• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUSTAKA

Aksornkoae S. 1993. Ecology and Management of Mangroves. The International Union of Nature and Natural Resources (IUCN) Wetlands Programme. Bangkok, Thailand.

Arief.A., 2003. Hutan Mangrove. Fungsi dan Manfaatnya. Penerbit Kanisius. Jakarta

Balai Konservasi Sumberdaya Alam DKI Jakarta dan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Mangrove. 2002. Rencana Pengelolaan Suaka Margasatwa Muara Angke DKI Jakarta.

Balai Konservasi Sumberdaya Alam DKI Jakarta dan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Mangrove. 2005. Laporan Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi, Penelitian dan Pendidikan Lingkungan Di Suaka Margasatwa Muara Angke DKI Jakarta.

Bengen.D.G., 2000. Teknik Pengambilan Contoh dan Analisis Data Biofisik Sumberdaya Pesisir. PK-SPL. Sekolah Pasca Sarjana.Bogor

Bengen.D.G., 2002. Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir. PK-SPL.Sekolah Pasca Sarjana.Bogor

Chapman, V. J. 1975. Mangrove Vegetation. Strauss and Cramer GmbH, German. Dahuri.R. et.all, 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan

Secara Terpadu. Penerbit PT. Pradnya Paramita. Jakarta

De Haan, J.H. 1931. Het een er ander over de Tjilatjapsche vloedbosche. Tectona 24:39-76.

Duke, N.C. dan Jackes, B.R. 1987. A Systematic Revision of The Mangrove Genus Sonneratia (Sonneratiaceae) In Australasia. Blumea, Vol. 32, No.2 (1987) : 277-302

Dinas Kehutanan DKI Jakarta dan Fakultas Kehutanan IPB. 1996. Draft Laporan Akhir : Pembinaan Habitat dan Satwa Liar di Daerah Khusus Ibukota Jakarta : Proyek Pembinaan Cagar Alam dan Hutan Lindung. Dinas Kehutana DKI Jakarta-Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Dinas Kehutanan DKI Jakarta dan Pusat Pengkajian Keanekaragaman Hayati Tropika Lembaga Penelitian IPB. 1997. Laporan Akhir : Perencanaan Konservasi Sumberdaya Alam di Kawasan Pantai Utara DKI Jakarta. Dinas Kehutanan DKI Jakarta-Pusat Pengkajian Keanekaragaman Hayati Tropika Lembaga Penelitian IPB. Bogor.

Dinas Kehutanan DKI Jakarta. 1996. Rencana Proyek Rehabilitasi Hutan Bakau. Proyek Pengembangan Hutan Bakau Propinsi DKI Jakarta. Jakarta. Environmental and Policy Institute East-West Center, International Union for the

Conservation For Nature and Natural Resources, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Foth,H.D., 1994. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Edisi Ke-Enam. Penerbit Erlangga. Jakarta

Gardner FP, Pearce RB, dan Mitchell RL. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. UI-Press.

Giesen, 1993. Indonesia’s Mangrove : An Update on Remaining Area and Main Management. PHPA/AWB Report No. 8. Bogor.

Hamilton. L and Samuel C. Snedaker., 1984. (Editor). Handbook for Mangrove Area Management

Hardjowigeno S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta. Hogarth, P.J. 1999. The Biology of Mangroves. Oxford University Press.

Hutchings, P. and. P. Saenger. 1987. Ecology of Mangroves. University of Queensland Press, London.

Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan IPB. 1994. Potensi Kawasan Hutan Angke-Kapuk Sebagai Kawasan Perlindungan Burung Air dan Habitatnya di Wilayah DKI Jakarta. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Kantor Pengkajian Perkotaan dan Lingkungan DKI Jakarta dan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian IPB. 1997. Studi Potensi Kawasan Perairan Teluk Jakarta : Final Report. Kantor Pengkajian Perkotaan dan Lingkungan DKI Jakarta-Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian IPB. Bogor

Kartawinata. 1977. A Preliminary Study of the Mangrove Forest on Pulau Rambut, Jakarta Bay. Mar. Res. Indonesia. 18 : 119 – 129.

