• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

1.2 Target atau Segmen Pasar

2.4.6 Proyeksi Penjualan

Untuk tahap awal uasah Kue Donat Aneka Rasa ini dijual hanya sebanyak 200 kue perhari. Sebagai bentuk perkenalan, hal ini dilakukan karena masyarakat belum mengetahui keberadaan “Kue Donat Aneka Rasa” ini.

Proyaksi keuntungan yang akan diperoleh perhari dimana faktor biaya dihitung adalah sebagai berikut :

1. Harga Kue Donat Aneka Rasa Rp. 2000/buah Kue Donat dijual perhari sebanyak 200 Kue

Maka, hasil penjualan perhari 200 x Rp. 2000 = Rp. 400.000/hari

2. Biaya produksi = Rp. 200.000/hari

Tabel 2.2 Proyeksi penjualan “Kue Donat Aneka Rasa”

No Bulan Penjualan 1 I 200 2 II 250 3 III 300 4 IV 350 5 V 400 6 VI 450 7 VII 500 8 VIII 550 9 IX 600 10 X 650 11 XI 700 12 XII 750 Sumber : “Penulis” 2.4.7 Strategi Pemasaran

Strategi yang unggul akan menghasilkan keunggulan dalam berbisnis. Bisnis makanan ini akan dipromosikan melalui media cetak, dan juga promosi dari mulut ke mulut. Karena promosi dari mulut ke mulut lebih besar pengaruhnya dari pada media cetak. Dan kebanyakan orang akan lebih percaya apabila seseorang telah membuktikan kelezatannya.

Selain itu, strategi pemasaran yang akan dilakukan untuk mengenalkan produk usaha Kue Donat Aneka Rasa ini adalah :

1. Penyebaran brosur dan leaflet di sekolah-sekolah, kampus, dan tempat perbelanjaan.

2. Pemasangan papan nama yang besar dengan nama “ Kue Donat Aneka Rasa” yang besar dan berwarna cerah.

3. Pemasangan penerangan yang cukup mencolok di malam hari, pada papan nama serta outlet.

4. Brosur/daftar harga, selebaran.

Strategi pemasaran Perusahaan dilakukan berdasarkan analisis 7 P dengan alat analisis SWOT menurut Kottler (Kevin, 2006;23) yang terdiri atas :

1. Product

Strategi mengenai bagaimana produk usaha ini dapat menarik hati konsumen untuk membelinya. Produk yang ditawarkan merupakan berbagai variasi rasa Kue Donat yang memiliki rsa yang enak dengan kadar gizi yan tinggi dan menyehatkan sebagai makanan.

2. Price

Strategi mengenai bagaimana produk ini lebih menarik konsumen dari segi harga dibandingkan dengan pesaing. Umumnya konsemen lebih tertarik kepada produk dengan harga yang lebih murah.

Pricing menurut Raymond Corey adalah ekspresi nilai yang menyangkut kegunaan dan kualitas produk, citra yang terbentuk melalui iklan dan promosi, ketersediaan produk melelui jaringan distribusi , dan layanan yang

menyertainya. Sehingga pricing bukan semata-mata biaya produksi ditambah dengan margi keuntungan yang akan kita ambil. Melainkan sebuah nilai yang mencerminkan value proposition. Dalam menetukan harga kue Donat, kita mempertimbangkan hal-hal yang telah disebutkan oleh Raymond Corey. Harga yang tepat akan memiliki ikatan yang erat antara pembeli dan produsen. Harga produk tidak lebih murah daripada produk pesaing, karena harga tersebut merupakan harga yang sudah sesuai dengan ongkos produksi yaitu Rp. 2000 setiap Kue Donat.

3. Promotion

Strategi mengenai bagaimana produk kita dapat dikenal oleh konsumen melalui cara Personal Selling yaitu promosi melalui penjualan langsung ke tempat konsumen berada dengan menawarkan dan mencoba produk langsung.

4. Placement

Merupakan cara untuk mendistribusikan produk kita untuk sampai ke tangan konsumen. Sistem distribusi yang dilakukan secara langsung ke konsumen.

