___________________________________________________________ Lirik ke tiga: Monggo sami kondur
15. Rumah penduduk pantai memiliki ciri khas , yaitu
II. Jawablah dengan singkat dan jelas!
1. Sebutkan 2 cara menjaga kelestarian hutan!
2. Sebutkan dua contoh kegiatan penduduk memanfaatkan hasil hutan!
3. Sebutkan dua contoh kegiatan yang dapat merusak populasi terumbu karang!
4. Susunlah sebuah kalimat yang mengandung kata umum bidang wisata alam!
5. Apa yang kamu lakukan jika kamu menjumpai teman di sekolah yang menggunakan logat daerahnya saat berkomunikasi sehari-hari?
Remidial
Perhatikan pernyataan mengenai dampak negatif berikut: 1. Kerusakan lahan bekas tambang.
2. Kerusakan lahan perkebunan dan pertanian. 3. Pencemaran tanah, air dan udara.
4. Banjir, longsor dan lenyapnya sebagian keanekaragaman hayati.
5. Rusaknya ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut. 6. Muculnya penyakit dan gangguan kesehatan
Selanjutnya jawablah pertanyaan berikut ini:
Jenis kegiatan apa saja yang dapat berdampak terhadap kerusakan lingkungan sebagaimana pernyataan di atas?
Pengayaan
Perhatikan beberapa aktivitas manusia berikut ini: 1. Penambangan pasir besi di pantai.
2. Reklamasi pantai untuk pembangunan pemukiman.
3. Penangkapan ikan secara liar (menggunakan pukat harimau, menggunakan bahan peledak).
4. Perburuan liar terumbu karang.
5. Penggunaan bahan peledak untuk memperoleh ikan.
Pilihlah minimal 3 kegiatan dari daftar di atas. Selanjutnya, jelaskan dampak dari kegiatan tersebut terhadap keseimbangan ekosistem laut.
Penugasan proyek “Gerakan Cinta Lingkungan”
Sayangi pohon di sekitarmu.
Kamu dapat ikut berperan menjaga kelestarian tumbuhan dengan cara yang sederhana. Bagaimana caranya?
Lakukan kegiatan berikut:
1. Ajaklah teman-temanmu yang berminat. 2. Buatlah kelompok peduli pohon di sekitarmu. 3. Hitunglah ada berapa banyak pohon di sekitarmu.
4. Pilihlah salah satu jenis pohon yang akan kamu jaga dan rawat.
5. Sirami pohon itu setiap hari.
6. Kamu dan teman-temanmu juga dapat menanam pohon-pohon baru di tempat yang jarang ditumbuhi pohon-pohon.
7. Sirami dan jagalah mereka. Berikan tambahan pupuk jika diperlukan.
8. Adakan pertemuan rutin dan diskusikan langkahmu selanjutnya. Rasakan lingkungan sekitarmu menjadi segar, rindang dan sehat.
9. Buatlah laporan portofolio untuk menceritakan seluruh kegiatanmu.
10. Kamu akan mengumpulkan laporan kegiatan proyekmu di akhir semester.
Mintalah bantuan dan bimbingan gurumu untuk menyelesaikan tugasmu.
SUBTEMA III
Ragam Budaya Nusantaraku
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman penduduk dan suku bangsa.
Setiap suku bangsa memiliki corak budaya yang berbeda. Setiap corak budaya memperlihatkan ciri khasnya masing-masing. Ciri khas tersebut dapat kamu perhatikan dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari seperti adat istiadat seperti upacara adat, pakaian adat, bentuk rumah, bahasa, sistem kekerabatan, dan kesenian daerah.
Keberagaman suku dan budaya dipengaruhi kondisi geografis Indonesia. Pertama, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga setiap pulau ditempati oleh suku yang berbeda. Kedua, Indonesia berada di antara dua benua dan dua samudera yang memungkinkan setiap daerah memiliki suku dan budaya yang berbeda akibat pengaruh dari budaya lain pada masa lalu.
