• Tidak ada hasil yang ditemukan

REKAPITULASI HASIL GIAT KKYD SAT SABHARA PERIODE T.A 2017 DAN 2018

Chart Title

REKAPITULASI HASIL GIAT KKYD SAT SABHARA PERIODE T.A 2017 DAN 2018

Tahun 2018 % Target Realisasi Target Realisasi 28 Angka Kriminalitas Point 2 0.00 3,7 5,11 61.89 29 Presentase Penanganan Bencana Daerah % 0.00 100 100 100

Sasaran Meningkatnya ketentraman dan ketertiban masyarakat dapat dilihat dari sebanyak 2 indikator yaitu :

Capaian kinerja nyata indikator 28 "Angka Kriminalitas " adalah sebesar 5.11 point dari target sebesar 3,7 point yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2018 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 61.89 %, capaian ini tidak mencapai target yang diperjanjikan.

Tahun 2018 adalah tahun ke 1 renstra, capaian kinerja indikator 28 " Angka Kriminalitas " tahun ini adalah sebesar 5.11 point, bila dibandingkan dengan target akhir renstra Kota Tasikmalaya maka capaian kinerjanya mencapai 100 %.

Capaian kinerja nyata indikator 29 " Presentase Penanganan Bencana Daerah " adalah sebesar dari target sebesar 100% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2018 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100%, capaian ini sesuai target yang diperjanjikan.

Tahun 2018 adalah tahun ke 1 renstra, capaian kinerja indikator 29 " Presentase Penanganan Bencana Daerah " tahun ini adalah sebesar 100 %, bila dibandingkan dengan target akhir renstra Kota Tasikmalaya maka capaian kinerjanya mencapai 100 %.

Angka Kriminalitas

Tabel 3.52

REKAPITULASI HASIL GIAT KKYD SAT SABHARA PERIODE T.A 2017 DAN 2018

NO. JENIS PELANGGARAN 2018 KET

2. PSK 9 ORANG 5 kegiatan 3. PETASAN 378947 BUTIR 25 kegiatan 4. KOS – KOSAN 49 PASANG 52 kegiatan

5. HOTEL 40 PASANG 52 kegiatan

6. PENGAMEN 81 ORANG 31 kegiatan

7. PARKIR LIAR 77 ORANG 31 kegiatan

9. PENJUAL MINUMAN 49 43 kegiatan

10. BERANDALAN MOTOR 212 ORANG 74 kegiatan 12. MIRAS :

1) ARAK ,ANGGUR 4542 BOTOL

2) TUAK 3919 LITER

3) VIKTOR 135 PLASTIK

4) CIU 216 LITER

Ket ; Jumlah anka criminal tertangani x 10000 361 x 10000 = 5,11

Jumalh Penduduk 706.936

Sumber : Polresta Tasikmalaya

Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum

Penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum pada Pemerintah Kota Tasikmalaya selama tahun 2018 dilaksanakan oleh:

1. Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Pelaksanaan ketentraman dan ketertiban umum melalui pengawasan dan penegakan peraturan daerah meliputi kegiatan dengan rincian sebagai berikut:

a. Pengawasan kelengkapan Dokumen Perijinan.

Kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran, ketaatan dan kepatuhanmasyarakat dan pelaku usaha, baik yang dilakukan secara perorangan maupun Badan Usaha terhadap Peraturan atau Produk Hukum yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Tujuan pelaksanaan kegiatan dalam rangka meminimalisir pelanggaran terhadap Perda/Perkada Kota Tasikmalaya dengan rincian sebagai berikut: 1) Melaksanakan Pengawasan dengan mendatangi masyarakat atau Badan

Hukum yang melaksanakan aktivitas, baik berupa usaha atau pembangunan yang menurut Perda/Perkada harus dilengkapi dengan Dokumen Perijinan;

2) Melaksanakan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Teknis selaku organisasi yang memiliki tugas pembinaan, pengawasan dan pengendalian untuk menindaklanjuti hasil temuan dari pengawasan yang tidak dilengkapi dengan Dokumen Perijinan;

b. Pemeliharaan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Kota Tasikmalaya. Maksud kegiatan ini adalah untuk menciptakan situasi dan kondisi yang tenteram, aman dan nyaman dimasyarakat Kota Tasikmalaya dan patuh terhadap Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota yang berlaku di Kota Tasikmalaya.

