• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTEMUAN 13. INTERNET

13.5. Penggunaan Internet di Tempat Umum

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan internet seperti toko-toko atau kampus-kampus juga hotel-hotel yang menyediakan akses wifi (hotspot). Pengguna hanya perlu menyewa penggunaan komputer, atau membawa laptop (notebook) dan PDA, yang mempunyai teknologi wi-fi untuk mendapatkan akses internet (melalui access point -

[184]

hotspot area), koneksi diberikan secara free atau dengan membeli voucher.

Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses internet, seperti Warung Internet (warnet), Internet Café, Kios Internet, Public Access Terminal, dan Telepon Web, dimana pengguna hanya perlu menyewa penggunaan komputer untuk beberapa waktu.

Berikut ini adalah diagram sederhana yang menjelaskan bagaimana sambungan internet dihadirkan ke dalam kantor atau rumah anda, menggunakan jaringan yang mendukung kabel UTP dan wireless (hybrid) dengan sharing gateway menggunakan sebuah PC server.

Gambar 13.5. Membangun koneksi internet di rumah/kantor

[185]

RANGKUMAN

Rangkuman materi pertemuan 13 ini adalah :

1. Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.

2. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency).

3. Satu unit komputer atau komputer di jaringan dapat terkoneksi ke internet menggunakan jalur Public Line (jalur umum) dan Dedicated Line (jalur khusus internet)

SOAL LATIHAN

1. Apa saja protokol Internet yang sering digunakan ? 2. Apa yang dimaksud dengan DSL ?

3. Apa yang dimaksud dengan fixe wireless ?

[186]

UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNIK

PERTEMUAN 14

Domain Name System (DNS)

Capaian

Pembelajaran

: Mahasiswa dapat memahami tentang Domain Name System (DNS)

Sub Pokok

Bahasan

: 14.1. Sejarah DNS 14.2. Pengertian DNS 14.3. Struktur DNS

14.4. Bagaimana DNS itu bekerja 14.5. Kelebihan dan Kekurangan

DNS

Daftar Pustaka : 1. Purbo, Onno W, “Buku Pintar

Internet TCP/IP, Standar,

Desain dan Implementasi”,

Elex Media Komputindo,

Jakarta, 1999

[187]

2. Stallings, William, “Data and Computer Communications, 8 th”, Prentice Hall, 2007.

3. Kristanto, Andri, “Jaringan Komputer”, Graha Ilmu, 2003 4. Comer, Douglas E,

“Internetworking with TCP/IP Vol 1: Principles, Protocols, and Architecture, 4 th”, Prentice-Hall, 2000.

5. Tanenbaum, Andrew S,

“Computer Networks, 4 th”,

Prentice Hall, 2003

[188]

14.1. Sejarah DNS

Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka harus mengcopy versi terbaru file ini ke setiap lokasi.

Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat dianalogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang dikenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.

14.2. Pengertian DNS

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:

1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).

2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.

[189]

3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name.

Lalu komputer akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang diminta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

14.3. Struktur DNS

Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya :

14.3.1. Root-Level Domains

Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).

14.3.2. Top-Level Domains

Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:

• com Organisasi Komersial

• edu Institusi pendidikan atau universitas

• org Organisasi non-profit

• net Networks (backbone Internet)

• gov Organisasi pemerintah non militer

• mil Organisasi pemerintah militer

• num No telpon

• arpa Reverse DNS

• xx dua-huruf untuk kode negara

(id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)

[190]

Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

Gambar 14.1. Struktur DNS

14.3.3. Second-Level Domains

Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Bujangan, bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan subdomain training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat komputer (host) seperti client1.training.bujangan.com.

14.3.4. Host Names

Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.

14.4. Bagaimana DNS itu bekerja

Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mengecek ke local database

[191]

DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.

Gambar 14.2. 14.4. Bagaimana DNS itu bekerja

1. Resolvers mengirimkan queries ke name server

2. Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message

3. Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name server

14.4.1. Fungsi DNS

1. Menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address).

2. Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.

3. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer, beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server) digunakan oleh seluruh dunia.

[192]

14.5. Kelebihan dan Kekurangan DNS 14.5.1. Kelebihan DNS

1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.

2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah, tapi host name tidak harus berubah.

3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan.

4. DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin) User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address.

14.5.2. Kekurangan DNS

1. User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.

2. DNS tidak mudah untuk di implementasikan.

3. Tidak konsisten.

4. Tidak bisa membuat banyak nama domain.

[193]

RANGKUMAN

Rangkuman dari pertemuan 14 adalah :

1. Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

2. Struktur DNS terdiri dari Root-Level Domains, Top-Level Domains, Second-Level Domains, Host Names.

3. Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan).

SOAL LATIHAN

1. Jelaskan bagaimana DNS itu bekerja?

2. Tuliskan Fungsi DNS ! 3. Tuliskan Kelebihan DNS ! 4. Tuliskan Kekurangan DNS !

[194]

UNIVERSITAS BUDI LUHUR FAKULTAS TEKNIK

PERTEMUAN 15

WWW (World Wide Web)

Capaian

Pembelajaran

: Mahasiswa dapat memahami tentang World Wide Web (WWW)

Sub Pokok

Bahasan

: 14.6. Pengertian World Wide Web (WWW)

14.7. Sejarah World Wide Web (WWW)

14.8. Fasilitas di World Wide Web (WWW)

14.9. Komponen - Komponen World Wide Web (WWW) 14.10. Unsur - Unsur World

Wide Web (WWW)

14.11. Jenis - Jenis World Wide

Web (WWW)

[195]

Daftar Pustaka : 6. Purbo, Onno W, “Buku Pintar Internet TCP/IP, Standar, Desain dan Implementasi”, Elex Media Komputindo, Jakarta, 1999

7. Stallings, William, “Data and Computer Communications, 8 th”, Prentice Hall, 2007.

8. Kristanto, Andri, “Jaringan Komputer”, Graha Ilmu, 2003 9. Comer, Douglas E,

“Internetworking with TCP/IP Vol 1: Principles, Protocols, and Architecture, 4 th”, Prentice-Hall, 2000.

10. Tanenbaum, Andrew S,

“Computer Networks, 4 th”,

Prentice Hall, 2003

[196]

15.1. Pengertian World Wide Web (WWW)

Pengertian WWW (World Wide Web) adalah suatu media pada teknologi internet yang bekerja untuk menampilkan informasi dalam bentuk text, gambar, suara, bahkan video pada sebuah aplikasi yang bernama browser. WWW merupakan kumpulan dokumen yang disimpan pada sebuah server dan bisa diakses oleh setiap orang di penjuru dunia ini dengan memanfaatkan jaringan yang saling terhubung satu dengan yang lainnya yang disebut dengan jaringan internet. Dokumen-dokumen yang banyak tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa HTML (Hypertext Markup Language), HTML ini tidak hanya menampilkan text saja, HTML bisa menyimpan gambar, video dan suara yang ditulis dengan kode khusus yang nantinya bisa ditampilkan didalam browser. Bekerja dengan Web mencakup bekerja dengan software Web Browser dan software Web Server. Keduanya bekerja seperti sistem client server dengan tugas sebagai berikut :

• Web browser sebagai client untuk menginterpretasikan dan melihat informasi Web.

• Web server sebagai server untuk menerima informasi yang diminta oleh browser. Untuk mengakses Web, Anda memerlukan suatu program yang disebut Web Browser.

Browser merupakan suatu aplikasi atau program yang berfungsi untuk menampilkan informasi baik teks, gambar, suara, animasi, bahkan sekarang telah banyak bermunculan video streaming untuk menampilkan acara televisi dan musik.

