• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program dan Kegiatan Urusan Lingkungan Hidup a. Tingkat Pencapaian Standar Pelayanan Minimal

Jenis pelayanan dasar SPM bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga sebagaimana telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota dan ditetapkan dalam Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.81

2011 tentang SPM Bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga adalah :

1) Pencegahan Pencemaran Air

Cara penghitungan realisasi pencegahan pencemaran air adalah persentase (%) jumlah usaha dan/atau kegiatan yang mentaati persyaratan administratif dan teknis pencegahan pencemaran air = (jumlah usaha dan/atau kegiatan yang telah mentaati persyaratan administratif dan teknis pencegahan pencemaran air) : (Jumlah usaha dan/atau kegiatan yang diawasi) x 100%. Pada tahun 2016 target Kabupaten Purbalingga untuk jenis pelayanan Pencegahan Pencemaran Air adalah 100%, untuk capaian realisasinya adalah 100%.

Lokasi kegiatan yang menjadi objek pemantauan yang dilakukan oleh tenaga laboran Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga meliputi 30 lokasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Purbalingga. Ke-30 lokasi pemantauan tersebut dikelompokkan menjadi 2 objek pemantauan yaitu, air sungai di 14 lokasi dan limbah cair yang disebabkan oleh aktifitas industri yang keluar dari proses produksi baik melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah atau tidak, sebelum memasuki badan air di 16 perusahaan industri. Target pengawasan pada tahun 2016 adalah 30 lokasi. Perhitungan realisasinya adalah (30/30) x 100%.

2) Pencegahan Pencemaran Udara Dari Sumber Tidak Bergerak;

Indikator jumlah usaha dan/atau kegiataan yang mentaati persyaratan administratif dan teknis pencegahan pencemaran udara dari sumber yang tidak bergerak dihitung dengan cara persentase (%) jumlah usaha dan/ atau kegiatan sumber tidak bergerak yang memenuhi persyaratan administratif dan teknis pengendalian pencemaran udara = (jumlah usaha dan/atau kegiatan sumber tidak bergerak yang telah memenuhi persyaratan administratif dan teknis pengendalian pencemaran udara) : (jumlah usaha dan/atau kegiatan sumber tidak bergerak yang potensial mencemari udara yang telah diinventarisasi) x 100%. Pada tahun 2016 realisasi target capaian SPM bidang lingkungan hidup Daerah Kabupaten Purbalingga untuk jenis pelayanan pencegahan pencemaran udara emisi dari sumber tidak bergerak di 9 cerobong perusahaan dan pencemaran udara ambien di 9 lokasi industri dan ruang publik yang dipantau oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga. Target pengawasan pada tahun 2016 adalah 18 perusahaan. Perhitungan realisasinya adalah (18/18) x 100%.

3) Penyediaan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi biomassa;

Kabupaten Purbalingga tidak melaksanakan penetapan kondisi dan status kerusakan lahan dan/atau tanah.

4) Tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.82

Pada tahun 2016 target Kabupaten Purbalingga untuk jenis pelayanan informasi tindak lanjut pengaduan masyarakat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup adalah 100%. Pada tahun 2016 pengaduan yang ditindaklanjuti ada 10 pengaduan, dan realisasinya ada 10 pengaduan permasalahan lingkungan yang ditindaklanjuti. Persentase perhitungannya adalah (10/10) x 100% = 100%. Cara perhitungannya persentase (%) jumlah pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pecemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti = (jumlah pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atauperusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti) : (jumlah pengaduan yang diterima instansi lingkungan hidup kabupaten dalam 1 (satu) tahun) x 100%.

Tabel 3.6

Realisasi Pencapaian SPM Bidang Lingkungan Hidup Tahun 2016

No Jenis Pelayanan Target

Nasional Target

Daerah Realisasi Ket

1. Pencegahan Pencemaran Air 100% 100% 30/30

(100%) - 2. Pencegahan pencemaran udara emisi dan

ambien 100% 100% 18/18

(100%) - 3. Informasi status kerusakan lahan dan/ atau

tanah untuk produksi biomassa 100% 100% 0% -

4.

Tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/ atau

perusakan lingkungan hidup 100% 100% 10/10

(100%) - Sumber : Badan Lingkungan Hidup, 2016

b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan

Dari segi anggaran, alokasi anggaran belanja langsung urusan lingkungan hidup sebesar Rp.7.282.947.000- (0,93%) dari total anggaran belanja daerah langsung urusan wajib yang dialokasikan dalam APBD Kabupaten Purbalingga Tahun 2016. Apabila dibandingkan dengan total anggaran belanja daerah langsung, alokasi belanja langsung urusan lingkungan hidup sebesar 0,84%.

