• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perhitungan Beban Pendinginan Tiap Lantai

PERHITUNGAN BEBAN PENDINGINAN

abel 4.10 Koreksi CLTD untuk garis lintang

4.2 Perhitungan Beban Pendinginan Tiap Lantai

4.2 Perhitungan Beban Pendinginan Tiap Lantai

Lantai dan atap diasumsikan tidak mengalami perpindahan panas, hal

tersebut dikarenakan kondisi ruangan pada setiap lantai dikondisikan pada suhu

dan kelembaban udara yang sama. Sedangkan untuk atap pada lantai 7 mengalami

perpindahan panas. Lampu ruangan gedung menggunakan jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9m2 dan diasumsikan setiap lampu memilki

daya 15 Watt.

Perhitungan beban pendinginan dengan menggunakan metode CLTD/CLF

a. Besarnya beban kalor konduksi melalui kaca, dinding, langit-langit/atap,

lantai, paertisi dan pintu pada bangunan dihitung dengan menggunakan

persamaan:

Q = U x A xT (BTU/hr)……… (4.3)

Keterangan:

U: Koefisien perpindahan kalor konduksi total dari kaca, dinding, langit-langit, lantai, partisi, dan pintu pada bangunan,

BTU/(hr.ft2.F)

A: Luas permukaan kaca, dinding, langit-langit, lantai,partisi, dan pintu pada bangunan, ft2

T: Perbandingan temperatur antara sisi dalam dan sisi luar ruangan, F

b. Besarnya beban kalor radiasi matahari melaliu kaca dapat dihitung dengan

menggunakan persamaan:

`

Keterangan:

SHGF : Faktor kalor dari sinar matahari, BTU/(hr.ft2)

SC : Koefisien penyerapan kaca terhadap sinar matahari

CLF : Faktor beban pendinginan pada kaca

c. Beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan menggunakan

persamaan:

Q = 3,4 x W x BF x CLF (BTU/hr)………….……….... (4.5)

Keterangan:

W : Daya lampu/peralatan listrik, Watt

BF : Faktor Ballast (untuk neon 1,25)

CLF : Faktor beban pendinginan lampu/peralatan listrik (untuk

neon 1)

d. Beban kalor yang dihasilkan manusia terdiri dari beban kalor sensibel dan

beban kalor laten. Besarnya beban kalor sensibel yang dihasilkan dapat

dihitung dengan menggunakan persamaan :

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)……….... (4.6)

Sedangkan untuk besar beban kalor laten dapat dihitung dengan

menggunakan persamaan :

`

Keterangan:

qs : Kalor sensibel yang dihasilkan per orang, BTU/hr

qL : Kalor laten yang dihasilkan per orang, BTU/hr

n : Jumlah manusia

e. Beban kalor dari ventilasi terdiri dari beban kalor sensibel dan beban kalor

laten. Besarnya beban kalor sensibel ventilasi dapat dihitung dengan

menggunakan persamaan:

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr)...……….... (4.8)

Sedangkan besar beban kalor laten ventilasi dapat dihitung dengan

menggunakan persamaan:

QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr)...……….... (4.9)

Keterangan:

CFM : Laju aliran udara pada ventilasi, ft3

T : Perbandingan temperatur antara sisi dalam dan sisi luar ruangan, F

W’ : Perbedaan perbandingan kelembaban antara sisi dalam dan sisi luar ruangan, gr/lb

f. Laju aliran masa udara yang terjadi dalam pendinginan dapat dihitung

dengan persamaan:

Keterangan: RTHG : HB : HD : g. Beban pending QT= x ( h Keterangan: : hC : h. Laju aliran m dihitung denga (lb/ Keterangan: QT : CP : T : `

Room Total Heat Gain, BTU/hr

Enthalpi di dalam ruangan, BTU/hr

Enthalpi saat keluar dari koil pendingin, BTU

ndinginan total dapat dihitung dengan menggunaka

( hC– hD) (BTU/min)..………..

Laju aliran massa refrigerant, lb/min

Enthalpi saat masuk koil pendingin, BTU/lb

masa air dingin yang digunakan dalam pendi

ngan menggunakan persamaan:

(lb/min)………..

