Gambar 13 Peta India
India adalah negara yang mendominasi wilayah luas yang dikenal sebagai benua Asia Selatan. Negara ini memiliki penduduk lebih dari 1,2 miliar orang. India adalah negara kedua yang paling padat penduduknya (setelah China) dan negara demokrasi terbesar di dunia. Berbentuk kasar seperti segitiga terbalik, India membentang dari pegunungan Himalaya yang tinggi di utara hingga ke negara pulau Sri Lanka di selatan. India menjadi bangsa modern yang merdeka di tahun 1947, setelah Perang Dunia II. Pada tahun itu, Inggris menarik diri dari benua setelah membagi sebagian besar wilayah menjadi dua negara, India dan Pakistan.
Selama dekade terakhir atau lebih, India telah mengalami pertumbuhan konstan dalam PDB, bersamaan dengan pertumbuhan yang berkesinambungan dari liberalisasi dari tahun 1991 hingga saat ini. Negara ini juga telah membuka pintunya untuk menarik investor dan perusahaan asing untuk lebih meningkatkan pertumbuhan. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari lingkungan bisnis di India, maka dilakukan PEST Analysis berikut.
India adalah salah satu dari dua negara di BRIC yang memanfaatkan sumber daya manusianya yang luar biasa banyak untuk mendulang devisa. Banyak negara-negara barat yang melakukan outsource ke India. Selain karena tenaga kerja yang murah di India, juga karena kemampuan bahasa Inggris orang India yang cukup bagus sehingga memudahkan komunikasi. Jadilah India menjadi powerhouse negara-negara barat terutama untuk sektor jasa dan IT. India bersama Cina digadang-gadang akan segera menjadi kekuatan ekonomi dunia. Pertumbuhan ekonominya termasuk yang tercepat di pertengahan tahun 2000-an. Susah mencari universitas di Eropa (mungkin juga di US) yang tidak memiliki mahasiswa dari India. Masalah terbesar India adalah korupsi. Memang ekonomi India tumbuh pesat tapi ini sangat tidak merata. Jumlah penduduk miskin India lebih besar dari penduduk seluruh Eropa. Pembangunan infrastruktur di India sangat lambat karena maraknya korupsi. Sedangkan infrastruktur adalah salah satu syarat jika ingin menuju perkembangan ekonomi yang bisa lebih berkelanjutan (sustainable).
Saat ini ekonomi India lebih bertumpu pada sektor jasa terutama teknologi informasi. Di bidang industri manufaktur India kurang bisa berbicara banyak. Salah satu kekurangan dalam bidang jasa adalah akan sangat mudah disaingi jika ada negara lain yang memiliki kemampuan dalam bidang jasa yang sama tetapi mampu menawarkannya dengan harga yang lebih kompetitif. India akan menjadi negara pertama yang dikeluarkan dari BRIC karena performance ekonominya. pertumbuhan ekonomi India terus menurun. Dari sekitar 9 persen tahun 2010 menjadi sekitar 5% tahun 2012. Kalau hal ini terus terjadi, maka India akan diturunkan peringkat investasinya. Penurunan ini dikarenakan ekonomi India yang masih sangat tergantung pada negara-negara barat seperti eropa dan amerika. Ketika negara-negara barat terkena krisis, maka ekonomi India juga terpukul. India susah mengalihkan ekspor industri jasanya ke negara lain karena kebanyakan negara-negara lain (selain Eropa dan Amerika) memiliki sektor jasa yang harganya lebih murah dari harga sektor jasa India. Harga yang dipatok untuk industri jasa di India kebanyakan adalah harga untuk negara-negara barat. Sebagai gambaran perbandingan gaji seorang software engineer di India adalah sekitar 60-75% dari gaji software engineer di eropa.
3.5.1 Politic Analysis
Gambar 14 Identifikasi Analisis Politik India
Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, India berjalan dengan bentuk pemerintahan federal. Lingkungan politik sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah, kepentingan politisi, dan ideologi dari beberapa partai politik yang berada di negara India. Akibatnya, lingkungan bisnis di India dipengaruhi oleh faktor-faktor politik multivariat. Sistem perpajakan berkembang dengan baik. Beberapa pajak seperti pajak penghasilan, pajak jasa dan pajak penjualan yang dikenakan oleh Union Government. Pajak lainnya seperti octroi dan utilitas, diurus oleh badan-badan lokal. Privatisasi juga dipengaruhi dan pemerintah mendorong bisnis gratis melalui berbagai program.
