PROSEDUR PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TERPADU di SD
Tujuan Instruksional Umum :
Mahasiswa dapat memahami konsep prosedur pelaksanaan pembelajaran terpadu di SD
Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa dapat mendeskripsikan prosedur pelaksanaan pembelajaran terpadu di SD
Pembelajaran terpadu adalah pembelajaran yang didalamnya terdapat beberapa mata pelajaran yang didasari oleh sebuah tema tertentu. Dalam penyusunan rencana belajar mengajar pembelajaran terpadu ini seorang guru harus melihat standart kompentensi dan kompetensi dasarnya, materi yang akan di sampaikan, indicator yang dibuat, metode yang digunakan dan pengalaman belajar siswa.Setelah semua rencana belajar mengajar dapat tersusun dengan baik dan jelas,selanjutnya guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan.
Dalam pembelajaran terpadu ini kelas yang cocok untuk diterapkannya pembelajaran terpadu ini adalah kelas 1,2,dan 3, karena pada kelas-kelas tersebut siswa masih dalam tahap belajar dan bermain. Oleh karena itu cocok kalau pembelajaran terpadu ini di terapkan kepada siswanya.disini guru diharapkan agar bisa mengkondisikan suasana kelasnya dengan baik,disini guru harus memiliki kemampuan untuk meningkatkan perhatian siswa dalam proses belajarnya supaya siswa tidak merasa jenuh ataupun bosan dengan pembelajaran yang di sampaikan oleh guru.
Sebuah kegiatan belajar mengajar pastilah membutuhkan prosedur pembelajaran. Di dalam prosedur pembelajaran ini terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Kegiatan pendahuluan/ awal 2. Kegiatan inti
3. Kegiatan akhir
Kegiatan pendahuluan/ awal dalam pembelajaran adalah suatu proses kegiatan awal yang harus dilakukan oleh guru dan siswanya sebagai awal ( pemanasan) dalam tahap berlangsungnya proses belajar mengajar dengan baik. Dalam kegiatan pendahuluan ini membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit. Dengan waktu yang sangat singkat ini guru diharapkan dapat menciptakan suasana kelas pada awal pembelajaran
172 itu dengan suasana senang dan menarik perhatian siswa untuk belajar lebih lanjut. Dalam kegiatan pendahuluan ini biasanya guru dapat mengabsen kehadiran siswa dapat dilakukan dengan cara siswa yang hadir disuruh menyebutkan siswa yang tidak hadir dan guru bisa menanyakan mengapa yang bersangkutan tidak hadir? Dan seterusnya. Kemudian guru dapat mengajak siswa untuk bernyanyi bersama, bermain tebak- tebakan karena apabila tidak dilakukan kegiatan seperti itu siswa akan mudah jenuh atau bosan karena siswa pada kelas rendah masih suka bermain. Itu semua agar semangat siswa menjadi tinggi dan siswa dapat mengikuti pembelajaran selanjutnya dengan baik dan penuh percaya diri tanpa adanya tekanan yang dapat menghambat keaktifan belajar siswa.
Prosedur pelaksanaan pembelajaran terpadu di SD dimulai dari kegiatan pendahuluan dengan waktu yang relatif singkat (Tisno,2004:5.3)
Kegiatan inti adalah sebuah kegiatan yang didalamnya terdapat sebuah pembelajaran untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi yang dimiliki oleh siswa. dalam kegiatan inti tersebut guru dan siswa secara langsung bertatap muka dan guru dapat menyampaikan kepada siswanya tentang kegiatan- kegiatan belajar dan materi yang akan dipelajari pada hari itu. Dan juga pembelajaran terpadu ini lebih mengutamakan kegiatan siswa sedangkan seorang guru hanyalah sebagai fasilitator dan evaluator untuk memberikan pengarahan kepada siswa untuk belajar. Selain itu dalam kegiatan inti ini terdapat sebuah media yang di buat oleh guru untuk menunjang sebuah pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat menarik semangat belajar siswa. Dalam kegiatan inti pembelajaran sangat memegang peranan penting untuk mencapai tujuan pembelajaran dan juga untuk membentuk kemampuan pada siswa. Kegiatan inti dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh rencana pembelajaran yang dibuat oleh guru, proses kegiatan inti akan menggambarkan tentang strategi dan pendekatan belajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran.
Kegiatan inti merupakan kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan pengalaman belajar siswa (learning experiances) (Novi Resmini dkk, 2012:2.19)
Kegiatan akhir adalah sebuah kegiatan akhir (penutup) dalam sebuah proses pembelajaran, kegiatan akhir ini guru juga dapat mengulang kembali materi secara ringkas untuk mengetahui seberapa paham siswa kepada materi yang sudah disampaikan oleh guru. Dan juga waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan akhir ini sangatlah singkat,
173 tetapi guru juga dapat memberikan tugas (pekerjaan rumah) kepada siswa agar siswa dapat mengulang dan belajar kembali tentang materi yang diajarkan oleh gurunya di sekolah. Dan juga guru diharapkan membahas kembali materi yang dianggap sulit oleh siswanya, kemudian guru memberi motivasi kepada siswa agar siswa dapat memahami benar tentang materi yang diajarkan oleh gurunya.
