• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

B. Temuan Penelitian

1. Profil Subjek

Berikut ini beberapa informan yang diteliti oleh peneliti di IAIN Salatiga. Subjek terdiri dari mahasiswa yang berstatus kuliah, teman dekat mahasiswa, orang tua mahasiswa dan dosen pembimbing akademik

85

mahasiswa yang bersangkutan. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing informan.

a. RF (21 tahun)

RF adalah seorang wanita lulusan MAN Salatiga tahun 2013. Sekarang ini RF sebagai mahasiswi semester VIII. RF berasal dari keluarga yang sederhana. RF tinggal dengan bapak ibunya di Candi. Ayahnya adalah seorang penjahit. Pada semester III, RF memutuskan untuk menikah dan satu tahun kemudian RF di karunia seorang putri cantik. RF mengenal baik dan sudah lama dengan suami. RF menikah pada tanggal 24 Oktober 2014. Pernikahan RF berlangsung dengan lancar karena telah mendapatkan restu dari orang tua. Setelah menikah RF bertempat tinggal di rumah suami yaitu di Ngablak Pulutan Salatiga. Disana RF merawat suami dan neneknya yang tinggal bersama. Sedangkan kedua mertuanya tinggal di Karang Alit Salatiga.

Salah satu teman dekat RF adalah ANH mahasiswi yang duduk di semester VIII. Seorang mahasiswi lulusan SMA N 1 Andong pada tahun 2013. ANH memberikan informasi kepada peneliti, bahwa sejak awal semester sudah dekat dengan RF, jadi sekitar 4 tahun. ANH sering menjadi teman curhat RF, begitu sebaliknya RF yang menjadi tempat curhat ANH karena sering bersama-sama ketika kuliah maupun main keluar. ANH sudah lama mengetahui kalau RF mahasiswa yang sudah menikah. ANH hadir dalam acara pernikahan RF tanggal 24 Oktober 2014 yang menikah secara resmi.

86

Siti Rukhayati M. Ag sebagai Dosen Pembimbing Akademik RF memberikan informasi kepada peneliti mengenai mahasiswa bimbingannya yang mempunyai prestasi yang baik. Menurut beliau, RF adalah mahasiswa yang disiplin. Dosen Pembimbing Akademik mengetahui bahwa RF telah menikah dan mengatakan bahwa ketika RF mengikuti kelas kuliahnya dulu, RF rajin berangkat, rajin bertanya dan kalau ada tugas dia disiplin mengerjakan tepat waktu. RF sering konsultasi dengan saya jadi saya tau seperti apa dia. Walaupun RF sudah berkeluarga tapi tidak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai sebagai seorang mahasiswa.

b. S (21 tahun)

S adalah seorang mahasiswi semester VIII, lulusan pada tahun 2013 dari SMK N 1 Ngablak jurusan pemasaran. S berasal dari keluarga yang sederhana. S tinggal bersama dengan kedua orang tuanya dan kakaknya yang telah berkeluarga. Kedua orang tua S bekerja sebagi petani sejak dulu. Sedangkan tempat tinggal di Salatiga berada di kos Pulutan Salatiga. S telah mengenal dengan calon suami sejak S berada di bangku SMK. Dengan kemantapan hati S dan calon suaminya sehingga S melangsungkan pernikahan pada tanggal 1 Juni 2016 secara resmi di rumah Gondangan kulon Giri Rejo Ngablak Magelang. Setelah S menikah, S tinggal bersama suaminya.

Ibu dari S yang berinisial Y adalah orang tua dari mahasiswi S yang telah memberikan dukungan, semangat dan selalu memotivasi S

87

untuk menjalankan kewajiban kuliahnya. Ibu Y tidak pernah lelah mengingatkan S untuk selalu menjalankan kewajiban terhadap sang pencipta alam semesta. S adalah satu-satunya anak perempuan yang menjadi kebanggaan keluarganya.

