• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Identitas

1. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Suruh 2. Semester : II / 2016-2017

3. Sasaran Layanan : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM 4. Pelaksana : Yunia Sari Rakhmawati

B. Topik Layanan : Sabar membuahkan hasil C. Bidang Bimbingan : Pribadi

D. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok

E. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan F. Tujuan Layanan :

1. Kognitif

Anggota kelompok mampu memberikan definisi tentang sabar. 2. Psikomotor

Anggota kelompok mampu mengikuti permainan tentang sabar. 3. Afektif

Anggota kelompok mampu menunjukkan sikap sabar dalam kehidupan sehari-hari.

G. Hari dan Tanggal : Jumat, 7 April 2017 H. Alokasi Waktu : 1 x 40 menit

I. Tempat Pelaksanaan : Halaman depan SMP Negeri 3 Suruh J. Metode : Permainan dan diskusi

K. Uraian Kegiatan : 1. Pembentukan

a. Penerimaan. b. Berdoa.

c. Mengulas kembali kegiatan yang telah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya.

2. Peralihan

a. Menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya. b. Menawarkan sambil mengamati kesiapan anggota kelompok untuk

menjalani kegiatan pada tahap berikutknya.

c. Mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan atau sebagian belum siap untuk memasuki tahap berikutnya.

3. Kegiatan

a. Pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan “sabar membuahkan hasil”.

b. Menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas.

c. Membahas topik tersebut secara tuntas.dalam kegiatan ini menggunakan teknik permainan simulasi, tahap-tahapnya adalah:

 Menyediakan alat permaianan dan kelengkapannya.

 Menjelaskan aturan permainan.

 Bermain dan berdiskusi. d. Selingan.

4. Pengakhiran

a. Menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri. b. Menyimpulkan hasil dari topik yang telah dibahas.

c. Anggota kelompok mengemukakan kesan dan pesan. d. Membahas kegiatan lanjutan.

e. Berdoa. f. Penutup. L. Alat dan bahan :

1. Materi “kesabaran”. 2. Jarum jahit.

3. Benang.

M. Sumber :

1. Bun, Hendri. 2014. Dinamika Kelompok Aktivitas Luar dan Dalam Ruang. Yogyakarta: Gradien Mediatama.

2. Anonim. 2015. 6 Keuntungan yang Bisa Kita Dapatkan dari Sikap Sabar

dalam Menghadapi Kegagalan. Online.

http://www.duniaremaja.xyz/2015/11/6-keuntungan-yang-bisa-kita-dapatkan.html. Diakses pada 16 Maret 2017.

N. Biaya : -

O. Catatan Khusus : -

P. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut 1. Penilaian Proses

Melakukan observasi selama kegiatan layanan berlangsung dengan menggunakan cheklist sebagai berikut:

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang Antusias anggota kelompok

Partisipasi anggota kelompok Aktifitas anggota kelompok Respon anggota kelompok Kelancaran bimbingan kelompok Suasana bimbingan kelompok Catatan khusus

2. Penilaian Hasil a. Laiseg

Memberikan pertanyaan kepada anggota kelompok terhadap permainan yang telah dilaksanakan.

Understanding

 Apa makna dari permainan tersebut?

 Dalam melakukan permainan “jarum ajaib” bagaimana perasaan kamu saat memenangkan permainan tersebut? Berikan alasan?

 Saat kamu melakukan permainan “jarum ajaib” dan kamu kalah dalam permainan tersebut, bagaimana perasaanmu?

 Jika dalam permaianan “jarum ajaib” terdapat anggota kelompok yang berhenti sebelum garis finish, mengapa demikian?

 Apa makna dari sabar? Comfort

 Sebutkan sikap sabar dalam kehidupan sehari-hari?

 Apa manfaat yang dapat diperoleh dari bersabar? Action

 Anggota kelompok dapat mempraktekkan permainan “jarum ajaib” yang berhubungan dengan sabar.

b. Laijapen

Monitoring perilaku anggota kelompok, setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dengan melakukan wawancara pada pertemuan berikutnya.

 Hal apa saja yang sudah dilakukan yang berkaitan dengan topik kemarin?

c. Laijapan

Memantau perubahan dalam hal sabar untuk menunda kepuasan pada anggota kelompok. Setelah layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi yang ke-8, menyebarkan skala sikap kontrol diri untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan yang diberikan untuk meningkatkan kontrol diri siswa.

3. Tindak Lanjut

Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permaianan simulasi dengan topik yang berbeda.

