• Tidak ada hasil yang ditemukan

Riset Pasar

Dalam dokumen KODE ETIK IPMG Revisi Oktober 2021 (Halaman 27-32)

12.1 Riset pasar tidak boleh menggunakan cara-cara yang dapat mendiskreditkan atau mengurangi kepercayaan publik pada industri f armasi. Persyaratan ini berlaku sama, baik untuk riset yang dilakukan oleh perusahaan yang memasarkan produk atau oleh organisasi lain yang bertindak atas nama perusahaan tersebut.

12.2 Dilarang menggunakan metode yang bertipu daya atau memaksa untuk mempengaruhi responden.

12.3 Anggota IPMG tidak boleh membayar biaya apapun kepada responden untuk riset pasar yang dilakukan langsung oleh Anggota IPMG.

12.4 Survei kef armasian untuk mengumpulkan inf ormasi mengenai data peresepan individu Profesi Kesehatan tidak diperkenankan, kecuali dikumpulkan oleh pihak ketiga yang bidang usahanya adalah riset pasar. Laporan survei harus dalam bentuk agregat. Pengumpulan data tidak boleh melanggar inf ormasi rahasia pihak ketiga atau undang -undang dan peraturan anti-trust. Lihat Tanya Jawab 5.

Pasal 13

Komunikasi kepada Masyarakat

13.1 Kecuali jika ditetapkan lain oleh Otoritas Yang Berwenang, obat dengan resep dokter hanya boleh dipromosikan dan diiklankan kepada Profesi Kesehatan dan tidak boleh diiklankan kepada khalayak umum.

13.2 Anggota IPMG dilarang memasang artikel atau iklan dalam media massa untuk mempromosikan suatu obat dengan resep dokter atau dengan maksud memacu masyarakat umum meminta suatu produk tertentu melalui dokter mereka.

13.3 Akan tetapi, Anggota IPMG diperbolehkan memiliki situs resmi khusus untuk profil perusahaan dan/atau kampanye kesadaran penyakit di bidang terapi penyakit.

13.4 Anggota IPMG dapat melakukan kampanye kesadaran mengenai penyakit atau kesehatan masyarakat tanpa ada kegiatan Promosi.

13.5 Anggota IPMG harus melarang pegawai mereka untuk tidak menggunakan nama obat dengan resep dokter, nama generik, gambar, logo, tag line, dan informasi produk lainnya, di media sosial mereka dengan alasan apa pun. Contoh media sosial termasuk namun tidak terbatas pada Facebook, Twitter, You Tube, LinkedIn, dll.

Pasal 14 Telemedicine

14.1 Prinsip Umum

14.1.1 Anggota IPMG dapat mendukung akses ke program atau platf orm telemedicine pihak ketiga, memberikan dukungan keuangan untuk platform ini, dan berinvestasi dalam pendidikan untuk Profesi Kesehatan, pembayar, dan Pasien.

14.1.2 Contoh kegiatan Anggota IPMG di bidang telemedicine antara lain:

14.1.2.1 Pendidikan dan kesadaran:

• Mendidik Profesi Kesehatan tentang ketersediaan dan penyediaan telemedicine,

Hal. | 28

• Berbagi materi informasi dan/atau kesadaran penyakit dengan Pasien untuk mendukung akses dan pengalaman mereka seputar telemedicine,

• Terlibat dengan para pemangku kepentingan (misalnya, pemerintah, pembayar) untuk mengoptimalkan pendekatan telemedicine bagi Pasien.

14.1.2.2 Mendukung akses:

Mendukung akses ke program atau platf orm telemedicine untuk kepentingan Pasien melalui pemberian lisensi dan/atau langganan, dimana hal ini tidak dianggap sebagai pengeluaran bisnis rutin,

Mendukung pengembangan platform telemedicine pihak ketiga.

14.1.3 Anggota IPMG dilarang memberikan sesuatu yang berharga untuk mempengaruhi keputusan secara tidak pantas atau mendapatkan keuntungan yang tidak adil.

14.1.4 Anggota IPMG harus transparan dengan dukungan yang mereka berikan dan dalam materi yang mereka hasilkan.

14.1.5 Anggota IPMG tidak boleh memberikan dukungan apa pun untuk mengimbangi biaya bisnis/operasional rutin; oleh karena itu, diperlukan analisis seksama untuk memastikan bahwa proyek yang dimaksudkan untuk mendukung akses ke telemedicine tidak mengimbangi pengeluaran bisnis rutin individu Prof esi Kesehatan atau Organisasi Kesehatan.

14.1.6 Anggota IPMG harus memastikan bahwa layanan harus memenuhi kebutuhan yang sah dan dibayar dengan nilai pasar wajar atau disebut “Fair Market Value” (“FMV”).

