• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Pemeliharaan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat a) Pelaksanaan Program

Pelayanan V Tasikmalaya, yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp

3) Program Pemeliharaan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat a) Pelaksanaan Program

(1) Kegiatan Penguatan Ketahanan Bangsa dalam Pencegahan Konflik di Jawa Barat, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 184 dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 150.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 148.596.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpahaminya tentang tatanan peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang beraneka ragam ras, suku, budaya, adat istiadat dan agama dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(2) Kegiatan Fasilitasi Bimbingan Pembinaan pada Ormas, LSM, dan generasi muda, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 100.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 100.000.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpahaminya peran dan fungsi serta tanggung jawab dalam membangun organisasi dengan berlandaskan pada kehidupan yang demokratis, dinamis dan mandiri serta tersedianya data keberadaan dan kepengurusan Ormas dan LSM di Kabupaten/Kota.

(3) Kegiatan Pemantapan Kondisi Sosial Politik di Jawa Barat, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan anggaran sebesar Rp. 125.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 125.000.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terciptanya situasi dan kondisi sosial politik yang kondusif serta terdeteksi secara dini permasalahan yang akan dan sedang berkembang di daerah terhadap kemungkinan adanya ancaman dan gangguan yang dapat menimbulkan terganggunya stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

(4) Kegiatan Peningkatan Kewaspadaan Dini Masyarakat terhadap Gangguan Stabilitas Politik di Jawa Barat, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.

125.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 122.240.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpahaminya upaya-upaya dalam mengantisipasi berbagai permasalahan-permasalahan yang cenderung menjadi gangguan stabilitas politik di daerah.

(5) Kegiatan Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pemeliharaan Ketenteraman dan Ketertiban Umum di Jawa Barat, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat

Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 150.000.000,-, realisasi anggaran kegiatan sebesar Rp.

149.000.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terciptanya kerjasama yang sesuai dengan kewenangannya masing-masing agar peri

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 185 kehidupan bermasyarakat dapat berlangsung dengan lancar, aman tentram dan tertib di Jawa Barat.

(6) Kegiatan Pemantapan Bela Negara, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.

300.000.000,-, realisasi anggaran kegiatan sebesar Rp. 281.540.000,-.

Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpahaminya kesadaran masyarakat dalam bela negara dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(7) Kegiatan Pemantapan Ideologi Bangsa bagi Generasi Muda di Jawa Barat, yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Daerah Provinsi Jawa Barat, dengan anggaran sebesar Rp. 400.000.000,-, realisasi anggaran kegiatan sebesar Rp. 377.987.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpahaminya pola pikir dan perilaku dalam mewujudkan satu persepsi memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(8) Kegiatan Fasilitasi Penyelenggaraan Pemeliharaan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat di Jawa Barat, yang dilaksanakan Biro Pemerintahan Umum, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 200.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp.

200.000.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terjalinnya kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan Polda Jabar.

(9) Kegiatan Fasilitasi Penyelidikan Tindak Pidana Narkotika, yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 735.900.500,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 731.832.500,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terfasilitasinya pengungkapan kasus penyelidikan tindak pidana narkoba 300 ungkap kasus.

(10) Kegiatan Fasilitasi Pengawasan dan Pengendalian Aset Hasil Rampasan (barang bukti), yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika

Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 251.100.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 248.555.000,-. Hasil

pelaksanaan kegiatan adalah terfasilitasinya pemusnahan aset hasil rampasan barang bukti narkoba di Jawa Barat sebanyak 12 kali.

(11) Kegiatan Fasilitasi Pengawasan Prekursor Narkotika yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi

anggaran sebesar Rp. 358.800.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 358.000.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya

upaya pengawasan prekursor narkotika sebanyak 12 kali.

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 186 (12) Kegiatan Fasilitasi proses penyidikan tindak pidana narkotika, yang

dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 409.631.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 409.631.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terfasilitasinya proses penyidikan tindak pidana narkotika dalam proses putusan pengadilan.

(13) Kegiatan Sosialisasi Perundang-undangan Narkotika, yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi

anggaran sebesar Rp. 590.920.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 590.846.500,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersosialisasinya

perundang-undangan narkotika terhadap 400 orang peserta.

(14) Kegiatan Fasilitasi Operasi dan Razia Terkait Bidang Narkoba di Jawa Barat, yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 843.500.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 841.545.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terselenggaranya pengendalian operasi dan razia terkait bidang narkoba di Jawa Barat.

(15) Kegiatan Peningkatan Sinergitas Pengendalian Operasi Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan Sekretariat Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 722.800.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 713.240.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terwujudnya sinergitas pengendalian operasi P4GN di 4 wilayah Jawa Barat.

b) Permasalahan dan Solusi

Dalam pelaksanaan program di atas, ditemukan permasalahan yaitu belum optimalnya peningkatan dan pemantapan keterpaduan program kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui pemeliharaan ketenteraman, ketertiban umum serta stabilitas daerah, lemahnya evaluasi serta sinergitas dan harmonisasi kebijakan dengan Kabupaten/Kota, serta kurangnya pemahaman mengenai peran Gubernur sebagai wakil pemerintah sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang dilakukan adalah meningkatkan koordinasi pemeliharaan ketertiban umum, dengan mengambil langkah-langkah strategis melalui deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan permasalahan yang berkembang, melakukan evaluasi ketenteraman dan ketertiban umum yang tersebar di wilayah kabupaten/kota, mengkoordinasikan kebijakan dengan memadukan pola pengamanan serta pemeliharaan trantibmas bersama kabupaten/kota.

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 187 20. URUSAN OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADMINISTRASI

KEUANGAN DAERAH, PERANGKAT DAERAH, KEPEGAWAIAN DAN

Dokumen terkait