MUKTAMAR VI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA
PROGRAM UMUM
B. Faktor Penghambat
IV. PROGRAM UMUM IPHI MASA BAKTI 2015-2020 A. Penyusunan Program
1. Program Umum disusun dalam bentuk garis-garis besar kegiatan sebagai langkah strategis yang harus dicapai dan dijabarkan secara lebih rinci sesuai dengan jenjang kepengurusan organisasi.
2. Penjabaran Program Umum oleh Pengurus IPHI di semua tingkatan secara kongkrit dan mudah dilaksanakan yang berorientasi kepada pemberdayaan dan kemaslahatan umat.
3. Program disusun berdasarkan arah yang jelas dengan menjalankan fungsi sesuai dengan tingkatan organisasi. Fungsi Pengurus Pusat lebih bersifat regulasi, Pengurus Wilayah koordinasi dan Pengurus Daerah aplikasi disesuaikan dengan situasi dan kondisinya.
84 B. Pokok-pokok Program
1. Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi
a. Melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka membentuk dan menyempurnakan kepengurusan IPHI di semua tingkatan yang disesuaikan dengan pemekaran daerah dan pembentukan Badan Pelaksana pada semua tingkatan.
b. Melakukan pendaftaran dan pendataan keanggotaan IPHI disemua tingkat organisasi serta menerbitkan Kartu Tanda Anggota dengan bentuk dan model yang terstandarisasi secara nasional yang pelaksanaannya didelegasikan kepada Pengurus Wilayah
c. Melakukan upaya-upaya yang dianggap perlu dalam rangka mensosialisasikan keberadaan IPHI di kalangan para haji, umat Islam, dan masyarakat luas.
d. Melaksanakan kaderisasi kepengurusan IPHI disemua tingkatan dengan merekruit dan membina generasi muda haji Indonesia melalui AMHI maupun Bakor Muhaqi IPHI dan Badan Pelaksana IPHI lainnya.
2. Hubungan dan Kerja Sama Luar Negeri
a. Meningkatkan pembinaan hubungan dengan berbagai instansi/lembaga pemerintah, swasta, dan organisasi kemasyarakatan lainnya baik dalam maupun luar negeri dalam upaya memperlancar pelaksanaan program IPHI.
b. Mengupayakan kemungkinan pembentukan perwakilan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di luar negeri.
c. Melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan mitra kerja instansi dan profesi serta sesama organisasi Islam di dalam maupun di luar negeri untuk kemaslahatan umat dan kemajuan organisasi.
3. Dakwah, Bimbingan dan Penyuluhan Haji & Umroh
a. Melaksanakan kegiatan dakwah, baik billisan maupun bilhal (dengan perbuatan) dengan cara konvensional maupun dengan kerjasama media elektronik dan media online.
85
b. Menyelenggarakan dakwah yang menyejukkan masyarakat melalui kegiatan tabligh, pengajian, khotbah dan seminar maupun lokakarya/mudzakarah.
c. Mencetak kader muballigh dan muballighat yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah dan umat yang berwawasan global dan nasional.
d. Melakukan pembinaan terhadap umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji dengan prinsip wajib haji hanya sekali, dan pembinaan jamaah pasca haji agar memperoleh haji yang mabrur dan dapat melestarikan kemabrurannya.
e. Melaksanakan bimbingan manasik haji dan umroh terhadap calon jamaah haji dan umroh secara massal, kelompok maupun individual. f. Mengupayakan peran serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia
sebagai petugas dalam pembinaan haji dan umroh sejak dari daerah sampai di Arab Saudi dan kembali ke tanah air.
4. Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan
a. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi calon petugas dan pembimbing haji dan umroh serta mengupayakan terbentuknya manasik Centre.
b. Menyelenggarakan pendidikan setingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi serta pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan umat untuk terwujudnya para haji sebagai sumber daya manusia yang berkualitas dan menjadi teladan di lingkungannya
c. Mengupayakan adanya beasiswa bagi anak-anak yatim dan anak yang orang tuanya tidak mampu bekerjasama dengan organisasi sosial dan lembaga donor, baik dalam maupun luar negeri.
d. Melaksanakan penelitian dan pengembangan terhadap potensi IPHI, permasalahan haji dan umroh serta manajemen penyelenggaraannya untuk dimanfaatkan bagi perbaikan penyelenggaraan haji dan umroh serta bagi kepentingan umat Islam Indonesia.
e. Membentuk forum komunikasi para cendekiawan Haji lintas ormas dan profesi untuk penguatan dakwah dan ukhuwah islamiyah serta pemecahan masalah keumatan.
