BAB IV. REKOMENDASI HASIL PEMELIHARAAN
4.1. Rekomendasi Hasil In Service / Visual Inspection
4.1.4. Periode tahunan
Tabel 4.4. Rekomendasi in service/visual incpection Tahunan
PERALATAN YANG DIPERIKSA
URAIAN KEGIATAN REKOMENDASI
Kebocoran pada katup udara
Tutup katup sebagaimana adanya selama 30 menit pada tekanan maksimum, amati apakah tekanan mengalami penurunan lebih 10 % dari tekanan maksimum (atau 15 % untuk kompresor dengan beban otomatik)
Periksa seluruh instalasi dan lakukan perbaikan
Sistem perpipaan, katup udara
Bersihkan arang dan kotoran lainnya dari bagian dalam pipa dengan sikat atau amlplas
Ganti bila jumlah arang sangat banyak dan tidak bisa dibersihkan
Membersihkan arang dari katup udara
Katup udara Ganti perangkat katup bila jumlah arang sangat banyak dan tidak bisa dibersihkan
Goresan dan keausan pada cincin, dan silinder
Cincin dan silinder Ganti bila cacat
Membersihkan tangki udara
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 39
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 40
1. Lampiran 1
LAPORAN HASIL PEMELIHARAAN KOMPRESSOR 100 JAM ATAU MINGGUAN
( CONTOH TYPE JAB SVB 600/250 )
MERK :
TYPE :
NO PERALATAN YG DIPERIKSA ACUAN HASIL
SEBELUMNYA KONDISI AWAL TINDAKAN KONDISI TERAKHIR 1 Motor Listrik
Amper starting (Ampere) 2 x In Amper running (Ampere) ≤ In Kipas pendingin motor
2 Bagian Compressor
Level minyak pelumas
Kebocoran minyak pelumas Saringan udara
Tekanan udara stage 1 6 Tekanan udara stage 2 25 Tekanan udara stage 3
3 Tangki dan pipa udara
Tangki udara
Pipa udara dan sambungan Klem pipa
Stop Valves Non Return valve
4 Panel Kontrol
Sumber tegangan AC (Volt) 380 Tegangan Kontrol DC (Volt) 48 Lampu indicator
Bendera indikator Counter
Terminal dan pengawatan Sakelar dan rele Bantu
Circle duty ( menit) 20 Automatic sequence (detik) 10
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 41
2. LAPORAN HASIL PEMELIHARAAN COMPRESSOR 2000 JAM ATAU TAHUNAN
( CONTOH TYPE JAB SVB 600/250 )
MERK :
TYPE :
NO PERALATAN YG DIPERIKSA ACUAN HASIL
SEBELUMNYA KONDISI AWAL TINDAKAN KONDISI TERAKHIR 1 Motor Listrik
Amper starting (Ampere) 2 x In
Amper running (Ampere) ≤ In
Kipas pendingin motor Ukur tahanan isolasi
2 Bagian Compressor
Level minyak pelumas Kebocoran minyak pelumas Saringan udara
Tekanan udara stage 1 Tekanan udara stage 2 Tekanan udara stage 3 Tekanan udara stage 4 Coupling
Unloading valve stage 1 Unloading valve stage 2 Unloading valve stage 3 Unloading valve stage 4 Water and oil trap Minyak pelumas Coupling
3 Pengujian fungsi rele
Kompresor On Under pressure Kompresor Off Over pressure Sistem automatic
4 Tangki dan pipa udara
Tangki udara
Pipa udara dan sambungan Klem pipa
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 42
Non Return valve
5 Panel Kontrol
Sumber tegangan AC (Volt) 380 Tegangan Kontrol DC (Volt) 48 Lampu indicator
Bendera indikator Counter
Terminal dan pengawatan Sakelar dan rele Bantu
Duaty Cycle ( menit) 20
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 43 3. Formulir In Service Inspection Harian
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 44 4. Formulir In Service Inspection Mingguan
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 45 5. Formulir In Service Inspection Bulanan
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 46 6. Formulir In Service Inspection Bulanan
GI : Spesifikas Kompresor
NAMA BAY : Merk :
TANGGAL INSPEKSI : Tipe :
JAM INSPEKSI : No.Seri :
PELAKSANA :
NO KOMPONEN YANG DIPERIKSA I. Tanki dan pipa 1 Sambungan / katup / pipa Normal Rembes Bocor II. Sistem Kompresi 2 Section 1 Normal Rembes Bocor 3 Section 2 Normal Rembes Bocor 4 Section 3 Normal Rembes Bocor 5 Section 4 Normal Rembes Bocor Catatan : Penanggung Jawab ( ) ( )
FORMULIR CHECK LIST INSPEKSI LEVEL-1 KOMPRESOR UTAMA KEJADIAN KHUSUS PT.PLN (Persero) KONDISI PERALATAN ... ... ... ... Pelaksana Pekerjaan
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 47
7. Tipe pelumas untuk peralatan switching
Sebagai panduan untuk pemilihan pelumas dan minyak, penjelasan diberikan dibawah ini berdasarkan penggunaan .