Rincian pelaksanaan program dan kegiatan urusan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Lingkungan Hidup dapat dilaporkan sebagai berikut :

1. Program Penguatan Kelembagaan Perangkat Daerah a) Penyediaan Bahan dan Jasa Perkantoran

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlayaninya administrasi pegawai kantor sebanyak 25 PNS. Alokasi anggaran Rp.192.700.000,- realisasi Rp.173.868.832,- (90,23%).

b) Rapat Rapat Koordinasi dan Konsultasi

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya rapat-rapat dalam dan luar daerah sebanyak 25 PNS.

Perjalanan dinas dalam daerah sebanyak 465 oh dan perjalanan

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.83

dinas luar daerah sebanyak 281 oh. Alokasi anggaran Rp.141.000.000,- realisasi Rp.140.339.490,- (99,53%).

c) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpeliharanya sarana dan prasarana kantor berupa 1 gedung kantor, 1 mushola, 1 aula, 1 laboratorium, 3 mobil dinas dan 8 kendaraan roda 2 serta 1 gudang. Alokasi anggaran Rp.185.950.000,- realisasi Rp.178.811.225,- (96,16%).

d) Pengadaan Sarana dan Prasarana Kantor

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlengkapinya sarana penunjang operasional kantor, berupa:

timbangan kegiatan pendukung Adipura sebanyak 1 unit, lemari besi sebanyak 3 unit, mesin absensi sebanyak 1 unit, pengadaan lap top sebanyak 2 unit, komputer PC sebanyak 2 unit, printer sebanyak 2 unit, pergola sebanyak 1 unit. Alokasi anggaran Rp.96.000.000,- realisasi Rp.90.060.000,- (93,81%).

e) Pendidikan dan Pelatihan Pegawai

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tercukupinya Diklat PNS sebanyak 10 PNS. Alokasi anggaran Rp.20.000.000,- realisasi Rp.12.826.950,- (64,13%).

f) Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Laporan Kinerja SKPD Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersusunnya dokumen laporan tahunan, yaitu LKjIP, LPPD, LKPJ, Renja, LKD, dan laporan triwulanan Evaluasi Pelaksanaan Renja.

Alokasi anggaran Rp.30.000.000,- realisasi Rp.27.873.176,- (92,91%).

2. Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam a) Pelestarian Pohon di Perkotaan

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpeliharanya pohon turus jalan di perkotaan sebanyak 2.600 pohon. Alokasi anggaran Rp.50.000.000,- realisasi Rp.47.343.000,- (94,69%).

b) Pengelolaan dan Perlindungan Fungsi Lingkungan Hidup (DAK) Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terminimalisirnya genangan air dan sebagai media penyimpan atau menambah persediaan air bersih di dalam tanah berupa bangunan Sumur Resapan sebanyak 20 unit yang dibangun di Kantor Kecamatan Karanganyar, Kantor Kecamatan Kertanegara, SD dan SMP di wilayah Kecamatan Karanganyar dan Kertanegara. Alokasi anggaran Rp.101.588.000,- realisasi Rp.101.299.000,- (99,72%).

c) Pembangunan Tembok Keliling Hutan Kota Kandanggampang Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terbangunnya tembok keliling Hutan Kota Kandanggampang.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.84

Alokasi anggaran Rp.150.000.000,- realisasi Rp.149.623.450,- (99,75%).

d) Pembinaan Generasi Muda Bidang Lingkungan Hidup (Saka Kalpataru)

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya pembinaan generasi muda melalui sosialisasi Saka Kalpataru di 6 sekolah serta mengirim kontingen jambore lingkungan/perkemahan Bakti Saka Kalpataru ke Provinsi Jawa Tengah sebanyak 12 peserta dan ke Desa Munjulluhur, Kutasari sebanyak 100 peserta. Alokasi anggaran Rp.75.000.000,- realisasi Rp.73.128.750,- (97,51%).

e) Penyusunan Naskah Akademik Perubahan Perda dan Perbup tentang PPLH

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersusunnya dokumen Naskah Akademik Perda dan Perbup Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Alokasi anggaran Rp.50.000.000,- realisasi Rp.49.426.000,- (98,85%).

3. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup a) Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup (DAK)

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu pengadaan kendaraan bermotor roda 3 pengangkut sampah sebanyak 3 unit. Alokasi anggaran sebesar Rp.486.675.000,- realisasi sebesar Rp.471.205.648,- (96,82%).

b) Pengelolaan Laboratorium Lingkungan

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersedianya 1 paket reagen/bahan kimia untuk operasional/belanja bahan laboratorium berupa Ammonium Cell Test, COD Cell Test, Cyanide Cell Test, Cadmium Test, Lead Test, Nitrite Test, Chrome Test, BOD Nutrient Buffer Pillow, pH Universal, Aqua DM 20 L.

