• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan II : Daya Hantar Listrik Kegiatan Langkah-langkah

SOAL URAIAN

11. Perhatikan tabel berikut ini

Zat Hasil Percobaan

Padatan NaCl Tidak dapat menghantarkan arus listrik Lelehan NaCl Dapat menghantarkan arus listrik Larutan NaCl Dapat menghantarkan arus listrik

Bagaimana hubungan data hasil percobaan di atas dengan teori Michael Faraday ? 12. Perhatikan data berikut.

No. Zat 1 HCl 2 H2SO4 3 H3PO4 4 NaCl 5 Mg(OH)2 6 Al(OH)3

268

Lembar Pengamatan Kemampuan Guru

Dalam Mengelola Pembelajaran Pendekatan Inkuiri Terbimbing ( RPP 01 )

Materi Pelajaran : Kimia Peneliti : ... Kelas/ Semester : X.C/II Pertemuan ke- : 1 Materi Pokok : Larutan elektrolit dan Nonelektrolit Hari/Tanggal : ...

Petunjuk :

Daftar pengelolaan pembelajaran pendekatan inkuiri terbimbing yang dilakukan guru di kelas. Berikan penilaian berdasarkan rentang nilai yang ada pada kolom penilaian di bawah ini!

No

Tahapan

Pelaksanaan Aspek yang Diamati

Keterlaksan aan Penilaian Ya Tidak 1,00 - 1,99 2,00 - 2,99 3,00 - 3,49 3,50 - 4,00

1 Pendahuluan  Guru memberikan salam pembuka, dan menanyakan kabar siswa.

(guru menanamkan sikap saling menghormati)

 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa.

(guru menanamkan sikap religius dan santun)

 Guru mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas sebagai wujud kepedulian lingkungan. (guru menanamkan sikap disiplin dan peduli terhadap kelas)

 Guru menyampaikan topik materi yang akan dipelajari yaitu tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

 Guru menyampaikan aspek yang akan dinilai.

2 Kegiatan Inti Fase 1: Merumuskan masalah. 1. Mengamati (Observing)

 Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan cara meminta 2 orang siswa untuk melakukan demonstrasi dalam hal ini guru meminta 2 orang siswa untuk menguji larutan garam dapur dan larutan gula menggunakan alat uji elektrolit.

269 demonstrasi tersebut. 2. Menanya (Questioning)

 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya berdasarkan demonstrasi tersebut. Pertanyaan yang diharapkan guru sebagai berikut :

“Mengapa larutan garam dapat menghantarkan listrik?”

“Mengapa larutan gula tidak dapat menghantarkan arus listrik?”

(guru menanamkan sikap rasa ingin

tahu)

Fase 2: Merumuskan hipotesis

 Guru membimbing siswa dalam merumuskan hipotesis.

o Larutan garam dapat menghantarkan arus listrik.

o Larutan gula tidak dapat menghantarkan arus listrik. Fase 3: Melakukan percobaan dan mengumpulkan data

3. Mengumpulkan data (eksperimenting)

 Guru membagi siswa ke dalam 3 kelompok yang terdiri dari 9 orang dengan kemampuan yang heterogen.

 Guru membagi LKS dan Bahan Ajar kepada setiap kelompok.

 Guru memperkenalkan dan menjelaskan fungsi alat dan bahan yang digunakan serta menjelaskan keselamatan kerja saat melakukan praktikum.

 Guru membacakan prosedur kerja.

 Guru membimbing kelompok untuk melakukan percobaan tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit.

(guru menanamkan sikap santun, teliti, kerja sama, tanggung jawab, dan pro-aktif)

 Guru membimbing siswa membuat data hasil pengamatan.

(Guru menanamkan sikap: jujur, tanggung jawab, dan kerja sama)

 Guru menilai keterampilan siswa dalam melakukan praktikum.

270 Fase 4: Menganalisis data 4. Mengasosiasi (associating)

 Guru membimbing siswa mendiskusikan data hasil percobaan larutan elektrolit dan nonelektrolit.

