AKUNTABILITAS KINERJA
152,70 Rata-rata Capaian
Sasaran 152,70 Rata-rata Capaian Tujuan 97,78
Tingkat pencapaian kinerja tersebut memberi arti bahwa pelaksanaan kegiatan yang dilakukan BPS telah sesuai program, kebijakan, sasaran, dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana strategis dan sekaligus telah mampu memenuhi Misi BPS Kabupaten Nias.
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 50
3.2 PERKEMBANGANCAPAIANKINERJABPSKABUPATENNIASTAHUN2016 TERHADAPREALISASIKINERJATAHUN2015
Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Nias.
Tujuan 1. Tahun 2015
Meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas.
Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Kabupaten Nias adalah tersedianya data dan informasi statistik yang berkualitas, sampai dengan Desember 2015 pencapaian target tersebut sebesar 93,75 %, diukur dengan indikator Persentase Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data BPS.
Tujuan 1. Tahun 2016
Peningkatan Kualitas Data Statistik
Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Kabupaten Nias adalah Peningkatan kualitas data statistik, sampai dengan Desember 2016 pencapaian target tersebut sebesar 100,00 %, diukur dengan indikator Persentase Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data BPS.
Tabel berikut menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Tabel 3. Tingkat Pencapaian Kinerja Meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas
Indikator Kinerja Tujuan Capaian Kinerja tahun 2015
Capaian Kinerja tahun 2016 Persentase konsumen yang merasa puas
dengan kualitas data BPS 93,75 % 100,00 %
Tujuan 2. Tahun 2015
Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik.
Tingkat pencapaian tujuan 2 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan tingkat capaian indikator Persentase konsumen yang merasa puas dengan layanan data BPS sebesar 94,12 %. Tabel berikut menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 51 Tujuan 2. Tahun 2016
Peningkatan Pelayanan Prima hasil kegiatan statistik.
Tingkat pencapaian tujuan 2 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan tingkat capaian indikator Persentase kepuasan konsumen terhadap pelayanan data BPS sebesar 100,00 %. Tabel berikut menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Tabel 4. Tingkat Pencapaian Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik. Indikator Kinerja Tujuan Capaian Kinerja
tahun 2015
Capaian Kinerja tahun 2016 Persentase konsumen yang merasa puas
dengan layanan data BPS 94,12 % 100,00 %
Tujuan 3. Tahun 2015
Peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel
Tingkat pencapaian tujuan 3 peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel sampai dengan Desember 2015, pencapaian target tersebut sebesar 90,00 %. Hal ini dapat terlihat dari tingkat pencapaian indikator Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat. Tabel berikut menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Tujuan 3. Tahun 2016
Peningkatan penyelenggaraan/pelaksanaan birokrasi yang akuntabel
Tingkat pencapaian tujuan 3 dapat tercapai sesuai target pencapaian tujuan 3 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan tingkat capaian indikator hasil peningkatan SAKIP oleh Inspektorat sebesar 93,33 %. Tabel berikut menyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya.
Tabel 5. Tingkat Pencapaian Kinerja Peningkatan Penyelenggaraan/Pelaksanaan Birokrasi Yang Akuntabel
Indikator Kinerja Tujuan Capaian Kinerja 2015 Capaian Kinerja 2016
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 52 a. Masalah/Kendala
Dari tujuan yang dicapai pada tahun 2015 diatas kita mengahadapi berbagai masalah dan kendala antara lain yaitu :
1. Kondisi Masyarakat
Masyarakat Kabupaten Nias yang bekerja disektor pertanian dimana masyarakat akan bekerja pagi hari sampai sore bahkan sampai malam menjelang panen. Hal ini menjadi kesulitan bagi petugas lapangan dalam pengumpulan data, selain itu kondisi tingkat pendidikan penduduk yang masih rendah akan menyulitkan memberikan jawaban yang benar serta kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya data dan informasi statistik.
2. Jumlah Pegawai
Jumlah Pegawai di BPS Kabupaten Nias yang masih sangat kurang yaitu dari 29 (dua puluh sembilan) Kecamatan hanya 21 (dua puluh satu) Kecamatan terpenuhi KSK.
3. Masih terdapat keterlambatan pemasukan dokumen lapangan, khususnya dokumen Simopel dan dokumen PMTB, yang berakibat pada pengiriman ke BPS Provinsi, dan akhirnya pengiriman data ke BPS Pusat menjadi lambat. Kondisi demikian menjadi perhatian BPS Kabupaten Nias yang utamanya berkaitan dengan masih rendahnya kesadaran masyarakat/pemerintah dan sebagian pengusaha untuk memberikan informasi yang dituangkan dalam kuesioner, termasuk kebenaran data, dan data apa adanya kepada petugas pengumpul data.
b. Strategi Mengatasi Masalah
Dalam pelaksanaan kegiatan statistik segala permasalahan dan kendala menjadi penghambat terlaksananya program yang telah dicanangkan untuk itu melakukan berbagai cara dan strategi untuk dapat meminimalisasi kesalahan akibat dari kendala kendala tersebut dengan berbagai strategi :
1. Untuk menghadapi kondisi masyarakat kita melakukan briefing kepada petugas sebelum bertugas dan diupayakan melaksanakan kunjungan ulang bahkan bila tidak bertemu maka alternatif lain mendata di sore hari atau di hari libur atau hari tertentu masyarakat sedang tidak bekerja dengan kemungkinan mendata sampai malam hari.
