ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
6. RESTRICTED CASH IN BANK
Deposito berjangka (lanjutan) Time deposit (continued)
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 878.157 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
878.157 -
Total 36.683.590 25.006.841 Total
Pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020, kas di bank pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) milik Perusahaan, IM, Toba Energi, TBE, BHP dan TMU dijaminkan secara gadai (fidusia) sehubungan dengan fasilitas pinjaman sindikasi (Catatan 25a).
As of March 31, 2021 and December 31, 2020, cash in bank in PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) belonging to the Company, IM, Toba Energi, TBE, BHP and TMU are placed as fiduciary collateral in relation to the syndicated borrowing facilities (Note 25a).
Kisaran suku bunga tahunan deposito berjangka adalah sebagai berikut:
The range of annual interest rates on time deposits are as follows:
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Rupiah 2,8% - 3,0% - Rupiah
Semua rekening bank dan deposito ditempatkan pada bank pihak ketiga.
All bank accounts and time deposits were placed with third party’s banks.
6. KAS DI BANK YANG DIBATASI
PENGGUNAANNYA
6. RESTRICTED CASH IN BANK
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 12.523.035 16.010.538 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Akun ini merupakan kas di bank yang dibentuk sebagai rekening penempatan dana yang hanya digunakan untuk mendanai proyek pembangkit listrik tenaga uap sebagaimana disyaratkan dalam Perjanjian Kredit Sindikasi GLP dengan Bank Mandiri dan MCL dengan Bank Mandiri dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Catatan 25a dan 25b).
The account represents cash in bank which are established for placement of funds to be used only for financing the construction of the coal fired power plant as required under the Syndicated Credit Agreement between GLP with Bank Mandiri and MCL with Bank Mandiri and PT Sarana Multi Infrastruktur (Note 25a and 25b).
98
7. PIUTANG USAHA 7. TRADE RECEIVABLES
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Aset Lancar: Current Assets:
Pihak ketiga - Dolar Amerika Serikat Third parties - United States Dollar Castle Peak Power Co. Ltd. 4.875.290 - Castle Peak Power Co. Ltd.
PT Kimco Armindo 1.736.129 1.736.129 PT Kimco Armindo
Avra Commodities Pte. Ltd. 937.219 - Avra Commodities Pte. Ltd.
Energi Taiwan Ltd. 535.440 - Energi Taiwan Ltd.
PT PLN (Persero) 483.261 - PT PLN (Persero)
Jera Trading Singapore Pte. Ltd. - 4.344.058 Jera Trading Singapore Pte. Ltd.
Taiwan Power Company - 3.291.747 Taiwan Power Company
Bary Chemical Pte. Ltd. - 2.691.608 Bary Chemical Pte. Ltd.
Kowa Asia Pacific Pte. Ltd. - 1.197.735 Kowa Asia Pacific Pte. Ltd.
Saraogi Udyog Pvt. Ltd. - 902.212 Saraogi Udyog Pvt. Ltd.
Lain-lain (di bawah AS$300.000) 509.642 497.523 Others (below US$300,000)
Sub-total 9.076.981 14.661.012 Sub-total
Pihak ketiga - Rupiah 147.016 215.708 Third parties - Rupiah
Total 9.223.997 14.876.720 Total
Dikurangi: Less:
Penyisihan atas penurunan nilai Allowance for impairment
atas piutang (1.960.774) (1.960.774) losses on receivables
Neto 7.263.223 12.915.946 Net
Aset tidak Lancar: Non-current Assets:
Piutang yang belum difakturkan Unbilled receivable
Pihak ketiga - Dolar Amerika Serikat Third party - United States Dollar
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) 483.085.347 449.641.156 (Persero)
483.085.347 449.641.156
Piutang yang belum difakturkan merupakan jumlah tagihan yang belum difakturkan atas imbalan yang akan diterima GLP dan MCL dari PLN untuk jasa rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (“EPC”) sehubungan dengan pembangunan infrastruktur sesuai dengan Perjanjian Pembelian Listrik (“PPL”) antara GLP dan PLN serta MCL dan PLN (Catatan 2aa, 48d dan 48e). Jumlah tersebut akan ditagih secara bulanan selama 25 tahun setelah tanggal Commercial Operation Date (“COD”) infrastruktur sebagaimana disebutkan dalam masing-masing perjanjian. Termasuk dalam saldo akun ini piutang atas amortisasi bunga sebesar AS$65.625.520 (2020: AS$53.786.103) yang diakui dengan metode SBE.
