• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENILAIAN KETERAMPILAN BERARGUMENTASI

F. Prosedur Penelitian

Aji Septiaji, 2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SALING SILANG GAGASAN DENGAN MEDIA PETA PIKIRAN DIGITAL DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Pada tahap ini, diawali dengan studi literatur dan studi pendahuluan mengenai model pembelajaran saling silang gagasan, media pembelajaran peta pikiran digital, dan keterampilan menulis teks argumentasi. Kemudian, dilanjutkan dengan menyusun instrumen penelitian, menguji coba instrumen penelitian, dan mengolah data hasil uji coba.

(2) Tahap Pelaksanaan Penelitian

Pada tahap ini, kegiatan diawali dengan memberikan pretest dan pottest pada kelas kontrol untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa dalam menulis teks argumentasi. Setelah itu, pretest dan postest dilanjutkan dengan melaksanakan pembelajaran menulis teks argumentasi berdasarkan model pembelajaran saling silang gagasan dengan media pembelajaran peta pikiran digital pada kelas eksperimen.

(3) Tahap Pengolahan Data

Pada tahap ini, dilakukan identifikasi data dan analisis data. Identifikasi data dilakukan dengan mengelompokkan data berdasarkan hasil kemampuan mahasiswa dari pretest dan postest kedua kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Sedangkan, analisis data mencakup pengolahan data berdasarkan teknik statistik, yaitu uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis.

Aji Septiaji, 2015 A. Simpulan

Deskripsi dan pembahasan pada bab sebelumnya menunjukkan bahwa secara umum dapat disimpulkan model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap efektif bagi peningkatan keterampilan menulis teks argumentasi. Model pembelajaran point counter point lebih memfokuskan mahasiswa dalam proses berpikir logis dan sistematis. Pelaksanaan model point counter point yaitu melalui kegiatan diskusi antarindividu dalam sebuah kelompok. Setiap kelompok yang berjumlah minimal 2 orang diberikan isu atau permasalahan (dalam hal ini tema). Berdasarakan tema yang telah didapat, masing-masing mahasiswa memiliki perspektif yang berbeda dalam satu tema. Penerapan model pembelajaran point counter point dapat mengarahkan mahasiswa menuangkan pemikirannya ke dalam bentuk tulisan argumentasi dari kegiatan diskusi.

Kemudian, penggunaan media pembelajaran iMindMap lebih memfokuskan mahasiswa dalam memproyeksikan hasil kegiatan diskusi dari model pembelajaran point counter point dengan bantuan software atau perangkat lunak berupa aplikasi program.

Secara khusus, beberapa hal yang dapat disimpulkan sesuai dengan rumusan masalah adalah sebagai berikut.

1. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan awal (prates) mahasiswa di kelas eksperimen, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 58.58 dan di kelas kontrol 51.29. Berdasarkan perolehan nilai tersebut dapat diketahui, kemampuan mahasiswa pada kedua kelas tersebut tidak jauh berbeda bahkan hampir sama dan terdapat banyaknya kategori kurang. Perolehan nilai tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap topik yang

Aji Septiaji, 2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SALING SILANG GAGASAN DENGAN MEDIA PETA PIKIRAN DIGITAL DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

dikembangkan. Kebiasaan mahasiswa yang cenderung pasif dalam kegiatan pembelajaran dan mengakibatkan timbulnya rasa kurang percaya diri, serta sulit untuk mengemukakan gagasannya ke dalam tulisan. Hal tersebut terjadi pada kelas eksperimen dan kontrol. Pada saat tes awal, kesalahan mahasiswa yang sering dilakukan adalah pengembangan permasalahan, struktur kalimat dan paragraf, dan pemilihan kata. Faktor-faktor tersebut mungkin disebabkan oleh kurang terbiasanya mahasiswa dalam melakukan kegiatan membaca dan menulis sehingga masih banyak yang terbatas pada tema tertentu dan penggunaan kata yang tidak baku. Faktor lainnya ialah kurangnya wawasan dalam bertukar pikiran antarmahasiswa lainnya.

2. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan akhir (pascates) mahasiswa di kelas eksperimen, nilai rata-rata yang diperoleh adalah 65.88. Pada nilai rata-rara pascates menunjukkan hasil baik yaitu terdapatnya huruf mutu (B) sebanyak 2 mahasiswa, (B-) sebanyak 7 mahasiswa, (C+) sebanyak 5 mahasiswa, (C) sebanyak 5 mahasiswa, (C-) sebanyak 4 mahasiswa, dan (E) sebanyak 1 mahasiswa. Dengan demikian, membuktikan bahwa model pembelajaran point counter point menjadi sarana dalam pemerolehan masalah yang belum dikuasai mahasiswa, menemukan apa yang belum dipahami dan mengeluarkan pendapat yang disertai fakta dan data yang ada. 3. Setelah dilakukan uji coba penggunaan dan uji efektivitas berdasarkan tiga

tahap yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis teks argumentasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini telah dibuktikan dari hasil perhitungan analisis data penelitian.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian mengenai keefektifan model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap untuk meningkatkan

kemampuan menulis teks argumenatasi, maka diajukan beberapa saran sebagai berikut.

1. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap terbukti efektif meningkatkan kemampuan menulis teks argumentais. Peneliti memberikan rekomendasi untuk menggunakan model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap sebagai model dan media pembelajaran yang digunakan dalam keterampilan menulis khususnya menulis teks argumentasi.

2. Model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks argumentasi. Dengan demikian, model pembelajaran point counter point dengan media pembelajaran iMindMap dapat diterapkan pada keterampilan menulis teks lain.

Aji Septiaji, 2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SALING SILANG GAGASAN DENGAN MEDIA PETA PIKIRAN DIGITAL DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

142

Achmadi, M. (1988). Materi dasar pengajaran komposisi bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi PLPTK.

Abbas, S. (2006). Pembelajaran yang efektif di sekolah dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Akhadiah, S, dkk. (1998). Pembinaan kemampuan menulis bahasa Indonesia. IKIP Jakarta: Erlangga.

Alwi, Hasan, et. al. (2002). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas dan Balai Bahasa.

Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Aryani. (2007). Strategi pembelajaran aktif. Yogyakarta: CTSD.

Buzan, T. (2008). Buku pintar mind map untuk anak. Jakarta: Gramedia.

Buzan, T. (2011). Buku pintar mind map. Jakarta: Gramedia.

Criticos. (1996). Media selection. Plomp, T., & Ely, D.P. (Eds): International Encyclopedia of educational technology, 2nd edition. New York: Elsevier Science, Inc.

Dalman. (2014). Keterampilan menulis. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Darmadi, K. (1996). Meningkatkan kemampuan menulis panduan untuk mahasiswa dan calon guru. Yogyakarta: Andi.

DePorter, B. & Hernacki. (2006). Quantum learning. Bandung: Kaifa.

Dahar, R. W. (1988). Teori-teori belajar. Jakarta: Depdikbud.

Djuharie, O.S. & Suherli. (2001). Panduan membuat karya tulis. Bandung: Yrama Widya.

Gie, T.L. (2002). Terampil mengarang. Yogyakarta: Andi.

Gulo, W. (2008). Strategi belajar-mengajar. Jakarta: Grasindo.

Halliday, M.A.K. & Ruqaiya H. (1994). Bahasa, konteks, dan teks: aspek-aspek bahasa dalam pandangan semiotic sosial. (Terjemahan: Asruddin Barori Tou dari judul asli: Language, context, and text: aspect of language in a social-semiotic perspective). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hamalik, O. (1986). Media pendidikan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Hamruni. (2011). Strategi pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.

Hartoko, Dick & Rahmanto. (1986). Pemandu di dunia sastra. Yogyakarta: Kanisius.