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 53
2. Untuk mengisi sebagian kekosongan KSK di angkat 2 (dua) orang Mitra bahkan lebih di Kecamatan tertentu.
3. Untuk beberapa kegiatan yang mengalami kendala dan kemungkinan terjadi keterlambatan diupayakan sebelum jadwal berakhir akan dilaksanakan bentuk tim membantu petugas yang terlambat.
3.2.1 EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA
Sebagai penyedia data untuk pemerintah, kalangan pengusaha swasta dan masyarakat umum, BPS Kabupaten Nias mempunyai komitmen untuk menyediakan data berkualitas untuk semua. Untuk mengetahui dan mengukur data yang berkualitas telah ditetapkan Indikator Kinerja Utama. Dibawah ini akan diuraikan kaitan Indikator Kinerja Utama BPS Kabupaten Nias dengan dimensi data berkualitas yaitu :
1) Relevansi
Data dikatakan mempunyai relevansi jika memenuhi kebutuhan pengguna. 2) Akurat
Akurat adalah kedekatan antara nilai perkiraan dengan nilai populasi sebenarnya (yang tidak diketahui).
3) Ketepatan
Sebagian besar pengguna ingin data terkini yang secara periodik disajikan dan tepat waktu sesuai jadwal.
4) Mudah diakses
Dalam penyebarluasan data dan informasi statistik, selain menyajikan publikasi dalam bentuk buku dan soft copy, diseminasi data dan informasi statistik juga ditayangkan dalam website BPS baik pusat maupun daerah.
5) Ketebandingan
Statistik karakteristik tertentu sangat bermanfaat jika nilainya dapat dibandingkan dengan karakteristik antar waktu dan antar tempat.
6) Konsistensi
Data statistik dapat dikatakan konsisten apabila dapat digabubg secara reliabel dengan cara berbeda untuk tujuan berbeda, tanpa harus melihat apakah berasal dari satu sumber.
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 54 7) Kelengkapan
Kelengkapan statistik adalah ketersediaan data dan informasi dengan statistik yang seharusnya tersedia menurut keperluan pengguna.
3.3 CAPAIAN KINERJA TAHUN 2016 TERHADAP TARGET RENSTRA 2015-2019
Capaian Kinerja Tahun 2016 Terhadap Target RENSTRA 2015-2019 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 6. Tujuan dan Indikator Tujuan BPS Kabupaten Nias 2015-2019
No Tujuan Target
Uraian Indikator 2015 2016 2017 2018 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Peningkatan kualitas data statistik statistik
Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik 80% 80% 80% 85% 90% 2 Peningkatan
pelayanan prima hasil kegiatan statistik Persentase Kepuasan Konsumen terhadap pelayanan data BPS 85% 86% 87% 88% 90% 3 Peningkatan birokrasi yang akuntabel Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat 75% 75% 75% 75% 75%
Tabel 7. Tujuan dan Indikator Tujuan BPS Kabupaten Nias 2016
No Tujuan
Capaian Kinerja 2016
Uraian Indikator 2016
(1) (2) (3) (4)
1 Peningkatan kualitas data statistik statistik
Persentase konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik
100,00%
2 Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik
Persentase Kepuasan Konsumen terhadap pelayanan data BPS
100,00%
3 Peningkatan birokrasi yang akuntabel
Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 55 3.4 PRESTASI KINERJA BPS KABUPATEN NIAS SAMPAI DENGAN TAHUN 2016
Pada tahun 2015 BPS Kabupaten Nias menerima Piagam Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai Satuan Kerja Terbaik ke 8 dalam Pelaksanaan dan Konsiliasi Keuangan, Penyampaian LPJ Bendahara dan Capaian Realisasi Anggaran pada Tahun Anggaran 2015.
