• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Program Prioritas

Dalam dokumen PERATURAN DAERAH KOTA TEGAL (Halaman 117-125)

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN

A. Rencana Program Prioritas

1. Meningkatkan system manajemen pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu, kreativitas, daya inovatif yang bertumpu pada nilai-nilai agama serta budaya sebagai sumber inspirasi dan motivasi.

Dalam rangka mencapai misi tersebut program prioritas meliputi bidang pendidikan, kebudayaan dan perpustakaan dilaksanakan dengan target pencapaian sebagai berikut: a. Penguatan profesionalisme tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

b. Penguatan mutu sekolah kejuruan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pasar kerja. c. Penguatan pendidikan non formal serta informal

d. Penguatan relevansi daya saing dan manajemen pendidikan serta pencitraan pendidikan.

e. Penguatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pendidikan dalam upaya pemenuhan standar nasional dan internasional.

f. Penguatan perluasan dan pemerataan akses memperoleh pendidikan baik pendidikan dasar maupun pendidikan menengah.

g. Penguatan sistem informasi potensi budaya Kota Tegal.

h. Penguatan peran serta masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang berkembang di Kota Tegal.

i. Penguatan pengetahuan dan pemahaman generasi muda tentang arti pentingnya nilai-nilai agama dan pelestarian budaya.

n. Penguatan kualitas pelayanan yang berbasis teknologi dan kuantitas pelayanan di bidang perpustakaan

2. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau oleh segenap lapisan masyarakat.

Dalam rangka mencapai misi tersebut program prioritas di bidang kesehatan dengan target pencapaian sebagai berikut:

a. Penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

b. Penguatan surveilens epidemiologi dan deteksi dini penyakit untuk menurunkan angka kesakitan penyakit menular dan penyakit tidak menular.

c. Penguatan penanggulangan KLB dan Wabah. d. Penguatan pelayanan pemberian imunisasi.

e. Penguatan manajemen mutu pelayanan kesehatan serta operasional jaringan SIM kesehatan.

f. Penguatan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan sesuai kebutuhan dan kompetensi.

g. Penguatan akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan lanjutan. h. Penguatan pengawasan obat dan makanan.

i. Penguatan status gizi masyarakat ditandai menurunnya prevalensi gizi buruk pada Bayi & Balita.

j. Penguatan keluarga sadar gizi.

k. Penguatan Kelurahan Siaga dengan Strata II.

l. Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga. m. Penguatan kualitas kesehatan lingkungan.

3. Meningkatkan kualitas dan integritas SDM aparatur dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance)

Untuk mencapai misi tersebut program prioritas meliputi bidang otonomi daerah, pemerintah umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian, persandian, perencanaan pembangunan, kearsipan dan statistik yang dilaksanakan selama lima tahun ke depan dengan target pencapaian sebagai berikut:

a. Penguatan Legislasi daerah sebagai upaya perwujudan pelaksanaan otonomi daerah yang makin nyata.

b. Penguatan hubungan koordinasi antar lembaga-lembaga daerah baik antar SKPD, instansi vertikal dan DPRD.

c. Penguatan pendidikan PNS untuk studi lanjut dan diklat teknis/fungsional aparatur. d. Penguatan pelaksanaan pola pengaturan kesejahteraan aparatur pemerintah daerah. e. Penguatan pelaksanaan pola reward dan punishment bagi aparatur pemerinth daerah

dalam rangka peningkatan kinerja.

f. Penguatan mekanisme penempatan pejabat baik fungsional maupun struktural di setiap SKPD berdasarkan kompetensi dan keahlian.

g. Penguatan sistem penerimaan daerah, melalui intensifikasi sumber-sumber pendapatan, penyempurnaan regulasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan daerah. h. Penguatan pelaksanaan sistem transparansi dalam pengelolaan keuangan dan aset

daerah di semua SKPD.

