Perseroan didirikan dengan nama PT Indonesian Satellite Corporation sebagai Perseroan Terbatas menurut dan berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia dengan Akta No.55 tanggal 10 November 1967 yang dibuat di hadapan Mohamad Said Tadjoedin, S.H., Notaris di Jakarta, yang memiliki status sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1967 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No.11 Tahun 1970 tentang Penanaman Modal Asing. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Penetapan No.J.A.5/88/24 tanggal 20 November 1967, didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta pada tanggal 25 November 1967 di bawah No.2037 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 29 Maret 1968 No.26, Tambahan No.24.
Susunan pemegang saham Perseroan, sesuai dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.55 tanggal 10 November 1967, adalah sebagai berikut:
No. Nama Pemegang Saham Jumlah
Saham Modal Ditempatkan (Rp) Modal Disetor(Rp) Persentase Kepemilikan (%)
1. American Cable & Radio Corporation 199 19.900.000 1.990.000 99,5
2. Wayne Tim Maglio 1 100.000 10.000 0,5
Jumlah 200 20.000.000 2.000.000 100,0
Pada tahun 1980, status perusahaan penanaman modal asing Perseroan dicabut pada saat Pemerintah menjadi pemegang saham tunggal Perseroan.
Perseroan berubah status dari perusahaan non penanaman modal dalam negeri/penanaman modal asing menjadi perusahaan penanaman modal asing (“PMA”) melalui Surat Persetujuan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 14/V/PMA/2003. Selanjutnya Perseroan juga mendapatkan Izin Usaha Tetap dalam Rangka Penggabungan (Merger) Perusahaan melalui Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 257/T/Telekomunikasi/Perdagangan/2008 tanggal 28 Maret 2008. Anggaran Dasar Perseroan telah diubah beberapa kali, perubahan terakhir adalah untuk menyesuaikan dengan Peraturan OJK No. 32/2014 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 30 tanggal 10 Juni 2015, dibuat dihadapan Aryanti Artisari, SH, Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0946504 tanggal 29 Juni 2015.
Kegiatan usaha Perseroan saat ini adalah dalam bidang jaringan dan/atau jasa telekomunikasi serta informatika dan/atau jasa teknologi konvergensi.
Perseroan telah memiliki izin-izin yang wajib dipenuhi terkait dengan kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan yaitu:
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN
1. Izin Penyelenggaraan
Jaringan Tetap Sambungan Internasional
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 848 tahun 2016 tanggal 16 Mei 2016
Keputusan ini memberikan izin penyelenggaraan jaringan tetap sambungan internasional dan jasa teleponi dasar melalui jaringan tetap sambungan internasional kepada Perseroan.
Izin penyelenggaraan jaringan tetap sambungan internasional diberikan tanpa batas waktu, sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan dalam perizinan.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN
2. Izin Penyelenggaraan
Jaringan Tetap Sambungan Langsung Jarak Jauh
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 845 tahun 2016 tanggal 16 Mei 2016
Keputusan ini memberikan izin penyelenggaraan jaringan tetap sambungan langsung jarak jauh dan jasa teleponi dasar melalui jaringan tetap sambungan langsung jarak jauh kepada Perseroan. Izin penyelenggaraan jaringan tetap sambungan langsung jarak jauh diberikan tanpa batas waktu, sepanjang Perseroan, mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan dalam perizinan.
3. Izin Penyelengaraan
Jaringan Bergerak Selular
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 504/Kep/ M.Kominfo/ 08/2012 tanggal 31 Agustus 2012 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 643 tahun 2015 tanggal 30 Juni 2015
Izin penyelenggaraan jaringan bergerak selular berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas, sepanjang Perseroan memenuhi dan melaksanakan ketentuan dalam keputusan ini dan atau selama Perseroan masih menjalankan usahanya.
4. Izin Penyelenggaraan
Jaringan Tetap Tertutup
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 1123 tahun 2016 tanggal 21 Juni 2016
Izin penyelenggaraan jaringan tetap tertutup diberikan tanpa batas waktu, sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan dalam perizinan.
