• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prospek Perbankan

Dalam dokumen KAJIAN EKONOMI REGIONAL (Halaman 92-96)

BAB VI PROSPEK PEREKONOMIAN DAERAH

3. Prospek Perbankan

40 50 60 70 Prospek usaha nasabah membaik Rendahnya

resiko usaha Kondisi ekonomimembaik keamanan/politikKondisi membaik

Grafik 6.2. Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Triwulan IV-2012

2. PROSPEK INFLASI

Inflasi kota Bandar Lampung pada triwulan IV-2012 atau kumulatif tahun 2012 diperkirakan mencapai 4,57%±1% (yoy) dan cenderung akan mendekati batas atas. Tekanan inflasi terbesar

pada triwulan IV-2012 diperkirakan masih bersumber dari kelompok volatile foods dan inflasi inti

karena meningkatnya permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas kebutuhan pangan dan sandang menjelang HBKN dan Tahun Baru, serta adanya persiapan Pemilukada Lampung. Hal ini terkonfirmasi oleh hasil Survei Konsumen yang menunjukkan kenaikan tingkat pengeluaran pada triwulan mendatang dan juga prognosa kebutuhan sejumlah komoditas pokok saat HBKN yang mengalami peningkatan. Tekanan inflasi inti juga diperkirakan berasal dari penyesuaian biaya

Perguruan Tinggi dan sewa rumah. Sementara itu, trend inflasi kelompok administered price

diperkirakan mengalami peningkatan meskipun minimal. Hal ini seiring dengan penyesuaian harga komoditas jasa, terutama tarif transportasi dan sarana penunjang transportasi.

3. PROSPEK PERBANKAN

Pada triwulan IV-2012, kinerja perbankan diperkirakan masih mengalami peningkatan. Hal ini terkonfirmasi melalui hasil Survei Kredit Perbankan triwulan III-2012 yang menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha memperkirakan Penghimpunan Dana (DPK) dan Kredit akan tumbuh sebesar 1%-10% pada triwulan IV-2012. Pelaku perbankan masih optimis bahwa DPK akan tumbuh karena fasilitas jasa perbankan yang meningkat, sedangkan penyaluran kredit meningkat karena prospek usaha nasabah yang membaik dan kondisi ekonomi yang membaik.

11.76 70.59 5.88 0 10 20 30 40 50 60 70 80

Tingkat suku bunga

dana meningkat Fasilitas jasaperbankan meningkat

Insentif di luar Suku Bunga

Grafik 6.3. Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan DPK Triwulan IV-2012

Lampiran

74

Lampiran

Tabel Porsi PDRB Sektoral Lampung (%)

Tabel PDRB Sektoral Lampung Menurut Harga Berlaku (miliar Rp)

Tabel Perkembangan Inflasi Bulanan Kota Bandar Lampung (%, mtm)

II III IV I II III IV I II III

Pertanian 38.9 37.1 31.4 38.1 37.1 36.7 32.3 39.5 38.6 37.5 Pertambangan & Penggalian 2.0 2.0 2.1 1.9 1.9 1.9 2.0 1.9 1.8 1.8 Industri Pengolahan 15.5 16.2 17.0 15.9 16.1 15.6 16.4 14.8 14.4 15.2 Listrik, Gas & Air Bersih 0.5 0.5 0.6 0.5 0.5 0.5 0.6 0.5 0.5 0.5 Bangunan 3.8 3.6 3.7 3.4 3.3 3.4 3.6 3.3 3.3 3.3 Perdagangan, Hotel & Restoran 15.2 15.4 16.1 15.1 15.6 16.0 17.0 15.0 15.1 15.5 Pengangkutan & Komunikasi 9.4 9.8 12.6 11.2 11.1 11.4 12.1 11.0 11.0 11.5 Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan 6.3 6.4 7.1 5.9 5.7 5.7 6.2 5.6 5.9 6.0 Jasa-jasa 8.4 9.0 9.3 7.8 8.6 8.9 9.8 8.4 9.3 8.7 PDRB 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0 100.0