Salatiga, 16 Maret 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

Kesabaran

Sabar adalah suatu sikap menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh. Sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya. Semakin tinggi kesabaran yang seseorang miliki maka semakin kokoh juga ia dalam menghadapi segala macam masalah yang terjadi dalam kehidupan. Sabar juga sering dikaitkan dengan tingkah laku positif yang ditonjolkan oleh individu atau seseorang.Berikut adalah 6 keuntungan yang bisa kita dapatkan dari sikap sabar dalam menghadapi kegagalan :

1. Mendapatkan banyak pelajaran

Dengan sikap sabar, kita akan mampu menganalisa dengan baik apa saja kesalahan atau kekurangan yang ada pada diri kita yang menyebabkan kita gagal mencapai suatu tujuan atau target. Sebaliknya, jika kita malah kecewa dan meluapkannya dengan kemarahan, maka tak ada satu pelajaranpun yang bisa kita petik.

2. Mengajarkan disiplin

Sebagaimana kita melihat orang yang berpuasa dengan penuh kesabaran menunggu waktu berbuka, dengan disiplin mematuhinya. Jika belum waktunya, kita tak boleh melanggarnya atau kecewa kenapa tak disegerakan saja. Begitu juga dengan kesuksesan, ada aturan waktu (proses) dari setiap kejadian dimana kita harus bersabar menjalaninya.

3. Membentuk cara pandang positif

Pelajaran terpenting dari bersabar adalah bagaimana kita tetap optimis dalam segala ketidakpastian. Seseorang dapat bersabar karena ia melihat hal positif di balik proses yang tengah ia jalani. Dengan demikian, sikap sabar dapat membentuk cara pandang yang positif.

4. Semangat menunggu keberhasilan

Ada rasa seru dan tertantang dalam sikap sabar. Beda rasanya sesuatu yang mudah kita raih dibandingkan dengan sesuatu yang membutuhkan ketahanan mental bahkan pengorbanan untuk mendapatkannya.

5. Lebih tenang dan objektif

Sikap sabar akan membuat kita lebih tenang dan objective dalam menimbang segala sesuatunya. Hal ini sangat berguna dalam pengambilan setiap keputusan. Sebaliknya, sikap terburu-buru bahkan emosional, hanya akan memperburuk suasana dan menambah rumit masalah.

6. Keputusan yang lebih baik

Dengan sikap sabar, dimana kita dapat mengontrol emosi kita dengan baik, maka setiap keputusan yang kita buat, akan menjadi sebuah keputusan yang lebih baik dan solutif.

Jarum Ajaib

Tujuan:

Dengan permainan ini, diharapkan anggota kelompok dapat mempunyai sikap sabar dengan menolak ajakan teman yang tidak bermanfaat (menunda rasa puas supaya mendapat yang lebih baik).

Cara bermain:

1. Anggota kelompok berbaris dengan membawa jarum dan benang di tangannya.

2. Anggota kelompok mulai melakukan permainan dengan cara berjalan sambil memasukkan benang ke dalam jarum dari garis start sampai ke garis finish yang telah ditentukan.

3. Pemain yang mencapai garis finish terlebih dahulu dengan benang yang telah masuk ke dalam jarum itulah pemenangnya. Sedangkan pemain yang berhenti di tengah jalan, dinyatakan gugur.

LAPORAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI, ANALISIS DAN TINDAK LANJUT RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)

A. Topik Permasalahan : Sabar membuahkan hasil B. Spesifikasi Kegiatan

1. Bidang Bimbingan : Pribadi

2. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok 3. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan

4. Sasaran : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM C. Pelaksanaan Layanan

1. Waktu : Jumat, 7 April 2017 (09.45-10.10) 2. Tempat : Lab. IPA SMP Negeri 3 Suruh 3. Deskripsi Kegiatan :

Sebelum memulai permainan, pemimpin menyampaikan topik kegiatan yaitu sabar membuahkan hasil dan memberikan intruksi permainan jarum ajaib beserta tujuannya. Dengan permainan ini, diharapkan anggota kelompok dapat mempunyai sikap sabar dengan menolak ajakan teman yang tidak bermanfaat (menunda rasa puas supaya mendapat yang lebih baik). Pemain berbaris berbanjar dan memasukkan benang ke dalam jarum dengan cara berjalan. Pemain yang sampai di garis finish dinyatakan sebagai pemenangnya. Setelah didapatkan pemenangnya, permainan diakhiri dan pemain dipersilakan untuk istirahat sejenak. Dengan keadaan santai, pemimpin meminta anggota kelompok untuk mendiskusikan permainan yang telah dimainkan dengan menghubungkan dalam kehidupan sehari-hari.