Beban pendinginan total pada ruangan, BTU

Kalor spesifik pada temperatur rata-rata ant

air masuk FCU/AHU dan temperatur dida

BTU/lbm.F

Perbandingan temperatur air masuk AHU

temperature didalam ruangan, F

TU/hr akan persamaan: ……….. (4.11) /lb pendinginan dapat ……….. (4.12) TU/min antara temperatur didalam ruangan, HU/FCU dengan

` 4.2.1 Lantai 1

Luas total ruangan lantai 1 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

9440.496 ft2. Luas kaca untuk lantai 1 :

Kaca bagian utara 792,23 ft2,

Kaca bagian barat 133,194 ft2,

Kaca bagian timur 133,194 ft2,

Kaca bagian selatan 446,598 ft2.

Untuk luas dinding pada lantai 1 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1791,13 ft2

Luas dinding bagian barat 1025,01 ft2

Luas dinding bagian timur 1025,01 ft2

Luas dinding bagian selatan 2583,36 ft2

a. Dengan persamaan (4.3) besarnya beban kalor konduksi melalui kaca

dapat dihitung, sehingga didapat:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 1,04 x 792,23 x (89,6 – 78)

Q = 9557,46 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 1,04 x 133,194 x (89,6 – 78)

Q = 1606,85 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 1,04 x 133,194 x (89,6 – 78)

Q = 1606,85 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 1,04 x 446,598 x (89,6 – 78)

`

Besarnya beban kalor radiasi melalui kaca dihitung dengan persamaan

(4.4):

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr) Kaca bagian utara Q = 35 x792,23 x 0,5 x0,75

Q = 10398,019(BTU/hr) Kaca bagian timur Q = 231 x133,194x 0,5 x0,32

Q = 4922,85(BTU/hr)

Kaca bagian barat Q = 231 x133,194x 0,5 x 0,29

Q = 4461,33(BTU/hr)

Kaca bagian Selatan Q = 108 x446,598x 0,5 x0,58.

Q = 13987,449(BTU/hr)

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

menggunakan persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis

Fluorescent, masing-masing 1 buah lampu untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2)

dan diasumsikan setiap lampu memilki daya 15 Watt, maka untuk ruangan

dengan luas 10688,470 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 362

buah. Sehingga daya lampu untuk lantai 1 adalah 5430 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik yang ada pada lantai 1 adalahKomputer

dengan kapasitas 400 watt (20 buah),Mesin Photo Copydengan kapasitas 1280 watt (1 buah), danTelevisidengan kapasitas 300 watt (2 buah). Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi.

WElektronik= 8000 W + 1280 W + 600 W WElektronik= 9880 W

` QLampu= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QLampu= 3,41 x 5430 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu= 23145,38 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9880 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=42113,5 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dihitung dengan persamaan

4.6 dan 4.7, dengan menggunakan Tabel 4.11. Banyaknya orang pada lantai 1 menggunakan asumsi sebagai ruang perkantoran dengan jumlah

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

ruangan 9440,496 ft2 jumlah orang adalah 175,408≈176 orang.

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 176 x 1,0 = 55440 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 176 = 57200 (BTU/hr)

Beban panas yang dikeluarkan setiap orang/manusia baik laten maupun

sensibel dapat dilihat padaTabel 4.12, dengan asumsi untuk bank (dengan tingkatan aktifitas adalah standing, light work or walking slowly) didapat kalor sensibel manusia 315 Btuh dan kalor laten 325 Btuh.

`

Tabel 4.11 jumlah orang biasanya

(Sumber : Penyegaran Udara, Wiranto Aris Munandar. Heizo Saito, Tbl 3.18)

Kamar dihotel atau rumah sakit

Kantor, salon kecantikan, tempat potong rambut,studio.

Toko, rumah, apartemen

Ruang pertemuan, tempat minum, restaurant, bar.

