• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rancangan Geometri Jalan Angkut Ideal Dalam Bentuk 2

BAB V ANALISA HASIL DAN PENGOLAHAN DATA

5.2 Rancangan Geometri Jalan Angkut Ideal Dalam Bentuk 2

Rancangan lebar jalan lurus ideal 2 dimensi dengan lebar 8.575 meter.

Gambar 5.1 Lebar Jalan Lurus Ideal 2 Dimensi

2. Rancangan lebar jalan tikungan 2 dimensi

Rancangan lebar jalan ideal 2 dimensi dengan lebar 16.6 meter.

Gambar 5.2 Lebar Jalan Tikungan Ideal 2 Dimensi 3. Rancangan kemiringan jalan (grade) 2 dimensi.

Rancangan grade jalan maksimum dengan tinggi 8%.

8,80 m

10,20 m

16.6 m

Gambar 5.3 Rancangan Grade 2 Dimensi 4. Rancangan Kemiringan Melintang (Cross Slope).

Rancangan cross slope 2 dimensi dengan tinggi 20 mm.

Gambar 5.4 Rancangan Cross Slope 2 Dimensi

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Berdasarkan data lapangan yang diperoleh dan hasil analisis yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan antara lain:

1. Jarak jalan angkut pada penelitian adalah 300 m terbagi menjadi 4 segment untuk lebar jalan lurus, lebar jalan angkut secara teori lebar jalan angkut untuk dua jalur mengunakan dump truck Hino FM 260 TI DJ pada jalan lurus adalah 8.750 meter dengan lebar aktual di lapangan adalah 5.50 sampai 8 meter. Lebar jalan tikungan terbagi menjadi 4 tikungan untuk pengukuran, jalan minimum ideal menurut teori dan hasil analisa data, didapatkan lebar jalan tikungan sebesar 15,04 meter, sedangkan lebar aktual jalan pada tikungan di lapangan sebesar 9.60 meter sampai 10.20 meter.

2. Keadaan kemiringan jalan (grade) pada jalan angkut pada PT. Allied Indo Coal Jaya ada 2 kemiringan jalan (grade) berdasarkan teori AASTHO 8%, dan ideal dilapangan terdapat kemiringan jalan/garde sebesar 11 % dan 12 %. Pada beberapa segmen jalan masih ditemukan cross slope yang kemiringan kurang dari 20 mm. Dengan nilai 0 mm dan 2 mm maka diperlukan perbaikan cross slope pada PT. Allied Indo Coal

3. Jaya bertujuan pada saat hujan turun air tidak tergenang pada badan jalan sehinga dapat menyebabkan licin dan jalan rusak .

4. Jarak pandang henti yang dibutuhkan oleh kendaraan pada saat pengereman atau pemberhentian untuk jalan lurus adalah 44,86 m untuk jalan turunan dan 10,04 m untuk jalan tanjakan dengan kecepatan rata-rata 41 km/jam. Sedangkan untuk jalan tikungan sebesar 20,31 m untuk jalan turunan dan untuk jalan tanjakan sebesar 19,9 m dengan kecepatan rata-rata 23 km/jam.

6.2 Saran

Adapun saran untuk perusahaan sebagai berikut:

1. Pada jalan keadaan lurus hendaknya dibuat penambahan lebar jalan pada segment 1 dilebarkan 4,950 m, segment 2 0,05 m, segment 3 0,75 m dan segment 4 1,35 dan segment 5 1,95 m untuk kondisi dua jalur.

2. Pada jalan tikungan hendaknya dilakukan penambahan lebar jalan pada tikungan 1 sebesar 3,396 m, tikungan 2 3,996 m, utuk jalan kondisi 2 jalur.

3. Hendaknya memperhatikan kemiringan melintang (cross slope) sehingga diperlukan pembuatan cross slope pada segmen 1 dan 2 setinggi 20-40 mm.