i. Penguatan pelaksanaan pola pelayanan prima dalam bidang pembangunan. j. Penguatan kapasitas kelembagaan DPRD.

k. Penguatan fasilitasi DPRD sebagai representasi dalam mengelola aspirasi dan kepentingan rakyat.

l. Penguatan peran Kota Tegal dalam Kerjasama Antar Daerah (KAD) melalui optimalisasi potensi sumber daya yang ada serta penyedaan sarana dan prasarana publik.

m. Penguatan sumber daya manusia, sistem dan sarana prasarana persandian.

n. Penguatan koordinasi kerjasama pembangunan antar wilayah dan dunia usaha/lembaga lainnya.

o. Penguatan penelitian potensi sumber daya daerah untuk peningkatan pembangunan daerah.

p. Penguatan partisipasi masyarakat dalam pelibatan penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

q. Penguatan kapasitas lembaga perencana pembangunan daerah.

r. Penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku pembangunan dalam rangka sinkronisasi kebijakan dan program pembangunan daerah.

s. Penguatan sistem manajemen data dan informasi yang akurat sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan

t. Penguatan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya arsip. u. Penguatan sarana dan prasarana pendukung kearsipan daerah.

v. Penguatan Sistem Informasi Manajemen Kearsipan guna mendukung otomasi arsip daerah.

w. Penguatan kualitas dan kuantitas SDM yang menangani arsip daerah. x. Penguatan penataan arsip-arsip daerah secara bertahap

y. Penguatan data statistik sektoral dalam perencanaan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kebutuhan data kepada pihak-pihak terkait dan masyarakat.

z. Penguatan SDM yang menguasai kestatistikan.

aa. Penguatan dukungan penyelenggaraan statistik dasar, survey antar sensus bb. Penguatan jejaring statistik khusus.

.

4. Meningkatkan ketentraman, ketertiban dan menegakkan supremasi hukum.

b. Penguatan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dini dan penanggulangan bencana alam.

c. Penguatan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. d. Penguatan kesadaran politik masyarakat.

e. Penguatan peran dan fungsi partai politik dalam melaksanakan pendidikan politik dan meningkatkan komunikasi politik dengan masyarakat.

f. Penguatan Profesionalisme dan kapasitas Aparat dalam rangka pemeliharaan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

5. Meningkatkan peran aktif dan menggalang semangat kebersamaan serta harmonisasi seluruh komponen pelaku pembangunan

Untuk mewujudkan misi tersebut program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan meliputi bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pemberdayaan masyarakat desa, kependudukan dan catatan sipil, keluarga berencana dan keluarga sejahtera serta pemuda dan olahraga dengan target pencapaian sebagai berikut :

a. Penguatan kapasitas bagi aktivis perempuan lembaga-lembaga di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

b. Penguatan pemahaman PUG dalam pembangunan bagi SKPD maupun lembaga kemasyarakatan.

c. Penguatan partisipasi perempuan dan peran perempuan dalam pembangunan. d. Penguatan pelaksanaan penanggulangan tindak kekerasan terhadap perempuan. e. Penguatan mekanisme perlindungan anak dan remaja oleh keluarga dan

masyarakat serta pemerintah.

f. Penguatan pola pengelolaan data pilah gender sebagai pedoman semua SKPD dalam penyusunan perencanaan pembangunan responsif gender.

g. Penguatan lembaga krisis center yang menangani segala persoalan yang berkaitan dengan penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

h. Penguatan peran perempuan dalam lembaga-lembaga publik.

i. Penguatan kelembagaan di kelurahan (LPMK, RT/RW dan lain-lain) dalam penanggulangan kemiskinan dan menunjang keberhasilan pembangunan di tingkat kelurahan.

j. Penguatan kemampuan masyarakat dalam manajemen usaha dan penguatan kelompok usaha ekonomi produktif.

k. Penguatan keterampilan masyarakat dalam mendayagunakan teknologi tepat guna dalam berbagai usaha ekonomi produktif secara efisien.

