• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Riil Setiap Sektor

Dalam sistem perekonomian, baik nasional maupun regional yang mengacu pada System of National Accounts (SNA), ada 9 (sembilan) kelompok sektor lapangan usaha, yang masing-masing mempunyai beberapa subsektor.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Parepare 2012 BAB I - 14

Tabel 9. Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (Sektor Ekonomi) Tahun 2007 – 2011

LAPANGAN USAHA 2007 2008 2009 2010*) 2011**) Rata-Rata 1.Pertanian 4,58 6,20 7,60 -0,56 3,24 4,21 2.Pertambangan /

penggalian 3,42 9,86 4,41 5,62 7,72 6,21

3.Industri pengolahan 2,96 4,76 4,50 2,64 5,53 4,08 4.Listrik, Gas & Air

Bersih 5,30 13,98 6,76 9,23 5,92 8,24

5.Bangunan 8,27 6,53 6,16 9,58 9,80 8,07

6.Perdagangan, hotel &

Restoran 7,23 8,68 5,84 6,45 8,55 7,35

7.Angkutan &

Komunikasi 5,64 6,74 6,13 6,41 6,45 6,28

8.Bank dan lemb.

Keuangan 13,69 8,38 18,05 24,85 24,85 17,96 9.Jasa-jasa 4,67 7,12 8,24 4,82 4,82 5,93 TOTAL PDRB 6.98 7.56 7.93 8.41 7.79 7.73

Sumber data: Buku PDRB Kota Parepare Tahun 2012 *) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Pertumbuhan ekonomi untuk masing-masing sektor lapangan usaha adalah sebagai berikut :

a) Sektor Pertanian

Sektor pertanian pada tahun 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 3,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami perlambatan hingga -0,56 persen. Hal ini lebih disebabkan oleh meningkatnya semua subsektor yang ada pada sektor pertanian. Subsektor peternakan dan hasil-hasilnya adalah subsektor yang paling banyak mengalami peningkatan (dari 6,54 persen menjadi 13,04 persen) disusul oleh subsektor perikanan yang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan (dari -3,09 persen menjadi 1,78 persen). Subsektor peternakan dan hasil-hasilnya dapat tumbuh sampai dengan 13,04 persen dikarenakan meningkatnya populasi ayam ras maupun ayam kampung ditambah lagi dengan pemasukan ayam ras sekitar seribu ekor sehingga stok ayam ras di Kota Parepare naik sekitar 30 persen. Produksi ikan juga meningkat pada tahun

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Parepare 2012 BAB I - 15

2011 ini. Curah hujan yang rendah menyebabkan intensitas nelayan melaut bertambah sehingga hasil tanggkapan ikan pun meningkat.

b) Sektor Pertambangan dan Penggalian

Pada tahun 2011 sektor ini mengalami pertumbuhan sebesar 7,72 persen. Pertumbuhan ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mampu tumbuh sebesar 5,62 persen. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya produksi barang galian tipe C sebagai efek dari perbaikan tatanan penggalian berupa penertiban lokasi penggalian dan prosedur penggalian yang ramah lingkungan.

Namun demikian, sektor ini masih mempunyai share terkecil dalam pembentukan PDRB Kota Parepare yaitu sekitar 0,30 persen.

c) Sektor Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan tumbuh sebesar 5,53 persen di tahun 2011; lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya (2,63 persen). Pembentuk PDRB Kota Parepare untuk sektor industri pengolahan hanya berasal dari subsektor industri non-migas. Oleh karena itu, share yang diberikan pun tidak terlalu besar yaitu berkisar 2,21 persen terhadap PDRB Kota Parepare.

d) Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih

PDRB sektor listrik, gas dan air bersih Kota Parepare mangalami perlambatan pada tahun 2011 yaitu hanya mampu tumbuh sebesar 5,92 persen, padahal ditahun sebelumnya sektor ini dapat tumbuh mencapai 9,23 persen. PDRB sektor ini dibentuk oleh subsektor listrik dan subsektor air bersih.

Kebutuhan masyarakat baik rumahtangga, pemerintah, maupun swasta akan pasokan listrik dan air bersih semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini tidak diimbangi dengan pasokan listrik dan air bersih yang semakin menurun pertumbuhannya di tahun 2011 ini, sehingga diperlu digalakkan adanya program hemat listrik. Pada tahun 2010 jumlah listrik yang diproduksi oleh PLN sebesar 67.178.796

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Parepare 2012 BAB I - 16

kwh, pada tahun 2011 meningkat menjadi 69.979.356 kwh.

