• Tidak ada hasil yang ditemukan

Refleksi dan Tindaklanjut

BAGIAN II KEGIATAN PEMBELAJARAN

H. Refleksi dan Tindaklanjut

Setelah Saudara menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran 1, silahkan isi format refleksi berikut ini untuk mengukur penguasaan materi Saudara.

No Tujuan Pembelajaran Tercapai Belum

Tercapai Keterangan 1 Memahami konsep instrumen

pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

2 Memahami uji validitas dan realibilitas Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

3 Memahami langkah- langkah

penyusunan Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

No Tujuan Pembelajaran Tercapai Belum

Tercapai Keterangan 1 Memahami konsep instrumen

pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

2 Memahami uji validitas dan realibilitas Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

3 Memahami langkah- langkah

penyusunan Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

4 Menyusun instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

Tindak lanjut:

Kegiatan yang menurut saya belajar lebih efektif

Kegiatan yang membuat saya tidak efektif belajar dan saran perbaikan

I. Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 1 1. A.

2. D.

3. A.

4. B.

5. D

Kegiatan Pembelajaran 2: Pelaksanaan Pemantauan Pemenuhan SNP (7 JP)

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran 2, Saudara diharapkan mampu melakukan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP Pendidikan di sekolah dengan mengintegrasikan nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

B. Indikator Pencapaian Tujuan

1. Menjelaskan karakteristik, tujuan, prinsip, dan prosedur pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP dengan teliti, cermat dan percaya diri.

2. Merumuskan langkah-langkah pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP dengan teliti, cermat dan memperhatikan waktu.

3. Mensimulasikan pengisian instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP dengan cermat, tertib serta prosedural.

C. Uraian Materi

Pelaksanaan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan bertujuan untuk mengetahui kinerja sekolah binaanya dalam pencapaian SNP.

Pemantauan harus dilaksanakan secara terus menerus setiap tahun yang tercantum dalam program pengawasan dengan menggunakan instrumen pencapaian SNP.

1. Pengertian Pemantauan Standar Nasional Pendidikan

Pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dimaksudkan untuk mengetahui ketercapaian pemenuhan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan oleh sekolah. Tugas pengawas sekolah berkaitan dengan Standar Nasional Pendidikan adalah melakukan pemantauan pelaksanaan pada sekolah yang dibinanya.

Apabila ada aspek yang belum terpenuhi, pengawas sekolah tentunya dapat mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan tugas pokok dan kapasitasnya untuk meningkatkan Standar Nasional Pendidikan Tersebut.

2. Tujuan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tujuan kegiatan pemantauan untuk mengetahui sekolah dalam melaksanakan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan yang tertuang pada kegiatan yang dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Sekolah. Kegiatan pemantauan tersebut memakai acuan yang sama dengan Sekolah binaan yaitu Standar Nasional Pendidikan yang

dideskripsikan dengan indikator-indikator pemenuhan mutu berdasarkan Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.

3. Karakteristik Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan

a. Dilaksanakan secara terus menerus.

b. Merupakan bagian manajemen yang dilakukan secara regular.

c. Berfokus pada keterlaksanaan program.

d. Dilakukan oleh petugas yang relevan

e. Data yang terkumpul dan kesimpulan yang diperoleh selama proses pemantauan menjadi sumber masukan dan digunakan dalam proses evaluasi.

4. Prinsip Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Prinsip-prinsip dalam pemantauan tersebut adalah sebagai berikut:

a. Komprehensif.

Pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan mencakup bidang sasaran dan aspek yang luas atau menyeluruh.

b. Kooperatif.

Pelaksanaan pemantauan dilakukan dengan cara bekerja sama dengan semua stakeholder.

c. Kontinyu.

Pemantauan hendaknya dilakukan secara terus menerus.

d. Objektif.

Pemantauan mengungkap fakta sesuai dengan kenyataan yang ada.

e. Valid.

Pemantauan menggunakan kriteria yang valid dan konsisten dengan tujuan yang telah ditentukan.

f. Fungsional.

Hasil pemantauan dapat digunakan untuk memperbaiki pemenuhan Standar Nasional Pendidikan baik langsung maupun tidak langsung.

g. Diagnostik.

Pemantauan hendaknya mampu mengidentifikasi kekurangan atau kelemahan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan.

5. Prosedur Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Secara umum pemantauan terhadap pemenuhan Standar Nasional Pendidikan

dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Perencanaan

Persiapan dilaksanakan dengan mengidentifikasi standard apa saja yang akan dipantau, variabel apa yang akan dipantau serta menggunakan indikator yang sesuai.