Unbilled receivable represents unbilled amounts in relation to the consideration to be received by GLP and MCL from PLN on its engineering, procurement and construction (“EPC”) services relating to the construction of infrustructures in accordance with the provisions of Power Purchase Agreement (“PPA”) between GLP and PLN and MCL and PLN (Notes 2aa, 48d and 48e). That amount will be billed on monthly basis within 25 years after the Commercial Operation Date (“COD”) of the infrastructures as mentioned in the respective agreements. Included in this account the accrued amortization of interest amounting to US$65,625,520 (2020: US$53,786,103) which are recognized using EIR method.
Analisis umur piutang usaha aset lancar adalah sebagai berikut:
The aging analysis of current trade receivables is as follows:
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Lancar dan tidak mengalami Neither past due
penurunan nilai 6.973.250 12.506.611 nor impaired
Telah jatuh tempo namun tidak Past due but
mengalami penurunan nilai: not impaired:
Kurang dari 30 hari - 142.025 Less than 30 days
31 sampai 60 hari 4.219 24.357 31 to 60 days
61 sampai 90 hari 18.642 - 61 to 90 days
lebih dari 90 hari 267.112 242.953 more than 90 days
Telah jatuh tempo dan Past due
mengalami penurunan nilai: and impaired:
lebih dari 90 hari 1.960.774 1.960.774 more than 90 days
Total 9.223.997 14.876.720 Total
Dikurangi: Less:
Penyisihan atas penurunan nilai Allowance for impairment
atas piutang (1.960.774) (1. 960.774) losses on receivables
Neto 7.263.223 12.915.946 Net
Piutang usaha tidak berbunga dan pada umumnya berjangka waktu 7-30 hari.
Trade receivables are non-interest bearing and generally due for collection in 7-30 days.
Pada tanggal 31 Maret 2021, piutang usaha tertentu milik TMU dan IM dengan jumlah sebesar AS$619.746 (2020: AS$ AS$986.518) dijaminkan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh dari bank (Catatan 25a).
As of March 31, 2021, certain TMU and IM’s trade receivables totalling to US$619,746 (2020: US$986,518) are pledged as collateral in relation to the borrowing facilities obtained from the banks (Note 25a).
Pada tanggal 31 Maret 2021, piutang usaha milik PKU sebesar AS$142.041 (setara dengan Rp2.069.818.507) (2020: AS$210.567 (setara dengan Rp2.970.042.189)) dijaminkan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh dari bank (Catatan 25c).
As of March 31, 2021 PKU’s trade receivables
amounting to US$142,041 (equivalent to
Rp2.069,818,507) (2019: US$210,567 (equivalent to Rp2,970,042,189)) are pledge as collateral in relation to the borrowing facilities obtained from bank (Note 25c).
Kelompok Usaha mencatat penyisihan atas penurunan nilai atas piutang pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020 berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
The Group recognized allowance for impairment losses on receivable as of March 31, 2021 and December 31, 2020 based on its historical credit loss experience, adjusted for forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment.
Berdasarkan hasil penelaahan atas masing-masing akun piutang usaha, manajemen berkeyakinan bahwa nilai penyisihan penurunan nilai telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang.
Based on a review of the status of the individual trade receivable accounts, management believes that the allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses from the uncollectible receivables.
100
8. PERSEDIAAN, NETO 8. INVENTORIES, NET
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Harga perolehan: At acquisition cost:
Persediaan batubara (Catatan 36) 14.750.425 23.257.033 Coal inventories (Note 36)
Suku cadang 378.459 334.2952 Spareparts
Bahan bakar 49.077 32.214 Fuel
Lain-lain 1.363.614 557.580 Others
Sub-total 16.541.575 24.181.122 Sub-total
Dikurangi: Less:
Penyisihan atas penurunan nilai (275.987) (285.125) Allowance for impairment losses
Neto 16.265.588 23.895.997 Net
Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan, manajemen berkeyakinan bahwa nilai penyisihan atas penurunan nilai telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas penurunan nilai persediaan.
Based on assessment performed, management believes that allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses from impairment of inventories.