 Guru membimbing siswa menganalisis data hasil percobaan larutan elektrolit dan nonelektrolit dengan membandingkan pada bahan ajar dan literatur terkait untuk membuktikan hipotesis yang telah dibuat. (guru menanamkan sikap teliti dan kerja sama)

Fase 5: Membuat kesimpulan

 Guru meminta siswa membuat kesimpulan dari hasil analisis data.

 Guru mempertegas kesimpulan dari siswa.

 Guru membimbing siswa menjawab pertanyaan pada LKS.

5. Mengkomunikasikan(Communicating)

 Siswa membuat laporan sementara untuk dipresentasikan.

 Guru memberikan kesempatan kepada salah satu kelompok untuk

mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

(guru menanamkan sikap tanggung jawab)

 Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan.

3 Penutup  Guru mempersilahkan siswa untuk duduk kembali ke tempat semula.

 Guru membimbing siswa membuat rangkuman dari keseluruhan pembelajaran yang telah berlangsung.

 Guru mempertegas rangkuman keseluruhan pembelajaran dari siswa.

 Guru memberikan kuis kepada siswa tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit.

 Guru meminta siswa menjawab kuis tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit sebagai bentuk penilaian kognitif.

271

tugas kelompok kepada semua kelompok untuk menulis laporan percobaan secara lengkap sebagai nilai tugas kelompok.

 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. (guru menanamkan sikap religius dan santun)

 Guru memberikan salam penutup. (guru menanamkan sikap saling menghormati)

4 Pengelolaan waktu

1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran tepat pada waktunya.

5 Suasana kelas 2. Siswa antusias. 3. Guru antusias. Jumlah Reliabilitas Keterangan:

Nilai 1,00-1,99 : Tidak Baik Nilai 2,00-2,99 : Kurang Baik Nilai 3,00-3,49 : Cukup Baik Nilai 3,50-4,00 : Baik

Kupang, 21 Mei 2016 Pengamat

272

Lembar Pengamatan Kemampuan Guru

Dalam Mengelola Pembelajaran Pendekatan Inkuiri Terbimbing ( RPP 02 )

Materi Pelajaran : Kimia Peneliti : ... Kelas/ Semester : X.C/II Pertemuan ke- : 2 Materi Pokok : Daya Hantar Listrik

Hari/Tanggal : ...

Petunjuk :

Daftar pengelolaan pembelajaran pendekatan inkuiri terbimbing yang dilakukan guru di kelas. Berikan penilaian berdasarkan rentang nilai yang ada pada kolom penilaian di bawah ini!

No

Tahapan

Pelaksanaan Aspek yang Diamati

Keterlaksan aan Penilaian Ya Tidak 1,00 - 1,99 2,00 - 2,99 3,00 - 3,49 3,50 - 4,00

1 Pendahuluan  Guru memberikan salam pembuka, dan menanyakan kabar siswa.

(guru menanamkan sikap saling menghormati)

 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa.

(guru menanamkan sikap religius dan santun)

 Guru mengecek kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas sebagai wujud kepedulian lingkungan. (guru menanamkan sikap disiplin dan peduli terhadap kelas)

 Guru menyampaikan topik materi yang akan dipelajari yaitu tentang daya hantar listrik, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

 Guru menyampaikan aspek yang akan dinilai.

2 Kegiatan Inti Fase 1: Merumuskan masalah Mengamati(Observing)

 Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan cara meminta 2 orang siswa untuk melakukan demonstrasi dalam hal ini guru meminta 2 orang siswa untuk menguji larutan garam dan padatan garam menggunakan alat uji elektrolit.

 Guru meminta untuk mengamati demonstrasi tersebut.

273 Menanya(Questioning)

 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya berdasarkan demonstrasi tersebut.

Pertanyaan yang diharapkan guru sebagai berikut :

“Mengapa larutan garam dapat menghantarkan arus listrik?”

“Mengapa padatan garam tidak dapat menghantarkan arus listrik?”

(guru menanamkan sikap rasa ingin tahu)

Fase 2: Merumuskan hipotesis

 Guru membimbing siswa dalam merumuskan hipotesis.

 Larutan garam dapat menghantarkan arus listrik.

 Padatan garam tidak dapat menghantarkan arus listrik. Fase 3: Melakukan percobaan dan mengumpulkan data

Mengumpulkan data(Eksperimenting)

 Guru membagi siswa ke dalam 3 kelompok yang terdiri dari 9 orang dengan

kemampuan yang heterogen.