Menurut dosen pembimbing akademik yaitu Siti Rukhayati, S. Ag menyatakan bahwa S kurang rajin dan pasif ketika mengikuti perkuliahan. Dosen Pembimbing Akademik menilai bahwa dia kurang disiplin dalam mengerjakan tugas, kemudian pengaturan diri dia juga saya rasa kurang. Siti Rukhayati, S. Ag mengaku kurang tau terhadap pernikahan S, karena S ketemu saya hanya ketika bimbingan dan itu pun hanya meminta tanda tangan saja. Yang beliau tau saat ini S sedang mengajukan cuti kuliah.

Berdasarkan pengamatan peneliti, S adalah orang yang pendiam dan tertutup. Peneliti mengenal S sejak kuliah semester awal sampai sekarang. Menurut peneliti, S kurang bersungguh-sungguh dalam perkuliahan. S terlalu memudahkan terhadap dosen yang mudah, hanya kepada beberapa dosen yang kiler dan sulit perizinannya. S melangsungkan pernikahan pada tanggal 1 Juni 2016 secara resmi. Berdasarkan pengamatan peneliti S menikah karena S telah mengalami kecelakaan terlebih dahulu. S yang berbadan kecil tidak mengakui akan hal ini. Dua hari sebelum S melangsungkan pernikahan, S mengalami keguguran pada usia kehamilannya yang ke 7 sehingga S dirawat di rumah sakit selama sehari semalam.

88 c. S (22 tahun)

S adalah mahasiswi lulusan dari SMK Diponegoro pada tahun 2013 yang sedang menginjak perkuliahan pada semester VIII. S tinggal bersama kedua orang tuanya di Cengklok Tajuk Getasan Semarang. S adalah anak tunggal sehingga adalah satu-satunya harapan kedepan kedua orang tuanya. Orang tua S bekerja sebagai petani. S selalu pulang ke rumah ketika kuliah. S adalah anak yang rajin, disiplin dan ulet. S menikah pada semester III tepatnya tanggal 20 September 2014 secara resmi dan di langsungkan dengan pesta pernikahan di rumahnya. Saat ini S telah di karunia seorang buah hati.

Salah satu temannya yaitu YK (21 tahun) yang tinggal di Batur Wetan rt 01/13 Batur Getasan Salatiga. YK alumni dari SMK PGRI 2 Salatiga. Tahun 2013. YK tinggal bersama kedua orang tuanya dan adik mungilnya yang baru akan memasuki PAUD. YK sudah lama mengenal S sejak sebelum kuliah akan tetapi YK dekat dengan S baru setelah memasuki kuliah. YK memberikan informasi kepada peneliti bahwa S benar telah menikah pada tanggal 20 September 2014 secara resmi dan di langsungkan dengan pesta pernikahan di rumahnya. YK dan teman-teman kuliahnya telah menghadiri pernikahannya. Menurut YK, S adalah orang yangaktif dalam perkuliahannya dan S telah bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi kewajibannya. S mampu mengatur waktu untuk membagi tanggung jawabnya sebagai pelajar dan ibu rumah tangga.

89 d. SA (21 tahun)

Mahasiswi yang bernama SA sedang menginjak perkuliahan pada semester VIII. SA merupakan alumni dari MAN 1 Kota Magelang. SA tinggal bersama kedua orang tuanya dan saudaranya di Jambu Semarang. Kedua orang tuanya yang bekerja sebagai petani sangat mendukung perkuliahan putrinya. Bapak dan ibunya selalu mendukung apa yang di jadikan keinginan putrinya selagi hal itu positif dan dirasa bermanfaat. SA menikah pada waktu semester VI tepatnya pada tanggal 21 Januari 2016 secara resmi di rumah SA dan di lanjutkan pesta pernikahannya. Setahun kemudian SA mendapatkan sang buah hati yang menggemaskan. Sedangkan di Salatiga SA bertempat tinggal di Pondok Pesantren Alfalah Salatiga.