D. Evaluasi

1. Cara Penilaian :

Penilaian dilakukan selama proses layanan bimbingan kelompok berlangsung terutama ketika anggota kelompok melaksanakan permainan simulasi, serta dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada anggota kelompok setelah melakukan permainan tersebut.

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang Antusias anggota kelompok √

Partisipasi anggota kelompok √

Aktifitas anggota kelompok √

Respon anggota kelompok √

Suasana Layanan √ Catatan khusus

2. Deskripsi Penilaian :

Hasil observasi, maka dapat dilihat layanan ini berhasil. Anggota kelompok bisa mempraktekkan permainan dengan semangat dan terdapat keaktifan dalam diskusi. Saat melakukan permainan jarum ajaib, terdapat anggota kelompok yang menjadi pemenang pertama, terdapat juga pemain yang mengatakan menyerah karena sulit namun masih tetap berusaha, terdapat juga pemain yang terakhir karena terus mencoba mengulangi memasukkan benang. Anggota kelompok juga sharing tentang pengalaman dia tentang kesabaran, seperti saat akan bermain dengan teman mengerjakan dahulu perintah orang tua untuk mencari rumput, sabar saat temannya menertawakan hasil pekerjaan dari guru, tetapi ada juga cerita yang lebih memilih ganti bengkel karena antrean panjang. Hal tersebut dapat memberikan pemahaman kepada anggota kelompok untuk sabar atau menunda kepuasan untuk hasil yang lebih baik.

Suruh, 7 April 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Identitas

1. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Suruh 2. Semester : II / 2016-2017

3. Sasaran Layanan : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM 4. Pelaksana : Yunia Sari Rakhmawati

B. Topik Layanan : Peluangku (Sesi I) C. Bidang Bimbingan : Pribadi

D. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok

E. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan F. Tujuan Layanan :

1. Kognitif

Anggota kelompok mampu memberikan contoh tentang mengantisipasi peristiwa.

2. Psikomotor

Anggota kelompok mampu mengikuti permainan tentang mengendalikan peristiwa.

3. Afektif

Anggota kelompok mampu menunjukkan cara-cara mengantisipasi peristiwa dengan pertimbangan objektif.

G. Hari dan Tanggal : Rabu, 12 April 2017 H. Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

I. Tempat Pelaksanaan : Lab. IPA SMP Negeri 3 Suruh J. Metode : Permainan dan diskusi

K. Uraian Kegiatan : 1. Pembentukan

a. Penerimaan. b. Berdoa.

c. Mengulas kembali kegiatan yang telah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya.

2. Peralihan

a. Menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya. b. Menawarkan sambil mengamati kesiapan anggota kelompok untuk

menjalani kegiatan pada tahap berikutknya.

c. Mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan atau sebagian belum siap untuk memasuki tahap berikutnya.

3. Kegiatan

a. Pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan “peluangku”. b. Menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas.

c. Membahas topik tersebut secara tuntas.dalam kegiatan ini menggunakan teknik permainan simulasi, tahap-tahapnya adalah:

 Menginformasikan permainan yang akan dijalani.

 Menjelaskan aturan permainan.

 Bermain. d. Selingan. 4. Pengakhiran

a. Menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri. b. Menyimpulkan hasil dari topik yang telah dibahas.

c. Anggota kelompok mengemukakan kesan dan pesan. d. Membahas kegiatan lanjutan.

e. Berdoa. f. Penutup.

L. Alat dan bahan : 1 set kartu uno. M. Sumber :

Bun, Hendri. 2014. Dinamika Kelompok Aktivitas Luar dan Dalam Ruang. Yogyakarta: Gradien Mediatama.

N. Biaya : -

O. Catatan Khusus : -

P. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut 1. Penilaian Proses

Melakukan observasi selama kegiatan layanan berlangsung dengan menggunakan cheklist sebagai berikut:

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang Antusias anggota kelompok

Partisipasi anggota kelompok Aktifitas anggota kelompok Respon anggota kelompok Kelancaran bimbingan kelompok Suasana bimbingan kelompok Catatan khusus

2. Penilaian Hasil a. Laiseg

Memberikan pertanyaan kepada anggota kelompok terhadap permainan yang telah dilaksanakan.