Toko serba ada

Gedung pertunjukan Luas lantai 10 m2 Luas lantai 10 m2 Luas lantai 10 m2 Luas lantai 10 m2 Luas lantai 2-10 m2 Luas lantai 0.8 m2 1 orang 2 orang 3 orang 6 orang 1 orang 1 orang

Tabel 4.12 Sensibel dan Laten Heat Gain pada manusia

`

d. Beban kalor dari ventilasi pada tiap lantai bangunan dihitung dengan

persamaan (4.8), besar nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 176) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 33686,4 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 176) x 56 (BTU/hr) QL= 100531,2 (BTU/hr)

`

Table 4.13 ventilation requirements for Occupants

`

Tabel 4.14 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 1

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 1 Engr. Stefanus Andy Prasetya Location Yogyakarta Lat. 6o

LS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2

CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 792,23 13 12,62 1 10397,86 S 1,04 446,598 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 133,194 13 12,62 1 1748,14 W 1,04 133,194 13 12,62 1 1748,14 Wall G ro u p E N 0,585 1791,13 13 5,88 1 6161,13 S 0,585 2583,36 24 17,58 1 26568,05 E 0,585 1025,01 37 22,78 1 13659,62 W 0,585 1025,01 14 7,83 1 4695,12 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 792,23 0,5 0,75 1 10398,02 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 133,19 0,5 0,32 1 4922,85 W Yes 231 133,19 0,5 0,29 1 4461,33 Elec. tools 9880 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 42113,50 Lights 5430 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 23145,38 RLHG People 55440 SHG x 1 Fc 55440 BTU/hr 57200 LHG 57200 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 225308,10 SA duct gain SA duct leakage 5 % 11265,40 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 %

Room Heat Gain 236573,50 57200 293773,5

Ventilation 1,1 x 2640 CFM x 11,6 TC 33686,4

0,68 x 2640 CFM x 56 gr/lb 100531,2

SA fan gain (blow through) 2,5 % 5914,34

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

` 4.2.2 Lantai 2

Luas total ruangan lantai 2 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

15546,855 ft2. Luas kaca untuk lantai 2 :

Kaca bagian utara 642,557 ft2

Kaca bagian barat 345,928 ft2

Kaca bagian timur 345,928 ft2

Kaca bagian selatan 446,598 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 2 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1940,8 ft2

Luas dinding bagian barat 812,28 ft2

Luas dinding bagian timur 812,28 ft2

Luas dinding bagian selata 2136,76 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 7751,81 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 4173,28 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 4173,28 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 5387,76 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr) Kaca bagian utara Q = 8433,561(BTU/hr)

Kaca bagian timur Q = 12785,499(BTU/hr) Kaca bagian barat Q = 11586,858(BTU/hr) Kaca bagian Selatan Q = 13987,449(BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

15546,855 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 526,65 buah ≈ 527 buah. Sehingga daya lampu untuk lantai 2 adalah 7905 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik pada yang ada pada lantai 2 adalah

Komputer dengan kapasitas 400 watt (20 buah), Mesin Photo Copy

dengan kapasitas 1280 watt (1 buah), dan Televisi dengan kapasitas 300 watt (1 buah).

Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi. WElektronik= 8000 W + 1280 W + 300 W WElektronik= 9580 W QLampu= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QLampu= 3,41 x7905x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu= 33695,06 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9580 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=40834,75 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dapat dicari dengan

menggunakanTabel 4.11. Banyaknya orang untuk lantai 2 dapat diketahui dengan menggunakan asumsi yaitu ruang perkantoran, dengan jumlah

`

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

ruangan 15546,855 ft2 jumlah orang adalah 288,86≈289 orang.

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 289 x 1,0 = 91035 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 289 = 93925 (BTU/hr)

d. Beban kalor dari ventilasi pada lantai 2 dihitung dengan persamaan (4.8),

besar nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 289) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 55314,6 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 289) x 56 (BTU/hr) QL= 165076,8 (BTU/hr)

`

Tabel 4.15 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 2

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 2 Engr. Stefanus Andy Prasetya Location Yogyakarta Lat. 6o

LS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2

CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 642,56 13 12,62 1 8433,47 S 1,04 446,60 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 345,93 13 12,62 1 4540,24 W 1,04 345,93 13 12,62 1 4540,24 Wall G ro u p E N 0,585 1940,80 13 5,88 1 6675,96 S 0,585 2136,76 24 17,58 1 21975,08 E 0,585 812,28 37 22,78 1 10824,69 W 0,585 812,28 14 7,83 1 3720,69 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 642,56 0,5 0,75 1 8433,60 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 345,93 0,5 0,32 1 12785,50 W Yes 231 345,93 0,5 0,29 1 11586,86 Elec. 9580 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 40834,75 Lights 7905 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 33695,06 RLHG People 91035 SHG x 1 Fc 91035 BTU/hr 93925 LHG 93925 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 278930,09 SA duct gain SA duct leakage 5 % 13946,50 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 % BTU/hr