Hal-hal yang perlu disiapkan sebelum melaksanakan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan adalah sebagai berikut.

1). Menyusun atau menyiapkan Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan.

2). Menyusun jadwal pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan.

b. Pelaksanaan

Sebelum melakukan pemantauan, pengawas sekolah menyiapkan format pemantauan atau instrumen yang diperlukan. Pengawas berkordinasi dengan sekolah saat akan melakukan visitasi. Setelah adanya kesepakatan antara pengawas sekolah dengan warga sekolah binaanya baru dilaksanakan pengumpulan data pemenuhan standar. Data dapat diperoleh dari hasil Supervisi Manajerial, Supervisi Akademik, data hasil Evaluasi Diri Sekolah terhadap SNP, dan data akreditasi sebelumnya. Hasil analisis dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan laporan dan rekomendasi perbaikan program sekolah. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat digambarkan pada diagram berikut

Gambar 5. Diagram Pelaksanaan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP Program

Kegiatan Sekolah

Penyusunan Pedoman&

Instrumen pemenuhan SNP

Sosialisasi &

KoordInasi

Pengumpulan Data

Analisis Data Pelaporan

Rekomendasi Perbaikan Program

c. Pelaporan

Setelah melaksanakan kegiatan pemantauan, pengawas sekolah harus menyusun laporan hasil pemantauan. Laporan tersebut harus bisa memberikan Informasi mutakhir yang akurat, mengidentifikasi kendala utama, dan mengusulkan arah kemasa depan. Laporan sebaiknya ringkas, dan berisi unsur dasar minimum untuk menilai hasil, masalah utama, dan tindakan ke depan.

D. Aktivitas Pembelajaran

Kegiatan 2.1. Brainstorming/Curah Pendapat Kegiatan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP (45 Menit).

Dalam kelompok masing-masing, Saudara diminta berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah dengan cara menjawab pertanyaan dibawah Ini. Kerjakan pada LK 2.1. Diskusikan di dalam kelompok untuk menentukan satu orang tiap kelompok yang akan mempresentasikan hasijawaban Saudara di depan kelas dan kelompok lain harus berani memberi sanggahan jika bertentangan dengan topik yang sedang dibahas dengan menggunakan bahasa yang santun.

1. Mengapa Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah masih perlu dipantau?

2. Tuliskan upaya Saudara dalam pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah binaan Saudara?

3. Tuliskan hambatan dan tantangan yang sering Saudara alami dalam melaksanakan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP di tempat Saudara bertugas?

4. Tuliskan langkah-langkah kegiatan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP yang biasa Saudara lakukan?

5. Menurut Saudara mana hasil yang lebih dipercaya antara Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang dibuat oleh sekolah yang berkaitan pemenuhan standar nasional pendidikan dengan hasil pemantauan pengawas tentang pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah?

LK 2.1. Brainstorming/Curah Pendapat Kegiatan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP di Sekolah.

1.

2.

3.

4.

5.

Kegiatan 2.2. Mendiskusikan Tujuan, Karakteristik, Prinsip dan Prosedur Pelaksanaan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP (90 Menit).

Saudara masih duduk dalam kelompok yang sama, jawab pertanyaan dibawah Ini secara Individu dengan cermat dan telitiserta tulis jawaban hasil pada LK 2.2. Kemudian tukar jawaban yang sudah Saudara tulis dengan teman sekelompok dan berikan komentar pada hasil kerja teman Saudara. Diskusikan seluruh jawaban yang ada dan tulislah hasil diskusi untuk dikumpulkan. Diskusikan untuk menentukan satu orang secara bergilir yang akan mempresentasikan hasil kerja sesuai dengan petunjuk fasilitator.

1. Tuliskan karakteristik pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan!

2. Tuliskan tujuan pemantauan pelaksanaanpemenuhan Standar Nasional Pendidikan!

3. Tuliskan dan jelaskan prinsip pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan!

4. Tuliskan prosedur pemantauan pelaksanaanpemenuhan Standar Nasional Pendidikan!

LK 2.2. Mendiskusikan Tujuan, Karakteristik, Prinsip dan Prosedur Pelaksanaan Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP.

1.

2.

3.

4.

Kegiatan 2.3. Simulasi Pengisian Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (90 Menit).