Browser pertama kali dibuat berbasiskan teks. Untuk menyatakan suatu alamat (link), dibuat sebaris nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam web.

Semua orang pastinya merasakan dampak dari maraknya penggunaan internet khususnya pada media WWW, hal ini dipicu dengan hadirnya banyak jejaring sosial seperti facebook, twitter dan Google+. Melalui jejaring sosial tersebut dengan mudahnya manusia bisa berkomunikasi dengan kerabat, teman atau bahkan dengan orang-orang yang sebelumnya tidak dikenal yang tinggal di berbagai belahan dunia. Media komunikasi di dalam jejaring sosial tersebut bisa dengan berbentuk kirim-kiriman pesan text, telepon dan video call. Dibandingkan dengan

[197]

menggunakan teknologi jaringan seluler atau telpon, berkomunikasi lewat jaringan internet via jejaring sosial jauh lebih murah dalam hal biaya. Fasilitas-fasilitas jejaring sosial tersebut itulah contoh pemanfaatan teknologi internet melalui media WWW.

Beberapa Istilah yang berhubungan dengan WWW :

• Internet

• Halaman Web (Web Page)

• URL (Uniform Resource Locator)

• Situs Web (Website)

• Domain

• Browser

15.2. Sejarah World Wide Web (WWW)

Ide mendasar dari World Wide Web adalah penyajian hypertext atau yang dikenal sekarang sebagai HTML atau Hyper Text Markup Language. Asal-usul hypertext dapat ditelusuri kembali ke 1945. Pada saat itu, Vannevar Bush, seorang penasihat ilmu pengetahuan pada era Presiden Roosevelt, mengusulkan sistem yang disebut “memex'' singkatan Memory and Index. Yang dapat menyimpan sejumlah besar informasi, link teks dan ilustrasi terkait, yang dapat disimpan dan digunakan untuk referensi di masa mendatang.

Setelah Vannevar Bush pertama kali mengajukan dasar-dasar hypertext di 1945, meletakkan fondasi untuk Tim Berners-Lee dan rekan rekannya untuk menciptakan World Wide Web, HTML (hypertext markup language), HTTP (HyperText Transfer Protocol) dan URL (Universal Resource Locators) pada tahun 1990.

Tim Berners-Lee adalah orang yang memimpin pengembangan World Wide Web (dengan bantuan tentu saja), yang terdefinisi dari HTML (hypertext markup language) yang digunakan untuk membuat halaman web, HTTP (HyperText Transfer Protocol) dan URL (Universal Resource Locators). Semua perkembangan tersebut terjadi antara 1989 dan 1991 yang akan dibahas pada bagian sejarah ini. Tim Berners-Lee dianggap sebagai penulis utama dari HTML, dibantu oleh

rekan-[198]

rekannya di CERN (Conseil European pour la Recherce Nucleaire), sebuah organisasi ilmiah internasional berbasis di Jenewa, Swiss.

Bush mencurahkan isi pikirannya secara panjang lebar dalam esai "As We May Think" di Atlantic Monthly, yang diterbitkan Juli 1945. Dalam artikel itu, Bush memprediksikan bahwa "bentuk bentuk ensiklopedi baru akan muncul, siap dibuat dengan alur alur rumit dari jalur asosiatif didalamnya, siap untuk di olah ulang didalam memex dan diperkuat". Beberapa bulan kemudian (10 September 1945) majalah Life menerbitkan versi kental "As We May Think", disertai dengan ilustrasi beberapa menunjukkan kemungkinan munculnya mesin memex dan perangkat pendampingnya.

Istilah Hypertext dan hypermedia hal diperkenalkan oleh Ted Nelson (1965) pada Konferensi Nasional ke-20 dari Association for Computing Machinery, dengan sistem Editing Hypertext pertama dikembangkan oleh IBM untuk komputer 360-nya. Ide-ide terus berkembang melalui tahun 70-an dan '80-an. Salah satu implementasi pada komputer pribadi pertama adalah Computer HyperCard milik Apple, yang diperkenalkan pada tahun 1987.

