HASIL PENELITIAN
4.3. Proses Penelusuran Subjek
Subjek penelitian yang ditelusuri adalah remaja putri yang datang berkunjung ke Puskesmas Langsa Timur untuk berobat dan berkonsultasi pada petugas konseling kesehatan reproduksi remaja. Strategi yang digunakan adalah bergabung dengan Petugas Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja yang sedang bertugas. Beberapa alasan mengapa cara ini dipilih dalam melakukan penelusuran adalah : (1) lebih mudah melakukan screening dengan memeriksa data calon subjek dari hasil rekam medis sebelum berinteraksi secara langsung, (2) lebih mudah memperoleh kepercayaan calon subjek karena berkenalan sebagai bagian dari Puskesmas Langsa
Timur, (3) Screening yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran karena dilakukan pada remaja putri yang telah melakukan hubungan seksual pranikah.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek status pasien (catatan medis) dan pencatatan sejumlah remaja yang datang berkunjung ke Ruang Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja pada hari Senin Tanggal 04 Juni 2012. Pemilihan terhadap calon subjek ini hanya terbatas pada remaja putri yang telah melakukan hubungan seks pranikah. Penulis juga mempertimbangkan tempat tinggal calon subjek yang mudah di jangkau, yaitu sekitar wilayah Kota Langsa untuk mengantisipasi munculnya kendala penelitian karena jarak tempat tinggal. Selanjutnya dilakukan screening
untuk melihat apakah ada fenomena tertentu yang menarik untuk diteliti pada remaja putri yang telah melakukan hubungan seksual pranikah.
Pemeriksaan dilakukan pada 10 status pasien (data pasien kunjungan) yang tinggal di sekitar Wilayah Kota Langsa. Lalu dilakukan screening segera agar tidak kehilangan kesempatan mendapatkan adanya indikasi stresor pada subjek karena hubungan seksual pranikahnya. Hasil screening yang dilakukan adalah dengan pemeriksaan data demografi dan rekaman medik dari status pasien, wawancara petugas, dan observasi prilaku. ditetapkan 5 remaja putri yang telah melakukan hubungan seksual pranikah sebagai calon subjek. Pengurangan calon subjek juga berkaitan dengan kesediaan subjek, karena hal yang diteliti sangat pribadi bagi calon subjek. Setelah mengkonfirmasi data melalui pengecekan status, melakukan pencatatan, mencari informasi langsung. penulis berkunjung ke rumah calon subjek untuk menggali data.
Karakteristik tiga subjek tersebut secara singkat sebagai berikut : Tabel 4.1. Karakteristik Subjek
No Inisial(Usia) Ket.
Subjek I Subjek II Subjek III
1. Suku Aceh Melayu Jawa
2. Agama Islam Islam Islam
3. Alamat Sungai Lung, Dsn.
Melati. Kec. Langsa Timur
Langsa Lama, gang Setia, Kec Langsa Timur
Sukarejo, Dsn.Mawar, gg. KaryaKec Langsa Timur
4. Pendidikan SMA SMA SMA
5 Pekerjaan Orang tua Ayah : Jualan Ibu : bantu ayah Jualan
(Ket : membuka warung kecil yang menjual makanan dan minuman)
Ayah : Guru Ibu : Ibu rumah tangga
Ayah : swasta Ibu : kerja di pabrik arang (ket : ayah dan ibu sudah berpisah tiga tahun yang lalu)
6. Status marital Belum menikah Belum menikah Belum menikah
Karakteristik Keluarga
7. Kandung/angkat Kandung Kandung Kandung
8. Jumlah Anggota
keluarga di rumah
Empat (ayah, ibu, adik laki-laki)
Enam ( Ayah, Ibu, kakak laki-laki, adik perempuan masih SD) Empat (Ibu, Kakak, adik laki-laki) 9. Tulang punggung dalam keluarga
Ibu,ayah, tunangan Ayah Ibu, diri sendiri.