Room Heat Gain 292876,60 93925 386801,60

Ventilation 1,1 x 4335 CFM x 11,6 TC 55314,6

0,68 x 4335 CFM x 56 gr/lb 165076,8

SA fan gain (blow through) 2,5 % 7321,91

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

` 4.2.3 Lantai 3

Luas total ruangan lantai 3 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

15546,855 ft2. Luas kaca untuk lantai 3 :

Kaca bagian utara 623,397 ft2

Kaca bagian barat 361,441 ft2

Kaca bagian timur 361,441 ft2

Kaca bagian selatan 446,598 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 3 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1959,96 ft2

Luas dinding bagian barat 796,76 ft2

Luas dinding bagian timur 796,76 ft2

Luas dinding bagian selata 2136,76 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 7520,66 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 4360,42 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 4360,42 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 5387,76 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr)

Kaca bagian utara Q =8182,09 (BTU/hr) Kaca bagian timur Q =13358,86 (BTU/hr) Kaca bagian barat Q =12106,47 (BTU/hr) Kaca bagian Selatan Q =13987,45 (BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

15546,855 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 526,65 buah ≈ 527 buah. Sehingga daya lampu untuk lantai 3 adalah 7905 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik pada yang ada pada lantai 3 adalah

Komputerdengan kapasitas 400 watt (20 buah),Mesin Photo Copydengan kapasitas 1280 watt (1 buah), dan Televisi dengan kapasitas 300 watt (2 buah).

Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi. WElektronik= 9880 W QLampu= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QLampu= 3,41 x7905x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu=33695,06 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9880 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=42113,50 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dapat dicari dengan

menggunakanTabel 4.11.Banyaknya orang untuk lantai 3 dapat diketahui dengan menggunakan asumsi yaitu ruang perkantoran, dengan jumlah

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

`

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 289 x 1,0 = 91035 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 289 = 93925 (BTU/hr)

d. Beban kalor dari ventilasi pada lantai 3 dihitung dengan persamaan (4.8),

besarnya nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 289) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 55314,6 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 289) x 56 (BTU/hr) QL= 165076,8 (BTU/hr)

`

Tabel 4.16 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 3

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 3 Engr. Stefanus Andy Prasetya

Location Yogyakarta Lat. 6oLS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2 CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 642,56 13 12,62 1 8433,47 S 1,04 446,60 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 345,93 13 12,62 1 4540,24 W 1,04 345,93 13 12,62 1 4540,24 Wall G ro u p E N 0,585 1940,80 13 5,88 1 6675,96 S 0,585 2136,76 24 17,58 1 21975,08 E 0,585 812,28 37 22,78 1 10824,69 W 0,585 812,28 14 7,83 1 3720,69 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 642,56 0,5 0,75 1 8433,60 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 345,93 0,5 0,32 1 12785,50 W Yes 231 345,93 0,5 0,29 1 11586,86 Elec. 9880 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 42113,50 Lights 7905 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 33695,06 RLHG People 91035 SHG x 1 Fc 91035 BTU/hr 93925 LHG 93925 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 271452,79 SA duct gain SA duct leakage 5 % 13572,64 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 % BTU/hr

Room Heat Gain 285025,43 93925 378950,43

Ventilation 1,1 x 4335 CFM x 11,6 TC 55314,6

0,68 x 4335 CFM x 56 gr/lb 165076,8

SA fan gain (blow through) 2,5 % 7125,64

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

TSH/TLH Cooling 347465,66 259001,8 606467,46

` 4.2.4 Lantai 4

Luas total ruangan lantai 4 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

14191.30 ft2. Luas kaca untuk lantai 4 :

Kaca bagian utara 697,08 ft2

Kaca bagian barat 178,01 ft2

Kaca bagian timur 178,01 ft2

Kaca bagian selatan 446,60 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 4 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1886,28 ft2

Luas dinding bagian barat 980,20 ft2

Luas dinding bagian timur 796,76 ft2

Luas dinding bagian selata 2136,76 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 8409,57 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 5387,76 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr)

Kaca bagian utara Q =9149,175 (BTU/hr) Kaca bagian timur Q =6579,250 (BTU/hr) Kaca bagian barat Q =5962,445 (BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

14191,30 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 480,725 buah ≈ 481 buah. Sehingga daya lampu untuk lantai 4 adalah 7215 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik pada yang ada pada lantai 4 adalah

Komputer dengan kapasitas 400 watt (20 buah), Mesin Photo Copy

dengan kapasitas 1280 watt (1 buah), dan Televisi dengan kapasitas 300 watt (1 buah).

Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi. WElektronik= 9580 W QLampu= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QLampu= 3,41 x7215x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu= 30753,94 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9580 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=40834,75 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dapat dicari dengan

menggunakanTabel 4.11. Banyaknya orang untuk lantai 4 dapat diketahui dengan menggunakan asumsi yaitu ruang perkantoran, dengan jumlah

`

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

ruangan 14191,30 ft2jumlah orang adalah 263,68≈264 orang.

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 264 x 1,0 = 83160 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 264 = 85800 (BTU/hr)

d. Beban kalor dari ventilasi pada lantai 4 dihitung dengan persamaan (4.8),

besarnya nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 264) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 50529,6 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 264) x 56 (BTU/hr) QL= 150796,8 (BTU/hr)

`

Tabel 4.17 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 4

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 4 Engr. Stefanus Andy Prasetya Location Yogyakarta Lat. 6o

LS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2 CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 697,08 13 12,62 1 9149,00 S 1,04 446,60 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 W 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 Wall G ro u p E N 0,585 1886,28 13 5,88 1 6488,44 S 0,585 2136,76 24 17,58 1 21975,08 E 0,585 980,20 37 22,78 1 13062,40 W 0,585 980,20 14 7,83 1 4489,84 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 642,56 0,5 0,75 1 9149,14 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 345,93 0,5 0,32 1 6579,25 W Yes 231 345,93 0,5 0,29 1 5962,44 Elec. 9580 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 40834,75 Lights 7215 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 30753,94 RLHG People 83160 SHG x 1 Fc 83160 BTU/hr 85800 LHG 85800 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 256125,92 SA duct gain SA duct leakage 5 % 12806,30 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 % BTU/hr

Room Heat Gain 268932,21 85800 354732,21

Ventilation 1,1 x 3960 CFM x 11,6 TC 50529,6

0,68 x 3960 CFM x 56 gr/lb 150796,8

SA fan gain (blow through) 2,5 % 6723,31

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

` 4.2.5. Lantai 5

Luas total ruangan lantai 5 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

14191,30 ft2. Luas kaca untuk lantai 5 :

Kaca bagian utara 697,08 ft2

Kaca bagian barat 178,01 ft2

Kaca bagian timur 178,01 ft2

Kaca bagian selatan 446,60 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 5 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1886,28 ft2

Luas dinding bagian barat 980,20 ft2

Luas dinding bagian timur 980,20 ft2

Luas dinding bagian selata 2136,76 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 8409,573 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 5387,758 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr)

Kaca bagian utara Q =9149,175 (BTU/hr) Kaca bagian timur Q =6579,250 (BTU/hr) Kaca bagian barat Q =5962,445 (BTU/hr) Kaca bagian Selatan Q =13987,449 (BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

14191,30 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 480,725 buah ≈ 481 buah sehingga daya lampu untuk lantai 5 adalah 7215 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik pada yang ada pada lantai 5 adalah

Komputer dengan kapasitas 400 watt (20 buah), Mesin Photo Copy

dengan kapasitas 1280 watt (1 buah), dan Televisi dengan kapasitas 300 watt (1 buah).

Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi. WElektronik= 9580 W QLampu= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QLampu= 3,41 x7215x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu= 30753,94 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9580 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=40834,75 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dapat dicari dengan

menggunakan Tabel 4.11banyaknya orang untuk lantai 5 dapat diketahui, dengan menggunakan asumsi sebagai ruang perkantoran dengan jumlah

`

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

ruangan 14191,30 ft2dengan jumlah orang 263,68≈264 orang.