4. Pada PT. Allied Indo Coal jaya tidak ada nya perencanaan jarak pandang henti yang diterapkan untuk pengemudi dump truck . Jarak pandang henti

sangat penting untuk menghindari kecelakaan sebaiknya perlu diterapkan pada jalan tikungan.

DAFTAR PUSTAKA

A, Suwandhi. Perencanaan Jalan Tambang. Diklat Perencanaan Tambang Terbuka. (2004).

Aldiyansah, dkk. Analisi Geometri Jalan tambang utara.“Jurnal geomine”. vol 4, No,1. April 2016.

Akhmad rifandi, dkk. Kajian Teknis Geometri Jalan Hauling. ”Jurnal Geologi Pertambangan”.Vol,1 Februari 2016.

I Dewa Made Alit Karyawan, dkk. Analisis Jarak Pandangan Henti Sebagai Elemen Geometri Pada Beberapa Tikungan Ruas Jalan Mataram-Lembar.

“Jurnal Penelitian UNRAM, Agustus 2014 ISSN 0854 – 0098” Vol.18 No.

2.

Kontjojo. Metodologi Penelitian. Kediri. (2009).

Kurniawan, Redho, Yoszi Mingsi Anaperta. Evaluasi Teknis Geometri Jalan Angkut Berdasarkan Ketentuan AASHTO Terhadap Optimalisasi Produksi Dump Truck Sebagai Upaya Pencapaian Target Produksi Batubara 1.000 ton/hari di Site Jebak PT. Nan Riang, Kecamatan Muara Tembesi,

Kabupaten Batanghari, Jambi. Jurnal Bina Tambang.3,No 2. (2018).

Kurniawan Nur Pratomo, dkk. Evaluasi Jalan Angkut dari front Tambang andesit ke Crusher.”Jurnal Teknik Pertambangan”. Vol 2, No 2, 2016.

Partanto prodjosumarto. Pemindahan Tanah Mekanis. “Jurusan Teknik Pertambangan”.ITB, Bandung, 1996.

Riko Ervil,dkk “Buku panduan Penulisan dan Ujian Skripsi” Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang. 2013.

Shirley L. Hendarsin. Perencanaan Teknik Jalan Raya. Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Bandung.

Silvia Sukirman. Dasar-dasar Perencanaan Geometri Jalan. Bandung. (1999).

Sumadi Suryabrata,“Metododologi Penelitian”,Universitas Gajah Mada (UGM) Jakarta. 2004.

Yanto Indonesianto. Pemindahan Tanah Mekanis.”Jurusan Teknik Pertambangan”.UPN, “Veteran”.,Jogyakarta., 2005.

Zulkifli Sayuti, dkk. Kajian Teknis Geometri Jalan Angkut Tambang dan Rencana Pembuatan Saluran Penirisan di Tepi Jalan Angkut Tambang. “Jurnal Geosains”.Vol 9, No 1, 2013.

LAMPIRAN

LAMPIRAN A

LEBAR JALAN LURUS BERDASARKAN SURVEY AWAL LAPANGAN DI PT. ALLIED INDO COAL JAYA

LEBAR JALAN LURUS 5,50 M

LAMPIRAN B

LEBAR JALAN TIKUNGAN BERDASARKAN SURVEY AWAL LAPANGAN DI PT. ALLIED INDO COAL JAYA

LEBAR JALAN TIKUNGAN 7,10 M

LAMPIRAN C

KONDISI DRAINASE JALAN BERDASARKAN SURVEY AWAL LAPANGAN DI PT. ALLIED INDO COAL JAYA

KONDISI DRAINASE JALAN DI LAPANGAN

LAMPIRAN D

PETA JALAN ANGKUT TAMBANG

Peta jalan angkut tambang yang di buat berdasarkan koordinat yang ada di PT. Allied Indo Coal Jaya bagian timur, dimana jarak angkut dari front ke disposal area berjarak ± 1.8 km. Pengukuran dilapangan dibagi menjadi beberapa segment yaitu, 4 segment lebar jalan lurus, 4 segment lebar jalan pada tikungan, 2 segment pada kemiringan melintang (cross slope), dan 2 segment kemiringan jalan (grade). Jarak antar segment 300 m dari segment 1 ke segment yang lainnya. Berdasarkan peta berikut lebar jalan lurus ditandai sebagai simbol ST01-ST04, lebar jalan tikungan T01-T04, kemiringan melintang cross slope CS01-CS02, dan kemiringan grade G01-G02.