10. Pendapat keluarga
tentang kebebasan
pergaulan anaknya
Ayah : boleh asal bisa jaga diri
Ibu : Boleh kalau orangnya (pacar anak) baik dan setia dan sudah mapan Adik laki-laki : tidak ditemukan saat wawancara..
Ayah : tidak, karena masih kecil Ibu : boleh asal ada batasannya Adik : tidak boleh kata ayah..
Kakak laki-laki : terserah, asal jangan bikin malu aja.
Ibu : boleh, asal bisa jaga diri Kakak : pacaran boleh saja, kalau gak punya pacar kurang pergaulan Adik : tidak tau.
Status Kesehatan Reproduksi
11 Pertamakali Haid SD kelas enam SD kelas enam SD kelas lima
Tabel 4.1 (Lanjutan) No Inisial(Usia)
Ket.
Subjek I Subjek II Subjek III
13 Gangguan Haid Sering mengalami
Disminorhea
Tidak ada gangguan
Disminorhea positif 14 Gejala pada gangguan
organ reproduksi
Sering Keputihan dan siklus yang tidak teratur
Tidak ada Keputihan dan
berbau, ada rasa perih agak panas, gatal-gatal. 15. Frekuensi melakukan hubungan seksual pranikah
Sering Satu kali Sering
16. Bentuk hubungan seksual pranikah yang pernah dilakukan
Berciuman,
pelukan, meraba alat kelamin dan payudara, oral seks,
intercourse Berciuman, pelukan, intercourse (hanya dengan pacar pertama setahun yang lalu) Berciuman, pelukan, meraba alat kelamin dan payudara, oral seks, intercourse
17. Jumlah pacar Satu orang Tiga orang Tidak pasti
18. Pertama sekali melakukan hubungan seksual pranikah
Kelas tiga SMA Kelas dua SMA Kelas satu
SMA 19 Alasan melakukan hubungan seksual pranikah Tergoda hasrat dalam diri meningkat, karena cinta, bukti kesetiaan, balas budi Tergoda, cinta, lepas kontrol Dorongan seksual dalam diri, kebutuhan material (subjek mendapat imbalan setiap selesai melakukan hubungan seksual pranikah. 20. Beban psikologis setelah melakukan hubungan seksual pranikah
Stres, takut, merasa berdosa, menyesal
Sempat stres takut ketahuan orangtua, trauma, sakit hati, menyesal
Pertama sempat stres, sekarang sudah biasa,
Selama proses penelusuran subjek, ditemukan dua subjek penelitian yang kesempatan untuk berinteraksi dalam batas minimal, mereka adalah sebut saja Citra dan Dera.
Proses pencatatan dan screening terhadap Citra berjalan baik hingga terputusnya kontak karena Citra bersama keluarganya pulang ke kampung nenek Citra di Aceh Utara selama bulan Ramadhan, karena Citra ingin menjalani bulan puasa bersama nenek dan keluarga besar di Aceh Utara. Tidak diperoleh informasi sebelumnya tentang keberadaan Citra, namun setelah dihubungi melalui telefon seluler akhirnya didapatkan informasi tentang keberadaan Citra di Aceh Utara. karena pertimbangan waktu penelitian, Citra tidak dapat terlibat secara penuh pada penelitian ini.
Selain itu, kesediaan Dera yang kemudian menunjukkan keengganan terlibat dalam penelitian setelah dua kali pertemuan dengan peneliti. Dera menolak berpartisipasi dalam penelitian karena merasa khawatir tidak dapat membantu memberikan informasi seperti yang diharapkan. Meskipun belum dapat dipastikan apakan Dera mengalami stresor tertentu dengan aktivitas seksualnya, karena belum dapat berinteraksi lebih dalam dengan Dera.
Akhirnya, diperoleh tiga orang subjek dari lima calon, yaitu Nora (subjek I), Ek (subjek II), Um (subjek III) dengan perincian karateristik yang dijelaskan dalam Lampiran Tabel Karakteristik Subjek pada halaman 117.