BAB V PENUTUP
C. SARAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK LEBIH LANJUT
Pengembangan media Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab ini perlu dilakukan untuk memperkaya bahan ajar pembelajaran pendidikan karakter anak SD kelas 2.
2. Pengembangan Produk Lebih Lanjut
a. Media pembelajaran Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab yang dikembangkan dapat dipublikasikan sebagai bahan ajar pelengkap dalam pembelajaran pendidikan karakter tanggung jawab.
b. Perlunya penyusunan media pembelajaran buku cerita bergambar untuk semua materi pokok pendidikan karakter agar pembelajaran lebih menarik.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku:
Abdul Majid. 2006. Perencanaan pembelajaran. Bandung : Rosdakarya Abu Ahmadi dan Widodo S. 2004. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta Anas Sudijono. 2012. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Pendidikan suatu Pendekatan Praktik.
Jakarta : Rineka Cipta
Ashar Arsyad. 2009. Media Pembelajaran. Jakarta : Raja Grafindo Persada Asri Budiningsih. 2005. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta : FIP UNY Aunurrohman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfa Beta
Daryanto. 2013. Menyusun Modul Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Yoyakarta : Gava Media
______.2011. Media Pembelajaran. Bandung : PT. Sarana Tutorial Nurani Sejahtera
______.2013.Media Pembelajaran Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta : Gava Media
Dit PSMP Kemdiknas. 2010. Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Direktorat PSMP Kemdiknas.
Doni Koesoema A. 2007. Pendidikan Karakter. Jakarta : PT Grasindo Dwi Siswoyo. 2008. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press
Fakultas Bahasa dan Seni. 2012. Panduan Tugas Akhir. Yogyakarta : UNY Press Hamid Muhammad. 2006. Pedoman Memilih dan Menyusun Bahan Ajar. Jakarta :
Depdiknas
Heinich, R. Et al. 2002. Instructional Media and Technology for Learning. 7th Edition. New Jersey: Prentice Hall, Inc.
Heru Sudjarwo S dkk. 2010. Rupa dan Karakter Wayang Purwa. Jakarta: Kakilangit Kencana
94
Hujair, A.H. Saniky. 2009. Media Pembelajaran. Yogyakarta : Safiria Insania Press
Marzuki. 2012. Pengintegrasian Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah. Yogyakarta: FIS UNY
Mikke Susanto. 2011. Diksi Rupa. Yogyakarta : DictiArt Lab & Djagad Art House
Mulyati. 2005. Psikologi Belajar. Surakarta: Andi
Munif Chatib. 2009. Sekolahnya Manusia: Sekolah Berbasis Multiple Intelligence
di Indonesia. Bandung: PT Mizan Pustaka
M. S. Gumelar. 2011. Comic Making. Jakarta: PT Indeks
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pusat Kurikulum Kemdiknas. 2009. Pengembangan dan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas.
Rita Eka Izzaty dkk. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta : UNY Press
Sadjiman Ebdi Sanyoto. 2010.Nirmana Elemen-elemen Seni dan Desain. Yogyakarta: Jalasutra
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfa Beta
Sumber internet:
Herlini Amran. 2013. Anggota DPR Nilai Pendidikan Karakter Belum Berhasil. www.antaranews.com/berita/361690/anggota-dpr-nilai-pendidikan-karakter-belum-berhasil. Diunduh pada tanggal 8 Juli 2015
Suyanto. 2009. Urgensi Pendidikan Karakter.
http://www.mandikdasmen.depdiknas.go.id/web/pages/urgensi.html. Diunduh pada tanggal 8 Juli 2015
Timothy Wibowo. 2012. Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia
Pendidikan Diakses melalui
http:www.pendidikankarakter.com/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-dunia-pendidikan/ pada tanggal 8 juli 2015
Undang-undang Republik Indonesia No 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025
Sumber dokumen tidak diterbitkan:
Amalina Nur Asrari. 2015. Pengembangan Multi Media Interaktif Pembelajaran Ornamen Geometris Peserta didik Kelas VII SMP N 12 Yogyakarta. Skripsi S-1. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni UNY
Ani Widyawati. 2013. Pengembangan Media KomikIpa untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Ipa dan Karakter Peserta Didik Kelas VIII. Tesis. Yogyakarta: Program Pascasarjana UNY
Gunawan Jati Permana. 2012. Pengembangan Modul Pembelajaran Motif Ragam Hias di Kelas V SD Negeri Tambi 1 Kec. Sliyeg Kab. Indramayu Jawa Barat. Skripsi-S1. Yogyakarta: Pendidikan Seni Kerajinan, Fakultas Bahasa dan Seni UNY
Hajar Pamadhi. 2007. Konsep Pendidikan Seni Rupa. Modul. Yogyakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNY
M. Angga Sanjaya Putra. 2012. Pengembangan Komik Edukasi Sebagai Media Informasi Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba Peserta didik di SMP N Mlati Sleman. Skripsi-S1. Yogyakarta: Program Bimbingna dan Konseling, Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan UNY
Nusrat Jahan Ridha. 2014. Video Pembelajaran Menggambar Kendi untuk Peserta didik Kelas 8 SMP N 6 Yogyakarta. Skripsi-S1. Yogyakarta: Program Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni UNY
96
116
118
Lampiran 6. Dokumentasi Foto
Lampiran 7. Daftar Nama Peserta didik
No. Nama Peserta didik Kelas
1. Caesya Legista Al Fawwas II A
2. Daiel Saputra II A
3. Geovani Andhika Febriansyah II A
4. Lintang Amini Nur Ralehman II A
5. Wirakara Arundaya Jagadhita K. II A
6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.