5. People

Merupakan kriteria sumber daya manusia secara umum yanng dapat meningkatkan penjualan produk ke konsumen secara langsung ataupun tidak langsung. Direncanakan usaha ini dilaksanakan oleh pemilik sendiri sebagai pemilik aktif. Maka sedapat mungkin pemilik mengutamakan pelayanan dengan sikap yang senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

6. Process

Proses yang ditampilkan kepada konsumen agar konsumen tertarik untuk membeli. Proses yang dapat ditampilkan seperti proses produksi yang baik ataupun proses pelayanan terhadap konsumen. Dalam proses, pelanggan dapat melihat secara langsung proses pembuatannya. Disini operasional usaha dituntut untuk menjaga kualitas produksi seperti mengutamakan kebersihan, langkah kerja yang efektif dan tangkas menannggapi permintaan.

7. Physical Evidence

Penampilan fisik dari fasilitas pendukung atau sarana dalam menjual produk yang dapat dilihat langsung oleh konsumen. Logo official dari “Kue Donat Aneka Rasa” dengan menampilkan gambar dari berbagai pilihan kue Donat yang sangat menarik.

Kemasan produk berisi nama berikut alamat usaha. Kemasan terbuat dengan menggunakan plastik yang cantik dan berwarna-warni. Ini akan menjadikan tampilan Kue menjadi bagus terlihat.

2.4.8 Analisis Pesaing

Pesaing merupakan faktor yang penting dalam menyusun keberhasilan pemasaran. Menurut pakar manajemen strategi mengidentifikasikan 5 (lima) kekuatan persaingan yakni masuknya pendatang baru, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar-menawar pemasok, serta persaingan konvensional di antara para pesaing yanga ada. Kelima kekuatan persaingan tersebut secara bersama-sama menentukan intensitas persaingan dan kemampuan laba dalam industri, dan

kekuatan yang paling besar akan sangat menentukan serta menjadi sesuatu yang sangat penting dari sudut pandang perumusan strategi.

1. Ancaman Masuknya Pendatang Baru

Pendatang baru dalam industri dapat mengancam pesaing yang ada. Untuk usaha Kue Donat Aneka Rasa ini ancaman akan masuknya pendatang baru dapat merebut pangsa pasar dari produk usaha ini. Misalnya masuknya produk yang sejenis maupun yang berbeda seperti : burger, bolu, martabak, dan sebagainya. Masuknya menu-menu seperti ini dapat mengancam penjualan produk Kue Donat Aneka Rasa ini.

2. Tingkat Rivalitas Diantara Para Pesaing yang Ada

Persaingan ada yang berbentuk perlombaan untuk mendapatkan posisi dengan menggunakan strategi-strategi seperti persaingan harga, promosi dan sebagainya. Untuk usaha Kue Donat Aneka Rasa ini tingkat rivalitas yang ada di sekitar area kampus sangat tinggi, adanya pesaing yang berbeda-beda dapat menyebabkan turunnya permintaan akan produk ini.

3. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli

Dalam usaha Kue Donat Aneka Rasa ini yang menentukan harga berada di tangan usaha Kue Donat Aneka Rasa, ini disebabkan karena harga telah tertera di dalam buku menu.

4. Saluran Distribusi

Penggunaan saluran distribusi yang tepat akan memberikan manfaat seperti tersedianya produk pada moment yang tepat bagi konsumen, dan juga akan tersedianya produk di lokasi yang menyenangkan bagi pelanggan potensial.

Dalam pemasaran dan penjualan hanya menggunakan satu saluran distribusi , yaitu : Zero Level Channel (dari produsen langsung ke konsumen).

Saluran yang digunakan oleh Kue Donat Aneka Rasa adalah saluran No Channel atau Zero Level Channel yaitu saluran yang pemasarannyalangsung dari produsen ke konsumen. Saluran ini tidak memiliki perantara, dikarenakan usaha Kue Donat ini menjajakan produknya dengan cara mendirikan warung atau cafe sehingga konsumen datang langsung untuk membeli produk Kue Donat Aneka Rasa.