86
5. Bina Usaha dan Ekonomi Kreatif
a. Mendorong terwujudnya “Baitul Maal” atau sejenisnya, di setiap tingkatan organisasi dengan gerakan amal saleh secara nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
b. Mengupayakan pemasukan dana halal bagi organisasi IPHI untuk mendukung program-program organisasi, baik yang bersumber dari anggota, masyarakat maupun pemerintah dan swasta.
c. Meningkatkan kemampuan usaha para anggota melalui pembentukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR Syariah) di daerah-daerah bekerjasama dengan lembaga keuangan, dan melanjutkan pembentukan koperasi syariah persaudaraan haji (Koperhaji) ditingkat daerah maupun cabang.
d. Membentuk badan-badan usaha milik organisasi dalam bentuk yayasan dan perseroan terbatas (PT) untuk pemberdayaan anggota dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.
e. Mengintensifkan pengumpulan dan pengelolaan zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia melalui LAZIS IPHI di semua tingkatan organisasi IPHI dan Lembaga Wakaf serta menyalurkannya kepada para mustahiq secara selektif. 6. Kesehatan dan Lingkungan Hidup
a. Berperan serta dalam pengelolaan Rumah Sakit Haji di empat embarkasi dan secara aktif memberikan supervisi terhadap pengelolaan rumah sakit dan poliklinik yang didirikan oleh IPHI di daerah.
b. Membantu korban bencana alam bersama masyarakat sesuai kemampuan.
c. Bekerjasama dengan pemerintah dan ormas serta lembaga swasta di daerah untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat melalui penyuluhan dan pencegahan penyakit.
d. Berintegrasi dengan instalasi kesehatan haji dalam pembinaan kesehatan calon jemaah haji dan pasca haji serta jemaah umroh.
87
7. Hukum dan Advokasi
a. Membetuk LBH guna memberikan advokasi bagi anggota IPHI yang memerlukan bantuan hukum dan meningkatkan edukasi serta penyuluhan hukum bagi anggota IPHI di daerah.
b. Memberikan advokasi/pendampingan hukum terhadap anggota IPHI dan pihak yang dirugikan dalam penyelenggaraan haji dan umroh. c. Membuat kajian terhadap peraturan perundangan dan kebijakan yang
berkaitan dengan penyelenggaraan haji dan umroh untuk perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaannya.
8. Humas dan Komunikasi Publik
a. Mengupayakan kegiatan kehumasan dan komunikasi publik mengenai kegiatan organisasi dan penyelenggaraan ibadah haji & umrah melalui kerjasama dengan berbagai lembaga yang terkait.
b. Menerbitkan media cetak dan media online untuk mensosialisasikan kebijakan dan program kegiatan IPHI di semua tingkatan organisasi. c. Mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan organisasi untuk
kemajuan dan kemaslahatan umat.
d. Mengupayakan kegiatan penerangan dan informasi tentang haji baik secara lisan maupun visual.
9. Pemberdayaan Perempuan
a. Menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan derajat, harkat, dan kualitas muslimat Indonesia dengan meningkatkan keimanan, ketaqwaan, serta keterampilan berorganisasi.
b. Berperan serta membantu pemerintah dalam meningkatkan peranan perempuan dalam pembangunan nasional melalui usaha-usaha kesetaraan dan kemitraan.
c. Melanjutkan pembentukan Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di seluruh tingkatan untuk meningkatkan dakwah khususnya bagi komunitas perempuan.
88
10. Pembinaan Anak dan Keluarga Sakinah
a. Menyelenggaraan program pembinaan keluarga para haji dalam upaya membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah.
b. Menyelenggarakan program pembinaan anak usia dini, anak usia sekolah dan remaja dalam rangka menciptakan generasi yang shaleh dan shalehah
c. Bekerjasama dengan instansi terkait dan lembaga swasta dalam membentengi keluarga dan anak-anak serta remaja dari dekadensi moral umat/bangsa.
