Menimbang, bahwa dipersidangan Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan saksi-saksi yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
7. Saksi MUHAMMAD SAKAT SUBAGYO, SE Bin (alm) MUHAMMAD
SOLAIMAN, di bawah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
- Bahwa di samping tugas sehari-hari bekerja di Administrasi Pembangunan di Sekda Kab. Rembang pada tahun 2012 selanjutnya pindah tugas di Sekretariat DPRD Kab. Rembang di tahun 2012 terdapat jabatan lain yang melekat pada diri saksi yaitu sebagai pejabat pengadaan dengan posisi sebagai Anggota Kelompok Kerja ( Pokja ) Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang sebagaimana dalam Surat keputusan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) Barang / jasa Pemerintah Kab. Rembang, Nomor : 12 / K-ULP / 2012, tanggal 26 Maret 2012. ( Dokumen terlampir di Dokumen Kontrak ).
- Bahwa susunan Pokja Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang sebagaimana dalam Surat keputusan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) Barang / jasa Pemerintah Kab. Rembang, Nomor : 12 / K-ULP / 2012, tanggal 26 Maret 2012 adalah sebagai berikut:
1. Ketua adalah Sdr. EKO PREHANTONI, Amd.
2. Sekretaris sdr. SIGIT WIDYAKSO, ST, M.Kom ( jabatan dalam dinas sebagai Ka Sie Pembangunan Jalan dan Jembatan pada DPU Kab. Rembang
3. Anggota sdr. DEDHY NUGHRAHA, SH ( Jabatan dalam Dinas Ka Subag perundang-perundangan pada Bag Hukum setda Kab. Rembang) 4. Anggota sdr. DHARU ARDIANTA, Amd ( jabatan dalam dinas Pelaksana
pada DPU Kab. Rembang )
5. Anggota Sdr. NOVAM DANU PAMUNGKAS, S. FARM, Apt ( Jabatan dalam dinas pelaksana pada RSUD Rembang ).
6. Anggota sdr. EDI BUDI HERIYANTO (Jabatan dalam dinas Pelaksana pada RSUD Rembang ).
7. Anggota sdr. MUH SAKAT SUBAGYO, SE ( Pelaksana pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekda Rembang).
- Bahwa benar sebagaimana dalam Surat keputusan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) Barang / jasa Pemerintah Kab. Rembang, Nomor : 12 / K-ULP / 2012, tanggal 26 Maret 2012, mengatur tentang tugas pokok dan kewenangan Kelompok Kerja pada Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang yaitu sebagaimana dalam Surat keputusan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) Barang / jasa Pemerintah Kab. Rembang, Nomor : 12 / K-ULP / 2012, tanggal 26 Maret 2012, mengatur tentang tugas pokok dan kewenangan Kelompok Kerja pada Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang yaitu :
1. Menyusun rencana pemilihan Penyedia barang / jasa. 2. Menetapkan dokumen pengadaan.
3. Menetapkan besaran nominal jaminan penawaran.
4. Mengumumkan pelaksanaan pengadaan barang / jasa di website Kabupaten dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat serta menyampaikan ke LPSE ( Pelayanan pengadaan Secara Elektronik ) untuk di umumkan dalam portal pengadaan Nasional.
5. Menilai kuwalifikasi penyedia barang / jasa melalui prakuwalifikasi atau paska prakuwalifikasi.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 84 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
6. Melakukan evaluasi administrasi, tekhnis dan harga terhadap penawaran yang masuk.
7. Menjawab sanggahan.
8. Menetapkan penyedia barang / jasa pelelangan atau penunjukkan langsung untuk paket pengadaan pekerjaan konstruksi yang bernilai paling tinggi Rp. 100.000.000.000,- ( seratus milyard rupiah ).
9. Menyerahkan salinan dokumen pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi kepada PPK.
10. Menyimpan dokumen asli pemilihan penyedia barang / jasa
11. Membuat laporan mengenai proses dan hasil pengadaan kepada Bupati. 12. Memberikan pertanggung jawaban atas pelaksanaan kegiatan pengadaan barang / jasa kepada pengguna anggaran SKPD pemilik pekerjaan.
13. Apabila diperlukan POKJA pengadaan jasa Konstruksi dapat mengusulkan perubahan HPS dan atau perubahan spesifikasi tekhnis pekerjaan.