3.5 KEGIATAN PRIORITAS BPS KABUPATEN NIAS TAHUN 2016
Kegiatan Prioritas yang akan dilaksanakan BPS Kabupaten Nias pada tahun 2016 dirinci pada tabel berikut ini :
Tabel 8. Kegiatan Prioritas BPS Kabupaten NIas Tahun 2016
Kegiatan Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des Pelaksanaan
1 Sakernas Semesteran 2 Susenas KOR dan
Konsumsi Tahun 2016 3 Susenas Modul Kesehatan dan Perumahan 4 Survei Pertanian Tanaman Pangan dan Ubinan 5 Survei Luas Panen
dan Luas Lahan untuk Pengecekan Keakurasian Data Produksi Padi, Jagung, Kedelai 6 Survei Hortikultura dan Indikator Pertanian 7 Survei Perusahaan Perkebunan 8 Survei Perusahaan Peternakan dan RPH 9 Survei Perusahaan Kehutanan 10 Survei Industri Besar/Sedang Tahunan 11 Survei Pertambangan Energi, Penggalian 12 Survei Konstruksi
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 56
Kegiatan Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des
13 Kompilasi Data Transportasi 14 Survei Indeks Kemahalan Konstruksi 15 Publisitas SE2016 16 Listing Usaha/Perusahaan SE2016 17 Survei Penyusunan Diagram Timbang IHPB Provinsi 18 Statistik Harga Pedesaan 19 Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah
20 Survei Bidang Jasa dan Pariwisata 21 Penyusunan PDRB Tahunan dan Triwulanan menurut Lapangan Usaha 22 Penyusunan komponen pengeluaran triwulanan dan tahunan SKKRT 23 Penyusunan Neraca Rumah tangga dan institusi nirlaba 24 Penyusunan Matriks PMTB Institusi Pemerintah dan Non Pemerintah 25 Penyusunan Konsolidasi PDRB Pengeluaran Triwulanan dan Tahunan 26 Peningkatan Kualitas dan Layanan Publikasi
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 57 27 Peningkatan pelayanan metadata kegiatan statistik dasar,sektoral dan khusus
3.6 UPAYA EFISIENSI BPS KABUPATEN NIAS TAHUN 2016
Upaya efisiensi yang dilakukan BPS Kabupaten NIas selama tahun 2016 diantaranya adalah penghematan sumber daya energi dan penganggaran. Dalam penghematan sumber daya energi, BPS Kabupaten Nias selalu membudayakan pesan hemat energi dengan mematikan lampu dal alat-alat elektronik jika tidak dipergunakan. Sedangkan untuk penganggaran BPS Kabupaten Nias menyampaikan self blocking sebesar penghematan sebesar Rp. 1.415.039.000,-.
3.7 KINERJA ANGGARAN TAHUN 2016
A. PENJELASAN ATAS POS-POS REALISASI ANGGARAN ♦ PENJELASAN UMUM REALISASI ANGGARAN
Realisasi pendapatan negara dan hibah BPS Kabupaten Nias pada Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp 5.434.773,- terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp.0,- penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 5.434.773,- dan penerimaan hibah sebesar Rp. 0,-.
Realisasi belanja BPS Kabupaten Nias pada Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp 5.930.123.763,- yang seluruhnya merupakan belanja rupiah murni.
Tabel 9. Rincian Umum Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2016
(dalam Rupiah)
No. Uraian Anggaran Realisasi Realisasi %
Anggaran 1. Realisasi Pendapatan Negara dan
Hibah - 5.434.773 -
- Penerimaan Pajak - - -
- Penerimaan Negara Bukan Pajak - 5.434.773 -
- Penerimaan Pajak - - -
2. Realisasi Belanja Negara 5.450.434.000 5.590.123.763 91,93
- Belanja Rupiah Murni 6.450.434.000 5.930.123.763 91,93
- Belanja Pinjaman LN - - -
- Belanja Rupiah Pendamping - - -
- Belanja Hibah - - -
- Belanja PNBP - - -
Laporan Kinerja BPS Kabupaten Nias 2016 58 Realisasi Anggaran BPS Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2016 ini merupakan konsolidasi dari seluruh Program yang terdapat dalam DIPA yang berasal dari dana APBN sebesar Rp.7.284.484.000 melalui DIPA Satuan Kerja BPS Kabupaten Nias Nomor : DIPA- 054.01.2.019920/2016 Tanggal 7 Desember 2015 (DIPA Awal/Anggaran Semula).
Selama periode tanggal 01 Januari s/d 31 Desember 2016 pada Satuan Kerja BPS Kabupaten Nias terjadi 6 (enam) kali revisi DIPA.
Pagu dana dalam DIPA Awal sebesar Rp. 7.284.484.000 selama Tahun Anggaran 2016 setelah mengalami revisi keenam per 2 Desember 2016 menjadi sebesar Rp.6.450.434.000. Revisi DIPA yang terjadi selama Tahun Anggaran 2016 disebabkan adanya program penghematan belanja pemerintah dan adanya perubahan kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan situasi serta kondisi pada saat pelaksanaan. Secara rinci perubahan revisi DIPA Tahun Anggaran 2016 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 10. Revisi DIPA per Jenis Program dan Jenis Belanja Satker BPS Kabupaten Nias Per 31 Desember 2016