Menurut NK (21 tahun) salah seorang temannya yang merupakan alumni dari MAN 1 Kota Magelang. NK tinggal di Sanggrahan Tirto Grabag Magelang bersama kedua orang tuanya dan dua orang kakaknya. Kakak pertamanya telah berkeluarga dan kakak keduanya masih mengenyam pendidikan di pondok pesantren. NK menyakan bahwa SA tinggal satu pondok di al-Falah Salatiga dan SA anak yang rajin. SA benar menikah pada semester VI pada tanggal 21 januari 2016.

e. WRN (23 tahun)

WRN adalah mahasiswa semester VIII yang merupakan alumni dari SMA Muhamadiyah 1 Wonosobo. WRN bertempat tinggal di

90

Gono Gejagan Pakis Magelang bersama kedua orang tuanya dan adik laki-lakinya. WRN adalah dari kalangan orang yang berada. Ayah WRN bekerja sebagai petani dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. WRN adalah orang yang ramah, baik dan supel. WRN menikah pada tahun 2015 tepatnya waktu idhul adha secara resmi dan pesta perayaan menikahnya di lakukan pada tanggal 5 April 2017. Sedangkan di Salatiga WRN awalnya tinggal di kos Jangkungan Salatiga tepatnya dekat dengan kampus satu. Setelah itu pindah di kos Pulutan Salatiga sampai WRN merayakan pesta pernikahan. Semenjak itu WRN tidak tinggal di salatiga.

Berdasarkan pengamatan peneliti yang kadang menjadi tepat curhat informan, WRN mempunyai kelemahan fisik, apabila kecapean maka WRN akan langsung drop. Menurut peneliti WRN kadang suka menyepelekan dalam perkuliahan misalnya, pusing sedikit ijin tidak berangkat kuliah. Mudah sekali ijin dalam perkuliahan. Peneliti mengetahui hal ini karena peneliti sering mampir ke kos WRN yang tidak jauh dari kampus. WRN memang benar menikah pada waktu idhul adha tahun 2015 dan pesta pernikahannya dilakukan pada tanggal 5 April 2017 karena peneliti menghadiri pernikahan tersebut. Setelah menikah peneliti bekerja sebagai Guru SD di SD Pakis.

f. AL (21 tahun)

AL adalah mahasiswi semester VIII yang lulus dari Paket C pada tahun 2013. AL tinggal di Banyubiru Ambarawa Semarang

91

bersama kedua orang tua dan adiknya yang telah lulus dari SMA. AL hidup dengan kecukupan. Ayahnya bekerja sebagai petani dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan di Salatiga tempat tinggal AL sekarang berada di kos Pulutan Salatiga. AL adalah anak yang jujur dan modis. Awal AL menikah karena telah terjadi kecelakaan terlebih dahulu yaitu hamil di luar nikah. Akhirnya AL menikah pada tanggal 18 Juli 2011.

Salah satu informan yang merupakan bapak dari AL adalah seorang pekerja keras, beliau adalah seorang petani yang mengepalai keluarga. Bapak AL membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Beliau adalah seseorang yang patut di contoh karena keuletannya dalam bekerja. Bapak AL menyatakan bahwa AL menikah karena telah mengalami kejadian terlebih dahulu yaitu hamil di luar nikah. Bapak AL telah mendukung apa yang di inginkan puterinya seagi itu hal yang positif dan bermanfaat.

SA (22 tahun) adalah salah satu teman dekat AL yang merupakan alumni dari MA Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta. Dia tinggal di Magersari rt 02 rw 02 Sumur Musuk Boyolali bersama kedua orang tuanya dan 2 saudaranya. Sedangkan di salatiga SA berada di kos Pulutan Salatiga. SA memberikan informasi kepada peneliti bahwa SA mengenal AL sekitar satu tahun. SA menginformasikan kalau AL itu sering mengeluh galau, pusing mikir tugas. Tapi AL orangnya komitmen pada apa yang dia inginkan.