Waktu yang tersedia untuk kegiatan akhir relatif singkat maka guru perlu mengidentifikasi kegiatan tekhnik yang dianggap tepat untuk menilai penguasaan siswa (Novi Resmini dkk, 2012:2.35)
Selain itu dalam prosedur pembelajaran terpadu tidaklah lepas dengan sebuah pebdekatan, metode dan tekhnik yang digunakan oleh guru oleh melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya kepada siswa. Pendekatan merupakan cara guru dalam proses pembelajaran untuk mendekati seorang siswa sebelum proses pembelajaran dimulai harus melalui pendekatan terlebih dahulu. Pendekatan ini dapat dilakukan pada saat kegiatan pendahuluan seperti memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenalkan pembelajaran yang akan dibahas, setelah mengenal, peserta didik dapat mengamalkan/menerapkan di dalam kehidupannya. Setelah diterapkan peserta didik mampu membiasakan bersikap atau berperilaku sesuai dengan pembelajaran yang disampaikan oleh guru.
Metode adalah cara guru dalam melakukan proses pembelajaran untuk menentuka sukses atau tidaknya pencapaian tujuan dalam mendidik peserta didiknya. Cara ini tidak harus menyamakan peserta didik saja, melainkan melihatnya seperti sesuatu yang berbeda dari masing-masing peserta didik. Oleh karena itu, guru harus memperhatikan gaya belajar yang dilakukannya. Agar proses pembelajaran tidak jenuh ataupu bosan, guru harus menciptakan suasana yang menyenangkan seperti pada saat pembelajaran dimulai dan diselingi oleh permainan atau bercerita. Untuk mengembangkan potensi peserta didik, guru mengubah peserta didik yang tidak mau tahu menjadi memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan mengubah menjadi peserta didik yang aktif dan kreatif dalam pelaksanan pembelajaran. Pada saat proses pembelajaran dimulai guru harus mengetahui metode apa yang akan digunakan untuk menyampaikan mata pelajaran pada saat pembelajaran berlangsung. Sebelum itu guru harus merancang terlebih dahulu agar proses pembelajaran berlangsung dengan baik dan sukses. Seperti mata pelajaran agama, guru dapat menggunakan metode ceramah karena itu merupakan cara penyampaian ilmu pengetahuna yang dilakukan secara lisan. Karena mudah diterima dan mampu membuat akal pikir peserta didik untuk melakukan hal-hal yang
174 baik. Metode banyak macamnya seperti metode Tanya jawab, metode diskusi, metode demonstrasi dll. Guru tinggal metode apa yang pas untuk proses pembelajaran berjalan dengan lancar dan diterima oleh siswa dengan baik.
Teknik merupakan proses kegiatan yang saling berkaitan dengan pendekatan dan metode. Teknik juga lebih mengarah pada materi dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran berlangsung. Teknik saling berkesinambungan dengan metode, apabila metode ceramah digunakan maka segala macam teknik dapat dilakukan. Melihat kondisi di ruang kelasnya, apabila siswanya lebih banyak, maka metode ceramah dapat dilakukan dengan teknik tersendiri untuk mencapai tujuan pembembelajaran. Jadi agar tercapai dengan baik, siswa yang lebih banyak dapat dilakukan dengan cara teknik berdiskusi. Sedangkan untuk siswa yang jumlahnya sedikit dapat dilakukan dengan teknik ceramah.Pemahaman terhadap pendekatan, metode dan teknik pembelajaran tidak bisa diabaikan dalam prosedur pembelajaran. ( Abdul majid,2013:132).
175
Rangkuman:
Di dalam prosedur pembelajaran ini terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan antara lain kegiatan pendahuluan/ awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir.
Prosedur pembelajaran terpadu tidaklah lepas dengan sebuah pebdekatan, metode dan tekhnik yang digunakan oleh guru oleh melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya kepada siswa. Pendekatan merupakan cara guru dalam proses pembelajaran untuk mendekati seorang siswa sebelum proses pembelajaran dimulai harus melalui pendekatan terlebih dahulu.
Metode adalah cara guru dalam melakukan proses pembelajaran untuk menentuka sukses atau tidaknya pencapaian tujuan dalam mendidik peserta didiknya. Cara ini tidak harus menyamakan peserta didik saja, melainkan melihatnya seperti sesuatu yang berbeda dari masing-masing peserta didik. Oleh karena itu, guru harus memperhatikan gaya belajar yang dilakukannya. Agar proses pembelajaran tidak jenuh ataupu bosan, guru harus menciptakan suasana yang menyenangkan seperti pada saat pembelajaran dimulai dan diselingi oleh permainan atau bercerita.
Evaluasi:
1. Apa yang perlu diperhatikan dalam prosedur pembelajaran?
2. Apa saja yang harus dilakukan guru dalam kegiatan pendahuluan/ awal pembelajaran? 3. Apa saja yang harus dilakukan guru dalam kegiatan inti pembelajaran?
4. Apa saja yang harus dilakukan guru dalam kegiatan akhir pembelajaran?
176