“Nabila bangun lebih pagi dari hari-hari biasanya. Ia merasa lebih bersemangat. Hari ini ada kegiatan praktikum. Kemarin Bu Guru membagi tugas untuk membawa kertas bekas. Kertas tersebut akan digunakan untuk membuktikan keberadaan energi matahari”
Membuktikan Energi Matahari
Matahari termasuk sumber daya alam yang kekal. Matahari disebut sebagai sumber energi terbesar di bumi.
Benarkah cahaya matahari mengandung energi?
Cermati dengan teliti perangkat percobaan berikut ini.
Gambar III.1.1. Perangkat Percobaan Membuktikan Energi Matahari. Sumber: Buku Sekolah Elektronik IPA untuk SMP/ MTS Kelas VII.
Kamu telah selesai mencermati gambar perangkat percobaan di atas. Tentunya kamu sudah memiliki gambaran mengenai kegiatan yang akan kita lakukan.
Selanjutnya perhatikan petunjuk berikut ini.
“Percobaan Membuktikan Energi Matahari” Bersama gurumu, siapkan alat dan bahan di bawah ini: 1. Kertas
2. Lup
Kesehatan dan Keselamatan Kerja:
Ikutilah petunjuk kerja dengan benar. Berati-hatilah saat muncul api.
Hindarkan api dari bahan yang mudah meledak (misalnya: korek).
Hati-hatilah menggunakan lup, jangan sampai terjatuh karena mudah pecah.
Hindari kebiasaan berebut peralatan, biasakanlah bekerja sama dengan baik.
Biasakan mengembalikan peralatan dalam kondisi bersih ditempat semula.
Jagalah kebersihan dan kerapian dan demi kenyamanlingkungan belajarmu.
Langkah-langkah percobaan:
1. Carilah tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup kuat. 2. Siapkan kertas dan lup
3. Letakkan kertas di atas tanah.
4. Peganglah kertas menggunakan tangan kiri, sementara tangan kananmu memegang lup.
5. Miringkan posisi lup. Arahkan lup ke sumber panas matahari. Kamu dapat merasakan datangnya panas matahari melalui permukaan kulitmu.
6. Biarkan sinar matahari jatuh ke kertas melalui lup. 7. Amati yang terjadi.
Menyajikan Laporan
Bersama teman dan gurumu, diskusikan hasil percobaanmu.
Laporkan hasil pengamatanmu sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Gunakan format laporan di bawah ini.
Kamu juga dapat memanfaatkan lembar kerja yang disediakan gurumu.
Laporan Hasil Pengamatan Tujuan :
Alat dan Bahan :
A. Data Hasil Pengamatan
Kondisi kertas sebelum mendapatkan dipanaskan di bawah lup:
Kondisi kertas setelah dipanaskan di bawah lup:
__________________________________________________________ ________________________________________________________ B. Pembahasan hasil pengamatan:
Perubahan kondisi kertas setelah dipanaskan terjadi karena : __________________________________________________________ ________________________________________________________ Gunakan lembar kerja yang disediakan guru.
Berdasarkan hasil pengamatanmu kesimpulan apa yang kamu Peroleh? Tuliskan pada kolom di bawah ini.
Kesimpulan hasil percobaan:
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ Jangan lupa teliti kembali tulisanmu. Gunakan bahasa dan tata tulis yang benar. Manfaatkan lembar kerja yang disediakan gurumu.
Apa Manfaat Matahari bagi Kehidupan?
Matahari diperlukan dalam berbagai aktivitas kehidupan. Salah satunya kegiatan bercocok tanam.
Sebagian besar masyarakat Indonesia merupakan masyarakat agraris. Banyak upacara adat berkaitan dengan kehidupan msyarakat agraris. Salah satu contohnya adalah upacara adat Seren Taun yang biasa diadakan oleh masyarakat Sunda di Jawa Barat, tepatnya di Kuningan.
Bacalah teks berikut ini.
