8. Urusan Transmigrasi
2.3. Permasalahan Pembangunan Daerah
2.3.1. Permasalahan daerah yang berhubungan dengan prioritas dan sasaran pembangunan daerah.
A. Prioritas 1 : Pengembangan dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Permasalahan pada prioritas 1, adalah sebagai berikut :
1. Belum optimalnya revitalisasi perkebunan,
2. Masih rendahnya produktivitas pertanian dan peternakan ,
3. Terbatasnya Infrastruktur pertanian (irigasi, saluran air, jaringan jalan pertanian),
4. Terbatasnya jumlah dan kualitas tenaga penyuluh pertanian, 5. Belum berkembangnya komoditi unggulan karet, sawit dan kakao, 6. Rendahnya akses terhadap lembaga keuangan.
7. Belum tersedianya sarana dan prasarana pasar yang memadai 8. Belum berkembangnya potensi objek wisata
9. Belum berkembangnya koperasi dan UMKM
B. Prioritas 2 : Peningkatan Iklim Investasi dan Usaha Permasalahan pada prioritas kedua ini adalah :
1. Masih adanya permasalahan tanah dalam berinvestasi
2. Belum tersedianya data informasi tentang investasi di Sijunjung 3. Belum optimalnya promosi peluang investasi
C. Prioritas 3 : Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Permasalahan pada prioritas ketiga ini adalah :
1. Belum meratanya akses dan kualitas pendidikan di setiap jenjang pendidikan
2. Masih kurangnya lulusan SLTA yang diterima di Perguruan Tinggi Ternama
3. Kurangnya jumlah pemuda yang produktif
4. Belum berkembangnya cabang olah-raga unggulan untuk daerah
D. Prioritas 4 : Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Permasalahn pada prioritas peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut :
1. Belum optimalnya jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat
2. Belum tersedianya sarana, prasarana dan peralatan kesehatan yang memadai
3. Belum berkembangnya data, informasi, dan media promosi kesehatan 4. Belum terciptanya lingkungan yang sesuai standar kesehatan
5. Masih kurangnya jumlah dan mutu SDM Kesehatan 6. Masih tingginya angka kematian ibu melahirkan
7. Masih kurangnya kesadaran masyarakat akan gizi yang baik
E. Prioritas 5 : Peningkatan Infrastruktur dan Prasarana Dasar Permasalahan yang masih dihadapi pada prioritas ini adalah :
1. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeliharaan sarana dan prasarana umum
2. Belum berjalannya sistem pengawasan tata ruang dan pengendalian tata ruang.
3. Belum tersedianya sarana dan prasarana air bersih yang memadai
4. Belum tersedianya sarana infrastruktur yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi seperti jaringan irigasi, jalan, jembatan secara merata
5. Belum tersedianya sistim angkutan yang terpadu untuk menunjang ekonomi kerakyatan
6. Masih ada perumahan yang tidak layak huni
8. Belum tersedianya sarana dan prasarana telekomunikasi secara menyeluruh
F. Prioritas 6 :Pembangunan Energi
Permasalahan daerah pada prioritas pembangunan energi adalah :
1. Belum termanfaatkannya potensi SDA untuk meningkatkan energi listrik untuk masyarakat
2. Belum meningkatnya pemberdayaan masyarakat untuk melaksanakan pembangunan energi listrik alternatif
3. Belum terpenuhinya energi listrik hingga ke seluruh wilayah
G. Prioritas 7 : Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup
Pada prioritas pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup permaslahan yang masih dihadapi adalah :
1. Belum berkembangnya pengelo-laan potensi sumber daya alam
2. Kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan tambang berbasis lingkungan
3. Belum optimalnya pengendalian perusakan lingkungan pada sungai, lahan kering, hutan serta pengendalian bencana alam
H. Prioritas 8 : Penanggulangan Kemiskinan dan Daerah Tertinggal
Permasalahan yang masih dihadapi dalam melaksanakan prioritas ke delapan ini adalah:
1. Masih rendahnya pendapatan dan daya beli masyarakat miskin
2. Masyarakat miskin masih sulit mengembangkan usaha ekonomi baru 3. Belum meningkatnya pendanaan dan sistem kemitraan bagi UMKM 4. Masih adanya nagari atau jorong yang belum berlistrik
5. Sulitnya akses masyarakat daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan ekonomi
I. Prioritas 9 : Reformasi birokrasi dan tata kelola
