• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prototipe Sistem Instrumentasi dan Kendali Reaktor Riset dan Reaktor Daya (Computer Integrated System Pada Level Supervisory)

Dalam dokumen BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL KATA PENGANTAR (Halaman 50-55)

Sistem instrumentasi dan kendali memiliki peran utama dalam menjamin tingkat keselamatan sebuah reaktor nuklir, baik itu reaktor riset maupun reaktor daya. Kegiatan perekayasaan ini dilakukan secara multiyears dimana setiap tahunnya menghasilkan prototipe berupa sub-sub item yang pada akhirnya akan diintegrasikan dalam sebuah sistem yang lengkap. Pada tahun 2012, perekayasaan dilakukan pada tingkat supervisory control.

Keinginan untuk mampu secara mandiri melakukan desain, pengelolaan, perawatan, dan inovasi terkait instrumentasi dan kendali nuklir merupakan motivasi utama kegiatan ini. Untuk mencapai penguasaan desain dan inovasi diperlukan SDM yang handal dan perangkat/fasilitas pendukung. Konfigurasi

memberikan perintah ke controller. Model matematis reaktor nuklir ditanamkan pada modul NI PXI. Sedangkan PLC sebagai controller akan mengendalikan proses di dalam model reaktor nuklir. Input-output model dapat dihubungkan ke perangkat riil melalui konektor I/O. Keunggulan konfigurasi ini adalah terbentuknya sistem hardware-in-the-loop, dimana model plant

direpresentasikan dalam bentuk simulasi komputer, sedangkan input-output dari lingkungan luar berupa perangkat keras sistem riil (sensor dan aktuator). Dengan demikian, simulasi komputer dapat dikomunikasikan dengan sistem riil.

Gambar 3.23. Prototipe sistem instrumentasi dan kendali reaktor

Programmable Logic

Controller (PLC) Local

Penguasaan teknologi sistem instrumentasi kendali reaktor sangat dibutuhkan dalam rangka menjaga kelangsungan sistem instrumentasi reaktor yang ada. Seperti diketahui sistem instrumentasi reaktor yang terpasang di RSG-GAS saat ini sudah mengalami penuaan, sehingga dalam beberapa tahun lagi harus dilakukan peremajaan (refurbishment) dengan menggunakan teknologi terkini yang sesuai dengan tingkat keselamatan yang sudah direkomendasikan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA). Bentuk kerjasama telah dilakukan di lingkungan internal BATAN sebagai pengguna utama, dan dengan pihak luar negeri dalam bentuk keikut-sertaan dalam forum internasional yang membahas desain-desain sistem instrumentasi reaktor yang digunakan dalam perancangan dan pembangunan reaktor baru di berbagai negara.

Tabel 3.7.

Perbandingan Realisasi dan Capaian Kinerja Tahun 2010, 2011, dan 2012

Indikator Kinerja Utama Realisasi/Capaian Kinerja

2010 2011 2012

(1) (2) (3) (4)

Jumlah Prototipe Hasil Litbangyasa Energi Nuklir, Isotop dan Radiasi yang Siap Dimanfaatkan Masyarakat

100% 100% 100%

Dari tabel di atas, menunjukkan perbandingan realisasi dan capaian kinerja selama 3 tahun menunjukkan kinerja yang bagus karena mencapai 100%.

Publikasi ilmiah baik di tingkat nasional dan internasional bagi suatu lembaga litbang merupakan pengakuan serta daya saing tersendiri bagi karya ilmiah yang dihasilkan oleh para penelitinya.

Dari target tahun 2012 yang direncanakan sejumlah 71 publikasi ilmiah nasional dan 8 publikasi internasional, dapat terealisasi sejumlah 287 publikasi ilmiah (363,30%), yang terdiri dari publikasi nasional sejumlah 257 judul dan internasional sejumlah 30 judul (Lampiran 6).

Publikasi ilmiah ini juga ditunjang oleh sejumlah usulan paten/HKI yang terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual - Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen HAKI-KemenkumHAM). Tahun 2012, usulan Paten BATAN yang diajukan 5. Jumlah Publikasi Ilmiah Nasional dan Internasional Hasil Litbangyasa Energi,

ke Ditjen HAKI-KemenkumHAM berjumlah 13 judul (lampiran 7). Disamping itu, pada bulan Agustus 2012, lima penelitian BATAN memperoleh penghargaan Karya Inovasi 2012 dari Menteri Negara Riset dan Teknologi, Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS., serta masuk dalam Buku 104 Inovasi Indonesia pada Business Innovation Center (BIC) dibawah pembinaan Kementerian Riset dan Teknologi. Penghargaan tersebut dijabarkan dalam Tabel 3.8.

Tabel 3.8.