Bacalah kasus di bawah ini dengan teliti dan cermat, selanjutnya kerjakan secara Individu untuk mensimulasikan pengisian instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP bedasarkan kasus yang disajikan berikut Ini. Gunakan juknis akreditasi sekolah Dasar (Lampiran 2) sebagai acuan Saudara dalam pengisian instrumen. Kerjakan pada LK 2.3a kemudian berikan alasan mengapa Saudara memilih skor tersebut. Kerjakan pada LK 2.3b. Setelah menyelesaikan simulasi pengisian Instrumen dua orang peserta diminta untuk memaparkan hasil kerjanya di depan kelas dengan memperhatikan waktu yang telah ditentukan dan mengapresiasi pada saat peserta lain memberi tanggapan atau saran.

Kasus:

SD Pramuka mempunyai tenaga pendidik sebanyak 42 orang. Dari jumlah tersebut, 35 orang lulusan S1 sisanya lulusan D3. Jumlah guru yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya sebanyak 25 orang. Rata rata kehadiran guru di atas 96%.

Hanya 60% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dan telaah dokumen notulen rapat ditemukan bahwa setiap mInggu pada hari sabtu siang selalu ada rapat antara guru dan kepala sekolah dan dua bulan sekali rapat dengan orang tua. Guru berkomunikasi secara efektif dan santun baik dengan siswa dengan guru dengan orang tua dengan kepala sekolah. Kepala sekolah berkualifikasi akademik S1 jurusan AdmInistrasi Pendidikan. Semenjak diangkat menjadi kepala sekolah beliau tidak mengajar lagi, sampai saat Ini, beliau belum bersertifikasi hanya memiliki SK kepala sekolah dari yayasan. Ketika diangkat menjadi kepala sekolah, beliau sudah mengajar selama 12 tahun. Walaupun tergolong belum berpengalaman dalam memimpin tetapi beliau mampu menunjukan kemampuan dalam mengelola kesiswaan, PTK, kurikulum, pembiayaan, tetapi masih kurang dalam mengelola sarana dan prasarana. Beliau memiliki kemampuan dalam menciptakan Inovasi pengembangan sekolah, bekerja keras dan berinovasi tInggi tetapi kurang mandiri dan kurang mencari solusi. Tahun Ini beliau mensupervisi dan memonitor 24 guru sudah ada kemajuan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 10 guru.

LK 2.3a Simulasi Pengisian Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

INSTRUMEN PEMANTAUAN PELAKSANAAN PEMENUHAN STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Nama Sekolah : ...

Nama Kepala Sekolah : ...

Alamat Sekolah : ...

No Indikator Skor

0 1 2 3 4 1 Guru memiliki kualifikasi akademik minimum diploma

empat(D-IV) atau sarjana(S1). V

2 Guru mata pelajaran mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya

3 Guru memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas utama guru

4 Guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip

pembelajaran

5 Guru berkomunikasi secara efektif dan santun dengan sesama guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orangtua siswa.

6 Guru menguasai materi pelajaran yang diajarkan serta mengembangkannya secara ilmiah.

7 Kepala sekolah/madrasah memiliki kualifikasiak ademik minimum sarjana(S1) atau diploma empat(D-IV).

8 Kepala sekolah/madrasah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

9 Kepala sekolah/madrasah memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah/madrasah

10 Kepala sekolah/madrasah memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan

kemajuan/keberhasilan dalam mengelola:(1) kesiswaan, (2) guru dan tenaga kependidikan (3)pengembangankurikulum,(4)sarana dan

prasarana,(5) pembiayaan,dan(6)hubungan masyarakat 11 Kepala Sekolah/Madrasah memiliki kemampuan

kewirausahaan yang ditunjukkan antara lain dengan adanya naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sebagai sumber belajar siswa.

12 Kepala sekolah/madrasah melakukan supervisi dan monitoring setiap tahun.

LK 2.3b Alasan

No Pilihan

Skor Alasan

1 3 Hanya 83% guru berkualifikasi S1 (81-90) skor 3 sumber juknis akreditasi

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Kegiatan 2.4. Simulasi Pengisian Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana (90Menit).

Bacalah contoh kasus di bawah ini dengan teliti dan cermat, selanjutnya kerjakan secara Individu untuk mensimulasikan pengisian Instrumen pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP bedasarkan kasus yang disajikan berikut. Gunakan juknis akreditasi sekolah (Lampiran 3) sebagai acuan Saudara dalam pengisian instrumen kerjakan pada LK 2.4a, kemudian berikan alasan mengapa Saudara memilih skor tersebut, kerjakan pada LK 2.4b. Setelah menyelesaikan simulasi pengisian instrumen, dua orang peserta diminta untuk memaparkan hasil kerjanya di depan kelas dengan memperhatikan waktu yang telah ditentukan dan mengapresiasi pada saat peserta lain memberi tanggapan atau saran secara tertib.