a. Kebijakan pajak
India memiliki struktur pajak yang dikembangkan dengan baik dengan struktur federal tiga-lapis, yang terdiri dari Pemerintah Uni, pemerintah negara dan badan perkotaan & pedesaan lokal. Kekuatan untuk memungut pajak dan bea didistribusikan di antara tiga tingkatan pemerintah, sesuai dengan ketentuan konstitusi India. Pemerintah Uni diberdayakan untuk memungut adalah pendapatan pajak penghasilan, tugas bea cukai, central cukai dan pajak
penjualan dan pelayanan pajak. Pajak pokok yang dipungut oleh Pemerintah Negara adalah penjualan, bea materai, pendapatan tanah, hiburan dan pajak profesi & pemanggilan. Badan lokal diberdayakan untuk memungut pajak atas properti, Pajak Octroi dan pajak / retribusi untuk utilitas seperti air bersih, drainase, dan lain-lain.
b. Privatisasi
India sedang mengurangi politik antar muka dalam pengelolaan perusahaan, yang mengarah ke peningkatan efisiensi dan produktivitas. Saat ini India melakukan perbaikan kinerja perusahaan akan tetapi beberapa waktu kemudian India mengalami banyak masalah sehingga memutuskan untuk privatisasi.
c. Deregulasi
Pemerintah India membuat undang-undang atau kebijakan yang mengatur kebebasan melakukan bisnis di India.
d. Regulasi perdagangan internasional
Adanya regulasi perdagangan internasional ini menyebabkan dari hari ke hari semakin fleksibel dalam melakukan perdagangan luar negeri.
e. General initiatives
Adanya kebijakan politik utama ketika akan memulai bisnis di India
f. Stabilitas pemerintahan
g. Stabilitas internasional
Tidak adanya perang dan permasalahan negara India itu sendiri. Perang seperti di Irak; misalnya, akan menyebabkan ketidakpastian pada pasar.
3.5.2 Economic Analysis
Gambar 15 Identifikasi Analisis Ekonomi India
Perekonomian India secara signifikan dapat dikatakan stabil, terutama sejak diperkenalkannya kebijakan reformasi industri di tahun 1991. Sesuai kebijakan, pengurangan perizinan industri, liberalisasi modal asing, pembentukan FIBP dan sebagainya, telah menghasilkan peningkatan konstan dalam lingkungan ekonomi India. Negara ini mencatat PDB sebesar $ 5,07 triliun pada tahun 2013, menyusul tingkat pertumbuhan PDB yang meningkat sebesar 5 % pada tahun 2014 dibandingkan dengan 4,35 % pada tahun 2013.Berikut adalah kebijakan baru yang dirancang oleh India pada tahun 1991:
Kebijakan terhadap modal asing telah dibebaskan. Pangsa penyertaan modal asing meningkat dan dalam banyak kegiatan 100 % Foreign Direct Investment (FDI) diizinkan. Perizinan diberikan secara otomatis untuk perjanjian teknologi dengan perusahaan asing Badan Promosi Penanaman Modal Asing (FIPB) didirikan untuk mempromosikan dan
meningkatkan channel investasi asing di India.
3.5.3 Social Analysis
Gambar 16 Identifikasi Analisis Sosial India
Perubahan tren sosial dapat berdampak pada permintaan produk perusahaan dan ketersediaan dan kemauan individu untuk bekerja. Faktor-faktor sosial ini juga mengacu pada perubahan yang akan berdampak pada lingkungan bisnis. Misalnya, kenaikan populasi yang menua India menghasilkan kenaikan yang cukup besar dalam biaya pensiun dan peningkatan kerja dengan banyaknya pekerja yang lebih tua. India memiliki populasi lebih dari 1,2 miliar orang dengan sekitar 70 % berada di rentang usia antara usia 15 dan 65. Oleh karena itu, diadakan struktur dengan persentase sesuai dengan usia. Struktur ini menerjemahkan berbagai fleksibilitas, pendidikan, sikap kerja, distribusi pendapatan, dan sebagainya.
3.5.4 Technology Analysis
Gambar 17 Identifikasi Analisis Teknologi India
Teknologi secara signifikan mempengaruhi pengembangan produk. India telah memasuki 3G dan teknologi 4G yang telah memfasilitasi beberapa proyek teknologi mereka. Negara ini juga memiliki salah satu sektor IT terkuat di dunia, mempromosikan pengembangan IT secara konstan, upgrade software dan kemajuan teknologi lainnya. Baru-baru ini, India juga telah berusaha untuk meluncurkan satelit mereka ke ruang angkasa.