Keterangan 20 Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Dalam Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi Atas Perkara Nomor 27/SKLN-VI/2008 Antara KPU
3. Saksi Sofyan Sori, SH., Panitera/Sekretaris Pengadilan Tinggi Maluku Utara
• Pengadilan Tinggi Maluku Utara menerima Salinan Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007;
• Pengadilan Tinggi Maluku Utara memberitahukan para pihak, terkait Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007, yaitu pihak Pemohon Drs. H. Thaib Armaiyn melalui kuasanya dan Pihak Termohon KPU melalui kuasanya;
• Pengadilan Tinggi Maluku Utara menerima permohonan eksekusi Putusan
Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007 dan Kuasa Pemohon Dr. H. Thaib Armaiyn - KH Gani Kasuba, karena tidak ada upaya hukum dari
kedua belah pihak;
• Pengadilan Tinggi Maluku Utara mengeluarkan Penetapan Nomor 01/ Pdt.Pilkada/2008/PT untuk mengeksekusi Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007;
• Ketua Pengadilan Tinggi Maluku Utara selaku pengawas pelaksanaan eksekusi Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007 di Hotel Bidakara, Jakarta, pada tanggal 11 Februari 2008 yang dilaksanakan oleh Rahmi Husen selaku Ketua KPU Provinsi Maluku Utara berdasarkan Fatwa Mahkamah Agung;
• Pengadilan Tinggi Maluku Utara membuat Berita Acara Nomor 03 P/KPUD/2007 terkait pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007 yang dilakukan oleh KPU Provinsi Maluku Utara tersebut; • Pengadilan Tinggi Maluku Utara melaporkan pelaksanaan Putusan
Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007 kepada Mahkamah Agung R.I. dengan tembusan Pihak Terkait, yaitu Presiden, Ketua DPR, Menteri Dalam Negeri, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung R.I., Ketua KPU Pusat, Pj. Gubernur Maluku Utara, Pangdam Pattimura, Kapolda Maluku Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Danrem Maluku Utara, Danlanal Maluku Utara;
• Dengan demikian, selesailah tugas dari Pengadilan Tinggi Maluku Utara dalam melaksanakan pengawasan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung tersebut untuk selanjutnya diserahkan pada instansi berwenang menindaklanjuti.
4. Saksi H. Dr. Amin Drakel, SpOG Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara (Calon Wakil Gubernur Maluku Utara Periode 2007-2012)
1. Uraian permasalahan Pilkada Maluku Utara yang ada di Kabupaten Halmahera Barat (kejadian tanggal 11/11/07 pukul 22.00 WIT, dan rekapitulasi yang asli dari saksi di PPK saksi tandatangani setiap lembar). Dalam pengamatan kami saat berada di gedung kecamatan tempat dilakukan Pleno oleh KPU Kabupaten Halbar dimana terbaca ada upaya-upaya dari pihak aparat untuk memenangkan salah satu Pasangan Calon; 2. Pada tanggal 10 November 2007, Bupati Halmahera Barat melalui Ketua
dan salah satu anggota KPU Halmahera Barat memanggil dan memaksa 3 (tiga) Ketua PPK (Sahu Timur, Ibu Selatan, Jailolo) untuk merubah hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 November 2007 di masing-masing PPK tersebut diruangan kerja Bupati Halmahera Barat untuk memenangkan pasangan Abdul Gafur dan Abdul Rahim Fabanyo dari jam 13.30 sampai dengan kira-kira jam 20.00 WIT;
3. Suara Pasangan Calon Nomor Urut 1 atas nama Anthony Charles Sunaryo dan Amin Drakel dipindahkan secara tidak sah ke Pasangan Calon Nomor Urut 3 atas nama Abdul Gafur dan Abdul Rahim Fabanyo;
4. Pleno KPUD Halbar dilaksanakan pada tanggal 11 November 2007, namun keberatan saksi dan Ketua PPK atas rekapitulasi penghitungan suara di 3 (tiga) kecamatan yang bermasalah tidak diselesaikan secara tuntas sesuai UU yang berlaku;
5. Saksi sebagai kandidat yang kalah, tetapi bersedia sebagai saksi dalam persidangan ini karena membela kebenaran dan tidak mau suara saksi dipindahkan kepada kandidat yang lain;
6. Saksi memperlihatkan foto-foto yang berkaitan dengan poin 2;
7. Data dan keterangan-keterangan tersebut di atas sudah disampaikan kepada KPU Provinsi Maluku Utara, namun karena saksi Pemohon mengungkapkan fakta yang tidak benar maka saksi mengungkapkan fakta
sesuai yang dialami, didengar, dan dilihat sendiri (data terlampir);
8. Saksi mohon bantuan dan perhatian Mahkamah Konstitusi dalam penyelesaian kasus Sengketa Kewenangan Lembaga Negara dapat segera diselesaikan dan saat ini rakyat Maluku Utara berada dalam keadaan aman dan damai.