Minyak “A”
Minyak pelumas ringan yang digunakan pada mekanisme operasi yang membutuhkan ketepatan dan pada PMT yang menggunakan semburan udara. Juga digunakan untuk pelumasan ulang pada bearing, yang tidak dapat dilumasi dengan grease G tanpa membongkar seperti pada gear penghubung.
Minyak “C”
Minyak PMT dengan viskositas ~ 17 cSt pada +20 o C. Hanya sesuai untuk temperatur > -10 o C.
Minyak “D”
Minyak PMT dengan viskositas rendah ~ 6 cSt pada +20 o C. dapat juga digunakan sebagai minyak pada dashpots. Untuk dashpots yang dicap dengan huruf “S” pada cover, harus menggunakan minyak “S”.
Minyak “S”
Minyak silicon yang dikhususkan untuk minyak dashpots dan untuk mekanisme operasi yang berat. Dashpots yang dicap dengan huruf “S” pada covernya harus diisi dengan minyak tipe ini.
Minyak “A “ Minyak “C “ Minyak “D “ Minyak “S “
ABB No. 1171 2039-1 1171 3011-101 1171 3011-102 1173 7011-106 MOBIL CASTROL SHELL OK MOBIL 1 (481127) 5W-30 Formula RS 5W-50 TMO synthetic 5W-30 Supersynthetic 5W-30 Energol ISH-V Univolt N61 - - NYTRO 10X - - -
Circuit-Br oil Univolt 42 (44)
- -
NYSWITCHO 3 AND 3X
Circuit br.Oil A65 Kalte schalteroel X - - - - DC 200 fluid 200 CS
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 48
Grease “G”
Grease temperature rendah untuk semua tipe bearing, gears dan worm gears serta valve pada PMT semburan udara. Juga sesuai untuk pelumas pada kontak plat perak diudara seperti PMS.
Juga dapat digunakan untuk greas pada O-ring yang dibuat dari bahan nitrile rubber dan sebagai pencegan korosi pada celah PMT tipe HPL.
Grease “N”
Untuk pelumasan pada kontak bergerak PMT berisolasi SF6 , sebagai contoh puffer cyclinders.
Lapisan grease yang sangat kecil seharusnya digosok pada permukaan kontak geser. Grease “L”
Grease suhu rendah digunakan khusus untuk melumasi mekanik yang
bagus seperti alat penangkap pada mekanisme pengoperasian yang harus dioperasikan pada suhu yang sangat rendah.
Grease “M”
Grease suhu rendah untuk pengoperasian jangka panjang dan pelumasan
permanen pada worm gears dan bagian mesin yang lain untuk mencegah bintik dan korosi.