5. Izin Penyelenggaraan
Jasa Internet Teleponi Untuk Keperluan Publik
Keputusan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No. 416 Tahun 2014 tanggal 7 April 2014
Izin penyelenggaraan jasa Internet Teleponi untuk Kepentingan Publik ini berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan sebagaimana dimaksud dalam keputusan ini.
6. Izin Penyelenggaraan
Jaringan Tetap Lokal Berbasis Switched Circuit
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 950 tahun 2016 sebagaimana diubah dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 118 Tahun 2017
Izin penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis switched circuit ini berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas.
7. Izin Instalasi Jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut
Surat Persetujuan Prinsip Pemasangan Instalasi Bawah Air No.JM 88/4/16-95, tanggal 10 November 1995
Surat persetujuan tersebut memberikan persetujuan kepada Perseroan untuk melakukan pemasangan sistem komunikasi kabel laut serat optik APCN Jakarta – Singapura dan APCN-A Jakarta-Australia. Jangka waktu pemanfaatan instalasi kabel tersebut adalah selama 25 tahun dan dalam hal kabel bawah air tersebut tidak dipergunakan lagi, maka Perseroan harus membongkar sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu keselamatan pelayaran dan lingkungan laut.
8. Surat Persetujuan Prinsip
Pemasangan Sistem Komunikasi Kabel Laut No.BXXXIV-393/GM.77 tanggal 4 September 2006
Jangka waktu pemanfaatan instalasi kabel tersebut adalah selama 15 tahun.
9. Persetujuan Prinsip
Pemasangan Sistem Komunikasi Kabel Laut No.BXXXIV-579/GM.77 tanggal 30 Oktober 2008.
Jangka waktu pemanfaatan instalasi kabel adalah selama 15 tahun.
10. Surat Persetujuan Prinsip
Pemasangan Sistem Komunikasi Kabel Laut No.BX.499/KL.303 tanggal 23 Agustus 2011
Jangka waktu pemanfaatan instalasi kabel tersebut adalah selama 15 tahun.
11. Surat Persetujuan Prinsip
Pemasangan Sistem Komunikasi Kabel Laut No.BXXXIV-356/GM.77 tanggal 15 Agustus 2006
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal keputusan ini dan berlaku seterusnya selama tidak dicabut.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN
12. Izin Penyelenggaraan Jasa Interkoneksi Internet (NAP)
Keputusan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No.51/ DIRJEN/2008 tanggal 9 Januari 2008 sebagaimana diubah dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 414 Tahun 2014 tanggal 7 April 2014
Izin Penyelenggaraan jasa interkoneksi internet (NAP) berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan perundang-undangan.
13. Izin Penggunaan Kode Akses
Surat Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No.023/Dittel/ Yan/I/2004 tentang Kode Akses 0857 dan 0858 tertanggal 29 Januari 2004
Berdasarkan surat ini, telah disetujui penggunaan kode akses 0857 dan 0858 untuk perluasan penomoran STBS Perseroan, dimana penetapan ini berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari Pemerintah
14. Izin Alokasi Blok Nomor Pelanggan
Surat Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No.759/DJPT.3/ kominfo/ 4/06 tanggal 13 April 2006 Tentang Penetapan Blok Nomor Pelanggan
Surat ini memberikan alokasi blok nomor pelanggan sebagai pengganti blok nomor yang duplikasi dengan Telkom.