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 264 x 1,0 = 83160 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 264 = 85800 (BTU/hr)

d. Beban kalor dari ventilasi pada lantai 5 dihitung dengan persamaan (4.8),

besarnya nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 264) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 50529,6 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 264) x 56 (BTU/hr) QL= 150796,8 (BTU/hr)

`

Tabel 4.18 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 5

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 5 Engr. Stefanus Andy Prasetya

Location Yogyakarta Lat. 6oLS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2

CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 697,08 13 12,62 1 9149,00 S 1,04 446,60 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 W 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 Wall G ro u p E N 0,585 1886,28 13 5,88 1 6488,44 S 0,585 2136,76 24 17,58 1 21975,08 E 0,585 980,20 37 22,78 1 13062,40 W 0,585 980,20 14 7,83 1 4489,84 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 697,08 0,5 0,75 1 9149,14 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 178,01 0,5 0,32 1 6579,25 W Yes 231 178,01 0,5 0,29 1 5962,44 Elec. 9580 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 40834,75 Lights 7215 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 30753,94 RLHG People 83160 SHG x 1 Fc 83160 BTU/hr 85800 LHG 85800 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 256125,92 SA duct gain SA duct leakage 5 % 12806,30 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 % BTU/hr

Room Heat Gain 268932,21 85800 354732,21

Ventilation 1,1 x 3960 CFM x 11,6 TC 50529,6

0,68 x 3960 CFM x 56 gr/lb 150796,8

SA fan gain (blow through) 2,5 % 6723,31

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

TSH/TLH Cooling 326185,12 236596,8 562781,92

` 4.2.5. Lantai 6

Luas total ruangan Lantai 6 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

14191.30 ft2. Luas kaca untuk lantai 6 :

Kaca bagian utara 836,52 ft2

Kaca bagian barat 178,01 ft2

Kaca bagian timur 178,01 ft2

Kaca bagian selatan 446,60 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 6 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1746,84 ft2

Luas dinding bagian barat 980,20 ft2

Luas dinding bagian timur 980,20 ft2

Luas dinding bagian selata 2136,76 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 10091,8 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 2147,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 5387,76 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr)

Kaca bagian utara Q =10979,378 (BTU/hr) Kaca bagian timur Q =6579,250 (BTU/hr) Kaca bagian barat Q =5962,445 (BTU/hr) Kaca bagian Selatan Q =13987,449 (BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

14191,30 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 480,725 buah ≈ 481 buah sehingga daya lampu untuk lantai 6 adalah 7215 Watt. Bila

diasumsikan peralatan elektronik pada yang ada pada lantai 6 adalah

Komputerdengan kapasitas 400 watt (20 buah),Mesin Photo Copydengan kapasitas 1280 watt (1 buah), dan Televisi dengan kapasitas 300 watt (1 buah).

Bila: WElektronik= WKomputer+ WPhoto Copy+ WTelevisi. WElektronik= 9580 W QLampu= 3,41 x W x BF x CLF BTU/hr). QLampu= 3,41 x7215x 1,25 x 1 (BTU/hr). QLampu= 30753,94 (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x W x BF x CLF (BTU/hr). QElektronik= 3,41 x 9580 x 1,25 x 1 (BTU/hr). QElektronik=40834,75 (BTU/hr).

c. Besarnya beban kalor yang dihasilkan manusia dapat dicari dengan

menggunakanTabel 4.11banyaknya orang untuk lantai 6 dapat diketahui, dengan menggunakan asumsi sebagai ruang perkantoran dengan jumlah

`

orang tiap 10 m2 (107,64 ft2) adalah 2 orang, sehingga dengan luas

ruangan 14191,30 ft2dengan jumlah orang 263,68≈264 orang.

Qs= qsx n x CLF (BTU/hr)

Qs= 315 x 264 x 1,0 = 83160 (BTU/hr)

QL= qLx n (BTU/hr)

QL= 325 x 264 = 85800 (BTU/hr)

d. Beban kalor dari ventilasi pada lantai 6 dihitung dengan persamaan (4.8),

besarnya nilai CLF ventilasi dari Table 4.13 dengan asumsi untuk perkantoran (General Office Space) adalah sebesar 15 ft3/min.