Understanding

 Pada saat melakukan permaian uno, apakah terdapat kesulitan? Berikan alasannya?

 Sebagai pemenang, bagaimana cara kamu mengatur strategi?

 Sebagai pemain yang kalah, mengapa bisa demikian?

 Apa saja pertimbangan-pertimbangan kamu dalam melakukan permainan supaya bisa menang?

 Berikan contoh mengantisipasi suatu peristiwa dalam kehidupan sehari-hari?

Comfort

 Bagaimana cara kamu mengantisipasi suatu peristiwa atau bagaimana startegi kamu dalam mencapai nilai yang baik dalam tes UKK besok?

Action

 Anggota kelompok dapat mempraktekkan permainan “uno” yang berhubungan dengan mengantisipasi peristiwa.

b. Laijapen

Monitoring perilaku anggota kelompok, setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dengan melakukan wawancara pada pertemuan berikutnya.

 Hal apa saja yang sudah dilakukan yang berkaitan dengan topik kemarin?

c. Laijapan

Memantau perubahan dalam hal mengantisipasi peristiwa dengan pertimbangan objektif pada anggota kelompok. Setelah layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi yang ke-8, menyebarkan skala sikap kontrol diri untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan yang diberikan untuk meningkatkan kontrol diri siswa.

3. Tindak Lanjut

Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permaianan simulasi dengan topik yang berbeda.

Salatiga, 16 Maret 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

UNO

Tujuan:

Dengan permainan ini, diharapkan pemain dapat mengantisipasi suatu peristiwa dengan pertimbangan-pertimbangan secara objektif sehingga dapat menciptakan peluang.

Cara bermain:

1. Atur peserta duduk melingkar.

2. Bagikan kartu uno kepada setiap pemain dengan jumlah ganjil. 3. Jelaskan tata cara permaianan:

a. Pemain boleh mengeluarkan kartunya pada saat gilirannya.

b. Kartu yang dikeluarkan sesuai (warna atau angka) dengan kartu uno yang terbuka di tengah-tengah para pemain.

c. Jika pemain tidak mempunyai kartu yang sama, pemain mengambil satu kartu yang telah disediakan.

d. Pemain yang mempunyai sisa 1 kartu menyebutkan kata “uno”, jika lalai pemain lain bisa menunjuk teman tersebut dengan kata “dor uno”.

e. Pemain yang lalai dan telah di dor oleh pemain lain, mengambil satu kartu yang di depan sebagai bentuk hukumannya.

f. Inti dari permainan ini adalah menyamakan angka atau warna kartu uno. 4. Pemain yang masih mempunyai banyak kartu uno, dinyatakan kalah dalam

LAPORAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI, ANALISIS DAN TINDAK LANJUT RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)

A. Topik Permasalahan : Peluangku (Sesi I) B. Spesifikasi Kegiatan

1. Bidang Bimbingan : Pribadi

2. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok 3. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan

4. Sasaran : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM C. Pelaksanaan Layanan

1. Waktu : Selasa, 11 April 2017 (09.45-10.10) 2. Tempat : Lab. IPA SMP Negeri 3 Suruh 3. Deskripsi Kegiatan :

Dalam kegiatan dengan topik peluangku, pemimpin memberikan informasi mengenai cara bermain dan tujuannya. Permainan uno bertujuan, anggota kelompok dapat mengantisipasi suatu peristiwa dengan pertimbangan-pertimbangan secara objektif sehingga dapat menciptakan peluang. Setelah menjelaskan cara bermain dan tidak terdapat pertanyaan, pemimpin membagikan kartu uno secara rata kepada anggota kelompok dengan jumlah kartu ganjil. Setiap pemain berhak mengeluarkan satu kartu atau beberapa kartu sekaligus, sesuai dengan warna atau angka yang sama pada kartu di tengah, atau bahkan mengeluarkan kartu-kartu ajaib. Dalam permainan uno, terdapat hukuman yakni setiap pemain yang mempunyai sisa satu kartu harus mengatakan uno, jika tidak maka lawannya akan mengedor dan mengambil satu kartu tambahan lagi dan mengambil kartu saat tidak memiliki kartu yang sama. Pemain dengan sisa kartu paling banyak dinyatakan kalah. Anggota kelompok mempraktekkan permainan tersebut dengan waktu ±30 menit, kemudian dilanjutkan dengan istirahat sejenak.

D. Evaluasi

1. Cara Penilaian :

Penilaian dilakukan selama proses layanan bimbingan kelompok berlangsung terutama ketika anggota kelompok melaksanakan permainan simulasi, serta dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada anggota kelompok setelah melakukan permainan tersebut.