122
Lampiran 8.Kisi-kisi Angket Terbuka Ahli Media
No. Aspek yang
dinilai Indikator Nomor Soal
1. Media a. ketepatan jenis dan ukuran
huruf yang digunakan dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab b. ketepatan pemilihan gambar
dan ilustrasi dalam Cerita Bergambar Pendidikan Tarakater Tanggung Jawab c. kualitas gambar dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab d. keruntutan sajian gambar
ilustrasi dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab e. ketepatan lay out dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab f. kualitas pemilihan warna dalam
Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
1 2 3 4 5 6
Lampiran 9. Kisi-kisi Angket Terbuka Ahli Materi
No. Aspek yang
dinilai Indikator Nomor Soal
1. Materi a. ketepatan materi pendidikan karakter tanggung jawab dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab b. ketepatan materi pendidikan
karakter tanggung jawab dengan tujuan fungsional c. kejelasan materi dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk dipahami peserta didik d. kesesuaian materi pendidikan
karakter tanggung jawab dengan pemahaman psikologis peserta didik
e. peran Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab sebagai pendukung media pembelajaran pendidikan karakter 1 2 3 4 5
124
Lampiran 10. Kisi-kisi Angket Terbuka Ahli Bahasa
No. Aspek yang
dinilai Indikator Nomor Soal
1. Bahasa a. ketepatan pemilihan kata yang ramah anak dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab b. ketepatan penyusunan kalimat
cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
c. keruntutan sajian cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab d. kualitas sajian Cerita
Bergambar Pendidikan Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
1
2 3 4
Lampiran 11. Kisi-kisi Wawancara untuk Peserta didik
No. Aspek yang
dinilai Indikator Nomor soal
1. Bahasa d. ketepatan pemilihan kata yang ramah anak dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab e. ketepatan penyusunan kalimat
cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
f. keruntutan sajian cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab kualitas sajian Cerita Bergambar Pendidikan Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
1
2
3
2. Media d. ketepatan jenis dan ukuran
huruf yang digunakan dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab e. ketepatan pemilihan gambar,
ilustrasi, kualitas gambar dan keruntutan sajian gambar ilustrasi dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab f. ketepatan lay out dan kualitas
pemilihan warna dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
4
5
6
3. Materi f. ketepatan materi pendidikan karakter tanggung jawab dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab g. ketepatan materi pendidikan
karakter tanggung jawab dengan tujuan fungsional h. kejelasan materi dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
7
8 9
126
untuk dipahami peserta didik i. kesesuaian materi pendidikan
karakter tanggung jawab dengan pemahaman psikologis peserta didik
j. peran Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab sebagai pendukung media pembelajaran pendidikan karakter
10
11
Lampiran 12. Kisi-kisi Angket Terbuka Reviewer
No. Aspek yang
dinilai Indikator Nomor soal
1. Bahasa a. ketepatan pemilihan kata yang ramah anak dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab b. ketepatan penyusunan kalimat
cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
c. keruntutan sajian cerita dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab kualitas sajian Cerita Bergambar Pendidikan Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
1
2
3
2. Media a. ketepatan jenis dan ukuran
huruf yang digunakan dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab b. ketepatan pemilihan gambar
dan ilustrasi dalam Cerita Bergambar Pendidikan Tarakater Tanggung Jawab c. kualitas gambar dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab d. keruntutan sajian gambar
ilustrasi dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab e. ketepatan lay out dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab f. kualitas pemilihan warna dalam
Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
4 5 6 7 8 9 3. Materi a. ketepatan materi pendidikan
karakter tanggung jawab dalam Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab
128
b. ketepatan materi pendidikan karakter tanggung jawab dengan tujuan fungsional c. kejelasan materi dalam Cerita
Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab untuk dipahami peserta didik d. kesesuaian materi pendidikan
karakter tanggung jawab dengan pemahaman psikologis peserta didik
e. peran Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab sebagai pendukung media pembelajaran pendidikan karakter
11 12
13
14
Lampiran 13. Story Board
Story Board Cergam
Ilustrasi 1
Dalam pembukaan, cerita dimulai pagi hari yang digambarkan dengan ayam yang berkokok. Back ground yang digunakan berupa gugusan awan dengan warna biru tua yang bergradasi dengan kuning dan orange untuk menunjukkan waktu pagi. Ilustrasi 2
Wisang, Agni dan Banyu yang digambar dari belakang dan menatap perahu kayu di tepi sungai. Mereka membawa tas masing-masing untuk menyimpan bekal. Back ground menunjukkan pagi yang mulai terang dengan langit kebiruan dan cahaya-cahaya matahari yang berasal dari samping untuk menunjukkan awal kemunculan matahari.