Dari analisis pasar dan pesaing yang penulis lihat bahwa, pesaing dari Kue Donat Aneka Rasa ini bukan dari produk yang sejenis melainkan pesaing yang bersifat substitusi yakni usaha gorengan dan usaha burger. Namun ada juga pesaing yang berasal dari jenis makanan yang sama, yakni Kue Donat gerobak. Adapun keunggulan dan kelemahan dari produk yanng kami tawarkan dan kompetitor sebagai berikut :

Tabel 2.3

Keunggulan dan Kelemahan Kompetitor

PESAING KEUNGGULAN KELEMAHAN

Usaha Gorengan

1. Lebih ekonomis dari segi harga 2. Lebih mengenyangkan. 1. Kurang menyehatkan 2. Produk yang dihasilkan kurang higienis.

Burger 1. Sudah punya pelanggan setia

1. Harga sedikit lebih murah

Kue Donat Gerobak

1. Lebih murah 1. Kehigienisan belum terjamin

2. Variasi rasa tidak banyak.

2.5 Aspek Produksi

2.5.1 Bahan Baku

Perencanaan bahan baku dan bahan pembantu merupakan bagian utama untuk perhitungan kebutuhan modal kerja. Hal-hak yang perlu diperhatikan adalah suplier, kuantitas, harga beli, persyaratan pembelian, ketersediaan, dan persediaan.

Adapun bahan-bahan untuk membuat Kue Donat Aneka Rasa, adalah sebagai berikut :

Tabel 2.4

Bahan Baku Kue Donat Aneka Rasa

KULIT RASA

Tepung terigu, Ragi instan, air, Mentega, Gula pasir, Garam, Telur, Susu bubuk atau Susu kental, Coklat seres atau coklat beras

Kue Donat dengan Rasa Coklat Seres atau Coklat Beras

Tepung terigu, Ragi instan, Air, Mentega, Gula pasir, Garam, Telur, Susu bubuk atau Susu kental, Coklat cair

Tepung terigu, Ragi instan, Air, Mentega, Gula pasir, Garam, Telur, Susu bubuk atau Susu kental, Keju

Kue Donat dengan Rasa Keju

Tepung terigu, Ragi instan, Air, Mentega, Gula Pasir, Garam, Telur, Susu bubuk atau Susu kental, Strawberry Cair

Kue Donat dengan Rasa Strawberry Cair

2.5.2 Proses Produksi

Perencanaan proses produksi pada dasarnya menjelaskan tahapan- tahapan proses yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau output yang dimaksud. Adapun proses dalam memproduksi Kue Donat ini adalah sebagai berikut :

1. Kocok telur terlebih dahulu, masukkan gula pasir, garam, mentega, tepung terigu, kemudian diaduk rata

2. Campur ragi didalam air lalu diaduk rata dan masukkan ke dalam adonan 3. Setelah itu uleni hingga kalis dan diamkan dalam wadah tertutup sekitar

20 menit hingga adonan kelihatan mengembang

4. Ambil adonan dan bulatkan lalu simpan di wadah yang telah ditaburi tepung terigu agar adonan tidak lengket dan diamkan hingga 20 menit hingga bulatan adonan kelihatan mengembang

5. Panaskan minyak goreng agak banyak agar donatnya bisa masak denngan bagus, lubangi tengahnya bulatan adonan tersebut lalu goreng dengan api kompor yang kecil agar tidak hangus

6. Setelah itu, olesi di atasnya dengan menggunakan mentega

7. untuk membuat rasa cukup dengan menaburkan rasa yang diinginkan, seperti Donat dengan Coklat seres yaitu tinggal menaburkan Coklat seres di atas Donat yang telah di goreng dan begitu juga pada rasa yang lainnya.

Gambar 2.6 Proses Produksi

Sumber : “Penulis”

Dalam dokumen Perencanaan Bisnis Kue Donat Aneka Rasa (Halaman 31-40)

Dokumen terkait