• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Kewajiban | Development of Liabilities

Dalam dokumen Laporan Tahunan 2009 (Halaman 50-52)

2009 2008 2007

Kewajiban Lancar |Current Liabilities (Rp .000.000 | IDR .000.000) 659.502 473.418 390.645 Kewajiban Tidak Lancar |Non Current Liabilities (Rp .000.000 |IDR .000.000) 1.741.554 1.755.722 1.533.669 Jumlah Kewajiban |Total Liabilities (Rp .000.000 |IDR .000.000) 2.401.056 2.229.141 1.924.315

pada Catatan No. 18 atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 55 LK).

Beban Masih Harus Dibayar meningkat 44,51% pada tahun 2009 dan terkait dengan Bunga, Gaji, Upah, dan Tunjangan, seperti yang dijelaskan lebih detail pada Catatan No. 19 atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 56 LK), dan terkait dengan perkembangan usaha Perusahaan Anda.

Hutang Pajak meningkat sebesar 48,80% dan dijelaskan lebih detail pada Catatan No. 33c atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 71 LK). Perlu disebutkan bahwa UU No. 36 Tahun 2008 telah mengubah tarif pajak, dan Perusahaan Anda telah memenuhi ketentuan perusahaan terbuka yang memperoleh pengurangan pajak 5%, sebagaimana dijelaskan pada Catatan No. 33e atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 74 LK). Adapun Uang Muka Penjualan meningkat 195,03% pada tahun 2009, sehingga mencapai Rp 163.56 milyar. Peningkatan ini mencerminkan tingkat kepercayaan para pelanggan Perusahaan Anda, termasuk pelanggan domestik yang baru. Transaksi ini dijelaskan lebih detail pada Catatan No. 21 atas Laporan Keuangan

Konsolidasian (lihat halaman 57 LK). Kewajiban Tidak Lancar

Pada tahun 2009, Kewajiban Tidak Lancar menurun sedikit, meskipun ada peningkatan signifikan Hutang Hubungan Istimewa dan Pinjaman Jangka Panjang. Penyebab utama penurunan Kewajiban Tidak Lancar pada tahun 2009 adalah menurunnya Hutang Obligasi sebesar Rp 223,01 milyar, atau turun 13,28%, seperti yang dijelaskan lebih rinci dalam Catatan No. 24 atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 62 LK). Peningkatan Hutang Hubungan Istimewa didorong terutama oleh pemberian pinjaman tanpa bunga dan jangka waktu pembayaran tetap kepada MMR dan MML, perusahaan asosiasi yang berperan penting dalam pengembangan usaha Perusahaan Anda. Rinciannya ada pada Catatan No. 34d atas Laporan Keuangan

Konsolidasian (lihat halaman 81 LK).

Peningkatan Pinjaman Jangka Panjang pada tahun 2009 disebabkan terutama oleh pinjaman dari Raiffeisen Zentralbank Österreich AG (RZB), cabang Singapura, sebesar USD 15 juta, atau ekuivalen dengan Rp 141,00 milyar. Adalah GLP, anak perusahaan, yang memperoleh

are explained in detail in Note Nr. 18 to the Consolidated Financial Statements (see page 55 FS).

Accrued Payables increased by 44.51% in 2009, which is related to the increase in Interest, Salaries, Wages, and Fringe Benefits, as is explained in detail in Note Nr. 19 to the Consolidated Financial Statements (see page 56 FS), due to the development of Your Company’s business.

Tax Payables increased by 48.80%, which is explained in detail in Note Nr. 33c to the Consolidated Financial Statement (see page 71 FS). It is worth mentioning in this context that Law Nr. 36 Year 2008 has changed tax tariffs and Your Company has met the qualifications of listed companies that are eligible to obtain a 5% tax reduction, as is explained in Note Nr. 33e to the Consolidated Financial Statements (see page 74 FS).

Meanwhile, Advances on Sales increased by 195.03% in 2009, to reach IDR 163.56 billion. This increase reflects the trust of Your Company’s customers, including new domestic customers. The transaction is explained in detail in Note Nr. 21 to the Consolidated Financial Statements (see page 57 FS).