Penerima Penghargaan Karya Inovasi 2012

NO Bidang Judul Inovasi Inovator Status Paten

1 Ketahanan Pangan

Pertumbuhan Sehat dari Lautan

Oligoalginat Iradiasi Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Organik

PATIR

Tita Puspitasari M.Si; Dr. Hendig Winarno; Dr. Darmawan Darwis; Dian Iramani; Dewi Sekar Pangertini B.Sc; Sri Susilawati; Nunung Nuryanthi S.Si Telah didaftarkan 2 Ketahanan Pangan

Hama Tamat, Ozon Selamat

Menembus Pasar Ekspor Buah-Buahan dengan Iradiasi

PATIR

Dra. Murni Indarwatmi, M.Si; A. Nasroh Kuswadi; Indah Arastuti Nasution

Tidak ingin dipatenkan

3 Energi Baru dan Terbarukan

Aditif Pelumas Karet Alam

Peningkatan Indeks Viskositas Pelumas dari Kopolimer Radiasi Lateks Karet Alam-Stirena

PATIR

Dr. Meri Suhartini, M.Si; Akhmad Rasyid Syahputra, S.Si; Rahmawati, S.Si; Prof. Marga Utama Dalam proses pengajuan 4 Teknologi Kesehatan & Obat-obatan

Emas Cerdas untuk Kanker Hati

Pembuatan dan

Pemanfaatan Nanopartikel Emas Radioaktif Terbungkus Dendrimer PAMAM (198Au-PAMAM) sebagai

“Nanodevice

Brachytherapy” Kanker Hati

PRR

Anung Pujiyanto, S.Si; Herlan Setiawan S.Si; Mujinah; Dede K; Rien Ritawidjaya S.Si; Dr. Abdul Mutalib; Hotman Lubis, Triyanto

Telah didaftarkan

5 Material Maju Bijih Plastik dari Limbah Biomassa

Bijih Kayu Plastik dari Komposit Serbuk Kayu Gergaji, Sekam Padi, Limbah Tapioka Menggunakan Teknologi Radiasi PATIR Drs. Sudrajat Iskandar Telah didaftarkan

Tabel 3.9.

Perbandingan Realisasi dan Capaian Kinerja Tahun 2010, 2011, dan 2012

Indikator Kinerja Utama Realisasi/Capaian Kinerja 2010 2011 2012

(1) (2) (3) (4)

Jumlah Publikasi Ilmiah Nasional dan Internasional Hasil Litbangyasa Energi, Isotop dan Radiasi yang Dapat Diacu oleh Masyarakat Ilmiah

73 PI 128,07% 167 PI 303,63% 287 PI 363,30%

Dari tabel di atas, menunjukkan perbandingan realisasi dan capaian kinerja selama 3 tahun mengalami peningkatan baik publikasi nasional maupun internasional.

Tabel 3.10.

Pencapaian Target Kinerja atas Sasaran Strategis 2 Sasaran Strategis 2 :

Meningkatnya pemanfaatan hasil litbang energi nuklir, isotop dan radiasi

Indikator Kinerja Target Realisasi %

Persentase peningkatan penerimaan masyarakat terhadap iptek nuklir di Indonesia

62% 52,93% 85,37

Jumlah mitra komersial yang menerapkan hasil litbangyasa iptek nuklir

3 Mitra 7 Mitra 233,33 Jumlah jenis hasil litbangyasa iptek nuklir yang

dikomersilkan

2 Jenis 2 Jenis 100

Evaluasi atas pencapai indikator kinerja utama terhadap sasaran strategis 2 adalah sebagai berikut:

Kebijakan diseminasi hasil litbang rekayasa iptek nuklir BATAN dilakukan melalui

Public Information, Public Education, dan Pemanfaatan hasil litbangyasa di daerah.

Diseminasi dan sosialisasi iptek nuklir ditujukan kepada masyarakat untuk memahami iptek nuklir seutuhnya. Berbagai sarana dan metoda yang digunakan melalui seminar, ceramah, workshop, pameran, penerbitan publikasi, dialog interaktif di radio dan TV, dan sebagainya, dengan peserta kegiatan yang terdiri atas kalangan siswa, guru, masyarakat umum, pondok pesantren, pegawai dinas/instansi, hingga kelompok tani/ternak. Di sisi lain, BATAN secara sistematis juga berusaha untuk membangun jejaring yang erat antara lembaga eksekutif, legislatif, akademisi, LSM dan masyarakat umum melalui media campaign, pengembangan stakeholder, pemberdayaan masyarakat, dan pengukuran penerimaan masyarakat terhadap iptek nuklir.

Untuk mengetahui sejauh mana tanggapan dan pengetahuan masyarakat umum tentang iptek nuklir dan pemanfaatannya, diperlukan suatu kegiatan evaluasi tingkat penerimaan masyarakat terhadap hasil litbangyasa iptek nuklir. Kegiatan tersebut berupa jajak yang hasilnya dapat merepresentasikan penerimaan masyarakat

6. Persentase Peningkatan Penerimaan Masyarakat Terhadap Iptek Nuklir di

Dalam dokumen BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL KATA PENGANTAR (Halaman 50-55)