14.2 Pendidikan dan Kesadaran

14.2.1 Kegiatan pendidikan dan kesadaran dapat berbentuk acara, pertemuan, atau konten cetak dan digital yang diberikan kepada Profesi Kesehatan, Organisasi Kesehatan, Pasien, dan pembayar, dan oleh karena itu akan tunduk pada ketentuan yang relevan dari K ode Etik ini bergantung pada sifat dan penerima kegiatan.

14.2.2 Anggota IPMG hanya dapat berbagi informasi yang tepat dan terkini, melibatkan pembicara dan konsultan dengan keahlian yang diperlukan dan hanya mendukung program pihak ketiga yang berkualitas tinggi.

14.2.3 Anggota IPMG harus memastikan bahwa materi yang dibagikan dengan Profesi Kesehatan, Organisasi Kesehatan, Pasien, dan pembayar tidak mencantumkan nama produk, tidak memihak, objektif, dan berbasis bukti. Anggota IPMG juga harus mengungkapkan keterlibatan mereka dalam pengembangan materi tersebut.

14.2.4 Kompensasi FMV untuk tenaga ahli telemedicine yang menjadi pembicara atau konsultan harus sesuai dengan Pasal 4.4.2.

14.3. Dukungan untuk Pengembangan Platform Telemedicine Pihak Ketiga

14.3.1 Jenis dukungan ini dikategorikan sebagai hibah atau kemitraan mandiri yang tidak dapat diberikan kepada individu Profesi Kesehatan.

14.3.2 Anggota IPMG harus menilai apakah terdapat kebutuhan objektif yang tepat untuk dukungan yang diberikan berdasarkan sistem dan infrastruktur kesehatan setempat.

14.3.3 Anggota IPMG harus mempertimbangkan penerima manf aat utama dari dukungan telemedicine untuk memahami apakah mereka diijinkan untuk menerima dukungan semacam ini, apakah dukungan ini sesuai, dan bagaimana dukungan tersebut harus didokumentasikan dan diungkapkan.

14.3.4 Dasar pemikiran untuk mendukung penerima tertentu harus dipertimbangkan, dan durasi serta f rekuensi dukungan untuk menghindari persepsi imbalan untuk masa lalu, atau sebagai pengaruh yang tidak sepatutnya pada masa depan, peresepan atau keputusan bisnis terkait lainnya.

14.3.5 Anggota IPMG harus mempertimbangkan cara untuk menilai dukungan.

14.3.6 Anggota IPMG harus berhati-hati untuk mengatasi risiko privasi data/keamanan informasi, dan tidak mencari atau menerima inf ormasi apa pun yang akan melanggar kerahasiaan/hak privasi.

14.4. Mendukung Akses Pasien ke Platform Telemedicine

14.4.1 Dukungan ini juga dapat diizinkan sebagai bagian dari Program Dukungan Pasien atau dikenal dengan “Patient Support Program” (“PSP”). Pertimbangan utama mencakup penilaian penerima manf aat sebenarnya dari dukungan (misalnya Pasien, Profesi Kesehatan, atau Organisasi Kesehatan) dan analisis apakah dukungan tersebut sesuai, diijinkan, dan sejalan dengan prinsip-prinsip PSP.

14.4.2 Anggota IPMG harus secara hati-hati mempertimbangkan, mengartikulasikan, dan mendokumentasikan alasan bisnis guna memastikan bahwa alasan tersebut:

14.4.2.1 Dipandu oleh kebutuhan valid Pasien yang belum terpenuhi.

14.4.2.2 Dimaksudkan untuk meningkatkan akses dan/atau mengurangi kesenjangan kesehatan yang ada.

14.4.2.3 Tidak dimaksudkan untuk mempromosikan atau dianggap mempromosikan produk perusahaan.

14.4.2.4 Tidak mengganggu hubungan atau dialog Profesi Kesehatan/Pasien.

Pasal 15

Intreraksi dengan Perantara Pihak Ketiga

15.1 Interaksi Perantara Pihak Ketiga atau “Third-Party Intermediary” (“TPI”) atas nama Anggota IPMG, termasuk interaksi dengan Profesi Kesehatan, Organisasi Kesehatan, serta lembaga dan pejabat pemerintah, harus mematuhi undang-undang, peraturan, dan kode etik yang berlaku.

15.2 TPI dapat beroperasi sebagai organisasi penelitian klinis, distributor, grosir, agen penjualan atau distribusi, konsultan, pialang, agen komisi, dan/atau perwakilan penjualan independen.