2012 2011

Lapangan Usaha 2010

II III IV I II III IV I II III

Pertanian 10,469 10,476 8,495 11,646 12,072 12,387 10,182 13,934 14,131 14,228 Pertambangan & Penggalian 529 553 568 591 610 631 645 672 689 689 Industri Pengolahan 4,180 4,580 4,602 4,867 5,245 5,257 5,187 5,224 5,470 5,756 Listrik, Gas & Air Bersih 147 152 165 165 171 175 181 183 188 199 Bangunan 1,014 1,019 1,006 1,027 1,079 1,147 1,143 1,148 1,224 1,251 Perdagangan, Hotel & Restoran 4,089 4,346 4,344 4,615 5,063 5,396 5,360 5,316 5,647 5,884 Pengangkutan & Komunikasi 2,524 2,781 3,401 3,432 3,607 3,865 3,829 3,859 4,092 4,379 Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan 1,682 1,795 1,932 1,814 1,870 1,918 1,950 1,980 2,241 2,292 Jasa-jasa 2,251 2,537 2,518 2,388 2,803 2,999 3,092 2,980 3,309 3,312 PDRB Dengan Migas 26,885 28,239 27,031 30,545 32,519 33,775 31,570 35,297 36,992 37,990 PDRB Tanpa Migas 26,583 27,920 26,708 30,197 32,160 33,396 31,185 34,885 36,570 37,569 Lapangan Usaha 2010 2011 2012 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Umum -0.10 -0.03 0.29 0.82 0.71 0.75 0.62 4.84 4.24 0.63 -0.11 -0.21 0.40 0.17 0.79 0.52 1.12 0.32 1 Bahan Makanan -0.96 -0.29 0.22 1.64 0.99 1.22 0.53 2.08 1.39 1.50 -0.98 -1.54 0.99 0.64 2.18 0.64 2.92 0.12 2 Makanan Jadi 0.01 -0.15 0.09 1.73 0.49 0.03 1.83 10.61 9.01 0.13 0.46 0.90 0.21 -0.05 0.71 0.23 0.13 0.73 3 Perumahan 0.48 0.17 0.66 0.01 0.66 0.22 0.10 3.86 3.73 0.88 -0.08 0.09 0.01 -0.02 0.11 0.38 -0.01 0.08 4 Sandang 0.57 0.59 0.09 0.44 2.83 -0.21 -0.96 5.90 4.57 -0.16 0.98 -0.41 0.34 0.02 0.21 1.76 0.29 1.50 5 Kesehatan 0.04 -0.26 0.96 0.22 0.29 0.06 1.01 9.47 9.95 -0.21 -0.26 0.17 0.18 0.37 0.22 1.54 0.65 -0.03 6 Pendidikan 0.00 0.00 0.09 0.03 0.00 5.56 1.85 7.84 7.64 0.00 0.00 -0.22 -0.04 0.06 0.09 0.66 4.35 0.04 2012 2011

Lampiran

75

Tabel Indikator Kinerja Perbankan Lampung (miliar Rp)

Tw I Tw II Tw III Tw IV Tw I Tw II Tw III Asset 36,093.52 37,173.17 41,474.12 40,278.56 42,991.31 44,327.99 46,707.27 48,282.96 Kredit Berdasarkan Jenis 21,897.12 22,959.85 24,523.76 25,413.02 27,110.05 28,471.63 30,541.53 31,677.35 Modal Kerja 10,839.48 11,303.06 11,704.52 11,757.26 12,033.30 12,854.46 13,761.65 14,069.49 Investasi 3,636.59 3,842.72 4,434.00 4,563.42 5,503.07 5,944.53 6,042.93 6,183.68 Konsumsi 7,421.06 7,814.06 8,385.24 9,092.34 9,573.68 9,672.65 10,736.95 11,424.17 Kredit Berdasarkan Sektor 21,897.12 22,959.85 24,460.51 25,413.02 27,110.05 28,471.63 30,541.53 31,677.35 Pertanian 2,377.74 2,372.25 2,748.23 2,763.38 3,566.74 3,696.19 3,825.94 3,821.50 Pertambangan 68.76 78.88 77.92 70.20 67.56 67.62 609.97 584.78 Industri 1,748.13 2,307.10 2,437.92 2,377.77 2,609.83 2,862.90 3,099.52 3,091.51 Listrik 18.62 20.17 11.41 10.28 18.37 19.25 19.86 26.62 Konstruksi 397.37 417.54 498.48 507.65 531.24 586.79 634.83 714.34 Perdagangan 6,380.59 6,287.14 6,327.48 6,715.63 7,218.80 7,640.17 8,251.83 8,713.25 Angkutan 496.85 594.62 712.50 795.81 899.75 933.41 958.96 1,036.21 Jasa Umum 831.37 692.08 777.99 841.97 920.74 1,005.36 1,062.97 1,073.00 Jasa Sosial 772.57 863.96 884.56 865.91 987.44 936.64 976.95 919.52 Lain-lain 8,805.12 9,326.11 9,984.01 10,464.42 10,289.57 10,723.30 11,100.71 11,696.61 NPL Gross (%) 2.88 3.10 3.40 3.31 2.76 2.71 2.74 2.60 Dana Pihak Ketiga 19,211.80 20,016.70 21,217.44 21,996.83 22,692.08 23,524.66 25,089.76 25,649.21 Giro 3,323.75 4,221.91 4,496.96 4,312.53 3,479.54 5,079.19 5,295.37 5,322.39 Tabungan 9,497.50 9,133.39 9,813.63 10,408.22 11,747.85 10,887.75 11,729.38 12,353.56 Simpanan Berjangka 6,390.55 6,661.40 6,906.86 7,276.08 7,464.69 7,557.72 8,065.01 7,973.26 Loan to Deposit Ratio (%) 113.98 114.70 115.58 115.53 119.47 121.03 121.73 123.50 L/R 1,104.70 412.56 735.89 914.03 1,134.84 606.59 1,072.22 1,626.01 Kredit UMKM 8,950.27 9,488.57 9,665.42 9,706.85 10,399.43 11,329.71 11,818.82 11,866.46 Kredit UMKM (%) 40.87 41.33 39.41 38.20 38.36 39.79 38.70 37.46 2012 Tw IV 2010 2011 Komponen