Grease “G” Grease “N” Grease “L”
ABB No 1171 4014-407 1171 4016-607 1171 4016-606 ASEOL AG GULF MOBIL SHELL Montefluos S.p.A -
718EP synthetic grease Mobilgrease 28 Aero shell grease 22 - - - - - Fomblin OT 20 ASEOL SYLITEA 4-018 - - - - Grease “M” ABB No. 11711 4016-612
Kluber Isoflex Topas NB 52
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 49 Grease “K” dari 1986-08-01 diganti dengan grease “N”
Grease “P”
Vaseline untuk perawatan permukaan kontak pada sambungan-sambungan konduktor arus.
Grease “R”
EP-grease untuk roller bearing dengan pembeban berat, bearing geser,
cam discs dan catches ( grease lithium,solvent refined mineral oil with lithium soap and molybedenum disulphide) pada mekanisme operasi type FSA.
Grease “S”
Fluorsilicon grease untuk O-ring yang dibuat dari EPDM, digunakan juga
untuk mencegah korosi celah pada PMT tipe ED.
Juga untuk grease pada pelindung poros berputar PMT berenergi rendah type LTB.
Grease “P” Grease “R” Gresase “S”
ABB Nr 1171 5011-102 1171 4013-303 1171 4014-406
Svenska shell
G.A. Linberg & Co.AB Linatex Molystria AB Shell Vaseline 8401 - - - Molykote longterm 2 plus - - - Dow corning FS-3451 No.2
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 50
8. FMEA Kompresor Utama
No Sub-system Sub-Sub
System Fungsi Functional Failure
Failure Mode Level 1 Failure Mode Level 2 Failure Mode Level 3 Failure Mode Level 4 Failure Mode Level 5 1 Sistem Pengisian Udara Motor kompresor Pengisian tabung
bertekanan Tidak dapat berfungsi
Motor terbakar/Over Heat Over Load Kipas pendingan kotor Belitan Motor Hubung singkat isolasi belitan rusak Sumber tegangan Terganggu
MCB terbakar/Trip Over load
arus Magnetic Kontaktor rusak Kontak rusak (NO/NC) Koil terbakar Bearing Motor macet
Peluru pecah Over load
Kering Tidak ada
pelumasan
Kopling Kopling antara motor
dengan pompa kompresi Kopling rusak
Koping Pecah Kompresor terlalu sering kerja
Kebocoran
pada instalasi
Kopling aus Material tidak baik
Tanki Tempat penyimpanan udara bertekanan
Tidak dapat menyimpan udara bertekanan tinggi
Tekanan udara berkurang Sambungan tangki bocor Seal cacat/kotor ageing seal Pemasangan tidak benar Katup Cegah mencegah tekanan udara dari tangki kembali ke ruang kompresor apabila tekanan tangki lebih tinggi dari udara keluar
kompresor atau pada saat kompresor berhenti
Tidak dapat mencegah udara kembali ke
kompresor
Kotor Polutan dari
instalasi
Katup Pecah
umur katup
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 51
No Sub-system Sub-Sub
System Fungsi Functional Failure
Failure Mode Level 1 Failure Mode Level 2 Failure Mode Level 3 Failure Mode Level 4 Failure Mode Level 5
1 Sistem Pengisian Udara
Katup Pengaman
membuka dan membuang udara keluar jika tekanan melebihi 1,2 kali tekanan normal
maksimum dari kompresor
Tidak dapat membuang udara keluar
Bocor umur katup yang sudah tua Katup bekerja tidak
sesuai setelan Kerusak material (spring, tuas,umur) Pompa kompresi udara Pengisi udara bertekanan tinggi Kemampuan kompresi udara menurun Batang penggerak macet Kurang pelumasan Ring Piston aus Umur pemakaian
Pressure switch
Mengatur start dan stop motor kompresor
tidak berfungsi sesuai dengan setelan start atau
stop Pengotoran Kontak bekerja terus menerus Kontak tidak dapat bekerja ke-ausan material Kontak tidak
dapat bekerja Pressure
Gauge
Untuk mengetahui dan mengukur tekanan
udara