Izin penggunaan blok ini berlaku selama tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
15. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 1329/ DJPT.3/ KOMINFO/8/05 tanggal 24 Agustus 2005 Tentang Penetapan Blok Nomor Pelanggan
Izin penggunaan blok ini berlaku selama tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
16. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 164/ Dittel/Yan/ V/2003 tanggal 26 Mei 2003 Tentang Blok Nomor Pelanggan Jaringan Tetap Lokal PT Indosat
Izin penggunaan blok ini berlaku selama tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
17. Surat Direktur Jenderal Pos dan
Telekomunikasi No. 054/Dittel/ II/2005 tanggal 10 Februari 2005 tentang Penetapan Blok Nomor Pelanggan
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
18. Surat Direktur Jenderal Pos dan
Telekomunikasi No. 534/Dittel/ III/2004 tanggal 31 Maret 2004 tentang Penetapan Blok Nomor Pelanggan
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
19. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 076/ DJPT.3/KOMINFO/4/06 tanggal 15 Januari 2007
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
20. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 1682/ Dittel/X/2003 tanggal 3 Oktober 2003
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
21. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 1665/ DJPT.3/KOMINFO/7/2007
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
22. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 2247/ DJPT.3/KOMINFO/11/2007
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
23. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 004/ DJPT.3/KOMINFO/1/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
24. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 407/ DJPT.3/KOMINFO/2/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN
25. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 1325/ DJPT.3/KOMINFO/7/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
26. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 936/ DJPT.3/KOMINFO/5/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
27. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 2413/ DJPT.3/KOMINFO/12/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
28. Surat Direktur Jenderal Pos
dan Telekomunikasi No. 2414/ DJPT.3/KOMINFO/12/2008
Izin penggunaan blok nomor pelanggan berlaku sepanjang tidak ada penetapan lain dari pemerintah.
29. Izin Stasiun Radio Terdapat 46.333 ISR yang
dimiliki Perseroan
Izin ini digunakan sehubungan dengan penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penyelenggaraan telekomunikasi Perseroan, dengan jangka waktu masing-masing 1 tahun.
30. Alokasi Kanal pada Pita Frekuensi Radio 800 MHz
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika
No. 363/KEP/M. KOMINFO/10/2009
Amandemen kedua “Kepmen No. 181/2006” pada tanggal 14 Oktober 2009 dalam rangka menata penggunaan pita frekuensi radio 800 MHz
Berdasarkan Kepmen No.162/2007, Perseroan dialokasikan kanal frekuensi radio Band B dengan nomor kanal 589 dan 630 dan lebar pita yang dapat digunakan adalah 1.23 MHz, dimana keputusan ini berlaku sejak tanggal keputusan ini dan berlaku seterusnya sepanjang tidak dicabut.
31. Penetapan Penggunaan Pita Frekuensi Radio 800MHz
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 799 Tahun 2014 tanggal 12 September 2014
Keputusan penetapan penggunaan pita frekuensi radio ini berlaku sejak tanggal keputusan ini ditetapkan.
32. Penetapan Alokasi Tambahan Blok Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 268/ KEP/M.KOMINFO/9/2009 tanggal 1September 2009 tentang Penetapan Alokasi Tambahan Blok Pita Frekuensi Radio, Besaran Tarif dan Skema Pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Bagi Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler IMT-2000 pada Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz
Perseroan mendapatkan alokasi tambahan frekuensi radio pada rentang 1955-1960 MHz berpasangan dengan 2145-2150 MHz. Keputusan ini berlaku sejak tanggal keputusan ini ditetapkan. Alokasi tambahan blok pita frekuensi tersebut berlaku seterusnya selama tidak dicabut.
33. Izin Perpanjangan Penetapan Pita Frekuensi Radio 2,1 Ghz Pada Rentang 1950-1955 MHz Berpasangan dengan 2140-2145 MHz
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 510 tahun 2016 tanggal 24 Maret 2016
Izin pita frekuensi radio berlaku sejak tanggal 29 Maret 2016 sampai 28 Maret 2026.
34. Alokasi Penataan Blok Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz
Keputusan Menteri No.1192 Tahun 2013 tentang Penetapan Alokasi Blok Pita Frekuensi Radio Hasil Penataan Menyeluruh Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz,tanggal 4 November 2013
Berdasarkan Kepmen No.1192/2009, Perseroan mendapat alokasi penataan blok pita frekuensi radio 2,1 GHz pada rentang frekuensi 1945–1950 MHz berpasangan dengan 2135–2140 MHz dan 1950–1955 MHz berpasangan dengan 2140–2145 MHz, dimana keputusan ini berlaku sejak tanggal keputusan ini dan berlaku seterusnya sepanjang tidak dicabut.
35. Izin Penyelenggaran Jasa Akses Internet (Internet Service Provider)
Keputusan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No: 418 Tahun 2014 tanggal 7 April 2014
Izin penyelenggaraan jasa akses internet (internet service provider) berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas, sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan yang berlaku
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN
36. Izin Penyelenggaraan APMK (Alat
Pembayaran dengan Menggunakan Kartu)
Surat Bank Indonesia No.10/14/ DASP tanggal 9 Januari 2008
Berdasarkan Surat Bank Indonesia No.10/14/DASP, Perseroan dapat menyelenggarakan kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi Perseroan dimana masa berlaku tidak ditetapkan. 37. Izin Penyelenggaraan
Pengiriman Uang
Tanda Izin Bank Indonesia No.12/67/DASP/25 tanggal 3 September 2010
Sertiikat ini memberikan izin kepada Perseroan untuk penyelenggaraan kegiatan usaha pengiriman uang dengan menggunakan kartu dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi Perseroan dimana masa berlaku tidak ditetapkan. 38. Izin Penyelenggaran
Jasa Penyediaan Konten
Keputusan Direktur Jenderal PPI Nomer 249 tanggal 11 Agustus 2014
Izin penyelenggaraan jasa penyediaan pada Jaringan Bergerak Seluler dan/atau Jaringan Tetap Lokal Tanpa Kabel dengan Mobilitas Terbatas. Berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas, sepanjang Perseroan mengikuti ketentuan yang berlaku, dimana masa berlaku tidak ditetapkan.
Entitas Anak dalam menjalankan kegiatan usahanya masing-masing juga telah memiliki izin-izin terkait yang wajib dipenuhi yaitu:
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN PEMEGANG IZIN
1. Facilities-Based
Operator (FBO) Licence
Info-communications Media Development Authority of Singapore tanggal 14 April 2016
Keputusan ini memberikan izin ISPL untuk menyediakan jasa jaringan telekomunikasi untuk jangka waktu 15 tahun.
ISPL 2. Izin Penyelenggaraan Jasa Akses Internet (Internet Service Provider)
Keputusan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi No. 229/Dirjen/2013 tanggal 30 Mei 2013
Keputusan ini memberikan izin penyelenggaraan jasa akses internet dengan wilayah penyelenggaraan nasional, yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas.
Terhadap Izin Penyelenggaraan Jasa Akses Internet dilakukan evaluasi setiap tahun dan akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun. IM2 3. Izin Penyelenggaraan Jasa Interkoneksi Internet (Network Access Point/ NAP)
Keputusan Direktur Jenderal Pos dan Informatika No. 138 Tahun 2014 tanggal 27 Oktober 2014
Keputusan ini memberikan Izin Penyelenggaraan Jasa Interkoneksi Internet (Network Access Point/NAP) kepada IM2 dengan wilayah penyelenggaraan nasional yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas. IM2 4. Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Tertutup Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 10 Tahun 2015 tanggal 9 Januari 2015
Keputusan ini memberikan izin untuk menyelenggarakan jaringan tetap tertutup dengan cakupan wilayah penyelenggaraan nasional.
Izin berlaku mulai tanggal 9 Januari 2015 dan berlaku sampai dengan jangka waktu tidak terbatas, dan dapat dilakukan evaluasi setiap tahun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun. IM2 5. Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched Keputusan Menteri
Komunikasi dan Ipernformatika No. 342 Tahun 2015 tentang Izin Penyelenggaran Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched tanggal 6 Agustus 2015 sebagaimana telah diubah oleh Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 1575 Tahun 2016 tanggal 13 September 2016
Keputusan ini memberikan Izin Penyelenggaraan
Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched
kepada IM2 untuk menyelenggarakan jaringan tetap lokal berbasis packet switched.
Izin berlaku mulai tanggal 6 Agustus 2015 dan berlaku sampai dengan jangka waktu yang tidak terbatas, namun akan dilakukan evaluasi setiap tahun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN PEMEGANG IZIN 6. Penetapan Pemenang Seleksi Penyelengaraaan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched yang menggunakan Pita Frekuensi Radio 2.3GHz untuk Keperluan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband) Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 237/KEP/M.
KOMINFO/07/2009 tanggal 27 Juli 2009.
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. IM2
7. Izin Stasiun
Radio
Terdapat 691 ISR yang dimiliki IM2
Izin ini digunakan sehubungan dengan penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penyelenggaraan telekomunikasi IM2, dengan jangka waktu masing-masing 1 tahun.