 Guru membagikan LKS dan Bahan Ajar kepada setiap kelompok.

 Guru membimbing siswa dalam melakukan percobaan tentang daya hantar listrik.

 Guru memperkenalkan dan menjelaskan fungsi alat dan bahan yang digunakan serta menjelaskan keselamatan kerja saat melakukan praktikum.

 Guru membacakan prosedur kerja.

 Guru membimbing kelompok untuk melakukan percobaan tentang daya hantar listrik.

(guru menanamkan sikap teliti, kerja sama, tanggung jawab, kreatif, dan pro-aktif)

 Guru membimbing siswa membuat data hasil pengamatan.

(Guru menanamkan sikap: jujur, tanggung jawab, dan kerja sama)

 Guru menilai keterampilan siswa dalam melakukan praktikum.

274 Fase 4: Menganalisi data

Mengasosiasi(Associating)

 Guru membimbing siswa mendiskusikan data hasil percobaan daya hantar listrik.

 Guru membimbing siswa menganalisis data hasil percobaan tentang daya hantar listrik dengan membandingkan pada bahan ajar dan literatur terkait untuk membuktikan hipotesis yang telah dibuat.

(guru menanamkan sikap teliti dan kerja sama)

Fase 5: Membuat kesimpulan

 Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan dari hasil analisis data.

 Guru membimbing siswa menjawab pertanyaan pada LKS.

Mengkomunikasikan(Communicating)

 Siswa membuat laporan sementara untuk dipresentasikan.

 Guru memberikan kesempatan kepada salah satu kelompok untuk

mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.

(guru menanamkan sikap tanggung jawab)

 Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan.

3 Penutup  Guru mempersilakan siswa untuk duduk kembali ke tempat semula.

 Guru membimbing siswa membuat rangkuman dari keseluruhan pembelajaran yang telah berlangsung.

 Guru mempertegaskan rangkuman keseluruhan pembelajaran dari siswa.

 Guru memberikan kuis kepada siswa tentang daya hantar listrik.

 Guru meminta siswa menjawab kuis tentang daya hantar listrik sebagai bentuk penilaian kognitif.

 Guru memberikan tugas individu dan tugas kelompok kepada semua kelompok untuk menulis laporan percobaan secara lengkap sebagai nilai tugas kelompok.

 Guru meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.

275

(guru menanamkan sikap religius dan santun)

 Guru memberikan salam penutup. (guru menanamkan sikap saling menghormati)

4 Pengelolaan waktu

1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran tepat pada waktunya.

5 Suasana kelas 2. Siswa antusias. 3. Guru antusias. Jumlah

Reliabilitas

Keterangan:

Nilai 1,00-1,99 : Tidak Baik Nilai 2,00-2,99 : Kurang Baik Nilai 3,00-3,49 : Cukup Baik Nilai 3,50-4,00 : Baik

Kupang, 28 Mei 2016 Pengamat

276

Lembar Observasi Sikap Spiritual (KI 1) (RPP 01 & 02)

Mata Pelajaran : Kimia Kelas/Semester : X.C / II

Sub Topik : Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Aspek Yang Dinilai 1. Berdoa

a. Berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran b. Berdoa setelah memulai kegiatan pembelajaran c. Berdoa dengan cara yang baik dan berkonsentrasi d. Berdoa sesuai ajaran agama yang dianutnya

Petunjuk:

Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spritual siswa. Berilah angka 1 bila aspek yang dinilai dapat teramati atau teridentifikasi dengan baik. Dan beri nilai 0 bila aspek yang dinilai tidak teramati.

Pengamatan Observasi Sikap Spiritual Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit (KI1)

No Nama Siswa Aspek Pengamatan

Jmlh Nilai Ket Berdoa a b c d 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

277 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nilai = x 100

278

Kisi-Kisi dan Lembar Angket Sikap Spiritual (KI 1) Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : X.C

Sub Topik : Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Kisi-Kisi Angket Sikap Spiritual N o Aspek yang dinilai Pernyataan Nomor item 1 Mengucap syukur

Saya mengucap syukur ketika saya berhasil mengerjakan tugas

1

Dokumen terkait