92 g. EM (22 tahun)

EM adalah mahasiswi lulusan MA Futuhiyyah Mranggen Demak tahun 2013. Saat ini EM sedang menempuh studinya pada semester VIII. EM tinggal bersama kedua orang tuanya dan kakaknya di rt 2/1 Wujil Bergas Semarang. EM mempunyai tiga saudara dan EM adalah anak bungsu. Dua kakak perempuannya kini telah berkeluarga dan satu orang kakak laki-lakinya yang telah menderita penyakit semacam autis. Bapak EM bekerja sebagai petani dan ibunya bekerja sebagai pedagang buah di pasar. Kedua orang tuanya mengharapkan kepada EM untuk menjadi seorang guru. Awalnya EM tidak ingin melanjutkan kuliah, EM ingin bekerja tetapi karena keinginan orang tua EM kemudian kuliah seperti saat ini.

EM adalah orang yang pendiam, tertutup dan keras kepala. EM menikah pada saat dia berada di semester tiga akhir yaitu pada tanggal 5 Juli 2014 secara resmi di KUA. EM mengambil cuti pada semester VI karena EM melahirkan sang buah hati dan EM kembali melanjutkan kuliah sampai saat ini. Setelah menikah EM masih tetap berada di rumah orang tuanya karena EM harus merawat kakaknya yang sakit autis. Sebagai anak bungsu EM menerima apa yang menjadi keputusan kedua orang tuanya dengan dukungan suaminya. h. I (22 tahun)

I adalah mahasiswa semester VIII alumni dari MAN 1 Boyolali tahun 2013. I bertempat tinggal di Pedut Wonodoyo Cepogo Boyolali

93

bersama kedua orang tuanya dan seorang kakaknya. Orang tuannya bekerja sebagai petani. I adalah anak yang rajin dan penurut. I selalu rajin berangkat dalam perkuliahan meskipun jarak jauh dari rumahnya. I menikah pada semester II tepatnya tanggal 17 Mei 2014. Setahun kemudian I di karuniai seorang buah hati yang lucu. I kemudian mengambil cuti kuliah karena melahirkan pada semester V dan melanjutkan kuliahnya lagi pada semester VI.

BSK (20 tahun) adalah salah satu teman dekat I alumni dari MAN 1 Boyolali pada tahun 2013. BSK bertempat tinggal di Ampel Boyolali bersama kedua orang tuanya dan adik perempuannya. BSK telah mengenal I sejak dari kelas XI MAN. BSK memberikan informasi kepada peneliti bahwa I benar memang sudah menikah pada semester II dan cuti pada semester V. I orang yang selalu semangat dalam belajar, disiplin dan tekun karena takut kalau ketinggalan.

Berdasarkan pengamatan peneliti, I adalah orang yang rajin dalam perkuliahan. I tidak pernah ijin kecuali ada hal penting di rumahnya. I selalu mengerjakan tugas tepat waktu, I disiplin terhadap tugas kuliah. I memang benar sudah menikaha walaupun peneliti tidak datang dalam acara pernikahannya karena memang seluruh teman-teman angkatan tidak ada yang di undang. Saya salut dengan I karena dia sangat semangat dalam kuliahnya walaupun dia sudah menikah.

94 i. SZ (22 tahun)

SZ adalah mahasiswa Pendidikan Agama Islam yang sedang menginjak semester VIII. SZ adalah lulusan dari MAN 1 Kota Magelang pada tahun 2013. SZ tinggal bersama kedua orang tuanya dan saudaranya di Wanteyan Lebak Grabag Magelang. SZ di Salatiga bertempat tinggal di Rumah Tahfidz Darul Ilmi Salatiga. SZ telah mempunyai teman dekat, teman curhat dan sering berbagi suka duka walaupun jarak jauh dan SZ memiliki kecocokan berkomunikasi dengan temannya sehingga menjadi calon suami. Pada akhirnya SZ menikah pada tanggal 23 Juni 2016 secara resmi.

AL (22 tahun) adalah salah satu teman dekat SZ yang berasal dari Boja Kendal alumni dari MA NU 04 Boja. AL tinggal di Boja bersama kedua orang tuanya dan saudaranya. Sedangkan di Salatiga AL tinggal di Rumah Tahfidz Darul Ilmi Salatiga bersama-sama denga SZ ddan teman lainnya. AL menyatakan bahwa SZ memang benar menikah pada tanggal 23 Juni 2016 secara resmi karena AL menghadiri acara pernikahan SZ.