IM2
8. Angka Pengenal
Importir - Umum
No. 090513492-P tanggal 19 Januari 2016
Izin digunakan untuk kegiatan impor yang dilakukan oleh IM2. Masa berlaku adalah 5 tahun. IM2 9. Nomor Identitas Kepabeanan No. 01.055862 terdaftar tanggal 3 Maret 2016
NIK berlaku untuk kegiatan kepabeanan yang dilakukan oleh IM2. Masa berlaku tidak terbatas.
IM2
10. Izin Mendirikan
Bangunan
Surat Keputusan Walikota Semarang No. 643.3/39/ BGN/2007 tertanggal 9 Januari 2007
Ijin Mendirikan Bangunan untuk mendirikan
bangunan baru untuk shelter, genset dan
menara setinggi 5 meter di Jl. Ngesrep Timur III Kelurahan Sumurboto Kecamatan Banyumanik, di atas tanah HM No. 476 seluas ± 1.245 M2.
SMT 11. Izin Penyelenggaraan Jasa Nilai Tambah Teleponi Pusat Pusat Layanan Informasi (Call Center) Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 366 tahun 2014 tanggal 2 April 2014
Keputusan ini memberikan izin penyelenggaraan jasa nilai tambah teleponi pusat layanan informasi (call center).
Izin berlaku mulai tanggal 2 April 2014 dan berlaku sampai dengan jangka waktu yang tidak terbatas, namun akan dilakukan evaluasi setiap tahun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun. Lintasarta 12. Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Tertutup Berbasis VSAT, Fiber Optik dan Microwave Link.
Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 365 tahun 2014 tanggal 2 April 2014.
Keputusan ini memberikan izin untuk menyelenggarakan jaringan tetap tertutup berbasis VSAT, Fiber Optik dan Microwave Link. Izin berlaku mulai tanggal 2 April 2014 dan berlaku sampai dengan jangka waktu tidak terbatas. Lintasarta 13. Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Tertutup
Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika No. 199 tahun 2015 tanggal 24 April 2015.
Keputusan ini memberikan izin untuk menyelenggarakan jaringan tetap tertutup dengan cakupan wilayah penyelenggaraan nasional.
Izin berlaku mulai tanggal 24 April 2015 dan berlaku sampai dengan jangka waktu tidak terbatas, dan dapat dilakukan devaluasi setiap taun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN PEMEGANG IZIN 14. Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched No 258/KEP/DJPPI/ KOMINFO/06/2015
Keputusan ini memberikan Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched kepada Lintasarta untuk menyelenggarakan jaringan tetap lokal berbasis packet switched. Izin berlaku mulai tanggal 5 Juni 2015 dan berlaku sampai dengan jangka waktu yang tidak terbatas, namun akan dilakukan evaluasi setiap tahun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun. Lintasarta 15. Izin Penyelenggaraan Jasa Interkoneksi Internet (Network Access Point/ NAP) No. 274/KEP/DJPPI/ KOMINFO/08/2014
Keputusan ini memberikan Izin Penyelenggaraan Jasa Interkoneksi Internet (Network Access Point/NAP) kepada Lintasarta dengan wilayah penyelenggaraan nasional yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas. Lintasarta 16. Izin Penyelenggaraan Jasa Sistem Komunikasi Data. No. 889/KEP/DJPPI/ KOMINFO/2015
Keputusan ini memberikan izin penyelenggaraan jasa sistem komunikasi data dengan wilayah penyelenggaraan nasional yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas.
Terhadap Izin Penyelenggaraan Jasa Sistem Komunikasi Data dapat dilakukan evaluasi setiap tahun dan akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun.
Lintasarta 17. Izin Penyelenggaraan Jasa Akses Internet (Internet Service Provider)
Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika No. 275 Tahun 2016 tanggal 5 Desember 2016
Memberikan izin penyelenggaraan jasa akses internet dengan wilayah penyelenggaraan nasional yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas.