Demikian juga dengan air bersih yang mampu disalurkan oleh PDAM juga mengalami peningkatan dari 3.549.775 meter kubik menjadi 3.763.950 meter kubik. Kontribusi sektor ini relatif stabil yaitu pada kisaran 1,3 persen. Masih sangat kecil dibandingkan dengan kontribusi sektor yang lain.

e) Sektor Bangunan / Konstruksi

Pertumbuhan sektor bangunan / konstruksi di tahun 2011 ini sebesar 9,80 persen, sedikit mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2010 yaitu sebesar 9,58 persen. Kontribusi/sharing sektor ini terhadap PDRB Kota Parepare sebesar 8,42 persen.

f) Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran

Tahun 2011 sektor ini tumbuh pesat mencapai angka 8,55 persen, lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan tahun 2010 yang hanya 6,45 persen. Subsektor perdagangan besar dan eceran tumbuh paling cepat dibandingkan subsektor hotel dan restoran yaitu sebesar 8,69 persen. Hal tersebut bisa dilihat dengan bermunculannya minimarket seperti alfamart dan indomaret di Kota Parepare.

Pertumbuhan sektor perdagangan, hotel, dan restoran dukung juga oleh pertumbuhan subsektor hotel sebesar 7,08 persen dan subsektor restoran sebesar 8,10 persen. Letak Parepare yang strategis didukung oleh sarana dan prasarana yang lengkap, serta terus bertambahnya jumlah hotel dan tempat-tempat penyedia makanan sangat mendorong majunya sektor ini. Selama sepuluh tahun terakhir struktur ekonomi Kota Parepare didominasi oleh sektor ini dengan share pada kisaran 25,39 persen dari total PDRB Kota Parepare.

g) Sektor Angkutan dan Komunikasi

Seperti halnya sektor 6, sektor ini juga memperlihatkan pertumbuhan yang positif yaitu sebesar 6,45 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya (6,41 persen).

Meskipun selama enam tahun terakhir kontribusinya makin

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Parepare 2012 BAB I - 17

menurun, namun sektor ini tetap mampu memberikan kontribusi lebih dari 20 persen terhadap PDRB Kota Parepare.

Lunaknya syarat kepemilikan kendaraan bermotor dan berbagai kemudahan untuk memiliki kendaraan bermotor menjadikan makin meningkatnya permintaan konsumen terhadap sarana kendaraan bermotor sehingga jumlah kendaraan bermotor semakin bertambah. Sedangkan untuk subsektor komunikasi pada tahun 2011 tumbuh hingga 13,56 persen. Hal tersebut dibarengi dengan meningkatnya penggunaan komunikasi seluler serta menjamurnya usaha warnet dan layanan hotspot di setiap sudut Kota Parepare.

Berbagai promo yang ditawarkan oleh operator seluler dan semakin mudahnya memperoleh alat komunikasi juga ikut andil dalam sektor ini. Kedua hal tersebut merupakan indikator tumbuhnya sektor angkutan dan komunikasi.

Subsektor komunikasi selama lima tahun terakhir selalu tumbuh di atas 10 persen.

h) Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

Pertumbuhan sektor ini agak melambat jika dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun melambat, namun pertumbuhan sektor ini masih cukup tinggi disetiap tahunnya, yaitu diatas 10 persen. Tercatat pada tahun 2011 pertumbuhan sektor ini mencapai 12,52 persen. Hal ini dapat terlihat dari semakin menjamurnya lembaga Non-Bank yang menawarkan berbagai macam pinjaman dan jasa sewa bangunan untuk tempat tinggal maupun usaha. Masing-masing subsektor menunjukkan pertumbuhan positif. Sektor ini memberikan kontribusi sebesar 14,94 persen dari total PDRB Kota Parepare.

i) Sektor Jasa-jasa

Pada tahun 2011, sektor ini mengalami sedikit perlambatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu sektor ini mampu tumbuh sebesar 4,82 persen, tahun ini hanya mampu tumbuh sebesar 4,32 persen saja. Walaupun mengalami sedikit perlambatan, namun sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar bagi PDRB Kota Parepare,

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Parepare 2012 BAB I - 18

share yang diberikan yaitu sebesar 20,99 persen. Untuk sektor jasa-jasa, sub sektor pemerintahan umum masih sangat mendominasi. Artinya meningkatnya sektor jasa-jasa ini lebih disebabkan oleh peran pemerintah bukan peran masyarakat secara umum. Oleh karena itu, subsektor swasta baik sosial kemasyarakatan, hiburan dan rekreasi perorangan dan rumahtangga yang sebenarnya cukup potensial perlu semakin digenjot sehingga kontribusinya yang masih 1,78 persen bagi perekonomian Kota Parepare bisa semakin ditingkatkan.

Dapat dikatakan peranan subsektor jasa swasta (yang terdiri dari jasa sosial kemasyarakatan, jasa hiburan dan rekreasi, dan jasa perorangan dan rumah tangga) masih sangat kecil.

Penyebabnya karena masih minimnya skil/keahlian penyedia jasa dalam menaklukkan pasar, seperti masih kurangnya promosi dan juga strategi bersaing. Padahal Kota Parepare berpotensi untuk meningkatkan pendapatannya di subsektor ini. Hanya saja diperlukan pengelolaan yang baik sehingga dapat memberikan impact yang maksimal.