laboratorium, juga sangat memadai yang terdiri dari ruang kuliah, ruang seminar, ruang komputer, studio tugas akhir, ruang unsur pimpinan Prodi, ruang administrasi, ruang dosen, ruang laboran, ruang rapat, dan perpustakaan.
2.4 Profil Layanan Kemahasiswaan
Mahasiswa PSTP Unsyiah terlibat sangat aktif dalam kegiatan akademik di dalam lingkup program studi, fakultas bahkan universitas. Selama ini, mahasiswa PSTP Unsyiah terlibat aktif dalam forum akademik yang diadakan pada program studi baik sebagai panitia maupun sebagai peserta. Mahasiswa PSTP Unsyiah juga ikut dilibatkan dalam penyusunan anggaran tahunan dalam kegiatan yang berhubungan dengan kemahasiswaan. Mahasiswa PSTP Unsyiah juga dapat berorganisasi secara aktif dalam organisasi kemahasiswaan seperti di tingkat Program Studi adalah Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP).
Sedangkan organisasi mahasiswa pada tingkat fakultas adalah adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM), dan di tingkat universitas adalah Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Keaktifan mahasiswa PSTP Unsyiah di setiap organisasi tersebut sangat berperan aktif dalam setiap kegiatan.
Selain itu, Pelayanan kemahasiswaan dapat berupa:
a. Bimbingan dan Konseling Pusat, Pusat Konseling PSTP Unsyiah memberikan layanan konsultasi pemecahan permasalahan pribadi kepada mahasiswa, baik permasalahan akademik, keluarga maupun sosial. Dalam pelaksanaannya mahasiswa yang memiliki permasalahan menjumpai satu orang dosen pengasuh konseling yang ditunjuk oleh pihak program studi. Apabila permasalahan tersebut berkaitan dengan akademik, dosen pengasuh konseling mengkonsultasikan permasalahan tersebut dengan dosen pengasuh akademik mahasiswa dan selanjutnya mencoba mencari penyelesaian dengan berkoordinasi dengan pimpinan program studi.
b. Beasiswa, Sumber beasiswa mahasiswa PSTP Unsyiah berasal dari beasiswa Pemda Aceh, Bidik Misi, PPA, beasiswa tugas akhir, dan lain-lain. Penerima
beasiswa dipilih dan ditentukan oleh bidang kemahasiswaan rektorat setelah dievaluasi.
c. Kesehatan, Pelayanan kesehatan bagi mahasiswa di Universitas Syiah Kuala di tangani langsung oleh pihak universitas melalui Rumah Sakit Prince Nayef Mahasiswa mendapat layanan pengobatan dan kesehatan gratis selama menjadi mahasiswa Unsyiah dengan hanya membayar satu kali pada saat mendaftar sebagai mahasiswa Unsyiah.
d. Kewirausahaan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kreativitas, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Kegiatannya meliputi: pelatihan kewirausahaan, kuliah tamu dan pembinaan Enterpreuneurship.
e. Informasi dan Bimbingan Karier, Informasi dan bimbingan karier bagi mahasiswa Unsyiah telah difasilitasikan oleh Career Development Centre (CDC).
Melalui kegiatan-kegiatan yang difasilitasikan oleh CDC inilah mahasiswa diberi kesempatan untuk mengembangkan softskills mereka untuk mempersiapkan diri terhadap persaingan kerja dan pengembangan karier. Informasi mengenai lowongan kerja juga diberikan oleh CDC, selain lowongan kerja yang masuk melalui program studi.
KETENTUAN AKADEMIK
3.1 Pengertian
a.
Sistem Kredit SemesterSistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan program.
b.
Semester1) Semester Reguler
Semester Reguler adalah satuan waktu kegiatan akademik yang terdiri atas 16 (enam belas) minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya secara efektif termasuk 2 (dua) minggu kegiatan penilaian, berikut kegiatan iringannya.
2) Semester Antara
Semester Antara adalah semester tambahan yang ditawarkan oleh program studi atas dasar kebijakan akademik fakultas pada pergantian semester. Semester Antara tidak harus diambil oleh semua mahasiswa.
a) Kegiatan perkuliahan untuk Semester Antara adalah kegiatan akademik yang setara dengan kegiatan 1 (satu) semester, yang dilaksanakan selama minimum 8 (delapan) minggu efektif.
b) Apabila Semester Antara diselenggarakan dalam bentuk perkuliahan, tatap muka paling sedikit 16 (enam belas) kali termasuk ujian tengah Semester Antara dan ujian akhir Semester Antara.
c) Pembiayaan untuk setiap sks diatur oleh Keputusan Rektor atau aturan Rektor lainnya.
c.
Satuan Kredit Semester (sks)1) Sks adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu program studi.
2) Jumlah sks per semester dan tata cara pelaksanaannya di setiap Program Studi harus mendapatkan pengesahan Rektor sebelum diterapkan.
3.2 Tujuan
a. Tujuan Umum
Tujuan Umum penerapan Sistem Kredit Semester di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) adalah menyajikan program pendidikan yang beraneka ragam dan fleksibel, sehingga mahasiswa dapat memilih mata kuliah-mata kuliah yang sejalan dengan minat, bakat, dan tuntutan lapangan kerja.
b.
Tujuan KhususTujuan khusus penerapan Sistem Kredit Semester adalah:
1) Memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
2) Memberikan kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah-mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya.
3) Memberikan kemungkinan agar sistem pendidikan dengan input dan output jamak dapat dilaksanakan.
4) Mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
5) Memungkinkan sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.
6) Memungkinkan pengalihan (transfer) kredit antar program studi dalam lingkungan Unsyiah.
7) Memungkinkan perpindahan mahasiswa dari perguruan tinggi lain ke Unsyiah.
3.3 Ciri-Ciri
a. Tiap-tiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan nilai kredit.
b. Banyaknya nilai kredit untuk masing-masing mata kuliah tidak sama.
c. Banyaknya nilai kredit untuk masing-masing mata kuliah ditentukan atas dasar besarnya usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dinyatakan dalam program perkuliahan, praktikum, kerja lapangan ataupun tugas-tugas lain.
3.4 Nilai Kredit Semester Dan Beban Studi 3.4.1 Nilai Kredit
a. Nilai Kredit Pembelajaran Kuliah, Responsi, dan Tutorial
Untuk perkuliahan, nilai satu sks ditentukan berdasarkan beban kegiatan selama satu semester yang meliputi keseluruhan dari tiga macam kegiatan per minggu sebagai berikut:
1) Untuk mahasiswa
Bobot 1 (satu) sks pada bentuk pembelajaran kuliah, responsi dan tutorial, mencakup:
a) kegiatan belajar dengan tatap muka 50 (lima puluh) menit per minggu per semester;
b) kegiatan belajar dengan penugasan terstruktur 60 (enam puluh) menit per minggu per semester; dan