Non Current Liabilites

In 2009, Non Current Liabilities decreased slightly, although a significant increase occurred in terms of Due to Related Parties and Long-Term Loans. The main reason behind the decrease of Non Current Liabilities in 2009 was the decrease in Bonds Payable at the amount of IDR 223.01 billion, or a percentage of 13.28%, which is explained in detail in Note Nr. 24 to the Consolidated Financial Statements (see page 62 FS).

Increase in Due to Related Parties was mainly driven by the non-interest bearing loans with no fixed repayment schedule to MMR and MML, associated companies which play significant roles in Your Company’s business development. The details are explained in Note Nr. 34d to the Consolidated Financial Statements (see page 81 FS).

The increase in Long-Term Loans in 2009 was mainly driven by the loan of the Raiffeisen Zentralbank

Österreich AG (RZB), Singapore, at the amount of USD 15 million, or equivalent to IDR 141.00 billion. It was GLP, our subsidiary, which took up the loan to acquire and

pinjaman tersebut, untuk mengakuisisi dan menahan sebagian obligasi yang diterbitkan oleh BSPF pada 16 Oktober 2009. Dana hasil obligasi ini dipergunakan untuk mengembangkan usaha. Penjelasan lebih rinci ada pada Catatan No. 22 atas Laporan Keuangan

Konsolidasian (lihat halaman 57 LK). Investasi Barang Modal

Pada tahun 2009, Perusahaan Anda tidak mengadakan ikatan material untuk investasi barang modal. Pinjaman Jangka Panjang RZB dijamin dengan piutang, klaim asuransi, serta hipotek pertama dari tanaman perkebunan GLP dan GIN, yang direncanakan akan dikembalikan dengan bagian penjualan dalam mata uang USD. Pinjaman jangka panjang lainnya bersifat tidak material dan dalam mata uang rupiah.

Aset dan Kewajiban Moneter Dalam Mata Uang Asing Pada tahun 2009, Perusahaan Anda memiliki aset dan kewajiban dalam mata uang asing, sebagaimana dijelaskan lebih rinci pada Catatan No. 38 atas Laporan Keuangan Konsolidasian (lihat halaman 88 LK). Manajemen berpendapat bahwa risiko dampak fluktuasi nilai mata uang masih dalam batas yang dapat diatasi dengan mengandalkan penjualan dalam mata uang yang sama.

hold bonds issued by BSPF on 16 October 2009. The funds raised through the bonds are being used for business development purposes. More detailed explanations are included in Note Nr. 22 to the Consolidated Financial Statements (see page 57 FS).

Capital Good Investments

In 2009, Your Company has not closed any material binding in the context of capital goods investments. The RZB Long-Term Loan is secured by fiduciary of receivables and any claims of insurance as well as first ranking mortgage of plantations of GLP and GIN, and are planned to be repaid with a portion of the revenues in USD.

Other long-term loans are considered immaterial and denoted in IDR.

Monetary Assets and Liabilities in Foreign Currencies

In 2009, Your Company controlled assets and liabilities denominated in foreign currencies, as is explained in detail in Note Nr. 38 to the Consolidated Financial Statements (see page 88 FS). The Management believes that the risk of currency rate fluctuation is still within a range that can be overcome by relying on sales revenue in the same currency.

Penjualan produk Perusahaan Anda pada umumnya dilakukan berdasarkan kontrak penjualan, dengan volume dan harga yang telah ditetapkan. Kontrak inilah yang paling menentukan peningkatan atau penurunan penjualan, meskipun perkembangan pasar komoditi internasional memberikan patokan harga yang berlaku secara global.

Produk Karet Alam

Pada tahun 2009, harga internasional rata-rata Produk Karet Alam (berdasarkan patokan harga rata-rata penutupan bulanan RSS-3) adalah USD 1,92. Harga ini

The sales of Your Company’s products are generally conducted based on sales contracts, with fixed volumes and prices. These contracts are the actual determining factor of the increase or decrease of Sales, eventhough developments of the international commodity markets provide global benchmarks for pricing.

Natural Rubber Products

In 2009, the international average price of Natural Rubber Products (based on the average monthly closing price of RSS-3) was USD 1.92. At this level, the price was

Dalam dokumen Laporan Tahunan 2009 (Halaman 50-52)