Seren Taun
Upacara adat Seren Taun merupakan sebuah ungkapan rasa syukur dan doa para petani, baik untuk tahun yang telah berlalu maupun tahun yang akan datang. Upacara Seren Tahun biasanya
diadakan setiap bulan terakhir dalam perhitungan kalender Sunda.
Upacara Seren Taun diawali dengan upacara Ngajayak atau menjemput padi pada tanggal 18 Rayagung. Ngajayak dalam bahasa sunda berarti menyambut. Bilangan 18 dimaknai belas kasih sehingga upacara ngajayak mengandung arti cinta kasih kemurahan Tuhan yang telah menganugerahkan kehidupan bagi umatnya di seluruh bumi. Upacara dilanjutkan dengan upaca penumbukan padi.
Di akhir upacara Seren Taun tersebut, sebagian besar padi yang terkumpul dari proses ngajayak ditumbuk oleh warga masyarakat menggunakan alat tradisional lesung dan alu. Beras hasil tumbukan lalu dibagi-bagikan kepada masyarakat.
Sumber:
http://www.pikiran-rakyat.com/node/256427
Http://www.kuningankab.go.id/wisata-dan-budaya/upacara-seren-taun
Cermati kembali teks bacaan di atas.
Ceritakan kembali isi teks bacaan di atas menggunakan bahasa kamu sendiri.
Kata Tanya
Mengapa masyarakat Sunda mengadakan upacara Seren Taun?
Informasi apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut dari bacaan di atas? Buatlah kartu tanya yang berisi pertanyaan-pertanyaanmu.
tersebut dengan temanmu.
Catatlah jawaban yang diberikan temanmu. Sebaliknya temanmu juga harus menuliskan jawaban yang kamu berikan.
Pertanyaan: ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Jawaban: ____________________________________________________________ ____________________________________________________________
Gunakan lembar kerja yang diberikan gurumu untuk menuliskan hasil pekerjaanmu.
Cermati kembali isi bacaan di atas. Diskusikan dengan temanmu. Temukan pokok pikiran setiap paragraf dari teks bacaan tersebut! Pokok pikiran paragraf 1:
___________________________________________________________ Pokok pikiran paragraf 2:
___________________________________________________________ Pokok pikiran paragraf 3:
__________________________________________________________ Temukan kata-kata penting dalam bacaan yang berhubungan dengan adat istiadat!
___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ____________________________________________________________ Tuliskan hasil pekerjaanmu dalam lembar kerja yang disediakan guru.
Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan gurumu. Menalar:
Masyarakat Sunda mengenal upacara “Seren Taun”. Dimanakah kamu tinggal?
Adakah di daerahmu upacara serupa? Apakah nama upacara adat tersebut?
Upacara adat suatu daerah menunjukkan keragaman budaya di Indonesia. Diskusikan dengan temanmu, jenis upacara adat apa saja yang dapat ditemukan di wilayah Nusantara.
Buatlah daftar hasil temuanmu. Kamu dapat menyajikan hasil temuanmu dalam bentuk tabel berikut:
No Nama Daerah Upaca Adat Peristiwa
1 Jawa Mitoni Memperingati kehamilan tujuh bulan. usia 2
3 4 5
Satu contoh telah diberikan. Lanjutan pencarian untuk melengkapi tabel tersebut.
Manfaatkan internet di sekolahmu untuk membantumu mengumpulkan informasi yang kamu perlukan.
Kamu juga dapat memanfaatkan berbagai sumber belajar untuk memperkaya pengetahuanmu.
Buatlah kesimpulan hasil diskusi kalian. Ceritakan kembali di depan kelas.
Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Bagian mana yang sudah kamu fahami? Bagian mana yang belum kamu fahami?
Berbagai upacara tradisi mencerminkan kekayaan budaya nusantara. Sebagai calon penerus bangsa tentunya kamu merasa bangga dan mencintai Indonesia.
Ceritakan kembali di rumah apa yang telah kamu pelajari hari ini. Mintalah bantuan orangtuamu untuk menemukan contoh tradisi yang masih bertahan di lingkungan sekitarmu?
Situasi Kelas VII tampak gaduh, tidak seperti biasanya. Bu Guru masuk kelas, sesaat hening.
Bu Guru: Apa yang terjadi? Masih pagi sudah gaduh. Nabila: Kelas kotor sekali Bu. Banyak kertas berserakan. Bu Guru: Kertas dari mana?
Wibi: Kertas bekas sisa kegiatan praktikum kemarin Bu.
Bu Guru: Kok tidak dibereskan? Siapa yang bertugas piket hari ini? Nabila: Hari ini yang bertugas piket Dimas, tapi tidak masuk Bu. Ini surat ijin dia.
Bu Guru: Ya sudah, kalian tidak perlu ribut. Ayo sekarang kita kerjakan bersama.
Nabila dan Wibi: Baik Bu
Bu Guru: Mari kita kumpulkan kertas-kertas bekas ini. Jangan dibuang karena masih bisa kita manfaatkan.
Nabila dan Wibi: Dimanfaatkan untuk apa, Bu?
Bu Guru: Nanti Ibu jelaskan, bereskan dulu ruangan ini. Nabila : Baik Bu..
Bu Guru: Nah, sekarang sudah selesai. Kalau kelas bersih kalian lebih nyaman belajar.
Guru: Sekarang Ibu akan jelaskan mengenai cara memanfaatkan kertas bekas. Namun, sebelum mengenal manfaat kertas tahukah kalian asal mula kertas?
Beberapa benda begitu dekat dan lekat dengan keseharian kita. Saat belajar, bermain, menyalurkan hobi, bekerja dan banyak lagi kegiatan lainnya. Satu diantara benda-benda itu adalah kertas. Kertas termasuk contoh pemanfaatan sumber daya alam hayati. Sebagian kertas terbuat dari kayu.
Tahukah bagaimana proses pembentukan kertas?
“Bagaimana Kertas Terbentuk?”
Kertas dikenalkan pertama kali oleh Tsai Lun pada era dinasti Han di Tiongkok sekitar Abad I Masehi. Saat ini kertas berkembang menjadi berbagai jenis ukuran, bentuk serta fungsinya.
Kertas menjadi bagian dari kehidupan dan keseharian kita karena sering kita gunakan.Meskipun demikian, tidak semua dari kita mengetahui jika kertas dan produk turunannya bermula dari bibit pohon yang ditanam. Bibi pohon tersebut tumbuh menjadi batang kayu pada areal yang disebut hutan tanaman industri. Pada usia sekitar 5 tahun sejak penanaman dilakukan, setiap batang pohonnya telah siap panen. Setelah itu akan dilakukan penanaman kembali. Demikian seterusnya siklus ini berlangsung.
Batang kayu yang telah dipanen selanjutnya diolah di pabrik. Batang dikelupas sampai bersih. Sementara kulit kayu yang terkelupas dijadikan bahan bakar biomassa.
Selanjutnya, batang kayu tadi dicacah menjadi serpihan kayu atau disebut wood chips. Caranya, serpihan kayu dimasak dalam tangki raksasa bertekanan tinggi. Hasilnya berupa bubur kayu (pulp). Bubur kayu ada yang dikeringkan hingga berbentuk padat
dan siap dikemas. Adapula yang langsung diproses ke tahap selanjutnya.
Selanjutnya, pulp bisa diolah menjadi kertas dan beragam produk turunannya. Caranya, dengan terlebih dahulu mencairkan
pulp yang dikenal dengan tahapan wet end. Cairan yang
terbentuk dialirkan ke mesin. Pulp diperas dan ditekan sedemikan rupa, dikenal dengan tahapan dry end. Akhirnya terbentuk lembaran kertas seperti yang kita kenal dalam bentuk gulungan raksasa. Dari gulungan tadi dilakukan pemotongan sesuai ukuran dan jenis produk yang dikehendaki. Proses selanjutnya yaitu pemilahan dan pemeriksaan kualitas. Diakhiri dengan proses pengemasan dan pengiriman ke berbagai tujuan ke seluruh penjuru dunia.
