• Tidak ada hasil yang ditemukan

RIVETING TOOL (ALAT PENGELING) Alat ini digunakan pada proses

Dalam dokumen MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN LOG.OO (Halaman 46-55)

pengelingan dengan menggunakan “pop rivet”(sejenis paku keling). Tersedia tiga buah adaftor yang dapat ditukarsatu sama lainnya yang sesuai dengan ukuran diameter paku keeling yang digunakan.

XI. Chisel (PAHAT TANGAN) 1. Flat chisel (pahat tangan rata)

Pahat tangan terbuat dari baja tempa yang dikeraskan. Sudut bajoi pahat tergantung dari kekearsan bahan yang akan dipahat. Sudut:

30o Untuk bahan-bahan lunak

60o Untuk bahan-bahan kekerasan sedang

80o Untuk bahan-bahan keras

Pahat ini dipakai untuk meratakan pernmukaan/membuat lubang pada pelat-pelat besi.

2. Groove cut chisel (pahat tangan alur dan Cross cut chisel (pahat tangan tepi) Pahat tangan alur (gbr.a) digunakan untuk membuat alur-alur oli pada peralatan atau bagian-bagian mesin. Pahat tangan tepi(gbr.b)digunakan untuk membuat salur-salur/strip-strip pada suatu permukaan yang kemudian diratakan dengan pahat tangan rata.

3. Radius flat chisel (pahat tangan rata radius) dan Radius chisel (pahat tangan radius)

“Radius flat chisel” (gbr.a) digunakan untuk pemahatan pelat tegak pada proses pemotongan pelat diatas landasan (paron).

Pahat tangan radius (gbr.b) digunakan untuk pemahatan bentuk-bentuk radius atau melingkar.

4. Cut chisel (pahat tangan potong)

Pahat jenis ini digunakan untuk memotong pelat-pelat besi yang tidak dapat dikerjakan di mesin potong. Bagian bawah dari pahat potong(sisi potongnya)berbentuk datar.

“scraper” digunakan untuk proses pengikisan benda kerja yang bertujuan memperkecil bidang kontak dan memperbaiki tingkat kerataan suatu permukaan.

1. Pahat lamak bidang lengkung:

a. “half round-scraper” (pahat lamak setenganh bulat”)

b. “three square-scraper” (pahat lamak bentuk segitiga”)

c. “Ballnose-scraper” (pahat lamak ujung bulat)

2. Pahat lamak bidng datar:

Pahat lamak jenis Ini digunakan untuk melamak sengan cara didorong, itarik atau dipukul.

a. Seluruh badan terdiri dari satu bahan.

b. Bagian ujung terbuat dari cementit carbide.

c. Badan pahat relatif kecil, diikat pada pemegang pahat.

XIII. FILE (KIKIR)

Kikir terbuat dari baja karbon tinggi yang ditempa, aan digunakan untuk mengikir suatu bentuk pada proses perbengkelan. Gambar disamping menunjukkan bentuk dan penampang kikir yang umum digunakan. Tangkai pemegang biasanya terbuat dari plastik atau kayu.

1. Needle file (kikir jarum)

Kikir jarum digunakan untuk mengikir logam yang sulit dikerjakan oleh kikir tangan ukuran biasa, dan tersedia dalam sembilan jenis penampang yang berbeda.

2. Riffler file (kikir alur bengkok)

Kikir jenis ini mempunyai sisi potong pada ujung-ujungnyam, dan digunakan untuk mengikir bentuk seperti alur atau radius. Dalam satu set terdiri dari delapan jenis penampang yang berbeda.

3. Hand file (kikir pekerja)

kikir jenis ini sering digunakan secara umum di bengkel, dan digunakan untuk berbagai macam pengerjaan bentuk. Jenis kikir ini biasanya dilengkapi dengan bagian pemutus beram(“chip breaker”).

4. Milled toot file (kikir dengan gigi di “frais”) Kikir ini digunakan untuk mengikir pengasaran pada bahan lunak seperti alumunium, kuninngan dan lain-lain. Bentuk penampangnya segi empat atau kurva lingkaran.

5. Rasp file (kikir parut)

Kikir parut biasa digunakan untuk mengikir kayu.

Bentuk penampangnya terbagi atas: a. “Cabinet rasp” (Kikir parut pembulat) b. “Round rasp” ( kikir perut bulat) c. “Horse rasp” (kikir parut kasar)

6. Saw file (kikir gergaji) dan knife file(kikir pisau)

Kikir gergaji (gbr.a) dan kikir pisau (gbr.b) digunakan untuk proses pemotongan seperti proses penggergajian. Kadang-kadang digunakan untuk memotong rantai.