Kasus:

Pada saat melakukan validasi akreditasi ke satu sekolah, ditemukan fakta sebagai berikut:

1. Memiliki ruang kelas dengan jumlah, ukuran, dan sarana sesuai ketentuan;

2. Mempunyai perpustakaan yang luasnya sesuai dengan ketentuan, pencahayaan cukup terletak di lokasi yang mudah dijangkau, sarana ruang perpustakaan sangat kurang;

3. Memiliki buku teks pelajaran yang ditetapkan permendiknas dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 8 siswa;

4. Tidak memiliki laboratorium IPA;

5. Memiliki ruang Pimpinan dengan luas 16 M2 dengan lebar 4m, terdapat 1 buah kursi pimpinan, 1 meja pimpinan, 1 set kursi dan meja tamu, 1 buah lemari, 1 buah papan statistic, 1 buah tempat sampah, dan 1 buah jam dinding;

6. Memiliki Ruang guru dengan luas 63 m2, dilengkapi dengan sarana: jumlah kursi dan meja sesuai dengan jumlah guru, 4 lemari untuk guru,1 set kursi tamu, 1 papan statistik,1 buah tempat sampah, 1 buah tempat cuci tangan, 1 buah jam dinding;

7. Memiliki 1 ruang tata usaha dengan luas 12m2, jumlah meja dan kursi sesuai dengan jumlah TU, 2 buah computer, 1 buah printer, 1 buah papan statistic, tempat sampah, dan jam dinding;

8. Tidak memiliki ruang , ruang OSIS;

9. Ruang UKS dengan luas 9 m2 yang sarananya tidak lengkap;

10. Memiliki 4 buah jamban untuk 240 siswa, tiap jamban luasnya 2 m2, dengan dinding tembok, beratap, keadaan bersih dan harum, air befungsi, dilengkapi dengan1 kloset jongkok, 1 gayung, gantungan pakaian, dan tempat sampah.

LK 2.4a. Simulasi Pengisian Instrumen Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana.

INSTRUMEN PEMANTAUAN PELAKSANAAN PEMENUHAN STANDAR SARANA DAN PRASARANA

Nama Sekolah : ...

Nama Kepala Sekolah : ...

Alamat Sekolah : ...

No Indikator Skor

0 1 2 3 4 1 Sekolah memiliki ruang kelas dengan jumlah,

ukuran, dan sarana sesuai ketentuan

2 Sekolah memiliki ruang perpustakaan dengan luas dan sarana sesuai ketentuan.

3 Sekolah memiliki buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan Permendiknas

No Indikator Skor

0 1 2 3 4 4 Sekolah memiliki ruang laboratorium IPA yang dapat

menampung minimum satu rombongan belajar dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

5 Sekolah memiliki ruang pimpinan dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

6 Sekolah memiliki ruang guru dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

7 Sekolah memiliki ruang tata usaha dengan luas dan sarana sesuai ketentuan.

8 Sekolah memiliki tempat beribadah bagi warga sekolah dengan luas dan perlengkapan sesuai ketentuan

9 Sekolah memiliki ruang dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

10 Sekolah memiliki ruang UKS dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

11 Sekolah memiliki ruang organisasi kesiswaan dengan luas dan sarana sesuai ketentuan

12 Sekolah memiliki jamban dengan jumlah,ukuran,dan sarana sesuai ketentuan

LK 2.4b Alasan

No Pilihan

Skor Alasan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

E. Latihan/Kasus/Tugas

Pilihlah satu jawaban yang betul dengan memberi tanda silang pada huruf A, B, C, atau D di lembar jawaban.

1. Berikut ini salah satu model diagram pelaksanaan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP yang masih belum lengkap tahapan kegiatannya.

Lengkapilahbagian yang masih kosong dalam diagram berikut dengan kegiatan yang tepat secara berurut.

A. Rekomendasi Analisis Data  Pengumpulan Data B. Pengumpulan Data Analisis Data Rekomendasi C. Analisis Data  Pengumpulan Data Rekomendasi D. Analisis Data Rekomendasi  Pengumpulan Data

2. Seorang pengawas sekolah melakukan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP ke sekolah binaanya dengan tujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pemenuhan standar pengelolaan sekolah dan sekaligus untuk mempersipakan pelaksanaan akreditasi. Kegiatan pemantatuan yang dilakukan pengawas sekolah tersebut sesuai dengan prinsip....