ST 01

ST 03

ST 04 ST 02 T 01

T 04 T 02

T 03

CR 01

CR 02 G 01

G 02

LAMPIRAN E

SPESIFIKASI DUMP TRUCK

LAMPIRAN F

DOKUMENTASI LAPANGAN

PENGUKURAN LEBAR JALAN LURUS

PENGUKURAN LEBAR JALAN LURUS

PENGUKURAN LEBAR JALAN TIKUNGAN

PENGUKURAN CROS SLOPE

PERHITUNGAN KECEPATAN DUMP TRUCK

LAMPIRAN G

DESIGN JALAN DALAM BENTUK 2 DIMENSI

Gambar 1. Design lebar jalan lurus dalam bentuk 2 dimensi

Berdasarkan teori AASHTO didapatkan standar jalan angkut lurus untuk dua jalur pada penambangan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya 8.575 m. Gambar diatas merupakan bentuk 2 dimensi lebar jalan lurus design menggunakan autocad 2007.

Lebar Jalan Tikungan Ideal 2 Dimensi

Gambar 2. Design lebar pada jalan tikungan dalam bentuk 2 dimensi

Berdasarkan teori AASHTO didapatkan standar jalan angkut pada jalan tikungan untuk dua jalur pada penambangan batubara di PT.

Allied Indo Coal Jaya 16.6 m. Gambar diatas merupakan bentuk 2 dimensi lebar jalan pada jalan tikungan design menggunakan autocad 2007.

16.6 m

Gambar 3. Design kemiringan jalan dalam bentuk 2 dimensi

Berdasarkan data dilapangan kemiringan jalan yang dimiliki oleh PT. Allied Indo Coal Jaya melebih standar yaitu 11% - 12%.

Sedangkan nilai standar yang bisa dilewati oleh dump truck berkisar antara 8% - 10%

Gambar 4. Design kemiringan melintang dalam bentuk 2 dimensi

Berdasarkan pengukuran menggunakan waterpass, kemiringan melintang didapat 0o-2o, sedangkan menurut standar kemiringan melintang yang aman agar jalan terhindar dari genangan air dan tidak menyebabkan jalan menjadi becek adalah berkisar antara 20 mm – 40 mm .

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Irma Yunita

Npm : 1410024427076

Program Studi : Teknik Pertambangan

Judul Laporan : Analisis Geometri Jalan Tambang dan Jarak Pandang Henti Pada Penambangan Batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Kota Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat.