Penunjukan tidak sesuai Jarum Menunjuk rusak Oil Level Untuk mengetahui dan
mengukur level minyak Penunjukan tidak sesuai Gelas penduga kotor
Pengotoran oleh minyak pelumas 2 Panel Kontrol Terminal dan Wiring control Memberikan trigger pada motor kompresi untuk start dan stop dan
kontrol indikasi
tidak dapat memberikan trigger pada motor kompresi untuk start dan stop dan kontrol indikasi
Short circuit
Kabel terkelupas atau putus
kabel sudah tua Terjadi pemanasan
Dimakan tikus Ada binatang Panel tidak tertutup
rapat Terminal
berkarat
Polusi Lembab
Seal rusak Penuaan tidak ada heater/rusak Ketidaknormalan wiring/ kabel kontrol Salah pemasangan kabel terkelupas Sumber tegangan tidak berfungsi MCB
terbakar/Trip Over load arus Baut limit switch/rele
bantu lainnya longgar
Sering di operasikan
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 52
No Sub-system Sub-Sub
System Fungsi Functional Failure
Failure Mode Level 1 Failure Mode Level 2 Failure Mode Level 3 Failure Mode Level 4 Failure Mode Level 5 3 Panel Kontrol Lampu Indikasi Memberikan indikasi status instalasi dan
kontrol
Tidak dapat memberikan indikasi
Modul indikator rusak
Lampu putus umur Switch Sebagai manual operasi
motor kompresi
Tidak dapat berfungsi sebagai
manual operasi motor kompresi Switch rusak
Sering dioperasikan Meter tegangan dan arus Mengukur dan mengetahui tegangan
dan arus pada motor kompresi
Tidak menunjuk dengan benar Meter rusak Terminal lepas Counter kerja
motor kompresi
untuk mengetahui jam kerja motor kompresi
tidak dapat mengetahui jam kerja
motor kompresi Counter rusak
Lemari Panel
untuk melindungi peralatan tegangan rendah dan sebagai tempat secondary
equipment
tidak dapat melindungi peralatan tegangan rendah dan sebagai
tempat secondary equipment
Masuknya binatang kedalam lemari
Glenn kabel rusak Gland mengalami
penuaan
Adanya air / lembab pada dalam lemari,terminal kontak,aux contact
Seal pintu tidak elastis,sobek,rusak seal mengalami penuaan Heater tidak berfungsi Tidak mendapat supply tegangan Tidak tepat setting
heater tidak terpasang elemen pemanas
putus Pintu lemari rusak engsel rusak
4 Sistem saluran
Keran Membuka dan menutup aliran udara pada pipa
Tidak dapat membuka dan
menutup aliran udara pada pipa Keran macet
Penuaan
Korosi Lembab Pipa Mengalirkan udara ke
Tabung bertekanan
Tidak dapat mengalirkan udara ke Tabung bertekanan secara
maksimal
Bocor
Penuaan
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 53
DAFTAR ISTILAH
1. In service inspection : Pemeriksaan dalam kondisi bertegangan dengan panca indera.
2. In service measurement : Pemeriksaan / pengukuran dalam kondisi bertegangan dengan alat bantu.
3. Shutdown testing : Pengujian/pengukuran tidak bertegangan
4. Shutdown function check : Pengujian fungsi dalam keadaan tidak bertegangan.
5. Online monitoring : Pemantauan peralatan secara terus menerus melalui alat ukur terpasang.
6. On Line : Keadaan bertegangan
7. Off Line : Keadaan tidak bertegangan
8. Overheating : Panas berlebih
9. Over pressure : Tekanan lebih
Listrik untuk kehidupan yang lebih baik 54
DAFTAR PUSTAKA
1. Sutjiatmo, Indera Nurhadi (1981). Kompresor, Jakarta : Depdikbud
2. J.A. Becker & Söhne, Operating Instruction for Reciprocating Compressor, JAB 1982
3. C.M. Maskell, Maintenance and Operation of Air Compressor Plants, NAVFAC MO-206 January 1989.
4. SPLN 9 C : 1978,
5. Sutjiatmo, Indera Nurhadi, Kompresor, Dedikbud Jakarta 1981