Ilustrasi 3
Mereka sudah ada di dalam perahu kayu dengan posisi Wisang di depan sebagai penunjuk arah. Ada gambar dua ekor ikan untuk lebih menunjukkan bahwa perahu yang mereka naiki benar-benar dalam air. Mereka bernyanyi dan senang karena tahu akan sampai ke sebuah pulau.
Ilustrasi 4
Mereka sampai di pulau itu, Negeri Sembilan. Banyu mengikat perahu. Wisang yang senang langsung bergegas turun perahu dan berlompat meluapkan kegembiraan. Background berada di tepi sungai.
Ilustrasi 5
Mereka sudah masuk kedalam hutan. Di sana mereka menemukan anak burung hantu. Mereka kaget. Background hutan.
Ilustrasi 6
Mereka berjalan berdampingan. Mereka menyadari bahwa hutan yang ada di depan mereka semakin gelap. Back ground hutan.
130
Ilustrasi 7
Mereka mulai merasa aneh. Suasana berubah menjadi benar-benar gelap. Binatang-binatang penunggu hutan mengintai yang digambarkan dengan beberapa pasang mata.
Ilustrasi 8
Para binatang keluar mencegah mereka. Dengan raut muka sedikit kesal mereka bertanya tujuan kedatangan Wisang, Agni dan Banyu datang ke pulau itu. Mereka sedikit gugup. Back ground hutan.
Ilustrasi 9
Wisang menjawab dengan polosnya. Dari sorot matanyalah Singa tahu bahwa Wisang adalah anak yang baik.
Ilustrasi 10
Pertemanan mulai terjalin. Mereka beramah-tamah. Saling berkenalan. Digambarkan dengan sebuah pesta kecil dengan hidangan buah dan raut wajah penuh kebahagiaan. Back ground di tepi sungai yang bening di antara pepohonan yang tumbuh subur dan hijau.
Ilustrasi 11
Wisang datang ke negeri itu untuk yang ke sekian kali. Negeri itu hancur. Pohon habis, binatang tampak kotor dan menangis. Back ground dibuat lebih gelap dengan awan mendung untuk memberi kesan dramatis dan sedih. Di sana Wisang bertanya kenapa itu bisa terjadi.
Ilustrasi 12
Binatang membawa mereka ke tempat di mana terdapat sebab terjadinya bencana itu. Mereka kaget dan mereka mulai berfikir. Back ground hutan gundul di tepian sungai yang penuh sampah kotor yang digambarkan dengan banyak warna biru dan ungu.
Ilustrasi 13
Mereka berfikir tentang bagaimana cara yang harus dilakukan untuk membuat negeri itu indah lagi. Di sinilah materi tanggung jawab mulai dimunculkan.
Ilustrasi 14
Keesokan harinya mereka bersama keluarga dan saudara-saudara mereka mulai menanam pohon dan membersihkan sampah. Materi tanggung jawab ditampilkan lagi dengan usaha yang dilakukan mereka di hari-hari berikutnya yaitu setelah menanam mereka juga harus menyiram. Back ground di tepi sungai dengan langit yang menuju cerah. Melambangkan bahwa usaha yang mereka lakukan akan menjadikan hari esok cerah.
Ilustrasi 15
Setelah beberapa hari, pohon yang ditanam tumbuh subur. Itu salah satu keajaiban di Negeri Sembilan. Mereka berbahagia menyambut pohon yang mulai berbuah tanda negeri itu indah kembali. Back ground tepi sungai dengan hutan-hutan yang mulai hijau dan langit biru cerah.
Ilustrasi 16
Menggambarkan Wisang, Agni dan Banyu yang mulai aktif bersekolah. Di sini sekali lagi materi tanggung jawab dimunculkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Back ground sekolah.
132
136
Lampiran 16. Buku Cerita Bergambar Pendidikan Karakter Tanggung Jawab