11. Sekretariat
Salah satu sarana organisasi adalah sekretariat yang tidak kurang pentingnya untuk ditata dan dikelola secara terus menerus dengan menyusun pedoman organisasi, menampilkan kerangka acuan organisasi yang ramping struktur namun kaya fungsi dengan tidak meninggalkan kekuatan basis anggota dan sarana, prasarana yang diperlukan untuk menjadi faktor pendukung demi kemajuan organisasi, meliputi ;
- Pembakuan sistem administrasi dan kesekretariatan - Pembenahan Sekretariat Pengurus Pusat
- Pembuatan Data base anggota IPHI yang terupdate tiap tahun - Penataan Kantor Pengurus Pusat IPHI, Wilayah dan Daerah
12. Program Unggulan dan Aksi Prioritas
Program unggulan yang menjadi perhatian khusus bagi IPHI adalah bagaimana organisasi ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para haji sebagai anggota masyarakat baik secara individu maupun kelompok tampil sebagai agen pembaharu pada semua lini, dengan memberikan contoh pada masyarakat melalui program aksi yang langsung dirasakan masyarakat, yang meliputi ;
89
A. Program Pendidikan dan Dakwah
1. Menumbuh kembangkan kebanggaan sebagai pengurus dan anggota IPHI melalui dakwah rahmatallil alamin.
2. Memberikan kontribusi dan kecepatan berfikir dan bertindak dalam menanggulangi permasalahan sosial dan bencana alam di wilayah/daerah.
3. Mendirikan pendidikan unggulan dari tingkat PAUD s/d Perguruan Tinggi.
4. Meningkatkan gerakan kemasyarakatan yang Islami pada hari-hari besar Islam seperti santunan dan pemberian bingkisan kepada kaum dhuafa dan anak yatim.
5. Mendirikan tempa-tempat ibadah dilengkapi sarananya serta menyelenggarakan lembaga qiraat dan tahfidz Al-Qur’an.
B. Program Kesehatan
Program kesehatan umat sangat penting artinya bagi kepentingan umat Islam dan kebanggaan para haji di Wilayah dan Daerah masing-masing melalui kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,yaitu ;
1. Pendirian klinik kesehatan umat (KKU-IPHI) pada semua tingkatan organisasi IPHI di daerah.
2. Pendirian rumah sakit di semua Wilayah dan Daerah sesuai kemampuan, bekerjasama dengan lintas instansi pemerintah maupun swasta.
3. Pendirian lembaga pendidikan khusus perawat yang berbasis syariah.
4. Menumbuhkembangkan hidup sehat bagi masyarakat bekerjasama dengan instansi maupun institusi di Wilayah/daerah masing-masing dalam bentuk sosialisasi maupun dakwah bilhal.
90
C. Program Pemberdayaan Ekonomi Umat
Sebagai organisasi kebajikan berkomitmen terhadap upaya meningkatkan kepedulian kepada usaha kesejahteraan masyarakat; terbentuknya Koperasi Syariah, Lembaga Keuangan Mikro, dan kegiatan agro maupun kegiatan ekonomi kreatif yang dibangun oleh para haji, yang meliputi ;
1. Pembentukan Koperasi Syariah Persaudaraan Haji (KOPERHAJI) 2. Gerakan Wakaf dalam rangka pendirian Menara Haji Indonesia
di Pusat dan Wilayah sesuai kemampuan.
3. Penggalian dana untuk kepentingan sosial dan dakwah.
4. Kerjasama kemitraan dengan lembaga keuangan dan perbankan 5. Kegiatan agro bisnis dan ekonomi kreatif dengan berbagai mitra
kerja.
6. Kegiatan LAZIS di masing-masing Wilayah dan Daerah.
7. Penggalian dana organisasi yang bersifat tidak mengikat dan halal
8. Kerjasama dengan instansi penyiaran RRI, Antara, dan media elektronik lainnya, serta TV baik TVRI maupun TV swasta.
Jakarta, 06 Sya’ban 1436 H / 23 Mei 2015 PIMPINAN SIDANG KOMISI B
1. Ketua : Dr. H. Muhammad Attamimy, M.Ag (Maluku) 2. Wakil Ketua : Ir. H. Sugeng Pujiono SE, MSi (Bengkulu)
3. Sekretaris : Drs.H. A. Fauzi (DKI Jakarta)
4. Anggota : Dr.H. dr.Tubagus.D.E. Abeng (Sulawesi Utara)
5. Anggota : H. Mahfudz, S.Ag, MPd (Papua)
91
KEPUTUSAN MUKTAMAR VI
IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA