• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persaingan Sesama Industri

Dalam dokumen 4. ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 46-51)

4.4. Analisis Lingkungan Eksternal

4.4.2. Persaingan Sesama Industri

Persaingan antar perusahaan saingan merupakan ancaman yang berasal dari perusahaan kompetitor atau saingan yang bergerak pada bidang yang sama, dalam hal ini bidang jasa ekspedisi. Perusahaan yang memberikan ancaman serius bagi perusahaan pada umumnya berasal dari perusahaan yang telah lama berdiri yang memiliki banyak pengalaman dalam bidang transportasi jasa angkutan barang maupun yang memiliki banyak jenis jasa yang ditawarkan serta memiliki

92

Universitas Kristen Petra

keunggulan dalam hal penerapan teknologi informasi yang dapat mendukung proses bisnis perusahaan.

Dalam mendeskripsikan kekuatan kompetitif yang berasal dari persaingan sesama industri, data didapatkan dari hasil wawancara dengan beberapa informan.

Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan analisis trianggulasi atas data untuk memastikan validitas data. Hasil trianggulasi untuk lingkungan eksternal khususnya persaingan sesama indsutri dapat dilihat pada Tabel 4.10.

Tabel 4.10. Hasil Trianggulasi Untuk Persaingan Sesama Industri

Konsep Informan 1 (Bapak Kusbandono) selama ini ada banyak.

Ada kurang lebih 50 perusahaan di Surabaya pesaing utama saat ini ya PT. IJS dan PT. MSC bisa lebih banyak), dan harga bisa lebih murah.

Sedangkan untuk

93

Universitas Kristen Petra Konsep Informan 1

(Bapak Kusbandono)

Informan 2 (Bapak Hartono)

Informan 3 (Bapak Ridwan)

Keterangan dan fasilitas ke

customer. Perusahaan juga berusaha menanggapi keluhan-keluhan yang diberikan konsumen dan

menyelesaikannya dengan baik. Selain itu, juga harus memperluas relasi yang memiliki potensi menjadi pelanggan perusahaan

hubungan baik dan peningkatan pelayanan dengan meminimalkan keterlambatan pengiriman barang

Perusahaan juga harus

menanggapi setiap keluhan dari pelanggan sehingga hubungan baik dapat terjalin terus

Sumber: Olahan peneliti, 2013

Tabel 4.10 merupakan hasil hasil trianggulasi untuk lingkungan eksternal untuk bagian persaingan sesama industri. Hasil trianggulasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa data lingkungan eksternal untuk bagian persaingan sesama industri adalah valid.

4.4.2.1. Pesaing Perusahaan

Pesaing perusahaan yang kurang lebih setara dalam hal ukuran dan kekuatan adalah PT. IJS dan PT. MSC. Sebagaimana hasil yang didapat dari wawancara dengan Bapak Kusbandono (pemilik perusahaan), bahwa pesaing utama saat ini PT. IJS dan PT. MSC. Pendapat yang sama juga dikatakan oleh Bapak Hartono yang menyebutkan pesaing perusahaan adalah PT. IJS dan PT.

MSC. Berdasarkan informasi yang didapat dari Bapak Kusbandono, PT. IJS adalah suatu usaha layanan kargo yang mempunyai base operasi utama di Surabaya. Dalam mendukung pelayanan kepada konsumen PT. IJS memiliki armada sebanyak 40 unit dimana sebagian besar (90%) adalah trailer sedangkan sisanya truk dumper. Sedangkan PT. MSC merupakan perusahaan ekspedisi yang juga bergerak di bidang rental alat berat dan transportasi trailer.

4.4.2.2. Jumlah Pesaing

Salah satu tantangan dalam membuka usaha adalah persaingan antar pelaku usaha pada industri yang sama. Prospek cerah pada usaha ekspedisi menyebabkan banyak perusahaan yang memasuki industri ini, sehingga tingkat persaingan pun menjadi ketat. Berdasarkan informasi dari pemilik perusahaan

94

Universitas Kristen Petra

dapat diketahui ada banyak pesaing perusahaan. Ada kurang lebih 50 perusahaan di Surabaya. (perusahaan besar atau perusahaan kecil). Hal ini juga didukung pendapat Bapak Hartono yang menyatakan pesaing perusahaan yang ada di Surabaya kurang lebih antara 45-50 perusahaan. Berdasarkan hasil wawancara tersebut menunjukkan kurang lebih 50 perusahaan di Surabaya yang menjadi pesaing PT. Sariadi Wahana Jasa.

4.4.2.3. Kelebihan dan Kekurangan Produk/Jasa Pesaing

Setiap pelaku usaha perlu untuk mengenali pesaing agar perusahaan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pesaing sehingga dapat memperkirakan kemampuan pesaingnya dan dapat merumuskan strategi untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan dan respon pesaing. Masing-masing pesaing memiliki kelebihan dan kekurangan dari produk/jasa yang ditawarkan.

Ada beberapa dari perusahaan pesaing yang memiliki kontainer dan kapal sendiri sehingga fasilitas yang diberikan kepada konsumen lebih banyak (jadwal keberangkatan barang bisa lebih banyak), dan harga bisa lebih murah. Sedangkan untuk kekurangannya pengalaman di bidang ekspedisi masih kurang. Padahal dalam mengelola usaha ekspedisi, selain diperlukan hubungan baik dengan costumer (pengguna jasa), dituntut pula kecermatan dan kecepatan dalam mengikuti proses dan mekanisme kerja sesuai aturan yang berlaku, terutama dalam mengurus atau menyiapkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan institusi terkait, baik instansi pemerintah maupun perusahaan pelayaran. Salah satu kelebihan pesaing adalah memiliki armada transportasi yang lengkap seperti kapal sendiri, sedangkan kekurangannya ada beberapa perusahaan yang kurang memiliki pengalaman. Padahal konsumen seringkali memilih perusahaan ekspedisi karena faktor pengalaman.

Berdasarkan kondisi dapat diketahui bahwa pesaing-pesaing yang ada dalam bisnis penyedia jasa ekspedisi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan pesaing yang cukup menonjol salah satunya adalah memiliki armada transportasi yang lengkap sehingga mempunyai jadwal keberangkatan yang lebih banyak dan harga lebih

95

Universitas Kristen Petra

murah. Sementara itu salah satu kelemahan yang dimiliki oleh pesaing adalah kurangnya pengalaman yang dimiliki.

4.4.2.4. Strategi Pesaing dan Upaya Perusahaan Menghadapi Pesaing Persaingan di antara pesaing-pesaing yang telah ada biasanya merupakan persaingan yang paling penting. Kadang-kadang strategi yang dikembangkan suatu perusahaan dapat berhasil hanya dengan berkonsentrasi pada peningkatan keunggulan kompetitif yang secara langsung menyerang strategi pesaing. Oleh karena itu, pengetahuan dan pemahaman terhadap strategi pesaing merupakan hal yang penting bagi pelaku bisnis.

Jumlah perusahaan yang bergerak dalam bisnis ekspedisi di Surabaya kurang lebih ada 50 perusahaan. Jumlah ini adalah jumlah yang cukup banyak yang menjadikan persaingan dalam bisnis ekspedisi ini menjadi tinggi. Dalam bisnis ekspedisi, pesaing juga memiliki strategi dalam menjalankan usahanya.

Strategi pesaing antara lain adalah langsung datang ke konsumen-konsumen dan mempercepat service pelayanan. Selain itu kontainer yang diberikan ke konsumen yang bagus-bagus sehingga konsumen puas. Strategi masing-masing pesaing hampir memiliki kesamaan, yaitu dengan memberikan penawaran secara langsung kepada perusahaan. Berdasarkan kondisi ini dapat dikatakan bahwa pesaing mengutamakan strategi penjualan langsung ke pelanggan dan pemberian pelayanan yang maksimal kepada pelanggan.

Banyaknya jasa ekspedisi yang ada di Surabaya menjadikan setiap perusahaan berusaha untuk memberikan nilai yang terbaik kepada pelanggan perusahaan. Untuk perusahaan yang mempunyai armada transportasi yang banyak dapat memberikan jadwal keberangkatan yang lebih banyak dan memberikan harga yang lebih rendah. Berdasarkan data yang ada dapat diketahui bahwa PT.

Sariadi Wahana Jasa tidak mengalami kesulitan yang serius dalam menghadapi strategi yang dilakukan oleh pihak pesaing, kecuali untuk strategi harga yang lebih rendah. Meskipun demikian PT. Sariadi Wahana Jasa tetap mempunyai cara untuk menghadapi strategi dari pesaing sesuai dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan.

96

Universitas Kristen Petra

Dalam menghadapi pesaing, PT. Sariadi Wahana Jasa juga memiliki strategi, yaitu perusahaan selalu meningkatkan pelayanannya dan menjaga hubungan baik dengan konsumen sehingga konsumen tidak beralih ke pesaing.

Selain itu, perusahaan juga meningkatkan service dan fasilitas ke customer sehingga tidak tertinggal dengan pesaing. Perusahaan juga berusaha menanggapi keluhan-keluhan yang diberikan konsumen dan menyelesaikannya dengan baik.

PT. Sariadi Wahana Jasa juga memperluas relasi yang memiliki potensi menjadi pelanggan perusahaan. Dalam menghadapi pesaing, perusahaan mempertahankan pelanggan yang telah ada dengan berusaha membina hubungan baik dan peningkatan pelayanan dengan meminimalkan keterlambatan pengiriman barang.

Berdasarkan data dapat diketahui bahwa persaingan dalam bisnis ekspedisi tinggi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspedisi di Surabaya. Masing-masing perusahaan menerapkan strategi masing-masing untuk dapat mempertahankan pelanggan yang ada dan dapat menjaring pelanggan yang potensial. Untuk menghadapi strategi yang diterapkan pesaing, PT. Sariadi Wahana Jasa berusaha terus untuk dapat meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan.

Dalam dokumen 4. ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 46-51)

Dokumen terkait