- Bahwa benar aturan Formal yang saksi gunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan Tugas dan tanggung jawab sebagai Kelompok Kerja ( Pokja ) pada Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang tersebut adalah Perpres Nomor 54 tahun 2001 tentang pengadaan barang / jasa Pemerintah dan Surat keputusan Kepala bagian Administrasi Pembangunan Selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) Barang / jasa Pemerintah Kab. Rembang, Nomor : 12 / K-ULP / 2012, tanggal 26 Maret 2012, mengatur tentang tugas pokok dan kewenangan Kelompok Kerja pada Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang.
- Bahwa benar tugas saksi bersama – sama dengan Pokja yang lain sesui dengan tugas pokok dan kewenangan Kelompok Kerja pada Pengadaan jasa Konstruksi pembangunan RSUD Rembang, khusus di bagian administrasi Umum karena saksi tidak memahami teknis kontruksi bangunan karena bukan saksi.
- Bahwa di dalam Pokja tidak ada pertelaan tugas atau spesialisasi terhadap masing-masing personil Pokja dan semua pekerjaan di kerjakan bersama – sama, memang dalam aturan tertulis tidak ada aturan tentang pertelaan tugas tapi secara lisan memang ada spesialisasi yaitu sdr . DHARU ARDIANTA, Amd dan sdr. SIGIT WIDYAKKSO, ST. M.Kom untuk di bagian Spektek dan BQ, sdr. EKO PREHANTONI dan sdr NOVAM bertugas memahami dokumen pelelangan khususnya administrasi umum dan alkes Rumah Sakit, kemudian saksi, Sdr. DEDHY NUGHRAHA, SH, Sdr. EDI BUDI HERIYANTO di bagian Administrasi Umum.
- Bahwa saksi menjelaskan terhadap dokumen – dokumen Bendel HPS ( Harga Perkiraan Sendiri ), Gambar Tekhnik DED ENGINEERING, Spesifikasi dan tekhnik, Bill Of Quantity ( RAB Kosong / tanpa harga satuan) mengenai pengertian secara umum saksi tidak mengerti tapi kalau pemahaman secara detail saksi tidak tahu;
- Bahwa tahapan-tahapan pelaksanaan pengadaan konstruksi pembangunan gedung perawatan RSUD Rembang tersebut yang di lakukan oleh Pokja adalah :
1. Persiapan menyusun dokumen pengadaan. 2. Meminta nomor dokumen pengadaan.
3. Mengupload dokumen pengadaan / lelang dan pengumuman lelang.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 85 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
4. Mendownload dokumen oleh penyedia. 5. Penjelasan lelang.
6. Penyedia memasukkan penawaran. 7. Pembukaan lelang oleh Pokja. 8. Koreksi aritmatik.
9. Evaluasi administrasi. 10. Evaluasi tekhnis. 11. Evaluasi harga.
12. Evaluasi kualifikasi dan dan pembuktian kualifikasi. 13. Membuat berita Acara hasil pelelangan.
14. Penetapan pemenang. 15. Pengumuman pemenang. 16. Sanggahan.
17. Penunjukan pemenang.
- Bahwa perihal sebagaimana dalam Perpres No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan barang / jasa pemerintah, sebagaimana dalam pasal 77 ayat (3) bahwa Pemberian penjelasan harus di tuangkan dalam Berita Acara Pemberian Penjelasan yang di tanda tangani oleh ULP / Pejabat Pengadaan dan minimal 1 ( satu ) wakil dari peserta yang hadir, sudah kami laksanakan yaitu sebagaimana dalam Dokumen Pengadaan Secara elektronik Nomor 16/PK-ULP / 2012, tanggal 5 April 2012, Bab III Tentang Instruksi kepada Peserta poin A Umum Nomor 10 tentang Pemberian Penjelasan bahwa Pemberian penjelasan dilakukan secara Online melalui aplikasi LPSE sesuai jadwal dalam aplikasi LPSE ( seperti terlampir dalam dolumen kontrak). - Bahwa masing – masing rekanan tersebut melakukan penawaran dari yang
terendah sampai tertinggi sebagai berikut :
1. PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA , Jl. Cisedane Nomor 34 Surabaya jumlah penawaran Rp. 6.286.000.000 ( enam milyar dua ratus delapan puluh enam juta rupiah )
2. PT. SAHABAT MEMBANGUN Jl. Kusuma wardani V/II-10 Semarang , jumlah penawaran Rp. 6.997.057.000 ( enam milyar sembilan ratus sembilan puluh tujuh juta lima puluh tujuh ribu rupiah )
3. PT. CIPTA PERKASA PRIMA, Jl. Dewi Sartika nomor 1 Rt. 3/013 Cilitan Kramat Jati Jakarta Timur , jumlah penawaran Rp. 7.637.199.000 ( tujuh milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta seratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah )
4. PT. DUTA RAMA , Jl. Ketintang Baru II Kav 45 Surabaya , jumlah penawaran Rp. 7.759.000.000 ( tujuh milyar tujuh ratus lima puluh sembilan juta rupiah )
5. PT. SUMBER TELAGA MUKTI, Jl. Pemuda No. 09 Rembang jumlah penawaran Rp. 7.878.000.000 ( tujuh milyar delapan ratus tujuh puluh delapan juta rupiah )