Produk kertas Indonesia telah mengekspor produknya ke lebih dari 120 negara. Tahukah kamu bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kertas urutan ke 6 di dunia? Selain itu, industri kertas sendiri telah menjadi gantungan hidup bagi lebih dari satu juta orang.
Sumber: Buku Pintar Tingkat Dasar.
Tentunya kamu akan semakin keren ketika kamu tak sekedar menggunakan kertas. Tetapi juga meluaskan cakrawala pengetahuan dengan memahami bagaimana, darimana kertas itu bermula dan potensi kertas bagi kemajuan Indonesia.
Kartu Tanya
Informasi apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut dari bacaan di atas? Buatlah kartu tanya yang berisi pertanyaan-pertanyaanmu. Sebuah contoh telah diberikan untukmu. Tukarkan kartu tanya tersebut dengan temanmu.
Catatlah jawaban yang diberikan temanmu. Sebaliknya temanmu juga harus menuliskan jawaban yang kamu berikan. Pertanyaan: ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Jawaban:
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Gunakan lembar kerja yang diberikan gurumu untuk menuliskan hasil pekerjaanmu.
Cermati kembali teks bacaan di atas. Sebagian kertas terbuat dari kayu.
Sebutkan jenis kayu apa saja yang dapat digunakan untuk membuat kertas?
___________________________________________________________ ___________________________________________________________
Tuliskan di daerah manakah pohon tersebut tumbuh?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________
Bagaimana ciri geografis tempat tumbuhnya pohon tersebut? ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Bagaimana aktivitas keseharian penduduk yang tinggal di daerah tersebut?
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Kertas juga dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Sampah kertas yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu lingkunganmu.
Bagaimana memanfaatkan kertas bekas?
Kamu dapat melakukan daur ulang dengan cara sederhana. Lakukan percobaan berikut ini:
Percobaan Daur Ulang Kertas
Bersama gurumu, siapkan alat dan bahan percobaan di bawah ini: 1. Kertas bekas dari koran, majalah, dan tabloid bekas.
2. Ember atau baskom
3. Lumpang, alu atau alat pelumat kertas yang lain. 4. Ayakan.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja:
1. Ikutilah petunjuk kerja dengan benar.
2. Hindari kebiasaan berebut peralatan, biasakanlahbekerja sama dengan baik.
3. Biasakan mengembalikan peralatan dalam kondisi bersih di tempat semula.
4. Jagalah kebersihan dan kerapian demi kenyaman lingkungan belajarmu.
Langkah-langkah percobaan:
1. Robeklah kertas menjadi ukuran kecil-kecil.
2. Masukkan dalam air hangat di dalam ember selama beberapa jam.
3. Setelah beberapa jam, keluarkan kertas dari rendaman.
4. Hancurkan kertas dengan lumpang dan alu hingga menjadi lunak seperti bubur.
5. Tambahkan tepung tapioka agar bubur kertas menjadi tebal. 6. Letakkan bubur kertas pada ayakan agar air keluar. Bila
diperlukan tekan-tekan bubur kertas agar air lebih cepat keluar.
7. Bila kamu menghendaki bubur kertas, kembali menjadi kertas buatanmu sendiri maka tempatkan pada permukaan yang rata.
8. Tekan-tekan dan biarkan mengering.
9. Buatlah berbagai bentuk hiasan, yang kamu inginkan (Misalnya: patung).
10. Keringkan dan warnai sesuai keinginanmu.
Cermati kembali peralatan yang digunakan dalam percobaan di atas.
Lumpang dan alu merupakan alat yang biasa digunakan oleh masyarakat Jawa untuk menumbuk padi.
Tinggal di daerah manakah kamu?
Adakah peralatan sejenis lumpang dan alu di daerah tempat tinggalmu?
___________________________________________________________ Apakah nama peralatan itu?
___________________________________________________________ Bagaimana cara penggunaannya?
___________________________________________________________
Buatlah kelompok dengan teman sekelasmu. Bersama temanmu carilah kertas bekas yang berukuran 36 cm2.
Jika tidak ada kertas bekas berukuran 36 cm2, kamu boleh menggunakan kertas yang tersedia di sekolahmu.
Guntinglah kertas tersebut sehingga memiliki ukuran 36 cm2. Sisi-sisi dari guntingan kertas tersebut harus berukuran sama. Bagaimana cara kamu memperoleh ukuran sisi yang sama?
Untuk mendapatkan panjang sisi-sisi sebuah persegi yang sudah diketahui luasnya, diperlukan penarikan akar pangkat dua atau akar kuadrat dari luas tersebut.
Apakah akar pangkat dua atau akar kuadrat?
Kamu harus mengenal bilangan kuadrat terlebih dahulu untuk memudahkan memahami akar kuadrat.
Apa itu bilangan kuadrat?
Perkalian dari bilangan yang sama akan menghasilkan bilangan kuadrat.
Angka 36 di atas disebut bilangan kuadrat.
Akar pangkat dua atau akar kuadrat adalah faktor dari bilangan kuadrat. Jika dipangkatkan dua akan sama dengan bilangan tersebut.
Akar pangkat dua atau akar kuadrat ditulis dengan menggunakan tanda akar (√)
Contoh:
36 dibacaakar pangkat dua dari 36 atau akar kuadrat dari 36. Faktor dari 36 yang jika dikalikan dengan bilangan yang sama akan menghasilkan angka 36 adalah 6.
6 x 6 = 36 Jadi √36 =6
Berdasarkan contoh di atas, selesaikan soal-soal di bawah ini! 49 = ...
64 = ... 91 = ... 100 = ....
Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Bagian mana yang sudah kamu fahami? Bagian mana yang belum kamu fahami?
Berbagai upaya mengatasi dampak lingkungan dari sisa pemanfaatan sumber daya alam merupakan wujud cinta Indonesia. Kamupun dapat ikut ambil bagian mengatasi dampak lingkungan. Sudahkah kamu melakukannya?
Ceritakan kembali di rumah apa yang telah kamu pelajari hari ini. Mintalah bantuan orangtuamu untuk menemukan contoh kegiatan di lingkungan sekitarmu yang sengaja dilakukan untuk mengatasi dampak lingkungan
Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah mengenal keragaman adat nusantara.
Selain upacara adat, kekayaan budaya nusantara juga diperkaya dengan berbagai peralatan tradisional suatu daerah.
Peralatan khas daerah tersebut dikenal juga dengan sebutan artefak.
Diskusikan dengan temanmu, jenis peralatan tradisional apa saja yang dapat ditemukan di seluruh wilayah nusantara.
Buatlah daftar hasil temuanmu. Kamu dapat menyajikan hasil temuanmu dalam bentuk tabel berikut.
No Daerah Alat tradisional Fungsi
1 Jawa Lesung dan Alu Menumbuk padi
2 3 4 5
Ceritakan kembali hasil diskusimu di depan kelas.
Keberagaman Rumah dan Manfaatnya
Kondisi lingkungan tempat tinggal mempengaruhi bentuk rumah. Misalnya, rumah adat di Jawa dan Bali biasanya dibangun langsung di atas tanah.Sementara rumah-rumah adat di
Sumatera dan Kalimantan dibangun di atas tiang atau disebut rumah panggung. Rumah panggung dibuat antara lain untuk menghindari banjir dan binatang buas. Kolong rumah biasanya dimanfaatkan untuk memelihara ternak dan menyimpan barang.
Kamu tentu tahu, keberagaman bentuk rumah tersebut turut memperkaya budaya Indonesia. Ragam budaya daerah tersebut menjadi wajah Indonesia.
Cermati tabel berikut?
No Daerah Rumah Adat
1 Sumatera Utara Rumah Bolon
2 Minangkabau, Sumatera Barat Rumah Gadang 3 Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur Joglo
4 Kalimantan Timur Rumah Lamin
5 Kalimantan Tengah Rumah Bentang
6 Sulawesi Selatan Tongkonan
7 Papua Rumah Honai
Kartu Tanya
Bagaimana ciri rumah adat Joglo?
Informasi apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut dari isi tabel di atas? Buatlah kartu tanya yang berisi pertanyaan-pertanyaanmu. Sebuah contoh telah diberikan untukmu. Tukarkan kartu tanya tersebut dengan temanmu.
juga harus menuliskan jawaban yang kamu berikan. Pertanyaan: ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Jawaban: ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Gunakan lembar kerja yang diberikan gurumu untuk menuliskan hasil pekerjaanmu.
Diskusikan pertanyaan dan jawaban yang kamu peroleh bersama gurumu.
Cermati kembali tabel rumah adat di atas. Carilah pustaka mengenai budaya Indonesia. Cari nama rumah adat di daerah lainya.
Buatlah daftar nama rumah adat yang kamu temukan. Daftar rumah adat:
____________________________________________________________ ____________________________________________________________ Manfaatkan lembar kerja yang disediakan gurumu.
Perayaan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 berlangsung meriah. Anak-anak diminta membuat kelompok bernyanyi. Mereka harus menyanyikan salah satu lagu daerah. Setiap siswa harus menggunakan pakaian adat yang berbeda. Nabila dan
teman-temannya membuat kartu undian untuk menentukan pakaian adat yang akan digunakan setiap siswa.
Hasil pengundian sebagai berikut:
No undian Nama Daerah Nama Pakaian Adat
1 Bali 2 Aceh 3 Sumatera Utara 4 Jambi 5 Banten 6 Jawa Tengah 7 Kalimantan Barat 8 Gorontalo 9 Sulawesi Selatan 10 Maluku
Pengundian sudah dilakukan, tetapi Nabila dan teman-teman masing kebingungan. Mereka kurang mengenal baju-baju daerah tersebut.
Dapatlah kamu membantu Nina dan teman-teman?
Tunjukkan nama pakaian adat yang benar berdasarkan nama daerah sesuai hasil pengundian.
Nomor undian : 1 Nama Daerah : Bali
Nomor Undian : 2 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat : _______________________
Nomor Undian : 3 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat : _______________________
Nomor Undian : 4 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat: __________________________
Nomor Undian : 5 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat:
Nomor undian : 6 Nama Daerah : Bali
Nama Pakaian Adat : _______________________
Nomor Undian : 7 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat : _______________________
Nomor Undian : 8 Nama Daerah:
Nomor Undian : 9 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat: __________________________
Nomor Undian : 10 Nama Daerah:
Nama Pakaian Adat: __________________________
Selamat, kamu sudah berhasil membantu Nina dan teman-temannya.
Kini, Nina dan teman-teman siap bernyanyi dengan pakaian adat.
“Bungong Jumpa” Ciptaan:Ikhtisar Raja Jumpa
Perhatikan terjemahan berikut ini: “Bunga cempaka yang terkenal di Aceh Bunga cempaka yang indah sekali.
Campuran warna putih, kuning dan merah. Bung cempaka yang terkenal di Aceh
Setangkai bunga yang indah sekali
Campuran warna putih, kuning dan merah. Bunga yang sangat indah rupanya”
Nyanyikan lagu tersebut bersama teman-temanmu. Peragakan di depan kelas.
Ceritakan kembali isi lagu daerah “Bungong Jumpa” tersebut di depan kelas.
Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Bagian mana yang sudah kamu fahami? Bagian mana yang belum kamu fahami?
Keberagaman rumah adat, pakaian adat dan lagu daerah mencerminkan kekayaan budaya nusantara.Mempercantik wajah nusantara. Sebagai calon penerus bangsa tentunya kamu merasa bangga dan mencintai Indonesia. Bagaimana cara kamu menunjukkan sikap bangga dan mencintasi keragaman budaya ini?
Ceritakan kembali di rumah apa yang telah kamu pelajari hari ini.