A. komprehensif B. kooperatif C. objektif D. fungsional

3. Bukti utama seorang pengawas sekolah telah melaksanakan pamantauan Standar Nasional Pendidikan untuk memberikan informasi mutakhir yang akurat,

Program Kegiatan Sekolah

Penyusunan Pedoman &

Instrumen pemenuhan SNP

Sosialisasi &

KoordInasi

...(1) ...

... (2)... Pelaporan ... (3)

...

Perbaikan Program

mengidentifikasi kendala utama, dan mengusulkan arah kemasa depan yang lebih baik ditunjukkan dengan....

A. pemantauan hendaknya mampu mengidentifikasi kekurangan-kekurangan atau kelemahan-kelemahan pemenuhan SNP agar bisa ditindak lanjuti.

B. Pemantauan hendaknya dilakukan secara terus-menerus selama proses pemenuhan SNP

C. pemantauan menggunakan kriteria yang valid dan konsisten dengan tujuan yang telah ditentukan.

D. pelaksanaan pemantauan harus dilakukan dengan cara bekerja sama dengan semua stakeholder ang terlibat dalam upaya pemenuhan SNP.

4. Bukti utama seorang pengawas sekolah telah melaksanakan pamantauan Standar Nasional Pendidikan untuk memberikan Informasi mutakhir yang akurat, mengidentifikasi kendala utama, dan mengusulkan arah kemasa depan yang lebih baik ditunjukkan dengan....

A. (1) Surat keterangan pelaksanaan pemantauan SNP; (2) Daftar sekolah yang dipantau; (3) Instrumen yang telah diisi; dan (4) Tindak lanjut hasil pemantauan SNP.

B. (1) Instrumen yang telah diisi; (2) Hasil pengolahan pemantauan; (3) Kesimpulan temuan pemantauan; dan (3) Tindak lanjut hasil pemantauan SNP.

C. (1) Surat keterangan pelaksanaan pemantauan SNP; (2) Daftar sekolah yang dipantau; (3) Instrumen yang telah diisi; dan (4) Tindak lanjut hasil pemantauan SNP.

D. (1) Daftar sekolah yang dipantau; (2) Hasil pengolahan pemantauan; (3) Instrumen yang telah diisi; dan (4) Kesimpulan temuan pemantauan.

5. Aspek utama yang harus mendapat perhatian seorang pengawas sekolah ketika melakukan kegiatan pemantauan SNP agar hasil pemantauan bermanfaat dalam meningkatkan derajat pemenuhan SNP maka....

A. pelaksanaan pemantauan harus dilakukan dengan cara bekerja sama dengan semua stakeholder yang terlibat dalam upaya pemenuhan SNP.

B. Pemantauan hendaknya dilakukan secara terus-menerus selama proses pemenuhan SNP

C. data yang terkumpul dan kesimpulan yang diperoleh selama proses pemantauan menjadi masukan dan digunakan dalam proses evaluasi.

D. pemantauan menggunakan kriteria yang valid dan konsisten dengan tujuan yang telah ditentukan

F. Rangkuman

Salah satu tugas pokok pengawas sekolah adalah melakukan tugas pengawasan manajerial yakni melaksanaan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah binaan. Pengawas sekolah harus dapat memastikan bahwa sekolah sebagai penyelenggara pendidikan memiliki usaha-usaha untuk melaksanakan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan. Tujuan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan adalah mendapatkan data terkait dengan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah.

Pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dilaksanakan secara terus menerus, merupakan tugas manajerial yang dilakukan secara reguler, fokus pada keterlaksanaan program, dilakukan oleh pengawas sekolah, dan data hasil pemantauan menjadi bahan rekomendasi bagi sekolah untuk melakukan kegiatan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan. Prosedur pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan. Perencanaan disusun oleh pengawas sekolah dengan menyiapkan berbagai instrumen yang diperlukan serta menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP dilaksanakan dengan mengisi Instrumen dan memberikan skor penilaian berdasarkan kondisi nyata sesuai dengan Indikator yang di pantau. Pelaporan menuliskan kesimpulan serta rekomendasi berdasarkan data yang diperoleh. Kerja sama yang harmonis dalam melaksanakan pemantauan antara pengawas sekolah dengan stakeholder di sekolah binaannya dapat menjadikan tujuan pemantauan akan tercapai dengan maksimal.