Tanggal Saran / Perbaikan Paraf

04 April 2019 1. Memperbaiki latar belakang dengan mempertajam masalah.

2. Memperbaiki tujuan masalah dengan menyebutkan secara spesifik lagi.

3. Memperbaiki rumusan masalah dengan memfokuskan pada tujuan geometri.

11 April 2019 1. Memperbaiki latar belakang 2. Memperbaiki batasan masalah 04 Juli 2019 1. Memperbaiki latar belakang

2. Memperbaiki Tulisan 05 Juli 2019 Lanjut ke bab II – bab III 10 Juli 2019 Memperbiki tulisan bab II dan

bab III

11 Juli 2019 Memperbaiki tulisan bab III 12 Juli 2019 Memperbaiki tulisan bab III 13 Juli 2019 Belajar presentasi

18 Juli 2019 ACC Seminar Proposal

31 Augustus 2019 SEMINAR PROPOSAL

28 September 2019 1. Bimbingan bab IV 2. Memperbaiki tabel jarak

pandang henti

3. Membuat peta loyout jalan tambang

19 Oktober 2019 1. Bimbingan bab V

2. Memperbaiki perhitungan 02 November 2019 Memperbaiki tulisan

Lanjutan

08 Desember 2019 Menambahkan satuan pada setiap perhitungan

14 Desember 2019 ACC SIDANG KOMPREHENSIF 14 Juli 2020 SIDANG KOMPREHENSIF

14 Juli 2020 1. Identifikasi masalah dilengkapi dengan dokumentasi bukti lapangan.

2. Menambahkan Abstrack, daftar isi, daftar tabel, dan daftar gambar.

3. Bagan alir hasil disesuaikan dengan tujuan.

4. Bahas peta segment jalan dilampiran.

5. Jenis penelitian dikaitkan dengan penerapan penelitian kita.

25 Juli 2020 1. Menambahkan abstrak bahasa inggris dalam jurnal.

2. Persamaan dibuat nomor mulai dari (1) tidak pakai sub bab pada jurnal.

27 Juli 2020 Persamaan ditulis ulang pada jurnal.

Pembimbing I

(Ahmad Fauzi Pohan S.Pd.,M.Sc)

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Irma Yunita

Npm : 1410024427076

Program Study : Teknik Pertambangan

Judul Laporan : Analisis Geometri Jalan Tambang dan Jarak Pandang Henti Pada Penambangan Batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Kota Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat.

Tanggal Saran / Perbaikan Paraf

18 Juli 2019 1. Mempertajam tujuan

2. Mengurutkan data yang akan dihitung dilapangan

15 Augustus 2019 Acc seminar proposal 31 November 2019 Memperbaiki kerangka

konseptual

11 Desember 2019 1. Kesalahan pengetikan huruf dan kata

2. Bahasa asing dicetak miring 3. Kata aktual tidak perlu dicetak

miring

16 Desember 2019 ACC SIDANG

KOMPREHENSHIF 28 Juli 2020 1. Metode digantikan dengan

sistem penambangan

2. Perhatikan lagi tulisan bahasa asing dicetak miring

Pembimbing II

(Rusnoviandi ST.,MM)

Surat Pernyataan

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Irma Yunita

NPM : 1410024427076

Program Studi : Teknik Pertambangan

Dengan ini menyatakan bahwa Tugas Akhir yang saya susun ini dengan judul

“Analisis Geometri Jalan Tambang dan Jarak Pandang Henti Pada Penambangan Batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya Parambahan Kota Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat” Adalalah benar-benar hasil karya saya sendiri dan bukan merupakan plagiat skripsi orang lain. Apabila kemudian dari pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademis yang berlaku (dicabut predikat kelulusan dan gelar keserjanaannya).

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Padang, Agustus 2020 Pembuat Pernyataan

(Irma Yunita)

BIODATA WISUDAWATI

No. Urut :

Nama : Irma Yunita, ST Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat/Tgl Lahir : Mangunjaya/26 Oktober 1995

NPM : 1410024427076

Program Studi : Teknik Pertambangan Tanggal Lulus : 14 Juli 2020

IPK : 3,21

Predikat Lulus : Memuaskan

Judul Skripsi : Analisis Geometri Jalan Tambang dan Jarak Pandang Henti Pada Penambangan Batubara di PT.

Allied Indo Coal Jaya Parambahan Kota Sawahlunto Provinsi Sumatra Barat

Dosen Pembimbing

: 1. Ahmad Fauzi Pohan, S.Pd.,M.Sc 2. Rusnoviandi, ST.,MM

Asal SLTA : SMK N 1 Lawang Wetan Nama Orang Tua : Ayah:Usman

Ibu : Azlaini

Alamat : Jalan Trans Pangkalan Jaya, Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan

No HP / WA : +6281278609973 Email : [email protected]

Dokumen terkait