7. Rotary file (kikir putar)

kikir putar digunakan untuk mengikir benda kerja yang sulit dilakukan oleh kikir tangan dan membutuhkan waktu pengerjaan yang cepat. Untuk memutar kikir diperlukan mesin pemutar tangan yang digerakan oleh tenaga listrik atau udara bertekanan. Kiir terbuat dari bahan tungsten carbidew atau tool steels.

8. Thread file (kikir ulir)

Kikir jenis ini digunakan untuk memperbaiki ulir jenis metrik atau whitworth dengan cara manual. Dalam satu kikir terdapat beberapa ulir dengan kisar yang berbeda.

XIV. DRIFT (PENDORONG)

Alat jenis ini sering digunakan untuk mendorong suatu benda pada pekerjaan di bengkel seperti pena, pasak dan lain-lainnya. Ujung pendorong berbentuk silindris atau tirus. Ujung pendorong tirus digunakan juga untuk membuat lubang pada kerja tempa.

Kepala”drift” ada yang dapat dilepas dan terbuat dari material lunak seperti tembaga dan perunggu”Drift” jenis ini digunakan untuk mendorong/memukul material yang permukaannya tidak boleh cacat/rusak (gbr.a).

“Drift” khusus digunakan untuk membentuk kepala paku keeling dan termasuk peralatan pengeling(“riveting tool”).

XV. PUNCH (PELUBANG) 1. Center punch ( penitik )

Alat ini digunakan untuk membuat lubanag sebagai pusat pengeboran atau luabang penandaan

2. Hole punch (pelubang)

Alat ini digunakan untuk membuat lubang kecil pada kulit atau karet.

Palu adalah alat yang digunakan unruk memukul. Jenis – jenis palu dibedaakan berdasarkan penggunaannya. Tangkai dan kepala palu terbuat dari bermacam – macam bahan yang disesuaikan dengan penggunaannya.

1. Blacksmiths hammer (palu pekerjaan Tempa )

Palu jenis ini terbuat dari baja khusus yang ditempa dan digunakan pada pekerjaan tempa.

Tangakai pemegangnya terbuat dari kayu atau piapa baja.

Palu pekerjaan tempa tersedia pula dengan ukuran besar, yang dikenal dengan nama “blacksmiths sledge hammer”.

Tangkai pemegangnya lebih panjang dari palu biasa. Bentuk kepala palu

bermacam – macam .

2. Slag / cleaning hammer (palu terak / pembersih)

Palu terak / pembersih digunakan untuk membersihkan terak pada proses pengelasan.

Bagian tangkai pemegangnya berongga sebagai tempat untuk menggantungkan palu tersebut.

3. Sheetmetal worker hammer (palu pekrja pelat )

Palu ini digunakan pada pekerjaan pelat. Bentuk dari aplu ini bermacam – macam dan disesuaikan dengan jenis pekerjaan, seperti melipat, meratakan, membetuk, dan lain – lain. Gamabr disamping adalah palu yang digunakan unutk memukul seng / lembaran baja tipis. Palu jenis ini digunakan untuk membentuk lembaran/ pelat baja. Jenis kepala palu bermacam – macam yang disesuaikan dengan bentukan yang diinginkan.

Bagian muka palu disamping lebih halus dibandingkan dengan jenis palu diatas. Hal ini dikarenakan proses pemolesan pada muka palu. Palu jenis ini digunakan untuk pembentukan atau pemukulan pada pelat dengan hasil yang rapi / baik.

4. Engineer hammer (palu teknik)

Palu jenis ini digunakan pada pekerjaan teknik atau sebagai perlengkapan mekanik. Tangkai terbuat dari kayu atau pipa baja yang dilengkapi dengan pemegang karet.

5. Exchangeable face hammer

Palu jenis ini bagian mukanya dapat diganti apabila rusak.

Jenis bahan bagian palu palu adalah plastik, nylon, alumunium, perunggu dan kulit mentah. Palu ini digunakan untuk memukul permukaan benda agar tidak rusak /cacat

6.Mallet (palu lunak )

Palu lunak digunakan untuk memukul benda dengan lunak dimana bagian benda yang dipukul tidak boleh rusak atau cacat. Bagian kepala palu biasanya terbuat dari karet, kayu, plastik, kulit mentah. Jenis – jenisnya :

a. “Mallet” kayu b. “Mallet “ karet c. “Mallet” plastik d.“Mallet” kulit mentah

XVII. EXTRACTOR / PULLER (PENARIK )

Dalam dokumen MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN LOG.OO (Halaman 46-55)

Dokumen terkait