G. Umpan Balik

Cocokkan jawaban Saudara dengan kunci jawaban pada tiap kegiatan pembelajaran.

Hitunglah jawaban Saudara yang benar. Kemudian gunakan rumus di bawah Ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Saudara terhadap kegiatan pembelajaran.

Tingkat Penguasaan = Jumlah Jawaban Benar X Jumlah Soal

100 %

Arti tingkat persentase penguasaan yang Saudara capai:

90 – 100 = sangat baik 80 – 89 = baik

70 – 79 = cukup 60 – 69 = kurang

 60 = sangat kurang

Apabila Saudara mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Saudara dapat meneruskan dengan modul berikutnya. Bagus! Tetapi apabila tingkat penguasaan Saudara masih di bawah 80%, Saudara harus mengulangi kegiatan pembelajaran 2, terutama bagian yang belum Saudara kuasai.

H. Refleksi dan Tindak lanjut

Setelah Saudara menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran 2, silahkan isi format refleksi berikut Ini untuk mengukur penguasaan materi Saudara.

No Tujuan Pembelajaran Tercapai Belum

Tercapai Keterangan 1 Memahami pengertian, tujuan,

karakteristik, prinsip dan prosedur pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

2 Memahami langkah-langkah pemantuan pelaksanaan pemenuhan SNP.

3 Menilai pencapaian pemenuhan SNP Tindak lanjut:

Kegiatan yang menurut saya belajar lebih efektif.

Kegiatan yang membuat saya tidak efektif belajar dan saran perbaikan

I. Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Latihan Kegiatan Pembelajaran 2 1. B.

2. D.

3. A.

4. B.

5. C

Kegiatan Pembelajaran 3: Pengolahan dan Penyusunan Hasil Evaluasi Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan SNP (8 JP)

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran 3, Saudara diharapkan mampu mengolah dan menyusun laporan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di sekolah dengan mengintegrasikan nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

B. Indikator Pencapaian Tujuan

1. Mengolah data hasil pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dengan teliti dan cermat.

2. Mengevaluasi hasil pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan dengan teliti dan cermat.

C. Uraian Materi

1. Pengolahan Hasil Pemantauan Pelaksanaan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan

Pengolahan data dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat dan mudah diproses lebih lanjut. Analisis data dilakukan untuk lebih memaknai data yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang objektif. Pengolahan dan analisis data merupakan salah tahapan yang sangat penting dalam penilaian untuk memperoleh Informasi yang akurat dalam rangka pengambilan keputusan yang valid.

Kualitas Informasi hasil penelitian salah satunya sangat ditentukan oleh Instrumen dan proses pengambilan data itu sendiri.

Berikut beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil pemantauan pelaksanaan pemenuhan SNP.

a). Data yang dihimpun dengan menggunakan Instrumen dan catatan disusun dalam struktur yang sistematis.

b). Bandingkan setiap pencapaian yang sekolah wujudkan dengan target yang sekolah harapkan.

c). Hitung berapa nilai maksimal yang seharusnya sekolah dapat, dan berapa yang senyatanya sekolah peroleh, selisih antara nilai ideal dengan nilai yang diperoleh sama dengan besarnya masalah yang sekolah miliki.

d). Kelompokan nilai yang sudah melebihi standar, memenuhi standar, dan belum memenuhi standar berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

e). Pengawas dengan pihak yang disupervisi menganalisis pencapaian kualifikasi melebihi standar, memenuhi standar, dan belum memenuhi standar.

Berikut contoh pengolahan hasil pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Pembiayaan:

Contoh Kasus:

Seorang pengawas sekolah telah melaksanakan pemantauan pelaksanaan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan di SD Negeri 09 Kota Jakarta. Berdasarkan hasil wawancara dan pemeriksaan dokumen-dokumen yang terkait dihasilkan Instrumen yang telah terisi seperti dibawah ini. Berikut cara mengolah hasil berdasarkan contoh Instrumen berikut.

(1) Instrumen Pemantauan Pemenuhan Standar Pembiayaan Pendidikan

a. Berilah tanda checklist pada kolom skor pada setiap Indikator sesuai dengan tingkat capaian masing masing Indikator sesuai dengan kriteria berikut Ini.

a. Berilah tanda checklist pada kolom skor pada setiap Indikator sesuai dengan tingkat capaian masing masing Indikator sesuai dengan kriteria berikut Ini.

Dokumen terkait