• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh, maka peneliti dapat memberi saran sebagai berikut:

1. Guru dapat mengkolaborasikan dan lebih kreatif dalam pembelajaran tidak hanya dengan peta pikiran dan bertukar pendapat karena banyak jenis-jenis dari pembelajaran active learning yang lainnya.

2. Guru memanfaatkan alat peraga yang berada di luar kelas.

3. Pada saat pembelajaran matematika guru mencoba untuk memanfaatkan alam terbuka dalam proses pembelajaran pada materi pecahan.

DAFTAR PUSTAKA

Febrianda Y. S.. dkk 2012 . