BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.7 Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini memiliki ruang lingkup yakni:
a. Variabel independen: employer branding dan media sosial b. Variabel dependen: Employee engagement
35
BAB 3
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Paradigma
Peneliti menggunakan paradigma positivistik, menurut Sugiyono (2017) paradigma positivistik adalah sebuah metode ilmiah karena memenuhi kriteria dari kaidah ilmiah yang empiris, terukur, objektif, rasional serta sistematis. Paradigma positivistik dapat disebut juga sebagai konfirmatif dikarenakan paradigma dapat dijadikan sebagai bukti atau konfirmasi.
Paradigma positivistic dikembangkan oleh Emile Durkehim melalui kajian mengenai fakta sosial Durkheim (1982). Pada kajian yang dikembangkan oleh Durkehim, kerangka berpikir positivistik menjelaskan bahwa suatu ilmu yang mandiri harus dapat menganalisis dan mengidentifikasi lahan pengamatan serta menyusun teori sosiologi tersebut. Karena hal itu, paradigma positivistik wajib dapat menjawab masalah dan tantangan dari gejala yang ada secara empiris. Paradigma positivistik memiliki pemahaman bahwa manusia adalah bagian dari alam dan bisa menemukan aturan-aturan alam bagi kehidupan sesama. Tentu hal tersebut, membuat paradigma positivistik dipadang nyata dan berguna untuk merumuskan fenomena sosial yang terjadi disekitar.
3.2 Metode
Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode kuesioner.
Suharsaputra (2014), menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif merupakan metode yang banyak digunakan pada penelitian ilmu sosial sehingga yang menjadi fokus primer pada penelitian ini yaitu aspek operasional dengan tujuan untuk mengukur data dan pembuktian teori-teori melalui proses uji hipotesis yang berhubungan dengan kenyataan yang ada pada penelitian.
Pendekatan pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Menurut Sugiyono (2017), analisis deskriptif merupakan statistik yang digunakan dalam melakukan analisis informasi dengan metode deskripsi atau menggambarkan informasi dari data yang telah terkumpul tanpa memiliki maksud untuk membuat kesimpulan yang berlaku universal maupun generalisasi.
36
3.3 Operasional Variabel dan Skala Pengukuran 3.3.1 Operasional Variabel
Pada penelitian ini peneliti menggunakan 2 variabel ialah employer branding dan media sosial sebagai variabel Independent atau variabel bebas serta employee engagement sebagai variabel dependent atau variabel terikat. Menurut Suharsaputra (2014), variabel independen merupakan variabel yang dapat mempengaruhi variabel yang lainnya atau munculnya variabel dependent, sedangkan untuk variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas.
Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel
Variabel Indikator Deskripsi Pernyataan/Pertanyaan Employer
37
Context Bagaimana cara perusahaan dalam
38
@wartabogasari sangat menarik bagi saya
3. Format penulisan pesan mudah dimengerti Communication Makna dalam
menyapaikan
2. Saya memberikan like atau komentar Collaboration Kerjasama melalui
interaksi tidak
39 Connection Pesan pada
postingan feeds
Vigor Merupakan suatu
tingkat ketahanan
40
Absorption Konsentrasi dan minat dalam 2. Saya terinspirasi
untuk mencapai
41
dari pekerjaan di perusahaan ini (Sumber: Data Olahan Penulis, 2022)
3.3.2 Skala Pengukuran
Skala penelitian sangat penting dalam melakukan analisis data karena data skala pengukuran dapat mempengaruhi kesesuaian analisis yang dipilih dan pemilihan teknik statistika membutuhkan pertimbangan mengenai skala pengukuran data (Sugiarto, 2017).
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan bentuk pertanyaan yang bervariasi dengan jawaban yang sudah ditentukan. Setiap item dari kuesioner yang sudah memiliki jawaban dengan masing-masing nilai yang berbeda, dan peneliti menggunakan skala likert untuk menentukan nilai pada kuesioner. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka peneliti menetapkan nilai untuk menjawab responden melalui skala likert, yaitu sebagai berikut:
Tabel 3.2 Skala Likert Keterangan Bobot Sangat setuju 5
Setuju 4
Cukup 3
Tidak Setuju 2 Sangat tidak setuju 1
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022)
3.4 Populasi dan Sampel 3.4.1 Populasi
Populasi adalah sebuah kumpulan dari wilayah yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang dapat dijadikan sebagai objek pada penelitian dan bahan pelajaran untuk ditarik kesimpulan (Jalaluddin Rakhmat, 2016). Populasi pada penelitian ini adalah karyawan PT ISM Tbk Division Bogasari Flour Mills yang berisikan karyawan aktif sebanyak 1.391 orang.
42
Tabel 3.3 Jumlah Populasi
No Divisi Jumlah Karyawan 1. Manufacturing 863
2. Commercial 300
3. HR 138
4. Finance 88
5. Officer of Kadiv 4
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022) 3.4.2 Sampel
Sampel merupakan sebuah istilah yang umumnya digunakan untuk memilih orang atau unit yang dianggap mampu mewakili dan dapat dijadikan sebagai studi penelitian (S. Wrench, 2013). Untuk menentukan ukuran sampel penelitian, peneliti menggunakan perhitungan dengan rumus Slovin. Cara menghimpun data sampel dengan menggunakan rumus Slovin sebagai berikut (Silalahi, 2015):
Rumus:
π = π/(1 + π_(π^2 ) ) Keterangan:
n: Jumlah sampel N: Jumlah populasi
E: Kesalahan pengambilan sampel yang dapat ditolerir, yaitu 5%
Maka: π = 1391/(1 + 1391 Γ γ5%γ^2 ) = 310,66
Berdasarkan hasil penjumlahan rumus diatas, sehingga jumlah sampel yang akan diteliti pada penelitian ini berjumlah 310,66 orang. Untuk menghindari sampel yang tidak kembali ketika kuesioner disebarkan, maka jumlah sampel dibulatkan menjadi 300 responden.
Sampel diambil dari karyawan aktif di Divisi Bogasari. Terdapat 5 kelompok divisi kerja yang aktif pada periode 2021, yaitu divisi Manufacturing, Commercial,
43
HR, Finance, Officer of Kadiv. Sampel diambil secara proporsional dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik ini merupakan proses pengambilan sampel dalam prosedur tertentu, di mana seluru elemen pada populasi memiliki peluang yang dama, sebanding dan bebas dipilih menjadi sampel.
3.5 Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan pada saat melakukan penelitian, bertujuan untuk memperoleh data yang akan dibutuhkan dengan menggunakan metode-metode tertentu. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dalam bentuk kuisioner. Menurut Suharsaputra (2014), kuesioner adalah instrumen dalam penelitian yang didalamnya terdapat pertanyaan supaya memperoleh kepercayaan, reaksi dan sikap. Tentu penelitian ini, memberikan sejumlah pertanyaan yang disusun secara terstruktur dan detail terkait fenomena masalah yang dibahas pada saat melaksanakan penelitian. Kuesioner dibuat melalui google form yang akan disebarkan kepada responden dengan tujuan untuk menjawab pertanyaan yang sudah disediakan oleh peneliti.
3.6 Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk menguji setiap pertanyaan yang tertera pada kuesioner supaya data yang diperoleh dapat dipercaya dan valid.
3.6.1 Uji Validitas
Menurut Ghozali (2005) menyatakan bahwa uji validitas pada umumnya digunakan untuk mengukur benar atau valid tidaknya suatu data kuesioner. Sedangkan menurut Sugiyono (2017), menjelaskan bahwa validitas merupakan sebuah pembuktian terhadap tingkat ketepatan antara data yang sebenarnya terjadi pada sebuah objek penelitian dengan data yang sudah dikumpulkan oleh peneliti. Untuk mencari nilai validitas pada sebuah item dengan mengkorelasikan skor item dengan total dari jumlah item-item tersebut. Jika terdapat item yang tidak memenuhi syarat, maka item tersebut tidak dapat diteliti lebih lanjut.
Uji validitas dilakukan dengan menggunakan rumus korelasi bivariate pearson dengan alat bantu program SPSS versi 25. Item pada uji validitas dapat dikatakan valid jika (πβππ‘π’ππ > ππ‘ππππ) pada nilai signifikasi 5%. Sebaliknya, jika item dikatakan tidak
44
valid jika (πβππ‘π’ππ< ππ‘ππππ) pada nilai signifikasi 5% pada hasil uji validitas pra-penelitian berikut ini.
Tabel 3.4 Uji Validitas Pra Penelitian
Variabel Pernyataan R Hitung R tabel Keterangan Employer Branding (πΏπ) P1 0.532 0.361 Valid
P2 0.651 0.361 Valid
P3 0.773 0.361 Valid
P4 0.684 0.361 Valid
P5 0.738 0.361 Valid
P6 0.686 0.361 Valid
P7 0.613 0.361 Valid
P8 0.732 0.361 Valid
Media Sosial (πΏπ) P1 0.740 0.361 Valid
P2 0.745 0.361 Valid
P3 0.750 0.361 Valid
P4 0.719 0.361 Valid
P5 0.545 0.361 Valid
P6 0.625 0.361 Valid
P7 0.666 0.361 Valid
P8 0.562 0.361 Valid
P9 0.548 0.361 Valid
P10 0.544 0.361 Valid
P11 0.488 0.361 Valid
P12 0.514 0.361 Valid
Employee Engagement (Y) P1 0.685 0.361 Valid
P2 0.622 0.361 Valid
P3 0.580 0.361 Valid
P4 0.709 0.361 Valid
45
P5 0.821 0.361 Valid
P6 0.665 0.361 Valid
P7 0.438 0.361 Valid
P8 0.569 0.361 Valid
P9 0.586 0.361 Valid
P10 0.544 0.361 Valid
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022)
Berdasarkan hasil uji validitas menggunakan SPSS versi 25 diatas dengan mengajukan 30 item pertanyaan kepada responden. Pertanyaan tersebut terdiri dari 8 item variabel π1, 8 item variabl π2dan 6 item valiabel Y dinyatakan valid dikarenakan πβππ‘π’ππ > ππ‘ππππ sebesar 0.361.
3.6.2 Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas didefinisikan sebagai keakuratan pada suatu ukuran dalam menghasilkan sebuah pengukuran yang konsisten dan stabil. (S. Wrench, 2013).
Sedangkan menurut Sugiyono (2005), reliabilitas merupakan serangkaian alat ukur yang memiliki konsistensi jika pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur secara berulang. Penelitian ini menggunakan koefisien alpha Cronbach untuk menguji reliabilitas dari instrumen yang akan digunakan pada penelitian ini. Maka, jika koefisien alpha Cronbach lebih besar atau sama dengan 0.60 sehingga instrumen yang digunakan pada penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang memadai,
Penelitian ini menggunakan koefisien alpha Cronbach untuk menguji reliabilitas dari instrument yang akan digunakan pada penelitian ini. Maka, jika koefisien alpha Cronbach lebih besar atau sama dengan 0.60 sehingga instrument yang digunakan pada penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang memadai,
Tabel 3.5 Uji Reliabilitas πΏπ Reliability Statistics
Cronbachβs Alpha N of Item
0.814 8
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022)
46
Tabel 3.6 Uji Reliabilitas πΏπ Reliability Statistics
Cronbachβs Alpha N of Item
0.855 12
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022) Tabel 3.7 Uji Reliabilitas Y Reliability Statistics
Cronbachβs Alpha N of Item
0.830 10
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022)
Berdasarkan hasil uji reliabilitas pada variabel X1, X2 dan Y yang sudah diperoleh, sehingga instrumen pada penelitian ini dapat dinyatakan reliabel dikarenakan Cronbach Alpha X1 sebesar 0.814, Cronbach Alpha X2 sebesar 0.855, dan Cronbach Alpha Y sebesar 0.830 sehingga r β₯ 0.361. Oleh sebab itu setiap item pada masing-masing variabel dikatakan reliabel.
3.7 Teknik Analisis Data
Analisis data merupakan sebuah proses dalam melakukan penelitian yang dilakukan setelah seluruh data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang diteliti sudah didapatkan dengan lengkap. Analisis data digunakan untuk dapat mempertajam atau memastikan keakuratan dalam mengambil kesimpulan pada penelitian yang dilakukan peneliti (Muhson, 2006).
3.7.1 Analisis Deskriptif
Menurut Sugiyono (2017), analisis deskriptif adalah sebuah statistic yang umumnya digunakan sebagai analisis data dengan cara mendeskripsikan data yang sudah terkumpul sebagaimana adanya tanpa maksud untuk membuat kesimpulan yang berlaku untuk generalisasi atau umum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mendapatkan variabel employer branding (X1), media sosial (X2) serta variabel employee engagement (Y) dengan menggunakan instrumen kuesioner dalam proses pengumpulan data.
47
Data kuesioner yang sudah didapat akan disusun kriteria penilaian untuk setiap pernyataan berdasarkan persentase dengan mengikuti beberapa tahap sebagai berikut:
a. Nilai kumulatif merupakan nilai dari setiap pernyataan yang merupakan jawaban dari setiap responden.
b. Memastikan persentase penelitian dengan metode nilai kumulatif dan dipecah dengan nilai frekuensi dikalikan dengan 100%.
c. Jumlah responden pada penelitian ini 311 orang serta nilai skala terbanyak dalam pengukuran adalah lima dan yang terkecil adalah satu.
d. Diperoleh jumlah kumulatif yang paling besar adalah 311 x 4 = 1.244 dan jumlah kumulatif paling kecil adalah 311 x 1 = 311 sehingga nilai presentase paling besar 1.2441.244 x 100% dan nilai persentase terkecil adalah 3111.244 x 100% = 25%. Nilai rentang 100% - 25% = 75% dan jika dibagi lima skala pengukuran maka akan diperoleh nilai interval persentase 15%, maka klasifikasi kriteria penilai presentasi yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Tabel 3.8 Kriteria Interpretasi Persentase Kategori Persentase 25% - 40% Sangat Tidak setuju 40% - 55% Tidak Setuju 55% - 70% Cukup 70% - 85% Setuju 85% - 100% Sangat setuju
(Sumber: Data Olahan Penulis, 2022) 3.7.2 Regresi Linear Berganda
Pada penelitian ini peneliti menggunakan regresi linear berganda yang mempunyai tujuan untuk dapat mengetahui pengaruh 2 atau lebih variabel independent (X) terhadap variabel dependent (Y). Sugiyono (2017), menjelaskan bahwa untuk mengukur seberapa jauh korelasi antara variabel bebas dengan variable terikat dapat menggunakan regresi linear. Menurut Ghozali (2011) menjelaskan jika nilai Sig <0,05
48
itu artinya variabel independent secara parsial berpengaruh terhadap variabel dependent (Y) yang diteliti. Adapun rumus persamaan regresi linear berganda yaitu:
Y = πΌ + ππ Keterangan:
Y = Variabel dependen
πΌ = Konstanta nilai Y jika π = 0 π = Koefisien regresi
π = Variabel Independen 3.7.3 Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk dapat menguji apakah pada suatu model regresi, sesuatu variabel yang independen dan variabel yang dependen maupun keduanya memiliki distribusi yang normal, maka hasil uji statistik dapat mengalami penurunan (Ghozali, 2016). Apabila pada suatu variabel tidak berdistribusi secara normal, sehingga hasil uji statistic akan mengalami penurunan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Kolmogorov Smirnov yaitu dengan syarat dan ketentuan apabila nilai signifikansi > 5% atau 0.05 maka data memiliki distribusi yang normal, namun jika hasil uji menghasilkan nilai signifikansi < 5% maka data tidak memiliki distribusi yang normal.
3.7.4 Uji Hipotesis
Menurut Sugiyono (2017), hipotesis merupakan dugaan dari rumusan penelitian yang dirancang dalam bentuk pertanyaan. Sehingga dapat dikatakan dugaan karena jawaban yang disampaikan berdasarkan teori-teori, belum berdasarkan fakta secara empiris dari data yang diterima. Hipotesis yang akan diuji pada penelitian ini yaitu berkaitan dengan ada atau tidaknya pengaruh variable employer branding (π1) melalui variabel media sosial (π2) terhadap employee engagement (Y). Basuki (2016), uji t dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat secara masing-masing. Adapun ketentuan dalam pengambilan keputusan uji t yaitu jika π‘βππ‘π’ππ< π‘π‘ππππ maka π»0 ditolak dan π»1 diterima. Pada penelitian ini, pengolahan data akan dilakuakan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25.
49
DAFTAR PUSATAK
Amelia, A. (2018). EMPLOYER BRANDING WHEN HR IS THE NEW MARKETING (A. Amelia, Ed.; 1st ed.). PT Kompas Media Nusantara.
Backhaus.k, & Tikoo.s. (2004). Conceptualizing and researching employer branding.
State University of New York at New Paltz.
Basuki, A. T. , & N. , P. (2016). Analisis Regresi Dalam Penelitian Ekonomi & Bisnisβ―: Dilengkapi Aplikasi SPSS & EVIEWS. PT. Rajagrafindo Persada.
Biswas, M. K. (2012). Employer Branding: A Human Resource Strategy. Indian Institute of Technology Kharagpur.
Durkheim, E. (1982). The Rules Of Sociological Method. The Free Press.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (8th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hanipradja, R. A. D. R. (2020). Analisis Strategi Employer Branding di PT.Imora Motor.
Kenneth E. Clow, D. B. (2018). Integrated Advertising, Promotion, and Marketing Communications.
Kusuma, T., & Prasetya, A. (2017). PENERAPAN STRATEGI EMPLOYER BRANDING DAN EMPLOYEE VALUE PROPOSITION UNTUK MENCIPTAKAN EMPLOYEE ENGAGEMENT (Studi Pada PT Bank Central Asia Tbk) .
Mosley, R., & Schmidt, L. (2017). Employer branding for dummies. John Wiley
& Sons.
Octaviani, R. (2021). Analisis Penerapan Strategi Employer Branding Dan Employee Value Proposition Untuk Menciptakan Employee Engagement (Studi Pada Karyawan PT Petrokimia Gresik).
Robbins, S. P. , & J. T. A. (2017). Organizational Behavior. Seventeenth Edition.
England.
50
S. Wrench, J. (2013). Quantitative Research Methods For Communication. Oxford University Press.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2010). Work engagement: A handbook of essential theory and research. Psychology Press.
Silalahi, U. (2015). Metode Penelitian Sosial Kuantitatif. PT. Refika Aditama.
Solis, B. (2010). Engage! The Complete Guide for Brands and Businesses to Build, Cultivate and Measure Success in the New Web. John Wiley & Sons, Inc.
Sugiarto. (2017). Metodologi Penelitian Bisnis.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharsaputra. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan. Refika Aditama.
Suwatno. (2019). Komunikasi Bisnis. Salemba Empat.
Titien. (2016). Penyusunan dan Pengembangan Alat ukur Employee Engagement.
Jurnal Penelitian Psikologi.
Ulrich, D., & Brockbank, W. (2005). The HR value proposition. Harvard Business Press.
51
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1: Kuesioner Employer Branding X1
Indikator Nomor Pernyataan 1 Sangat
2 Saya sangat bersyukur sudah bergabung
6 Deskripsi pernyataan visi dan misi Divisi Bogasari dapat
52 Media Sosial X2
Indikator Nomor Pernyataan 1
Sangat 2 Konten yang diupload
pada akun
@wartabogasari sangat menarik bagi saya 3 Format penulisan pesan
mudah dimengerti Communication 4 Saya menjadi up to date
dengan informasi
perusahaan yang di share 5 Saya memberikan like
atau komentar pada postingan di akun instagram perusahaan 6 Admin pada instagram
sangat responsif dalam menjawab komentar dari audience
Collaborations 7 Pihak Bogasari
memberikan pandangan yang baik tentang perusahaan kepada saya melalui akun Instagram
@wartabogasari 8 Saya melihat adanya
interaksi antara admin dan followers pada kolom komentar 9 Akun @wartabogasari
memberikan respon yang baik terhadap komentar pengguna lain
Connection 10 Konten yang diposting sangat sesuai dengan kebutuhan saya
11 Keterlibatan pengguna lain dalam berinteraksi pada kolom komentar
53
membuat informasi yang saya butuhkan mudah untuk di dapat
12 Saya kerap mencari Kembali
Indikator Nomor Pernyataan 1 Sangat
2 Saya memiliki energi untuk bekerja
3 Saya berusaha untuk memberikan usaha terbaik saya diperusahaan ini 4 Saya dapat menghandle
kesulitan di pekerjaan.
Dedication 5 Saya sangat antusias
terhadap perusahaan.
6 Saya bangga terhadap pekerjaan yang dimiliki 7 Saya menyukai tantangan
di dalam pekerjaan
Absorption 8 saya sangat bahagia ketika melakukan pekerjaan 9 Saya terinspirasi untuk
mencapai tujuan dari pekerjaan yang saya terima di perusahaan
10 Saya sangat menikmati pekerjaan di perusahaan ini
11 Saya sulit melepaskan diri
dari pekerjaan di perusahaan ini
54 Lampiran 2: Uji Vliditas Kuesioner Employer Branding X1
X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 X1.7 X1.8 TotalX1
Pearson
Correlation 1 .336 .424* .221 .063 .305 .257 .075 .532**
Sig.
(2-tailed) .069 .019 .240 .742 .101 .170 .693 .002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .336 1 .627** .357 .380* .333 .283 .279 .651**
Sig.
(2-tailed) .069 .000 .053 .039 .072 .130 .135 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .424* .627** 1 .423* .448* .378* .370* .452* .773**
Sig.
(2-tailed) .019 .000 .020 .013 .039 .044 .012 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .221 .357 .423* 1 .581** .144 .164 .675** .684**
Sig.
(2-tailed) .240 .053 .020 .001 .449 .387 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .063 .380* .448* .581** 1 .630** .466** .617** .738**
Sig.
(2-tailed) .742 .039 .013 .001 .000 .009 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .305 .333 .378* .144 .630** 1 .736** .430* .686**
Sig.
(2-tailed) .101 .072 .039 .449 .000 .000 .018 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .257 .283 .370* .164 .466** .736** 1 .309 .613**
Sig.
(2-tailed) .170 .130 .044 .387 .009 .000 .097 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .075 .279 .452* .675** .617** .430* .309 1 .732**
Sig.
(2-tailed) .693 .135 .012 .000 .000 .018 .097 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
Pearson
Correlation .532** .651** .773** .684** .738** .686** .613** .732** 1 Sig.
(2-tailed) .002 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30
55 Media Sosial X2
X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X2.6 X2.7 X2.8 X2.9 X2.10 X2.11 X2.12 Jumlah_X2
Pearson Correlation
1 .700** .626** .688** .467** .539** .476** ,282 ,164 ,147 ,184 ,122 .740**
Sig. (2-tailed)
,000 ,000 ,000 ,009 ,002 ,008 ,131 ,387 ,438 ,329 ,520 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,000 ,002 ,071 ,001 ,001 ,008 ,292 ,446 ,649 ,238 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,000 ,008 ,009 ,000 ,030 ,049 ,198 ,095 ,592 ,262 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,002 ,008 ,000 ,009 ,000 1,000 ,354 ,083 ,514 ,725 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,009 ,071 ,009 ,000 ,127 ,002 ,721 ,679 ,885 ,942 ,812 ,002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,002 ,001 ,000 ,009 ,127 ,112 ,123 ,923 ,058 ,945 ,551 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,008 ,001 ,030 ,000 ,002 ,112 ,114 ,578 ,278 ,440 ,590 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,131 ,008 ,049 1,000 ,721 ,123 ,114 ,002 ,158 ,094 ,017 ,001
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,387 ,292 ,198 ,354 ,679 ,923 ,578 ,002 ,002 ,001 ,001 ,002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,438 ,446 ,095 ,083 ,885 ,058 ,278 ,158 ,002 ,004 ,009 ,002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,329 ,649 ,592 ,514 ,942 ,945 ,440 ,094 ,001 ,004 ,000 ,006
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,520 ,238 ,262 ,725 ,812 ,551 ,590 ,017 ,001 ,009 ,000 ,004
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,000 ,000 ,000 ,002 ,000 ,000 ,001 ,002 ,002 ,006 ,004
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
56
,019 ,010 ,006 ,000 ,007 ,374 ,102 ,118 ,326 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,019 ,034 ,023 ,000 ,040 ,610 ,833 ,095 ,256 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,010 ,034 ,001 ,030 ,000 ,881 ,804 ,714 ,561 ,001
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,006 ,023 ,001 ,000 ,010 ,873 ,203 ,029 ,127 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,000 ,030 ,000 ,000 ,530 ,014 ,002 ,023 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,007 ,040 ,000 ,010 ,000 ,716 ,323 ,077 ,688 ,000
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,374 ,610 ,881 ,873 ,530 ,716 ,002 ,342 ,023 ,015
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,102 ,833 ,804 ,203 ,014 ,323 ,002 ,029 ,015 ,001
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,118 ,095 ,714 ,029 ,002 ,077 ,342 ,029 ,122 ,001
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,326 ,256 ,561 ,127 ,023 ,688 ,023 ,015 ,122 ,002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
,000 ,000 ,001 ,000 ,000 ,000 ,015 ,001 ,001 ,002
N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30
57 Lampiran 3: Hasil Check Turnitin
58
Lampiran 4: Surat Permohonan Mengutip Teori Employer Branding X1
Media Sosial X2
59 Employee Engagement Y