Qs= 1,1 x CFM xT (BTU/hr) Qs= 1,1 x (15 x 264) x (89,6 – 78) (BTU/hr) Qs= 50529,6 (BTU/hr) QL= 0,68 x CFM xW’ (BTU/hr) QL= 0,68 x (15 x 264) x 56 (BTU/hr) QL= 150796,8 (BTU/hr)

`

Tabel 4.19 Data hasil perhitungan beban pendinginan pada lantai 6

Project K. Jenderal Pajak Room Lantai 6 Engr. Stefanus Andy Prasetya Location Yogyakarta Lat. 6o

LS Calc. by Andy Check

DB WB RH W Daily range 46,4 F. Ave. 84 F

F F % gr/lb Day Mei Time 14.00

Design Outdoor 89,6 79,16 64 134

Conditions Room 78 66,2 45 78

Conduction Dir. Color U A, ft2 CLTD, F Fc RSHG Gross Net Table Corr. BTU/hr

Glass N 1,04 836,52 13 12,62 1 10979,21 S 1,04 446,60 13 12,62 1 5861,51 E 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 W 1,04 178,01 13 12,62 1 2336,35 Wall G ro u p E N 0,585 1746,84 13 5,88 1 6008,78 S 0,585 2136,76 24 17,58 1 21975,08 E 0,585 980,20 37 22,78 1 13062,40 W 0,585 980,20 14 7,83 1 4489,84 Roof/ceiling Floor Partition Door Solar Dir. Sh SHGF A SC CLF Fc Glass N Yes 35 836,52 0,5 0,75 1 10979,38 S Yes 108 446,60 0,5 0,58 1 13987,45 E Yes 231 178,01 0,5 0,32 1 6579,25 W Yes 231 178,01 0,5 0,29 1 5962,44 Elec. 9580 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 40834,75 Lights 7215 W x 3,41x 1,25 BF x 1 CLF x 1 Fc 30753,94 RLHG People 83160 SHG x 1 Fc 83160 BTU/hr 85800 LHG 85800 Equipment Infiltration x CFM x TC x CFM x gr/lb Subtotal 259306,72 SA duct gain SA duct leakage 5 % 12965,34 RTHG

SA fan gain (draw through) 0 % BTU/hr

Room Heat Gain 272272,05 85800 358072,05

Ventilation 1,1 x 3960 CFM x 11,6 TC 50529,6

0,68 x 3960 CFM x 56 gr/lb 150796,8

SA fan gain (blow through) 2,5 % 6806,80

Pump gain RA duct gain

RA fan gain 0 %

` 4.2.5. Lantai 7

Luas total ruangan lantai 7 kantor Direktorat Jendral Pajak Yogyakarta adalah

14191,30 ft2. Luas kaca untuk lantai 7 :

Kaca bagian utara 1497,97 ft2

Kaca bagian barat 538,74 ft2

Kaca bagian timur 538,74 ft2

Kaca bagian selatan 1177,31 ft2

Untuk luas dinding pada lantai 7 setelah dikurangi luas kaca adalah:

Luas dinding bagian utara 1085,4 ft2

Luas dinding bagian barat 619,5 ft2

Luas dinding bagian timur 619,5 ft2

Luas dinding bagian selata 1406,05 ft2

a. Besarnya beban kalor konduksi yang melalui kaca:

Q = U x A xT (BTU/hr)

Kaca disebelah utara Q = 18071,51 (BTU/hr)

Kaca disebelah barat Q = 6499,36 (BTU/hr)

Kaca disebelah timur Q = 6499,36 (BTU/hr)

Kaca disebelah selatan Q = 14203,07 (BTU/hr)

Besarnya beban kalor radiasi yang melalui kaca:

Q = SHGF x A x SC x CLF(BTU/hr)

Kaca bagian utara Q =19660,86 (BTU/hr) Kaca bagian timur Q =19911,83 (BTU/hr) Kaca bagian barat Q =18045,10 (BTU/hr) Kaca bagian Selatan Q =36873,35 (BTU/hr)

`

b. Besarnya beban kalor lampu dan peralatan listrik dihitung dengan

persamaan (4.4). Bila Lampu yang digunakan adalah jenis Fluorescent,

masing-masing 1 buah untuk setiap 9 m2 (29,52 ft2) dan diasumsikan

setiap lampu memilki daya 15 Watt maka untuk ruangan dengan luas

14191,30 ft2 banyak lampu yang digunakan adalah 480,725 buah ≈ 481 buah sehingga daya lampu untuk lantai 6 adalah 7215 Watt. Bila

Dokumen terkait