l. Penguatan jaringan akses modal usaha, dana bergulir baik melalui perbankan dan lembaga non bank termasuk lembaga keuangan yang dikelola secara swadaya. m. Penguatan partisipasi masyarakat sesuai tahap pembangunan melalui LPMK, RT/RW

n. Penguatan fasilitasi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan masyarakat usaha ekonomi, akses permodalan usaha, sumberdaya produktif lainnya.

o. Penguatan pelayanan prima dan tertib administrasi kependudukan p. Penguatan fasilitas pelayanan KB sampai tingkat posyandu.

q. Penguatan pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja (PIK KRR). r. Penguatan partisipasi akseptor KB pada kaum pria.

s. Penguatan profesionalitas penyuluh KB dalam mewujudkan visi dan misi program KB.

t. Penguatan kualitas dan kuantitas TOGA, TOMA yang melakukan advokasi dan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) KB.

u. Penguatan partisipasi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dalam pengembangan Program KB Nasional.

v. Penguatan bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, dan bina keluarga lingkungan.

w. Penguatan sistem data base program KB dan keluarga sejahtera secara maksimal dan dinamis sebagai data pendukung perencanaan Prgram KB dan Keluarga Sejahtera.

x. Penguatan data keluarga yang berkualitas melalui pendataan keluarga sehingga diperoleh data keluarga Pra Sejahtera, Keluarga Sejahtera (KS) 1, Keluarga Sejahtera (KS) 2, Keluarga Sejahtera (KS) 3 plus

y. Penguatan dan pemasyarakatan berbagai cabang olah raga prestasi. z. Pengembangan kewirausahaan pemuda.

aa. Penguatan sarana dan prasarana olah raga pada setiap cabang olah raga. bb. Penguatan peran dan fungsi penyelenggara/pengurus olah raga.

cc. Penguatan akses potensi dan aktualisasi pemuda dalam kepeloporan pembangunan. dd. Penguatan potensi olah raga prestasi

6. Meningkatkan komitmen pemerintah dan masyarakat terhadap pengurangan kemiskinan dan pengangguran

Untuk mewujudkan misi tersebut program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan adalah:

a. Pengurangan angka kemiskinan.

b. Penguatan jangkauan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial. c. Penguatan lembaga-lembaga sosial dalam penanganan PMKS.

d. Penguatan kualitas prasarana dan sarana PMKS.

e. Penguatan upaya mendorong partisipasi masyarakat dan pendayagunaan potensi serta sumber kesejahteraan sosial.

i. Penguatan sistem informasi bursa kerja dan peran lembaga penempatan tenaga kerja.

j. Penguatan perlindungan dan jaminan kesehatan serta keselamatan kerja.

k. Penguatan peran serta lembaga-lembaga penyelenggaran pendidikan dan latihan tenaga kerja

l. Penguatan kualitas dan kuantitas kegiatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) program transmigrasi kepada masyarakat luas.

m. Penguatan penyelenggaraan pelayanan transmigrasi yang berkualitas.

n. Penguatan kerjasama antar daerah dalam penyelengaraan pelayanan transmigrasi

7. Meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan penciptaan iklim yang kondusif bagi investasi dan penciptaan peluang usaha guna mendorong tumbuhnya usaha baru.

Untuk mewujudkan misi tersebut program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan melalui bidang penanaman modal, ketahanan pangan, pertanian, industri dan perdagangan dengan target pencapaian sebagai berikut:

a. Penguatan promosi investasi.

b. Penguatan fasilitas infrastruktur pendukung pengembangan investasi.

c. Penguatan peran Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Kota Tegal yang berkualitas. d. Pengembangan investasi pada akhir lima tahun tahun kedua.

e. Penguatan ketersediaan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat secara merata dan adil.

f. Penguatan pemenuhan kebutuhan pangan setara dengan 2.100 gram/Kalori per kapita.