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang Antusias anggota kelompok √

Partisipasi anggota kelompok √

Respon anggota kelompok √

Kelancaran Layanan √

Suasana Layanan √

Catatan khusus

2. Deskripsi Penilaian :

Hasil observasi menunjukkan bahwa anggota kelompok dapat melaksanakan kegiatan dengan baik. Anggota kelompok terlihat bersemangat dalam mempraktekkan permainan tentang peluangku. Berbagai cara dilakukan oleh pemain untuk tidak kalah dalam permainan tersebut, seperti mengintip kartu milik teman, mengeluarkan kartu-kartu ajaib pada sisa permainan, mengeluh saat mendapat hukuman untuk mengambil banyak kartu, senang ketika menang dan membuat lawannya mengambil banyak kartu sebagai tanda hukuman. Pada sisa permainan, pemain terlihat lebih serius dan jeli ketika akan mengeluarkan kartunya karena hanya tertinggal dua pemain saja. Satu lawan satu, membuat permainan menjadi lebih seru, baik dari pemain maupun dari temannya yang menonton. Terdapat dua pemain yang kalah dan permainan berakhir.

Suruh, 11 April 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Identitas

1. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Suruh 2. Semester : II / 2016-2017

3. Sasaran Layanan : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM 4. Pelaksana : Yunia Sari Rakhmawati

B. Topik Layanan : Peluangku (Sesi II) C. Bidang Bimbingan : Pribadi

D. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok

E. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan F. Tujuan Layanan :

1. Kognitif

Anggota kelompok mampu memberikan contoh tentang mengantisipasi peristiwa.

2. Psikomotor

Anggota kelompok mampu mengikuti permainan tentang mengendalikan peristiwa.

3. Afektif

Anggota kelompok mampu menunjukkan cara-cara mengantisipasi peristiwa dengan pertimbangan objektif.

G. Hari dan Tanggal : Jumat, 14 April 2017 H. Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

I. Tempat Pelaksanaan : Lab. IPA SMP Negeri 3 Suruh J. Metode : Permainan dan diskusi

K. Uraian Kegiatan : 1. Pembentukan

a. Penerimaan. b. Berdoa.

c. Mengulas kembali kegiatan yang telah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya.

2. Peralihan

a. Menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya. b. Menawarkan sambil mengamati kesiapan anggota kelompok untuk

menjalani kegiatan pada tahap berikutknya.

c. Mengenali suasana apabila anggota secara keseluruhan atau sebagian belum siap untuk memasuki tahap berikutnya.

3. Kegiatan

a. Pemimpin kelompok mengemukakan topik bahasan “peluangku”. b. Menjelaskan pentingnya topik tersebut dibahas.

c. Membahas topik tersebut secara tuntas, dengan cara berdiskusi sebagai kegiatan lanjutan pertemuan sebelumnya.

4. Pengakhiran

a. Menjelaskan bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan diakhiri. b. Menyimpulkan hasil dari topik yang telah dibahas.

c. Anggota kelompok mengemukakan kesan dan pesan. d. Membahas kegiatan lanjutan.

e. Berdoa. f. Penutup. L. Alat dan bahan : - M. Sumber : -

N. Biaya : -

O. Catatan Khusus : -

P. Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut 1. Penilaian Proses

Melakukan observasi selama kegiatan layanan berlangsung dengan menggunakan cheklist sebagai berikut:

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang Antusias anggota kelompok

Partisipasi anggota kelompok Aktifitas anggota kelompok Respon anggota kelompok Kelancaran bimbingan kelompok Suasana bimbingan kelompok Catatan khusus

2. Penilaian Hasil a. Laiseg

Memberikan pertanyaan kepada anggota kelompok terhadap permainan yang telah dilaksanakan.

Understanding

 Pada saat melakukan permaian uno, apakah terdapat kesulitan? Berikan alasannya?

 Sebagai pemenang, bagaimana cara kamu mengatur strategi?

 Sebagai pemain yang kalah, mengapa bisa demikian?

 Apa saja pertimbangan-pertimbangan kamu dalam melakukan permainan supaya bisa menang?

 Berikan contoh mengantisipasi suatu peristiwa dalam kehidupan sehari-hari?

Comfort

 Bagaimana cara kamu mengantisipasi suatu peristiwa atau bagaimana startegi kamu dalam mencapai nilai yang baik dalam tes UKK besok?