Beberapa permasalahan yang masih dihadapi dalam melaksanakan reformasi borokrasi dan tata kelola adalah :
1. Belum optimalnya pengelolaaan aparatur daerah/ nagari yang efektif & efisien
2. Belum Terlaksananya penilaian kinerja aparatur daerah/ nagari dalam upaya mewjudkan sistim meritokratsi
3. Laporan kinerja pemerintah yang akuntabilitas & transparansi belum memperoleh nilai yang maksimal
4. Belum meningkatnya Ku-antias dan Kualitas data dan informasi
5. Belum Tersedianya sarana dan prasarana per-kantoran pemerin-tahan yang mendu-kung kinerja aparatur yang memadai
J. Prioritas 10. : Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pembangunan Daerah
Permasalahan pada prioritas ke sepuluh ini adalah :
1. Belum kuatnya peranan kelemba-gaan nagari dalam menunjang pembangunan
2. Belum terbangunnya komunikasi antara pemerintah dengan perantau secara kontinue
H. Prioritas 11 : Peningkatan Kehidupan Beragama, Sosial, Adat dan Budaya Pelaksanaan prioritas kesebelas masih menghadapi permasalahan sebagai berikut :
1. Belum meningkatnya kualitas SDM tenaga penyuluh, pembimbing, mubaligh/ da’i secara signifikan
2. Belum berkembangnya peranan nilai-nilai luhur sosial dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat
3. Belum meningkatnya pemahaman, penghayatan, pengamalan dan pengembangan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat 4. Belum berkembangnya dan meningktanya jumlah generasi muda penerus
2.3.2. Identifikasi Permasalahan Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah
Secara umum penyelenggaraan urusan Pemerintahan Daerah, baik urusan wajib maupun urusan pilihan di Kabupaten Sijunjung sudah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Namun demikian masih terdapat permasalahan-permaslahan dari penyelenggaraan urusan Pemerintahan tersebut sebagai berikut:
Urusan Wajib
a. Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana untuk mendukung program pemerataan pendidikan..
b. Kurang jumlah tenaga edukatif, terutama yang PNS untuk melakukan proses belajar disekolah.
c. Masih banyaknya jalan kabupaten/desa dalam kondisi kurang mantap, masih terdapatnya lokasi-lokasi yang kondisi alamnya (belum ada jembatan), padahal dilihat potensi kawasan tersebut sangat layak untuk dibangun jembatan permanen seperti di kecamatan Sumpur Kudus dan Sijunjung
d. Masih banyak areal sawah masyarakat yang belum terjangkau oleh jaringan irigasi teknis,
e. Masih kurangnya kuantitas dan kualitas peralatan berat untuk menunjang penanganan kegiatan fisik ke PU-an,
f. Masih banyak terjadi kerusakan lingkungan
g. Masih terjadi pengikisan tebing sungai akibat tidak terkendalinya luapan air sungai
h. Masih kurangnya ketersediaan obat dan sarana prasarana pelayanan kesehatan
i. Masih kurangnya kesetaraan gender dalam pembangunan j. Rendahnya kualitas dan produktifitas pencari kerja k. Belum terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik l. Kurangnya sarana prasarana perhubungan
m. Belum optimalnya pengembangan sistem informasi dan promosi daerah
Urusan Pilihan
d. Masih tingginya kebutuhan jalan usaha tani, jaringan irigasi desa, dan bibit unggul tanaman pertanian
e. Belum berkembangnya potensi pariwisata
f. Belum optimalnya pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak g. Belum optimalnya pengelolaan dan pemasaran produksi hasil
peternakan, perikanan dan pertanian h. Belum berkembangnya UKM
i. Belum optimalnya pengawasan terhadap kemetrologian dan perlindungan konsumen
j. Masih kurangnya kualitas dan kuantitas pasar
k. Belum berkembangnya industri potensial dan industri unggulan daerah
l. Belum optimalnya pembinaan, pengendalian dan pengawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan
m. Belum maksimalnya perlindungan dan pengelolaan terhadap sumber daya hutan
n. Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai dampak perusakan hutan o. Masih kurangnya kualitas dan kuantitas tenaga penyuluh
p. Belum berkembangnya penerapan teknologi pertanian
q. Belum optimalnya pembinaan, pengawasan dan pengelolaan bidang pertambangan
r. Masih adanya daerah yang belum berjaringan listrik s. Belum berkembangnya energi alternatif
t. Masih perlunya pendidikan dan pelatihan Sumber Daya Aparatur bidang ESDM