6. CV. MAHESA KURUNG, Ds. Tireman Rt.05/01 Rembang tidak melakukan penawaran.
- Bahwa saksi menjelaskan status terhadap penawar terendah yaitu PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA dan juga status penawar lainnya : 1. PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA , Jl. Cisedane Nomor 34
Surabaya jumlah penawaran Rp. 6.286.000.000 ( enam milyar dua ratus delapan puluh enam juta rupiah ) sebagai penawar terendah peringkat pertama dalam koreksi aritmatik;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 86 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
2. PT. SAHABAT MEMBANGUN Jl. Kusuma wardani V/II-10 Semarang , jumlah penawaran Rp. 6.997.057.000 ( enam milyar sembilan ratus sembilan puluh tujuh juta lima puluh tujuh ribu rupiah ) sebagai penawar peringkat kedua dalam koreksi aritmatik;
3. PT. CIPTA PERKASA PRIMA, Jl. Dewi Sartika nomor 1 Rt. 3/013 Cilitan Kramat Jati Jakarta Timur , jumlah penawaran Rp. 7.637.199.000 ( tujuh milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta seratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah ) sebagai penawar terendah ketiga dalam koreksi aritmatik; 4. PT. DUTA RAMA , Jl. Ketintang Baru II Kav 45 Surabaya , jumlah
penawaran Rp. 7.759.000.000,- ( tujuh milyar tujuh ratus lima puluh sembilan juta rupiah ) sebagai penawar terendah peringkat keempat dalam koreksi aritmatik;
5. PT. SUMBER TELAGA MUKTI, Jl. Pemuda No. 09 Rembang jumlah penawaran Rp. 7.878.000.000,- ( tujuh milyar delapan ratus tujuh puluh delapan juta rupiah ) sebagai penawar terendah peringkat kelima dalam koreksi aritmatik;
6. CV. MAHESA KURUNG, Ds. Tireman Rt.05/01 Rembang tidak melakukan penawaran tidak masuk dalam koreksi aritmatik;
7. Saksi menjelaskan koreksi aritmatik sebagaimana dalam peringkat tersebut mengenai koreksi aritmatik dituangkan dalam Berita Acara Evaluasi Penawaran Pembangunan Gedung Perawatan RSUD Rembang Nomor : 16-4/PK-ULP/2012 tanggal 26 April 2012 ( terlampir dalam dokumen kontrak).
- Bahwa setelah pihak ULP melakukan koreksi aritmatik peringkat, kemudian kami melakukan evaluasi administrasi terhadap dokumen penawaran dengan hasil evaluasi sebagai berikut :
1. PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA , Jl. Cisedane Nomor 34 Surabaya jumlah penawaran Rp. 6.286.000.000 ( enam milyar dua ratus delapan puluh enam juta rupiah ) lulus.
2. PT. SAHABAT MEMBANGUN Jl. Kusuma wardani V/II-10 Semarang, jumlah penawaran Rp. 6.997.057.000 ( enam milyar sembilan ratus sembilan puluh tujuh juta lima puluh tujuh ribu rupiah ) Lulus.
3. PT. CIPTA PERKASA PRIMA, Jl. Dewi Sartika nomor 1 Rt. 3/013 Cilitan Kramat Jati Jakarta Timur , jumlah penawaran Rp. 7.637.199.000 ( tujuh milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta seratus sembilan puluh sembilan ribu rupiah ) Gugur.
4. PT. DUTA RAMA , Jl. Ketintang Baru II Kav 45 Surabaya , jumlah penawaran Rp. 7.759.000.000 ( tujuh milyar tujuh ratus lima puluh sembilan juta rupiah ) Lulus.
5. PT. SUMBER TELAGA MUKTI, Jl. Pemuda No. 09 Rembang jumlah penawaran Rp. 7.878.000.000 ( tujuh milyar delapan ratus tujuh puluh delapan juta rupiah ) Lulus.