[2.6] Menimbang bahwa untuk memperkuat keterangannya, Pihak Terkait Gubernur Provinsi Maluku Utara telah menyerahkan bukti tertulis yang diberi tanda PT-1 sampai dengan PT-9, dan tidak mengajukan saksi, sebagai berikut:
1. Bukti PT-1 : Fotokopi Salinan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 85/P Tahun 2008;
2. Bukti PT-2 : Fotokopi Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan Gubernur Maluku tertanggal 29 September 2008;
3. Bukti PT-3 : Fotokopi Putusan Mahkamah Agung Nomor 03 P/KPUD/2007, tanggal 22 Januari 2008;
4. Bukti PT-4 : Fotokopi Penetapan Pengadilan Tinggi Maluku Utara Nomor 01/Pdt.Pilkada/2008/PT.Malut tanggal 6 Februari 2008;
5. bukti PT-5 : Fotokopi Fatwa Mahkamah Agung tanggal 5 Februari 2008 kepada M. Rahmi Husen, dan Ir. Nurbaya Soleman;
6. Bukti PT-6 : Fotokopi Daftar Hadir tanggal 11 Februari 2008 di Hotel Bumikarsa Bidakara Jakarta Dalam Penghitungan Suara Ulang di Kabupaten Halmahera Barat khususnya di Kecamatan Jailolo, Kecamatan Ibu Selatan, dan Kecamatan Sahu Timur pada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara;
7. Bukti PT-7 : Fotokopi Berita Acara Nomr 270/20/KPUD/2008 tanggal 11 Februari 2008 tentang Penghitungan Ulang Suara di Daerah Kabupaten Halmahera Barat khususnya di Kecamatan Jailolo, Kecamatan Ibu Selatan, dan Kecamatan Sahu Timur pada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara;
8. Bukti PT-8 : Fotokopi Berita Acara Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur di tingkat provinsi pada tanggal 16 November 2007;
9. Bukti PT-9 : Fotokopi Penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 204/G/2008/PTUN.JKT tanggal 13 Januari 2009 tentang Penolakan Gugatan Tata Usaha Negara antara Dr. H. Abdul Gafur dan H Abdul Rahim Fabanyo, SH., M.Si., melawan Presiden RI., Menteri Dalam Negeri, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara;
[2.7] Menimbang bahwa Pemohon telah menyampaikan Kesimpulan Tertulis, yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah pada tanggal 13 Januari 2009, pada pokoknya tetap pada dalil permohonan;
[2.8] Menimbang bahwa Termohon telah menyampaikan Kesimpulan Tertulis, yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah pada tanggal 13 Januari 2009, pada pokoknya, menolak permohonan Pemohon;
[2.9] Menimbang bahwa Pihak Terkait Gubernur Provinsi Maluku Utara telah menyampaikan Kesimpulan Tertulis, yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah pada tanggal 13 Januari 2009, pada pokoknya, menolak permohonan Pemohon;
[2.10] Menimbang bahwa untuk mempersingkat uraian dalam putusan ini, segala sesuatu yang terjadi di persidangan cukup ditunjuk dalam berita acara persidangan, yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan putusan ini;