Kathiresan, K. and B.L. Bingham. 2001. Biology of Mangroves and Mangrove Ecosystems. Centre of Advances Study in Marine Biology, Annamalai University, Parangipettai 608502.

Kusmana, C., Istomo, dan I. Hilwan. 1999. Penyusunan Identifikasi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lindung di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kerjasama antara Dinas Kehutanan DKI Jakarta dengan Fakultas Kehutanan IPB.

Kusmana, C., Istomo, S. Basuni, C.Wibowo, dan Iskandar.2005. Penanaman Mangrove dengan Tehnik Guludan di Kawasan Mangrove Sepanjang Jalan Tol Sedyatmo, Jakarta. Kerjasama antara Dinas Kehutanan DKI Jakarta, PT. Jasa Marga dengan Fakultas Kehutanan IP

Kusmana.C.2003. Teknik Rehabilitasi Mangrove. Fakultas Kehutanan. IPB. Bogor

LPP Mangrove dan Departemen Kehutanan. 2004. Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove (Draft Buku II). Departemen Kehutanan RI. Jakarta (belum dipublikasikan)

Lugo dan Snedeker. 1980.. Mangrove Ecosystem: Successional or steady state. Biotropica 12: 65-75.

Macnae, W. 1968. A general account of the fauna and flora of swamps and forests in the Indo West Pacific Region. Adv.Mar.Biol. 6:73-270.

Macnae, W. 1974. Mangrove Forest and Fisheries. IUFC/DEV/74/73. FAO. Roma : 35 pp.

McGuinness, K. A. 1997. Seed Predation in a Tropical Mangrove Forest-A Test of Dominance-Predation Model I on Northern Australia. Journal of Tropical Ecology 13(2): 293-302.

Ogrady, A. P., McGuiness, K. A., and Eamus D. 1996. The Abundance and Growth of Avicennia marina and Rhizopora sylosa in the Low Shore Zone of Darwin Harbour, Northern Territory. Australian Journal of Ecology 21(3); 272-279.

Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Fakultas Kehutanan IPB. 2000. Laporan Akhir : Penyususnan Identifikasi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lindung di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta-Fakultas Kehutanan IPB. Bogor

PT. Mandara Permai. 1994. Draft Laporan Akhir : Kajian Ulang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Pembaharuan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL) Rencana Pengembangan Kawasan Rekreasi dan Perumahan Kapuk-Jakarta Utara. Riptikon. Jakarta.

Saenger, P. 2002. Mangrove Ecology Silviculture and Conservation. Kluwer Academic Publishers.

Santoso N, Kusmana C, Sudarmana D dan Sukmadi R. 2007. Ekologi Tumbuhan Pidada (Sonneratia caseolaris (L) Engler 1897 ) Pada Kawasan Muara Angke Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Makalah

Santoso, N. dan P. Pranoto. 1997. Kualitas Kimia Fisik Air di Cagar Alam dan Hutan Lindung Muara Angke. Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Mangrove. Jakarta.

Soegiarto, K.A. dan A. Soegiarto. 1977. Sekilas Sejarah Penelitian di Perairan Teluk Jakarta. Dalam : Teluk Jakarta : Sumberdaya, sifat-sifat oseanologis, serta permasalahannya (Eds.; Hutomo, M., K.Romimoharto dan Burhanuddin). Proyek Penelitian Potensi Sumberdaya Ekonomi Lembaga Oseanologi Nasional-LIPI Jakarta. Jakarta.

Tomlinson, P.B. 1996. The Botany of Mangroves. Cambridge University Press, London.

van Steenis, C.G.G.J. 1958. Ecology and the Introductory Parts to the Monograph of Rhizophoraceae by Ding Hou. Flora Malesiana I. 5(4) : 431-447

Watson., 1928. Mangrove Forest of the Malay Peninsula. Published By Permission of The Federated Malay States Government, And Printed By Fraser & Neave, LTD., Singapore: Plates By Lascelles & Co., LTD., London

Widhiasari, R. 199 . Kondisi Perairan dan Perikanan Teluk Jakarta. Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB- Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Mangrove (LPPM). Bogor.

Dokumen terkait