Hasil dari Evaluasi admistrasi dokumen penawaran di tuangkan dalam berita acara Nomor : 16-4/PK-ULP/2012 tanggal 26 April 2012 ( terlampir dalam dokumen kontrak ).
- Bahwa PT. CIPTA PERKASA PRIMA di nyatakan gugur dengan alasan : masa berlaku surat penawaran tidak sesui dengan dokumen pengadaan. Hal ini bisa dijelaskan saksi sebagai berikut : Dalam surat penawaran yang di sampaikan melalui LPSE, dalam surat penawarannya PT. CIPTA PERKASA PRIMA bertanggal 19 April 2012 dengan masa berlaku penawaran 60 hari
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 87 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
sejak tanggal surat penawaran, sedangkan pada lembar data pemilihan / LDP ( dokumen pengadaan ) di tentukan masa berlaku penawaran 60 hari sejak batas waktu terakhir pemasukan penawaran yaitu tanggal 20 April 2012 sehingga masa berlaku surat penawaran dari penyedia tersebut hanya 59 hari dan surat penawaran tidak memenuhi syarat yang di tentukan oleh lembar data pemilihan / LDP ( dokumen pengadaan ) dan masa berlaku penawaran kurang dari 60 hari sejak tanggal surat penawaran.
- Bahwa CV MAHESA KURUNG di nyatakan Gugur karena tidak memasukkan dokumen penawaran.
- Bahwa mengenai ketentuan atau dasar hukum kalau masa berlaku penawaran adalah 60 hari tidak ada dan ada nominal 60 hari masa berlaku penawaran adalah kesepakatan Tim pokja berdasarkan ketetapan waktu minimal di atur dalam pasal 60 Perpres No. 54 Th. 2010 yang di tegaskan dalam lampiran III Perpres RI No. 54 Tahun 2010 tentang tata cara pemilihan penyedia konstruksi penyedia pekerjaan konstruksi dalam hal evaluasi administrasi sebagaimana dalam huruf b yang berbunyi “ jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang di tetapkan dalam dokumen pemilihan “;
- Bahwa untuk masa berlaku surat penawaran adalah 60 hari dan mengenai perihal ketentuan tersebut ada di LDP dokumen pengadaan ( terlampir dalam lembar LDP Bab IV Poin f tentang masa berlakunya surat penawaran ). - Bahwa mengenai ketentuan surat penawaran 60 hari tersebut telah di
sosialisasikan kepada para rekanan yang mendaftar melalui LPSE.
- Bahwa dalam dokumen pengadaan Nomor : 16/PK-ULP /2012 tanggal 5 April 2012 pada Bab 4 Lembar Data Pemilihan (LDP) poin F masa berlaku penawaran selama 60 hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran yaitu tanggal 20 April 2012 pukul 10.00 Wib sehingga pada saat PT. CIPTA PERKASA memasukan surat penawaran tertanggal 19 April 2012 maka waktu berlakunya penawaran menjadi 59 hari dan mengenai perihal tersebut PT. CIPTA PERKASA menyalahi aturan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP) dokumen pengadaan.
- Bahwa sebagaimana dalam dokumen pengadaan / LDP Bab IV Poin g bahwa masa berlaku jaminan penawaran selama 60 ( enam puluh ) hari dan kemudian terjadi Adendum perubahan dalam Dokumen perubahan No. 16 -3 / PK-ULP / 2012, tanggal 17 April 2012 yang menyatakan bahwa masa berlaku jaminan penawaran selama 60 ( enam puluh ) hari kalender di ubah menjadi 59 ( lima puluh sembilan ) hari kalender ( Adendum terlampir dalam dokumen kontrak ).
- Bahwa saksi memberikan keringanan kepada penyedia yang sudah terlanjur membuat jaminan sesuai dengan dokumen pengadan, semua jaminan penawaran milik penyedia / rekanan yang berlakunya selama 60 hari sejak tanggal 19 April 2012 – 17 Juni 2012 masih bisa di gunakan mengingat pengurusan jaminan penawaran butuh waktu lama sehingga pokja hanya memberikan keringanan tentang masa berlakunya menjadi 59 hari.