Informasi mengenai asuransi terhadap persediaan pada tanggal 31 Maret 2021 adalah sebagai berikut:
The information pertaining the insurance coveraged on inventories as of March 31, 2021 are as follow:
Periode Risiko yang Nilai
pertanggungan/ dipertanggungkan/ pertanggungan/
Entitas/Entities Insurance periods Risks Sum insured amount
ABN Hingga 1 Mei 2022Until May 1, 2022 Kerugian/loss 7.000.000
TMU Hingga 5 Feb 2022/Until Feb 5, 2022 Kerugian/loss 1.000.000
IM Hingga 31 Des 2021/Until Dec 31, 2021 Kerugian/loss 3.000.000
PKU Hingga 14 Mar 2022/Until Mar 14, 2022 Kerugian/loss 134.365
Informasi mengenai asuransi terhadap persediaan pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebagai berikut:
The information pertaining the insurance coveraged on inventories as of December 31, 2020 are as follow:
pertanggungan/ dipertanggungkan/ pertanggungan/
Entitas/Entities Insurance periods Risks Sum insured amount
ABN Hingga 1 Mei 2021/Until May 1, 2021 Kerugian/loss 7.000.000
TMU Hingga 5 Feb 2021/Until Feb 5, 2021 Kerugian/loss 1.000.000
IM Hingga 31 Des 2020/Until Dec 31, 2020 Kerugian/loss 2.500.000
PKU Hingga 14 Mar 2021/Until Mar 14, 2021 Kerugian/loss 138.814
Manajemen berpendapat bahwa persediaan pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2021 telah diasuransikan secara memadai.
Management believes that the inventories as of March 31, 2021 and December 31, 2020 have been adequately insured.
Persediaan milik PKU dijaminkan sehubungan dengan fasilitas pinjaman yang diperoleh dari bank (Catatan 25c).
PKU’s inventories are pledge as collateral in relation to the borrowing facilities obtained from bank (Note 25c).
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Saldo awal 79.666 107.374 Beginning balance
Keuntungan (kerugian) Gains (loss) arising
atas perubahan from changes in fair value
nilai wajar (Catatan 39) (2.553) (27.708) of biological assets (Note 39)
Saldo akhir 77.113 79.666 Ending balance
10. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 10. PREPAID EXPENSES
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Asuransi dibayar di muka 1.097.918 322.256 Prepaid insurance
Biaya pinjaman Prepaid borrowing
dibayar di muka (Catatan 25a) 120.000 165.000 costs (Note 25a)
Sewa dibayar di muka 59.654 90.000 Prepaid rent
Royalti dibayar di muka 39.531 203.201 Prepaid royalty
Biaya dibayar di muka lainnya 185.071 175.326 Other prepayments
Total 1.502.174 955.783 Total
Dikurangi: Less:
Bagian lancar (1.392.215) (829.227) Current portion
Bagian jangka panjang 109.959 126.556 Long-term portion
11. UANG MUKA 11. ADVANCES
31 Maret 2021/ 31 Desember 2020/
March 31, 2021 December 31, 2020
Jangka pendek Current portion
Uang muka pembelian batubara 2.407.903 4.684.153 Advance for purchase of coal
Lain-lain 879.114 962.511 Others
Total jangka pendek 3.287.017 5.646.664 Total current portion
Jangka panjang Long-term portion
Uang muka pembelian aset 339.879 329.311 Advance for purchase of assets Uang muka proyek konstruksi 684.894 212.074 Advance for construction project
Total jangka panjang 1.024.773 541.385 Total long-term portion
102
11. UANG MUKA (lanjutan) 11. ADVANCES (continued)
Uang muka pembelian aset pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020 terutama merupakan uang muka atas pembelian saham TS di GLP.
The balance of advance for purchase of assets as of March 31, 2021 and December 31, 2020 mainly represents the advance for the purchase of TS’s ownership in GLP.
Uang muka proyek konstruksi pada tanggal 31 Maret 2021 dan 31 Desember 2020 terutama merupakan saldo uang muka yang dibayar kepada JO Shanghai Electric Power Construction Co. Ltd dan PT Bagus Karya dan JO Sinohydro Corporation Limited dan PT Teknik Lancar Mandiri sehubungan dengan konstruksi pembangkit listrik (Catatan 48d dan 48e).
The balance of advance for construction project as of March 31, 2021 and December 31, 2020 mainly represents advance paid to JO of Shanghai Electric Power Construction Co. Ltd and PT Bagus Karya and JO Sinohydro Corporation Limited and PT Teknik Lancar Mandiri in relation to the construction of power plant (Notes 48d and 48e).
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 12. INVESTMENT IN ASSOCIATES