g. Penguatan ketersediaan pangan pokok, protein hewani dan nabati bagi seluruh lapisan masyarakat.

h. Penguatan kesadaran masyarakat tentang keamanan pangan baik untuk bahan pokok maupun bahan tambahan makanan.

i. Penguatan produk pertanian, pangan non beras dan holtikultural.

j. Penguatan usaha budidaya ternak yang ditandai dengan meningkatkan produksi hasil peternakan.

k. Penguatan ketrampilan peternak dalam mengolah hasil-hasil peternakan.

l. Penguatan kemampuan SDM dan teknologi industri untuk lebih produktif dan efisien.

m. Penguatan jaringan pemasaran bagi produk usaha mikro, kecil dan menengah. n. Penguatan kemampuan industri kecil dan menengah untuk mengakses permodalan

pada lembaga keuangan.

o. Penguatan kualitas produksi sehingga produksi industri mikro, kecil dan menengah di Kota Tegal dapat bersaing di pasar global.

p. Penguatan akses ketersediaan bahan baku untuk mendukung pengembangan industri mikro, kecil dan menengah di Kota Tegal.

r. Penguatan iklim usaha perdagangan yang kondusif.

s. Penguatan pasar dan distribusi komoditas perdagangan serta penguatan kualitas dan desain produk

8. Meningkatkan kapasitas manajemen dan akses permodalan bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi

Untuk mewujudkan misi tersebut program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan dibidang koperasi dan UKM dengan target pencapaian sebagai berikut : a. Penguatan profesionalitas dan “bussines like” para pengurus koperasi sehingga

koperasi dapat bersaing dengan usaha lain di luar koperasi. b. Penguatan kualitas dan kuantitas koperasi.

c. Penguatan iklim usaha yang kondusif KUKM.

d. Penguatan usaha mikro, kecil dan menengah melalui peningkatan ketrampilan dalam melakukan usaha dan akses permodalan.

9. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana umum daerah serta mengembangkan citra kota yang berwawasan lingkungan.

Untuk mencapai misi tersebut program kegiatan yang dilaksanakan meliputi bidang pekerjaan umum, lingkungan hidup, pariwisata, perumahan, penataan ruang, perhubungan, pertanahan serta komunikasi dan informatika dengan target pencapaian sebagai berikut:

a. Penguatan perbaikan kerusakan jalan dan jembatan dan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas.

b. Penguatan basis data dan informasi ke PU an.

c. Penguatan berfungsinya secara optimal sarana dan prasarana drainase dan air limbah perkotaan dan penguatan sarana dan prasarana pengendali rob.

d. Penguatan perbaikan dan pembangunan kembali gedung perkantoran.

e. Penguatan pelayanan air bersih kepada masyarakat melalui pembangunan dan pengelolaan air bersih yang baik.

f. Penguatan manejemen jalan kota.

g. Penguatan kualitas dan kuantitas sarana perkotaan serta pencegahan/pengendalian sarana publik/masyarakat.

h. Penguatan rehabilitasi dan konservasi sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang telah rusak.

i. Penguatan aktivitas pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan melalui penerapan manajemen produksi limbah, teknologi ramah lingkungan, pengolahan limbah dan penerapan ruang terbuka hijau.

l. Penguatan profesionalisme SDM aparatur dalam pengelolaan lingkungan.

m. Penguatan perhatian dan komitmen berbagai pihak dalam pengelolaan lingkungan hidup.

n. Penguatan kemampuan masyarakat dalam penguasaan dan pemanfaatan teknologi pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup.

o. Penguatan basis data informasi lingkungan yang memadai dan mudah diakses masyarakat

p. Penguatan prasarana dan sarana yang mendukung pengembangan obyek wisata. q. Penguatan penanganan kerusakan lingkungan terutama untuk wilayah pantai

merupakan ancaman pengembangan wisata pantai di Kota Tegal. r. Penguatan kemampuan SDM dalam mengelola pariwisata.