- Bahwa hal – hal yang mendasari terjadinya Adendum perubahan dalam Dokumen perubahan No. 16 -3 / PK-ULP / 2012, tanggal 17 April 2012 yang menyatakan bahwa masa berlaku jaminan penawaran selama 60 ( enam puluh ) hari kalender menjadi 59 ( lima puluh sembilan ) hari kalender tersebut adalah perubahan jadwal pembukaan dokumen penawaran dan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 88 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
batas akhir upload dokumen penawaran dan kualifikasi secara online melalui aplikasi LPSE yaitu dari tanggal 19 April 2012 menjadi tanggal 20 April 2012. - Bahwa untuk perubahan jadwal pembukaan dokumen penawaran dan batas
akhir upload dokumen penawaran dan kualifikasi secara online melalui aplikasi LPSE yang awalnya tanggal 19 April 2012 menjadi tanggal 20 April 2012 dan perihal tersebut saksi lakukan pada tanggal 17 April 2012 ( langsung di edit secara online melalui aplikasi LPSE dan mengenai perubahan tersebut sudah di mengerti oleh para rekanan / penyedia.
- Bahwa mestinya mengenai perubahan jadwal tersebut dari PT. CIPTA PERKASA PRIMA mengetahuinya.
- Bahwa setelah tahap evaluasi administrasi terhadap dokumen penawaran kemudian kami malakukan evaluasi teknis terhadap penawaran dengan hasil PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA, PT. SAHABAT MEMBANGUN dan PT. SUMBER TELAGA MUKTI di nyatakan Gugur sedangkan yang dinyatakan lulus adalah PT. DUTA RAMA dan mengenai hasil itu di tuangkan dalam Berita Acara Nomor : 16-4/PK-ULP/2012 tanggal 26 April 2012 ( terlampir dalam dokumen kontrak ).
- Bahwa untuk PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA dan PT. SUMBER TELAGA MUKTI di nyatakan gugur teknis Karena Direktur utama dari PT. SUMBER TELAGA MUKTI yang menandatangani surat penawaran untuk penyedia PT. SUMBER TELAGA MUKTI menjadi tenaga ahli pada PT. LANDAS PUTRA CAHYA PERDANA sehinga kedua penyedia jasa tersebut di nyatakan gugur sebagaimana di atur dalam Pasal 26 UU No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. - Bahwa untuk PT. SAHABAT MEMBANGUN ada persyaratan minimal yang
di persyaratkan pada peralatan utama di LDP ( Lembar Daftar Pemilihan ) tidak dipenuhi dalam pengertian bahwa PT. SAHABAT MEMBANGUN di dokumen penawaran tidak menyampaikan bukti kepemilikan atau dukunganya berkaitan dengan peralatan utama untuk menunjang pekerjaan misalnya Barbender, Barcuter, Crane dan lain sebagainya.
- Bahwa menjelaskan pada saat tersebut kami menanyakan ke LKPP dengan pertanyaan sebagai berikut : “ Seorang Direktur Utama PT. A juga bertindak tenaga ahli di PT. B dan PT. C pada pengadaan yang sama apa di ijinkan ? “ dan dari LKPP member jawaban “ Seseorang yang menduduki jabatan sebagai Direksi atau komisaris dari suatu perusahaan pada waktu yang bersamaan di larang merangkap menjadi Direksi atau komisaris pada perusahaan lain atau sebagai tenaga ahli di perusahaan lain, apabila perusahaan – perusahaan tersebut memiliki keterkaitan yang erat dalam bidang dan atau jenis usaha yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan tidak sehat sebagaimana di atur dalam UU No. 5 Tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan tidak sehat pasal 26. Dengan demikian tidak di perkenankan dua perusahaan yang di miliki oleh orang yang sama mengikuti pelelangan paket yang sama atau ada yang menjadi pegawai / tenaga ahli, bilamana kedua perusahaan tersebut bergerak di bidang yang sama. Dalam hal terbukti adanya tindakan persengkongkolan yang di lakukan oleh penyedia barang / jasa sebagaimana tersebut di atas, maka dapat di kenakan sesuai Perpres No. 54 Tahun 2010 pasal 118 dan / atau peraturan perundang – undangan yang lebih tinggi. Dalam hal kedua nama pemilik perusahaan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 89 dari 231 Putusan Tipikor Nomor 02 /Pid.Sus-TPK/2016/PN Smg
tersebut terafiliasi satu sama lain, maka perlu diteliti lebih lanjut apakah terdapat potensi terjadinya konflik kepentingan. Pelaku usaha yang terafiliasi tersebut di larang memiliki posisi dominan yang antara lain dapat menghambat pelaku usaha lain yang berpotensi menjadi pesaing untuk memasuki pasar bersangkutan, sebagaimana di maksud dalam