa-gesaan, dan krisis dalam menghadapi tantangan yang senantiasa berubah.

MASALAH-MASALAH K R O N I S D A N A K U T

Ada dua jenis masalah yang terdapat dalam tubuh fisik maupun dalam organisasi: masalah kronis dan akut. Kronis berarti mendasar, merupakan penyebab, terus berlangsung. Akut berarti menyakitkan, gejalanya tampak jelas, melemahkan. Organisasi, seperti juga ma- nusia, bisa memiliki masalah-masalah kronis yang belum muncul menjadi akut. Mengatasi masalah-masalah akut bisa menghalangi kita untuk mengatasi kondisi kronis yang mendasarinya.

Saya punya pengalaman menarik yang menggambarkan hal ini. Seorang teman saya adalah kepala bagian bedah pada sebuah rumah sakit di Detroit dan berspesialisasi pada bedah jantung. Saya minta izin padanya untuk menyaksikan para ahli bedah menjalankan pembedahan. Pengalaman itu benar-benar mengguncangkan pikiran. Dalam salah satu pembedahan yang dilakukan oleh teman saya, dia mengganti tiga pembuluh darah. Saat dia selesai, saya bertanya, "Mengapa kamu harus mengganti pembuluh-pembuluh darah itu? Mengapa tidak membersihkannya saja?"

Dia menjelaskan dengan bahasa yang sederhana, "Pada tahapan yang lebih awal kita bisa melakukan hal itu, tetapi setelah lama, plak menumpuk sehingga pada akhirnya menjadi bagian dari dinding pembuluh darah itu sendiri."

Sekarang kamu telah membereskan tiga tempat ini," tanya saya, "apakah orang ini sudah bersih?" Teman saya menjawab, "Stephen, ini sudah kronis. Ini sudah berlangsung lama di dalam dirinya." Dia membimbing tangan saya yang memakai sarung tangan untuk merasakan pembuluh-pembuluh darah itu. Saya bisa merasakan

benjolan-benjolan tumpukan kolesterol itu. "Ketahuilah," kata teman saya, "orang ini suka berolahraga; dia telah mengembangkan sejumlah

sirkulasi tambahan yang bisa memberikan oksigen bagi otot-ototnya, tetapi tidak ada penambahan untuk tiga p e m b u l u h darah yang tersumbat ini. Dia masih bisa terkena serangan j a n t u n g atau stroke jika terjadi penyumbatan darah. Dia menderita penyakit jantung

kronis yang parah."

Tidak semua kondisi kronis memiliki gejala-gejala akut. Sebelum gejala akut pertama kali muncul, penyakit seperti kanker bisa menyebar sampai kondisinya mencapai tingkat yang terlambat untuk diobati. Hanya karena A n d a tidak bisa m e l i h a t gejalanya di permukaan tidak berarti bahwa masalah yang mendasari tidak ada di sana. Kadang-kadang orang mengalami serangan jantung saat mereka tiba-tiba m e m b e b a n i tubuh mereka d e n g a n pekerjaan berat—seperti menyekop salju yang berat setelah badai salju yang pertama pada musim dingin. Mereka tidak menyadari bahwa mereka sudah mengalami kelainan jantung sampai kondisi beban fisik me- munculkan gejala akut tersebut.

Hal yang sama juga terjadi di organisasi. Anda bisa mengalami masalah kronis yang serius di dalam sebuah organisasi, namun tidak menunjukkan tanda-tanda akut apa pun, karena beberapa organisasi tidak berkompetisi di dalam sebuah pasar global yang ketat; mereka berkompetisi secara lokal atau di dalam sebuah pasar yang terproteksi. Mereka mungkin mencapai keberhasilan secara finansial—kadang- kadang juga amat berhasil. Tetapi, seperti yang A n d a ketahui, sukses itu relatif. Masalah yang dihadapi para pesaing organisasi tersebut mungkin lebih buruk lagi. Jadi mengapa harus berubah?

MEMPREDIKSI EMPAT MASALAH K R O N I S

Dalam dokumen Melampaui Efektivitas, Menggapai Keagungan (Halaman 84-86)