LKIP Kota Tasikmalaya Tahun 2018

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka Cipta Kondisi di masyarakat Kota Tasikmalaya dengan rincian sebagai berikut :

1) Operasi /Sweeping Pekat, Prostitusi dan Peredaran Miras, dengan kegiatan yang dilakukan meliputi :

a) Melakukan operasi di titik-titik keramaian seperti persimpangan lampu merah;

b) Melakukan operasi ke setiap hotel-hotel melati yang berada di Kota Tasikmalaya;

c) Melakukan operasi ke tempat pedagang jamu dan pedagang yang diduga menjual Miras;

d) Melakukan operasi ke tempat-tempat hiburan seperti tempat karaoke; e) Melakukan operasi warung nyemen pada bulan Puasa;

2) Penertiban terhadap pelanggar Fasilitas Umum Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi:

a) Penataan PKL yang berada di sekitar Jl. Cihideung, Jl. HZ Mustafa, Jl. Pasar Wetan, Jl. Veteran, Jl. Empang, Jl. Pemuda, Jl. RSUD, wilayah Alun-Alun, Jl. Dadaha, Jl.Otista, Jl. Dokter soekardjo dan Jl. Sutisna Senjaya;

b) Pengamanan Komplek Dadaha dari aktifitas Pasar Kojengkang; c) Pengamanan Taman Kota depan Mesjid Agung Kota Tasikmalaya; d) Penanganan Unjuk Rasa;

c. Rekruitmen dan Peningkatan Kapasitas Anggota Perlindungan Masyarakat. Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan, mewujudkan anggota Linmas yang berwibawa, profesional dan proporsional dalam bertugas sekaligus dapat membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dilaksanakan kegiatan rekruitmen anggota Perlindungan Masyarakat sebanyak 50 Orang, sehingga total anggota satlinmas yang diberdayakan membantu tugas Satpol PP adalah sebanyak 100 orang, yang pengaturannya diatur melalui Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 16 Tahun 2017 tentang Tugas, Tata Kerja, Pakaian Dinas dan Perlengkapan Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat yang Melaksanakan Tugas Membantu Ketenteraman dan Ketertiban Umum oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain itu, dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kapasitas anggota Satlinmas di tingkat Kelurahan, dilaksanakan melalui kegiatan peningkatan kapasitas anggota perlindungan masyarakat sebanyak 300 anggota Linmas, yang dilaksanakan di tiap Kecamatan, melalui pembinaan dan pemberian materi terkait pemahaman tugas dan fungsi Satlinmas di tingkat Kelurahan yang berhubungan erat dengan tugas pokok dan fungsi Satpol PP, sehingga pada prosesnya di bawah koordinasi Satpol PP dalam upaya menciptakan dan memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Presentase Penanganan Bencana Daerah

Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dalam pasal 5 mengamanatkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggungjawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Selanjutnya

pada pasal 6, disebutkan bahwa tanggung jawab Pemerintah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, meliputi:

1. Pengurangan resiko bencana dan pemaduan pengurangan resiko bencana dengan program pembangunan;

2. Perlindungan masyarakat dari dampak bencana;

3. Penjaminan pemenuhan hak masyarakat dan pengungsi yang terkena bencana sesuai dengan standar pelayanan minimum;

4. Pemulihan kondisi dari dampak bencana;

5. Pengalokasian dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang memadai;

6. Pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam bentuk dana siap pakai; 7. Pemeliharaan arsip/dokumen otentik dan kredibel dari ancaman dan dampak

bencana.

Adapun Data kejadian bencana yang terjadi di Kota Tasikmalaya pada Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

Tabel 3.53

Rekapitulasi Bencana Tahun 2018

NO JENIS BENCANA JUMLAH