Action

 Anggota kelompok dapat mempraktekkan permainan “uno” yang berhubungan dengan mengantisipasi peristiwa.

b. Laijapen

Monitoring perilaku anggota kelompok, setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik permainan simulasi dengan melakukan wawancara pada pertemuan berikutnya.

 Hal apa saja yang sudah dilakukan yang berkaitan dengan topik kemarin?

c. Laijapan

Memantau perubahan dalam hal mengantisipasi peristiwa dengan pertimbangan objektif pada anggota kelompok. Setelah layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi yang ke-8, menyebarkan skala sikap kontrol diri untuk mengetahui berhasil tidaknya layanan yang diberikan untuk meningkatkan kontrol diri siswa.

3. Tindak Lanjut

Mengevaluasi kegiatan dan memberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permaianan simulasi dengan topik yang berbeda.

Salatiga, 16 Maret 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

LAPORAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI, ANALISIS DAN TINDAK LANJUT RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)

A. Topik Permasalahan : Peluangku (Sesi II) B. Spesifikasi Kegiatan

1. Bidang Bimbingan : Pribadi

2. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok 3. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan

4. Sasaran : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM C. Pelaksanaan Layanan

1. Waktu : Jumat, 14 April 2017 (09.45-10.10) 2. Tempat : Lab. IPA SMP Negeri 3 Suruh 3. Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan lanjutan dari layanan yang bertopik peluangku adalah diskusi. Anggota kelompok mengingat kembali permainan dan hal-hal yang telah dilaksanakan dalam permainan uno. Kemudian anggota kelompok berdiskusi tentang apa yang telah didapatkan atau makna dari permainan tersebut. Antar anggota kelompok saling memberikan pendapat, menanggapi dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari serta pemberian contoh.

D. Evaluasi

1. Cara Penilaian :

Penilaian dilakukan selama proses layanan bimbingan kelompok berlangsung terutama ketika anggota kelompok melaksanakan permainan simulasi, serta dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada anggota kelompok setelah melakukan permainan tersebut.

Aspek yang diobservasi Baik Cukup Kurang

Antusias anggota kelompok √

Partisipasi anggota kelompok √

Aktifitas anggota kelompok √

Respon anggota kelompok √

Kelancaran Layanan √

Suasana Layanan √

2. Deskripsi Penilaian :

Berdasarkan hasil observasi dari kegiatan diskusi, terlihat anggota kelompok yang lebih aktif dari pada pertemuan sebelumnya, walaupun terdapat satu anggota kelompok yang tidak berangkat sekolah. Anggota kelompok dapat mengemukakan pendapatnya tentang permainan tersebut dan memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan bertopik peluangku berhasil dilaksanakan, didapatkan juga dari hasil diskusi bahwa untuk mendapatkan sesuatu memerlukan suatu strategi dengan mempertimbangkan segala kemungkinan secara objektif.

Suruh, 14 April 2017

Guru BK

SMP Negeri 3 Suruh Peneliti

Muh Supriyanto, S.Pd NIP. 19580916 198603 1 006

Yunia Sari Rakhmawati NIM. 132013004

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Identitas

1. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Suruh 2. Semester : II / 2016-2017

3. Sasaran Layanan : AA, MIK, DR, MCSH, RRM, FF, RYM 4. Pelaksana : Yunia Sari Rakhmawati

B. Topik Layanan : Penilaianku C. Bidang Bimbingan : Pribadi

D. Jenis Layanan : Bimbingan kelompok

E. Fungsi Layanan : Pemahaman dan pencegahan F. Tujuan Layanan :

1. Kognitif

Anggota kelompok mampu memberikan contoh penilaian positif terhadap suatu peristiwa..

2. Psikomotor

Anggota kelompok mampu mengikuti permainan tentang penilaian positif terhadap suatu peristiwa.

3. Afektif

Anggota kelompok mampu melaksanakan penilaian positif terhadap suatu peristiwa.

G. Hari dan Tanggal : Selasa, 18 April 2017 H. Alokasi Waktu : 1 x 40 menit

I. Tempat Pelaksanaan : Halaman depan SMP Negeri 3 Suruh J. Metode : Permainan dan diskusi

K. Uraian Kegiatan : 1. Pembentukan

a. Penerimaan. b. Berdoa.

c. Mengulas kembali kegiatan yang telah dilaksanakan pada pertemuan sebelumnya.

2. Peralihan

a. Menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap berikutnya.

Dokumen terkait