15.3 TPI memainkan peran integral dalam sektor biofarmasi dan sistem kesehatan, membantu memastikan Pasien, Prof esi Kesehatan, institusi, dan asosiasi memiliki akses ke produk dan layanan Anggota IPMG.

15.4 Anggota IPMG didorong untuk mengembangkan dan mengadopsi Program Manajemen Risiko TPI sebagai bagian dari program kepatuhan mereka secara keseluruhan. Penilaian risiko harus meliputi elemen anti-penyuapan atau anti-korupsi, Promosi yang tepat, perlindungan data, keamanan inf ormasi dan konflik kepentingan.

15.5. Hasil penilaian risiko terdiri dari program uji tuntas, kontrak tertulis, pelatihan dan pendidikan, pemantauan/audit, tindakan korektif yang sesuai.

Hal. | 30 Pasal 16

Prinsip Etika Data

16.1 Prinsip penggunaan data etis:

16.1.1 Otonomi: Menghormati privasi individu, melindungi hak -hak mereka, dan menghormati kerahasiaan.

16.1.2 Transparansi: Individu harus dapat memahami bagaimana data pribadi mereka digunakan.

16.1.3 Kualitas data: Data kualitas terbaik yang tersedia harus digunakan untuk membuat keputusan.

16.1.4 Keadilan dan non-diskriminasi: Perolehan data harus inklusif, adil, dan berupaya mendukung misi industri dalam menanggapi kebutuhan semua Pasien.

16.1.5 Etika berdasarkan desain: Kontrol untuk mencegah bahaya dan risiko terhadap individu harus dibangun ke dalam desain arsitektur data dan pemrosesan data.

16.1.6 Berbagi data yang bertanggung jawab: Berbagi data harus didasarkan pada proses yang secara aktif dan konsisten mempertimbangkan, memprioritaskan, dan melindungi hak individu.

16.1.7 Tanggung jawab dan akuntabilitas: Prinsip-prinsip Etika Data harus dijalankan melalui tata kelola yang ef ektif, standar yang jelas, pelatihan, kegiatan pemantauan, dan sanksi disiplin.

16.2 Prinsip etika data dimaksudkan untuk membantu Anggota IPMG untuk menggunakan data secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

16.2.1 Penggunaan data etis sangat penting untuk inovasi, memajukan pemahaman ilmiah dan medis, memastikan keselamatan Pasien, dan meningkatkan perawatan kesehatan untuk kepentingan Pasien individu dan masyarakat yang lebih luas.

16.2.2 Penggunaan data yang etis membantu membangun budaya kepercayaan dengan para pemangku kepentingan. Sebaliknya, penggunaan data yang tidak etis dapat merugikan individu dan masyarakat, serta merusak kepercayaan tersebut.

16.3 Data dalam cakupan:

16.3.1 Prinsip etika data mencakup semua jenis data yang dikumpulkan, dianalisis, disimpan, dibagikan, dan diproses oleh Anggota IPMG.

16.3.2 Umumnya, data ini berhubungan dengan, atau berasal dari, data yang dikumpulkan dari individu, apakah data tersebut dapat diidentifikasi secara langsung, disamarkan, dianonimkan, atau dikumpulkan. Ini termasuk, misalnya:

16.3.2.1 Data Pasien yang berasal dari proyek penelitian klinis, berbagai jenis program dukungan Pasien, serta data aktual dunia dari pengaturan perawatan kesehatan, aplikasi dan media sosial, dan pelaporan keselamatan.

16.3.2.2 Data Prof esi Kesehatan yang berasal dari pendidikan ilmiah, dan kegiatan pemasaran dan penjualan

16.3.2.3 Data karyawan dan mitra bisnis.

16.3.3 Prinsip etika data juga harus dibaca untuk diterapkan pada data yang awalnya tidak berhubungan dengan individu (misalnya, data penjualan, kecepatan produksi, dll.) selama pemrosesan data tersebut berpotensi membahayakan atau menguntungkan individu dan masyarakat.

Pasal 17

Pelanggaran dan Keluhan

17.1 Setiap Anggota IPMG disarankan untuk secara aktif melakukan penilaian sendiri terhadap perusahaan terkait pelaksanaan Kode Etik.

17.2 Melakukan pengaduan berkaitan dengan pelangaran Kode Etik dianjurkan. Prosedur rinci untuk pengaduan serta penanganan pengaduan (termasuk peran dan lingkup yurisdiksi IPMG) diuraikan dalam Lampiran 1: Prosedur Pelaksanaan Kode Etik IPMG.

*****

Hal. | 32

LAMPIRAN I

Dalam dokumen KODE ETIK IPMG Revisi Oktober 2021 (Halaman 27-32)

Dokumen terkait