TREND ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) KAB SUMBAWA BARAT 2010-
PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan Daerah
4.2.1. Program Utama Pembangunan Daerah
Pada tahun 2016 secara nasional dan regional masih dihadapkan pada berbagai masalah dan tantangan. Untuk itu strategi pembangunan daerah disusun berdasarkan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan berdasarkan permasalahan strategis nasional maupun regional tersebut. Arah kebijakan umum juga memperhatikan isu global yang berkembang, yaitu untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan global yang dikenal dengan Millenium Development Goals
(MDG’s). Selain itu, pembangunan daerah juga harus memperhatikan strategi
kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi, sehingga terjadi sinergitas kebijakan antar tingkat pemerintahan.
Secara garis besar capaian kinerja pemerintah dan program strategis di tingkat nasional diantaranya adalah: 11 Prioritas Pembangunan Nasional dan 3 Prioritas lainnya, Masterplan Percepatan Four Track Strategy yang fokus pada program pro
job, pro poor, pro grouwth, dan pro environment. Maka isu-isu strategis nasional
tahun 2016 antara lain:
1. Perwujudan Good and Clean Governance yang semakin kuat; 2. Masih tingginya angka kemiskinan dan angka pengangguran;
3. Terjadinya krisis energi nasional karena semakin terbatasnya energy fosil yang dapat berdampak pada produktivitas masyarakat dan produktivitas daerah serta menyebabkan rendahnya daya tarik daerah bagi investor;
4. Penurunan kualitas lingkungan dan peningkatan frekuensi serta intensitas bencana alam;
5. Masih rendahnya kemampuan pembiayaan pembangunan oleh pemerintah; 6. Masih tingginya ancaman Stabilitas Keamanan dan Ketentraman masyarakat; 7. Penanggulangan bahaya Narkoba;
8. Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN); 9. Penurunan Hambatan Perdagangan Antar Daerah; 10. Kesejahteraan dan Kesetaraan Gender;
11. Kesejahteraan dan Perlindungan Anak; 12. Tingginya angka kelahiran;
13. Tingginya angka kematian ibu dan bayi;
RKPD Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016
Penentuan program pembangunan daerah KSB Tahun 2011-2015, termasuk didalamnya Tahun 2016, dilakukan dengan mempertimbangkan dan/atau berpedoman kepada beberapa Dokumen Perencanaan Pembangunan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah KSB, Kebijakan Pembangunan dan Ketentuan Hukum lainnya sebagai berikut:
1. Tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs). Tujuan MDGs yang harus dicapai hingga tahun 2016 sebagai berikut: (a) menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, (b) mencapai pendidikan dasar untuk semua, (c) mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, (d) menurunkan angka kematian anak, (e) meningkatkan kesehatan ibu, (f) memerangi HIV/AID, malaria dan penyakit menular lainnya, (g) menjamin kelestarian lingkungan hidup, dan (h) mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.
2. Arahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Republik Indonesia Tahun 2014-2019. Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 2Tahun 2015 tentang RPJMN Tahun 2015-2019.
3. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional.
4. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan.
5. Arahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB Tahun 2013 - 2018. Berdasarkan PERDA Provinsi NTB Nomor 1 Tahun 2009 tentang RPJMD Provinsi NTB Tahun 2009-2013, terdapat beberapa Program Terobosan Pemerintah Provinsi NTB antara lain: (a) Program terobosan bidang sosial: anggaran pendidikan 20 %, beasiswa bagi siswa dan mahasiswa miskin, mencanangkan gerakan AKINO, ABSANO dan ADONO, kesehatan dan Desa Siaga; (b) Program terobosan bidang infrastruktur: pembentukan Kampung Media, pembentukan Desa Mandiri Energi, Gerakan NTB Hijau, Gerakan Kawasan Permata, Gerakan Ruang Hijau, sarana prasarana perhubungan darat dan udara; (c) Program terobosan bidang ekonomi dan rumpun hijau: penerapan system One Gate Service Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP), pencanangan Visit Lombok-Sumbawa 2012, Pencanangan Bumi Sejuta Sapi, Menciptakan 100 ribu wirausaha baru, program Desa Mandiri Pangan, revitalisasi penyuluhan, Gerakan Gemar Makan Ikan, Pasar Tani, kemitraan usaha; dan (d) Program terobosan bidang pemerintahan, pemantapan otonomi daerah dan reformasi birokrasi: kunjungan kerja keseluruh kabupaten/kota, sharing pelayanan
RKPD Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016
pendidikan dan kesehatan, pencanangan pemakaian PIN Anti Korupsi KPK, Fakta Integritas bagi pejabat struktural, dan menerapkan e-Procurement untuk transparansi pengadaan barang dan jasa.
6. Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 20 Tahun 2006 tetang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) KSB Tahun 2006-2025, yang berisi tentang Visi, Misi dan Arah Pembangunan Daerah dalam Jangka Panjang 20 Tahun.
7. Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 1 Tahun 2011 tentang RPJMD KSB Tahun 2011-2015 (terutama Bab X: PEDOMAN TRANSISI DAN KAIDAH PELAKSANAAN), disebutkanbahwa rancangan program dan kegiatan pembangunan satu tahun setelah periode RPJMD berakhir (yaitu tahun 2016) yang dituangkan dalam bentuk RKPD Tahun 2016, berisi: (a) Agenda menyelesaikan program dan kegiatan pembangunan Tahap II (2011-2015), (b) Mengatasi masalah-masalah pembangunan yang belum tertangani hingga Tahun 2015, dan (c) Mengantisipasi masalah-masalah pembangunan yang mungkin dihadapi Tahun 2016.
8. Kebijakan Bupati KSB tentang Pemenuhan Sembilan Kebutuhan Dasar Masyarakat KSB, meliputi: pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, kesempatan kerja, rasa aman, rasa nyaman, dan rasa senang.
9. Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) KSB Tahun 2015 yang menjadi bahan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2016 ini.
Berdasarkan berbagai dokumen perencanaan dan kebijakan di atas, maka Program Utama Pembangunan KSB yang menjadi pedoman dalam Peyusunan Program dan Kegiatan Pembangunan Tahun 2016 sebagai berikut:
1. Pemanfaatan Keunggulan Sumberdaya Alam untuk Pengembangan Pertanian Dalam Arti Luas dan Penumbuhan Aktivitas Pariwisata.
2. Pengelolaan Energi dan Sumberdaya Mineral ((listrik, gas dan air bersih, bahan tambang/galian) sesuai Azas Manfaat dan Kelestarian Lingkungan Hidup.
3. Pengembangan UMKM dan koperasi, terutama industri/agroindustri kecil dan rumahtangga dengan dukungan keunggulan sumberdaya pertanian dan sektor ekonomi lainnya.
4. Pengembangan Hubungan Kerjasama atau Kemitraan Usaha antar Pelaku Ekonomi untuk mendukung keunggulan UMKM dan Koperasi.
5. Penataan Kehidupan Sosial Budaya, Keagamaan dan Kelembagaan untuk Menjamin Rasa Aman dan Memantapkan Fondasi Peradaban Fitrah.
RKPD Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016
6. Pemantapan kualitas pendidikan dan kesehatan sumberdaya manusia agar dapat berpartisipasi maksimal dalam pembangunan.
7. Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi dan Teknologi untuk memenuhi kebutuhan kegiatan berproduksi bagi produsen/dunia usaha.
8. Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya dan Pemerintahan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan pemerintahan.
9. Penataan Kelembagaan Pemerintahan melalui penataan struktur organisasi, serta pembenahan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) SKPD.
10. Penataan Reformasi Birokrasi melalui pembinaan pejabat dan pegawai agar profesional, disiplin dan bertanggung jawab dalam memeberikan Pelayanan kepada Masyarakat (Public Service).