Saat menjadi konsultan untuk CERN antara Juni-Desember 1980, Tim Berners-Lee menulis program notebook, “Enquire-Within-Upon-Everything” yang berarti "Tanyakan-Didalam-Diatas-Segala sesuatu", yang memungkinkan link dibuat antara node bebas. Setiap node memiliki judul, tipe, dan daftar link diketik dua arah.

"ENQUIRE" berjalan pada mesin data Norsk bawah SINTRAN-III.

World Wide Web memiliki akar sejarah dalam hal-hal seperti penciptaan telegraf, peluncuran Sputnik dan banyak lagi, tapi benar-benar semuanya dimulai pada Maret 1989, ketika Tim menulis sebuah karya yang disebut “Manajemen Informasi: Sebuah Proposal”. Dalam dokumen ini, ia menulis "hanya program lain"

(BBC, 12/31/03) yang tidak disangka merevolusi dunia seperti yang kita kenal.

Proposal tersebut menyarankan cara pengelolaan informasi yang menggunakan proses "hypertext" untuk menghubungkan dokumen dokumen yang terkait melalui jaringan. proposal yang diusulkan oleh Sir Tim Berners memiliki persyaratan yang sangat mirip dengan Web seperti yang dikenal hari ini :

• Remote akses melalui jaringan

• Cross-sistem kompatibilitas (disebut "Heterogenitas" dalam proposal)

[199]

• Tidak ada sentralisasi yang memungkinkan node yang akan dibuat di mana mereka dibutuhkan

• Akses ke data yang ada

• Bookmark (disebut "Link Pribadi")

1989 : Tim Berners-Lee menciptakan web dengan menggunakan HTML sebagai bahasa penerbitannya

Kehidupan World Wide Web dimulai di CERN, Laboratorium Eropa untuk Partikel Fisika di Jenewa, Swiss. CERN merupakan tempat pertemuan bagi fisikawan dari seluruh dunia, di mana para pemikir yang sangat abstrak dan konseptual terlibat dalam perenungan fenomena atom kompleks yang terjadi pada skala sangat kecil dalam ruang dan waktu. Ini adalah tempat yang mengejutkan memang untuk awal dari sebuah teknologi yang akan, akhirnya, memberikan segala sesuatu dari informasi wisata, belanja online dan iklan, data keuangan, prakiraan cuaca dan banyak lagi untuk komputer pribadi.

Tim Berners-Lee adalah penemu Web. Pada tahun 1989, Tim sedang bekerja di bagian layanan komputasi untuk CERN ketika ia mengemukakan konsep;

dan pada saat itu dia tidak tahu bahwa konsepnya akan diwujudkan pada skala besar. Penelitian Partikel Fisika sering melibatkan kolaborasi antara lembaga dari seluruh dunia. Tim memiliki gagasan untuk memungkinkan peneliti dari area terpencil di dunia untuk mengatur dan menyatukan informasi dalam satu wadah.

Tapi membuat sejumlah besar dokumen penelitian tersedia dalam wadah tersebut sebagai file yang dapat didownload ke komputer secara individu, ia menyarankan bahwa pengguna dapat me-link teks dalam file sendiri.

Dengan kata lain, memungkinkan adanya referensi silang dari satu makalah penelitian yang ke makalah yang lain. Ini berarti bahwa saat membaca salah satu makalah penelitian, pengguna dapat dengan cepat menampilkan bagian dari kertas lain yang memegang teks atau diagram yangrelevan. Dokumentasi yang bersifat ilmiah dan matematika akan diwakili dalam jaringan informasi atau “web of 'informations” yang berbentuk media elektronik pada komputer di seluruh dunia. Ini, Tim berpikir, bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa bentuk hypertext, beberapa cara untuk menghubungkan dokumen bersama dengan menggunakan