s. Penguatan peyediaan pelayanan informasi dan promosi kepariwisataan di Kota Tegal.

t. Penguatan pengelolaan dan pengembangan potensi pariwisata di Kota Tegal

u. Penguatan pemenuhan kebutuhan perumahan melalui partisipasi pemerintah, masyarakat serta swasta.

v. Penguatan data base dan sisten informasi perumahan.

w. Penguatan kualitas dan ketersediaan sarana dan prasarana dasar lingkungan permukiman.

x. Penguatan dan sosialisasi kebijakan penyusunan rumah susun sederhana milik (rusunami) dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan tersosialisasinya kebijakan tersebut.

y. Penguatan pembangunan rusunami dan rusunawa.

z. Penguatan implementasi pengelolaan sampah dengan 3 R (reuse, reduse, dan recycle).

aa. Penguatan koordinasi dengan daerah sekitar dalam rangka mewujudkan kerja sama antar daerah dalam penyediaan dan manajemen pengelolaan sampah. bb. Penguatan SDM dan sarana prasara pamadam kebakaran yang memadai. cc. Penguatan pengembangan sarana pemakaman

dd. Penguatan sistem informasi produk tata ruang dalam rangka memudahkan masyarakat mengakses informasi tata ruang.

ee. Penguatan peraturan daerah tata ruang terbuka hijau dan tersosialisasikannya perda tata ruang terbuka hijau serta terimplementasinya ruang terbuka hijau. ff. Penguatan evaluasi dan sosialisasi dengan baik peraturan daerah tentang tata

ruang dan tumbuhnya kesadaran masyarakat yang tinggi dalam penataan ruang serta rencana detail tata ruang RTRWK

gg. Penguatan integrasi kinerja jalur jalan dan jalan kerata api. hh. Penguatan kinerja jaringan jalan.

ii. Penguatan kualitas sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas. jj. Penguatan sarana prasarana transportasi lokal

ll. Penguatan fasilitasi dan penyelesaian permasalahan perijinan, penyelesaian sengketa dan pengaturan pertanahan yang semakin baik.

mm. Penguatan fasilitasi dan pelayanan subyek dan obyek redistribusi tanah, serta ganti rugi kelebihan maksimum dan tanah absentee.

nn. Penguatan tertib administrasi dan perencanaan penggunaan tanah.

oo. Penguatan penegakkan hukum pertanahan dan mantabnya perencanaan tata ruang yang semakin baik.

pp. Penguatan sarana dan prasarana pendukung teknologi informasi

qq. Penguatan sistem informasi manajemen guna penyelengaraan Pemerintah Daerah dan Pelayanan Publik.

rr. Penguatan kualitas dan kuantitas SDM Aparatur Pemerintah Daerah yang terkait dengan bidang teknologi informasi.

ss. Penguatan penertiban jasa titipan dan penyelenggaraan jasa telekomunikasi. tt. Penguatan diseminasi informasi publik.

uu. Penguatan kerjasama pemerintah dengan media massa. vv. Penguatan jaringan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

10. Meningkatkan infrastruktur dan jasa pelayanan perikanan kelautan sesuai kewenangan pemerintah kota serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi bahari (maritim) dalam mendukung perkembangan perekonomian daerah.

Untuk mencapai misi tersebut program kegiatan yang dilaksanakan dibidang kelautan dan perikanan dengan target pencapaian sebagai berikut:

a. Penguatan sarana dan prasarana penangkapan dan perdagangan ikan. b. Penguatan kualitas produksi hasil perikanan tangkap.

c. Penguatan hasil budidaya tambak.

d. Penguatan industri pengolahan ikan tangkapan baik skala besar, menengah, maupun skala kecil.

e. Penguatan kesejahteraan nelayan.

Dalam dokumen PERATURAN DAERAH KOTA TEGAL (Halaman 117-125)

Dokumen terkait