Heinich, dkk. (1982). Instructional media and the new technologies of instruction. New York: John Wiley & Son.

Hernowo. (2007). Menjadi guru yang mau dan mampu mengajar secara menyenangkan. Bandung: Mizan Learning Center.

Kemendikbud. (2013). Buku guru: bahasa Indonesia wahana pengetahuan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kempt, J.E. & Dayton, D.K. (1995). Planning and producing instructional media. New York: Harper and Row Publisher.

Keraf, G. (2004). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Keraf, G. (2007). Argumentasi dan narasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Komaidi, D. (2007). Aku bisa menulis: panduan praktis menulis kreatif lengkap. Yogyakarta: Sabda Media.

Kosasih, E. (2014). Jenis-jenis teks: analisis fungsi, struktur, dan kaidah serta langkah penulisannya. Bandung: Yrama Widya.

Kosasih, E. (2010). Menjadi penulis remaja. Jakarta: Nobel Edumedia.

Kosasih, E. (2010). Pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran bahasa Indonesia. Bandung: Genesindo.

Kosasih, E. (2014). Strategi belajar dan pembelajaran: Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya.

Levie, W.H. & Lentz, R. (1982). “Effect of text illustrations: a review of research. Educational Communication and Technology” Journal. 30, 195-232.

Mahsun. (2003). “Pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan pendekatan teks”. Kompas Edu. Diakses pada tanggal 15 Maret 2015.

Melvin L. Silberman. (2007). Active Learning: 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Media

Nurgiyantoro, B. (2001). Penilaian dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Yogyakarta: BPFE.

Pertiyani. (2014). Penerapan metode pemecahan masalah melalui media gambar untuk meningkatkan keterampilan menulis argumentative dan keterampilan berpikir kritis: studi eksperimen pada siswa kelas X SMAN 1 Serang Baru Cikarang. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Pranoto, N. (2004). Creative writing: 72 jurus seni mengarang. Jakarta: Gramedia.

Roestijah. (2008). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Rosdiana, L. A. (2014). Pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan teknik think-pair-share (TPS) yang berorientasi pada kecerdasan verbal: eksperimen kuasi pada mahasiswa semester 1 program studi agribisnis fakultas pertanian Universitas Winaya Mukti. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Sagala, S. (2010). Supervisi pembelajaran dalam profesi pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Semi, A. 2007. Dasar-dasar keterampilan menulis. Bandung: Angkasa.

Septiaji, A. (2013). Pembelajaran bahasa Indonesia adalah pembelajaran berpikir. Kabar Priangan, 1 Mei, hlm. 13.

Septiaji, A. (2013). Bahasa dan budaya literat. Kabar Priangan, 23 Oktober, hlm. 13.

Septiaji, A. (2014). Dari literasi menuju pemikiran kritis. Kabar Priangan, 18 Maret, hlm. 13.

Sofyan, A. (2006). Jangan takut menulis: tip-tip cerdas dan terapi mengolah diri menjadi penulis produktif. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Sudjana, N. & Rivai, A. (1992). Media pembelajaran. Bandung: CV. Sinar Baru Bandung.

Sugiyono. (2010). Statistik untuk pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suherli. (2014). Kreativitas menulis. Yogyakarta: Ombak.

Suparno & Yunus. (2008). Keterampilan dasar menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suprijono, A. (2011). Cooperative learning: teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutedi, D. (2005). Pengantar penelitian pendidikan bahasa Jepang. Bandung: PPBJ UPI.

Sutari, I. (1997). Dasar-dasar kemampuan menulis. Bandung: FPBS IKIP.

Tarigan, H. G. (1983). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tarigan, H. G. (1986). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa Indonesia. Bandung: Angkasa.

Trianto. (2007). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka.

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana.

Universitas Galuh Ciamis. (2014). Pedoman penilaian.

Windura, S. (2013). 1st Mind map untuk siswa, guru, & orang tua. Jakarta: PT. Gramedia.

Dokumen terkait