Alokasi anggaran Rp.37.000.000,- realisasi sebesar Rp.34.177.500,- (92,37%).

c) Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpeliharanya 3 (tiga) Hutan Kota (Kerkop, Wasesa dan Kandanggampang) dan 3 Taman Bantaran Sungai Gringsing dan Larangan melalui pemupukan, penyulaman dan pendangiran serta terpantaunya 20 kelurahan/desa di wilayah Kecamatan Purbalingga dan Kalimanah. Alokasi anggaran Rp.175.000.000,- realisasi Rp.172.648.000,- (98,66%).

d) Perbaikan dan Peningkatan Kualitas Sanitasi Lingkungan Permukiman

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersusunnya dokumen laporan Analisis Ketaatan Kegiatan Usaha

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.85

dalam Pengelolaan Limbah Cair (Pendukung Kegiatan PPLHD) dan Laporan Periodik Sampah Harian Kabupaten Purbalingga 2016.

Alokasi anggaran Rp.75.000.000,- realisasi Rp.73.861.000,- (98,48%).

e) Pemantauan Udara dari Sumber Tidak Bergerak Aktivitas Industri Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu teridentifikasinya sumber pencemar udara dari kegiatan industri pada 8 perusahaan sebanyak 1 dokumen (10 buku). Alokasi anggaran Rp.55.000.000,- realisasi Rp.53.961.000,- (98,11%).

f) Pendukung Bank Sampah

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya sosialisasi pembentukan dan pengembangan bank sampah sebanyak 90 orang. Alokasi anggaran Rp.30.000.000,- realisasi Rp.29.668.800,- (98,90%).

g) Pendukung Program Adiwiyata

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terbentuknya 15 sekolah adiwiyata yang berwawasan lingkungan dan tercapainya Sekolah Adiwiyata Nasional. Alokasi anggaran Rp.50.000.000,- realisasi Rp.48.734.000,- (97,47%).

h) Inventarisasi Gas Rumah Kaca

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terinventarisirnya/terpantaunya besaran nilai Gas Rumah Kaca di Kabupaten Purbalingga sebanyak 1 dokumen. Alokasi anggaran Rp.50.000.000,- realisasi Rp.49.335.000,- (98,67%).

i) Penyelesaian Kegiatan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup (Luncuran DAK)

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terlaksananya pengadaan kendaraan dumptruck sebanyak 1 unit, mobil laboratorium sebanyak 1 unit, tempat sampah terpilah sebanyak 40 unit. Alokasi anggaran Rp.947.634.000,- realisasi Rp.936.842.250,- (98,86%).

j) Fasilitasi Pengawasan dan Pembinaan Ketaatan Kegiatan/Usaha terhadap Pengelolaan LH

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpantaunya kegiatan/usaha terhadap pengelolaan lingkungan.

Alokasi anggaran Rp.25.500.000,- realisasi Rp.23.655.556,- (92,77%).

k) Pengadaan Alat Pemrosesan Sampah

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersedianya 1 unit alat pemilah sampah dan penghasil bahan bakar, ditempatkan di sebelah Barat Pasar Segamas, Kalimanah. Alokasi anggaran Rp.260.000.000,- realisasi Rp.259.270.500,- (99,72%).

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.86

l) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Review RTRW 2011-2031

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersusunnya dokumen KLHS Review RTRW 2011-2031 Kabupaten Purbalingga sebanyak 1 dokumen. Alokasi anggaran Rp.125.000.000,- realisasi Rp.96.311.700,- (77,05%).

4. Program Penyediaan dan Penyempurnaan Data dan Informasi Daerah Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Penyusunan Buku Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Purbalingga Tahun 2016.

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersedianya data/kondisi lingkungan hidup sebanyak 2 dokumen, 15 set buku. Alokasi anggaran Rp.55.000.000,- realisasi Rp.52.878.450,- (96,14%).

Rincian pelaksanaan program dan kegiatan urusan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum yaitu Program Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan.

Program dimaksud dilaksanakan melalui kegiatan : 1) Pengelolaan TPA Banjaran

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpeliharanya TPA Persampahan Desa Banjaran berupa pengadaan tanah urug, BBM, suku cadang dan servis eskalator dan bulldozer.

Alokasi anggaran Rp.308.000.000,- realisasi Rp..807.305.000,- (99,77%).

2) Pemeliharaan Kebersihan dan Keindahan

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersedianya upah harian lepas, BBM dan pemeliharaan kendaraan operasional persampahan, peralatan kebersihan dan pengadaan pakaian kerja lapangan. Alokasi anggaran Rp.2.855.900.000,- realisasi Rp.2.561.817.523,- (89,70%).