76

Daftar Istilah

Daftar Istilah

Administered Price Salah satu disagregasi inflasi, yaitu untuk komoditas yang perkembangan harganya diatur oleh pemerintah.

Andil Inflasi Sumbangan perkembangan harga suatu komoditas/kelompok barang/kota terhadap tingkat inflasi secara keseluruhan.

APBD Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Rencana keuangan tahunan

pemerintah daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan ditetapkan dengan peraturan daerah.

Bobot Inflasi Besaran yang menunjukkan pengaruh suatu komoditas terhadap tingkat inflasi secara keseluruhan, yang diperhitungkan dengan melihat tingkat konsumsi masyarakat terhadap komoditas tersebut.

CAR Capital Adequacy Ratio. Merupakan ratio yang menunjukkan ukuran

perbandingan antara modal yang dimiliki suatu bank dengan tingkat risiko yang terjadi.

Dana Perimbangan Sumber pendapatan daerah yang berasal dari APBN untuk mendukung

pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pemberian otonomi daerah.

DPK Dana Pihak Ketiga. Yaitu dana masyarakat (berupa tabungan, deposito, giro, dll) yang disimpan di suatu bank.

IEK Indeks Ekspektasi Konsumen. Salah satu pembentuk IKK. Indeks yang

menunjukkan level keyakinan konsumen terhadap ekspektasi kondisi ekonomi enam bulan mendatang, dengan skala 1-100.

IHK Indeks Harga Konsumen. Sebuah indeks yang merupakan ukuran perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat pada suatu periode tertentu.

IKE Indeks Kondisi Ekonomi. Salah satu pembentukan IKK. Indeks yang menunjukkan level keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, dengan skala 1-100. IKK Indeks Keyakinan Konsumen. Indeks yang menunjukkan level keyakinan

konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang, dengan skala 1-100.

Investasi Kegiatan meningkatkan nilai tambah suatu kegiatan produksi melalui peningkatan modal.

IPM Indeks Pembangunan Manusia. Ukuran Kualitas pembangunan manusia, yang diukur melalui pencapaian rata-rata 3 hal kualitas hidup, yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli.

77

Daftar Istilah

LDR Loan to Deposit Ratio. Merupakan ratio yang menunjukkan perbandingan antara jumlah pinjaman yang disalurkan dengan dana pihak ke tiga yang dihimpun pada suatu waktu tertentu.

Migas Minyak dan gas. Merupakan kelompok sektor industri yang mencakup industri minyak dan gas.

Mtm Month to month. Perbandingan antara data satu bulan dengan bulan sebelumnya. NPL Non Performing Loan. Merupakan klasifikasi yang menunjukkan tingkat kesehatan

terhadap pinjaman yang disalurkan kepada masyarakat.

Omzet Nilai penjualan bruto yang diperoleh dari satu kali proses produksi.

Rhs Right Hand Scale (axis kanan)

PAD Pendapatan Asli Daerah. Pendapatan yang di peroleh dari aktifitas ekonomi suatu daerah seperti hasil pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah.

PDRB Produk Domestik Regional Bruto. Pendapatan suatu daerah yang mencerminkan hasil kegiatan ekonomi yang ada di suatu wilayah tertentu.

Qtq Quarter to quarter. Perbandingan antara data satu triwulan dengan triwulan sebelumnya

Sektor Ekonomi Dominan

Sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah besar sehingga mempunyai pengaruh dominan pada pembentukan PDRB secara keseluruhan.

Share Effect Kontribusi pangsa sektor atau subsektor terhadap total PDRB

Share of Growth Kontribusi pertumbuhan suatu sektor ekonomi terhadap total pertumbuhan PDRB.

Volatile Food Salah satu disagregasi inflasi, yaitu untuk komoditas yang perkembangan harganya sangat bergejolak karena faktor musiman.

Dalam dokumen KAJIAN EKONOMI REGIONAL (Halaman 92-96)

Dokumen terkait