Terhadap Izin Penyelenggaran Jasa Akses Internet dilakukan evaluasi setiap tahun dan akan dilakukan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun. Lintasarta 18. Izin Alokasi Frekuensi Radio 266/KEP/M. KOMINFO/08/2009 tanggal 31 Agustus 2009
Izin ini menambahkan alokasi blok pita rekuensi radio di zona IX Papua bagi Lintasarta dan mencabut seluruh Surat Alokasi Frekuensi yang ditetapkan kepada pengguna pita frekuensi radio eksisting untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband) pada pita frekuensi radio 3.3 GHz dan 3.4 - 3.6 GHz dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Lintasarta
19. 225/IV.1.2/DITFREK/X/2003
tanggal 3 Oktober 2003
Izin ini memberikan alokasi frekuensi radio di jaringan 10.161 MHz - 10.168 MHz dan frekuensi 10.511 MHz - 10.518 MHz. Izin ini berlaku untuk jaringan akses Broadband Wireless Acces pada wilayah Palembang, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Makasar, Balikpapan dan Banjarmasin.
Izin ini berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
Lintasarta
20. 324/IV.1.2/DITFREK/X/02
tanggal 25 Oktober 2002
Izin ini memberikan alokasi frekuensi radio di jaringan 10.161 MHz - 10.168 MHz dan frekuensi 10.511 MHz - 10.518 MHz. Izin ini berlaku untuk jaringan akses lokal point to multipoint pada wilayah Jabodetabek dan Surabaya.
Izin ini berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
NO. PERIZINAN NOMOR DAN TANGGAL KETERANGAN PEMEGANG IZIN
21. 33/IV.1.2/DITFREK/II/2005
tanggal 4 Februari 2005
Izin ini memberikan alokasi frekuensi radio di jaringan 10.182 GHz - 10.189 GHz dan frekuensi 10.532 GHz - 10.539 GHz. Izin ini berlaku untuk
jaringan akses Broadband Wireless Access
pada wilayah Jakarta, Surabaya, Bandung, Manado, Solo, Pekanbaru, Batam, Malang dan Padang.
Izin ini berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
Lintasarta
22. 125/IV.1.2/DITFREK/II/2005
tanggal 14 Februari 2005.
Izin ini memberikan alokasi frekuensi radio di jaringan 10.175 GHz - 10.182 GHz dan frekuensi 10.525 GHz - 10.532 GHz. Izin ini berlaku untuk
jaringan akses Broadband Wireless Access
pada wilayah Jakarta, Medang dan Semarang. Izin ini berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
Lintasarta
23. Izin Stasiun Radio
Terdapat 1.270 ISR yang dimiliki IM2
Izin ini digunakan sehubungan dengan penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penyelenggaraan telekomunikasi IM2, dengan jangka waktu masing-masing 1 tahun.
Lintasarta 24. Izin Prinsip Penanaman Modal Asing No. 3716/1/IP/PMA/2014 tanggal 30 Desember 2014 yang dikeluarkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia.
Izin Prinsip diberikan untuk kegiatan usaha portal web. PBD 25. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal Asing No. 2727/1/IP-PB/PMA/2015 tanggal 11 September 2015 yang dikeluarkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia.
Izin Prinsip Perubahan diberikan untuk kegiatan usaha portal web yang mengubah Izin Prinsip sebelumnya. PBD 26. Izin Usaha Industri No. 55/1/IU/PMA/2017 tanggal 17 Januari 2017 yang dikeluarkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia.
Izin Usaha Industri diberikan untuk kegiatan usaha portal web.
PBD
27. SIUP Menengah No. 09775-04/PM/
P2/1.824.271 tanggal 15 Mei 2013 yang diterbitkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kota Administrasi Jakarta Selatan.
SIUP berlaku untuk melakukan kegiatan perdagangan dan berlaku selama masih melakukan kegiatan usaha.
LMD
28. Surat Izin Usaha
Perdagangan Besar
No. 00951-01/PB/P/1.824.271 tanggal 25 Februari 2012 yang dikeluarkan oleh Departemen Industri dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta
SIUP berlaku untuk melakukan kegiatan perdagangan dan berlaku selama masih melakukan kegiatan usaha.
Perseroan memiliki dan/atau menguasai tanah berdasarkan Hak Guna Bangunan (HGB) dengan jangka waktu antara 20 sampai dengan 30 tahun. Beberapa sarana penunjang kegiatan usaha Perseroan