3) Pemeliharaan Drainase TPA Banjaran

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu terpeliharanya TPA Banjaran. Alokasi anggaran Rp.100.000.000,- realisasi Rp.99.711.950,- (99,71%).

4) Pengadaan Tempat Sampah

Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dimaksud yaitu tersedianya tempat sampah. Alokasi anggaran Rp.555.000.000,- realisasi Rp.449.565.400,- (81,00%).

c. Proses Perencanaan Pembangunan, Kondisi Sarana dan Prasarana Proses perencanaan pembangunan program dan kegiatan urusan lingkungan hidup melalui dan termuat dalam Renstra, Renja dan RKA SKPD Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Purbalingga. Kondisi sarana prasarana yang digunakan cukup memadai.

Hal lain yang perlu dilaporkan tidak ada.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.87

d. Permasalahan dan Solusi 1) Permasalahan

Permasalahan dalam menangani urusan wajib bidang lingkungan hidup oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga, antara lain : a) Perencanaan

Perencanaan pembangunan belum memasukkan adanya Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), sehingga potensi timbulnya dampak risiko terhadap lingkungan kurang dapat diantisipasi.

Dengan KLHS dipastikan setiap kebijakan, rencana, dan program (KRP) telah mempertimbangkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian implementasi KLHS dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.

b) Kompetensi Personil

Terbatasnya personil yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan. Sebagian besar pegawai kurang dalam kemampuan teknis/keahlian/diklat teknis di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, sehingga kurang maksimal mendukung kinerja kantor yang makin bertambah beban tugasnya.

c) Kelembagaan

Komisi Penilai AMDAL (KPA) Kabupaten belum mendapatkan lisensi dari Provinsi, sehingga KPA Kabupaten belum bisa bekerja sebagaimana mestinya dan masih dilaksanakan oleh Provinsi.

d) Peraturan/Regulasi

(1) Belum optimalnya pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) dan terbatasnya perangkat perundangan yang mengatur masalah lingkungan hidup.

(2) Belum berfungsinya aparat penindak pelanggar hukum khususnya masalah lingkungan.

(3) Belum adanya Peraturan Desa (Perdes) Lingkungan. Materi/

muatan Perdes dimaksud diharapkan bisa mengatur kegiatan yang boleh dilakukan dan larangan, denda yang sifatnya materi maupun non materi atau sanksi sosial dan kearifan lokal. Pada intinya Peraturan Desa semata-mata untuk menyelesaikan permasalahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

e) Tingkat Pengetahuan/Kesadaran

(1) Masih rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran aparatur pemerintah dalam pengelolaan dan pelestarian fungsi sumber daya alam dan lingkungan hidup.

(2) Masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dan pengusaha akan pentingnya upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup.

2) Solusi

Solusi yang telah ditempuh dalam rangka mengatasi permasalahan dalam menangani urusan wajib bidang lingkungan hidup oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga, antara lain :

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purbalingga Tahun 2016

Bab III

III.88

a) Perencanaan

(1) Perencanaan dan pelaksanaan pembangunan hendaknya mempertimbangkan aspek lingkungan hidup dalam rangka upaya melestarikan dan meningkatkan kualitas SDA-LH melalui KLHS.

(2) Meningkatkan pelaksanaan koordinasi antar unit kerja terkait dalam upaya pengelolaan SDA-LH di Kabupaten Purbalingga.

b) Kompetensi Personil

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola SDA-LH melalui pengikutsertaan dalam kegiatan kursus, pendidikan dan pelatihan, serta bimbingan teknis dalam pengelolaan SDA-LH.

c) Kelembagaan

(1) Mendesak Provinsi untuk segera memberikan lisensi kepada Komisi Penilai AMDAL Kabupaten.

(2) Meningkatkan sarana dan prasarana pengawasan lingkungan hidup.

(3) Menyediakan/menambah personil sesuai kompetensinya untuk mengelola Laboratorium Lingkungan dalam rangka operasionalisasi keberadaan laboratorium.

d) Peraturan/Regulasi

(1) Melaksanakan penataan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup (Peraturan Daerah, Keputusan Bupati, dan lain-lain), khususnya dalam pengelolaan SDA-LH.

(2) Meningkatkan peran dan fungsi aparat penindak pelanggar hukum khususnya masalah lingkungan.

e) Tingkat Pengetahuan/Kesadaran

(1) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran aparatur pemerintah dalam pengelolaan dan pelestarian fungsi sumber daya alam dan lingkungan hidup melalui pembinaan dan penyuluhan.

(2) Melaksanakan kegiatan penyuluhan, pembinaan, sarasehan dan sosialisasi tentang pentingnya melestarikan fungsi lingkungan hidup.

4. Program dan Kegiatan Urusan Pekerjaan Umum