• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama

Dalam dokumen perja nomor 009 tahun 2011 (Halaman 144-149)

BAB X STAF AHL

PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama

Kedudukan, Tugas dan Wewenang serta Fungsi

Pasal 407

Pusat Penelitian dan Pengembangan yang selanjutnya dalam keputusan ini disebut Pusat LITBANG adalah pelaksana tugas di bidang penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung, yang karena sifatnya tidak tercakup dalam satuan organisasi Kejaksaan lainnya, bertanggung jawab langsung kepada Jaksa Agung.

Pasal 408

Pusat LITBANG mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Pasal 409

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 408, Pusat LITBANG menyelenggarakan fungsi :

a. penyiapan perumusan rencana dan program kerja serta laporan pelaksanaannya;

b. penyiapan perumusan kebijaksanaan teknis pelaksanaan penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

167 c. koordinasi dan konsultasi dalam penyusunan proyek dan kegiatan penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung dengan satuan kerja di lingkungan Kejaksaan;

d. koordinasi dan konsultasi dalam melakukan penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

e. pelaksanaan kerjasama dengan pihak lain di bidang penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang- undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

f. pelaksanaan pemantauan, penilaian pelaksanaan rencana dan program kerja penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

g. pelaksanaan kerjasama dengan instansi/ kementerian baik dari dalam maupun dari luar negeri di bidang penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

h. pelaksanaan urusan ketatausahaan, kerumahtanggaan, kepegawaian, dokumentasi, kepustakaan dan pendistribusian hasil penelitian, pengkajian, pengembangan, kerjasama keilmuan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

i. pembinaan dan penilaian karya tulis ilmiah dan kegiatan ilmiah lainnya di lingkungan Kejaksaan.

Bagian Kedua Susunan Organisasi

Pasal 410

Pusat LITBANG terdiri atas : a. Bagian Tata Usaha;

168 b. Bidang Penelitian;

c. Bidang Pengkajian dan Pengembangan; dan d. Kelompok Jabatan Fungsional.

Pasal 411

Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan kepegawaian, Ketatausahaan, dokumentasi perpustakaan, kerumahtanggaan dan pendistribusian pada pusat LITBANG.

Pasal 412

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 411, Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi :

a. pelaksanaan urusan kepegawaian, surat menyurat, perlengkapan dan rumah tangga; b. pelaksanaan urusan keuangan;

c. pelaksanaan urusan dokumentasi, pendistribusian dan perpustakaan.

Pasal 413

Bagian Tata Usaha terdiri atas : a. Subbagian Umum;

b. Subbagian Keuangan; dan

c. Subbagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Pasal 414

(1) Subbagian Umum mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian, surat menyurat dan kearsipan, perlengkapan dan rumah tangga;

(2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan keuangan;

(3) Subbagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi, pendistribusian dan kepustakaan.

Pasal 415

Bidang Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program penelitian dan kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung, kegiatan penelitian, pemantauan dan penilaian

169 pelaksanaan rencana dan program kerja kegiatan penelitian dan kerjasama keilmuan serta penyusunan laporan hasil penelitian.

Pasal 416

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415, Bidang Penelitian menyelenggarakan fungsi :

a. penyusunan program penelitian dan kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang- undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

b. pelaksanaan kegatan penelitian dan kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang- undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

c. pemantauan dan penilaian pelaksanaan rencana dan program kerja penelitian dan kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung serta penyusunan laporan hasil penelitian dan kerjasama keilmuan.

Pasal 417

Bidang Penelitian terdiri atas :

a. Subbidang Penyusunan Program Penelitian; b. Subbidang Pelaksanaan Penelitian; dan

c. Subbidang Pemantauan dan Penilaian Penelitian. Pasal 418

(1) Subbidang Penyusunan Program Penelitian mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan program dan proyek penelitian, kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung serta penyiapan bahan pemantauan dan penilaian pelaksanaan program dan proyek penelitian dan kerjasama keilmuan;

(2) Subbidang Pelaksanaan Penelitian mempunyai tugas melakukan penyiapan serta pelaksanaan kegiatan penelitian dan kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang- undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

(3) Subbidang Pemantauan dan Penilaian Penelitian mempunyai tugas melakukan pemantauan dan penilaian pelaksanaan rencana dan program kerja penelitian serta

170 kerjasama keilmuan yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Pasal 419

Bidang Pengkajian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program, pemantauan dan penilaian pelaksanaan rencana dan program kerja serta penyusunan laporan hasil pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Pasal 420

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419, Bidang Pengkajian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan program pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

b. pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

c. pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya serta penyusunan laporan hasil pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Pasal 421

Bidang Pengkajian dan Pengembangan terdiri atas :

a. Subbidang Penyusunan Program Pengkajian dan Pengembangan; b. Subbidang Pelaksanaan Pengkajian dan Pengembangan; dan c. Subbidang Pemantauan, Penilaian Pengkajian dan Pengembangan.

171 (1) Subbidang Penyusunan Program Pengkajian dan Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan serta bahan pemantauan dan penilaian pelaksanaan program dan proyek pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

(2) Subbidang Pelaksanaan Pengkajian dan Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyiapan dan pelaksanaan kegiatan pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;

(3) Subbidang Pemantauan, Penilaian dan Pengkajian dan Pengembangan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan penilaian pelaksanaan rencana dan program kerja pengkajian, pengembangan dan kegiatan ilmiah lainnya yang berkaitan dengan tugas dan wewenang serta fungsi Kejaksaan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Bagian Ketiga

Kelompok Jabatan Fungsional

Pasal 423

(1) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

(2) Kelompok Jabatan Fungsional tersebut pada ayat (1) Pasal ini, dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala Pusat;

(3) Jumlah tenaga fungsional tersebut pada ayat (1) Pasal ini, ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja;

(4) Jenis dan jenjang jabatan fungsional tersebut pada ayat (1) Pasal ini, diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

(5) Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BAB XII

PUSAT DATA STATISTIK KRIMINAL DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Dalam dokumen perja nomor 009 tahun 2011 (Halaman 144-149)

Dokumen terkait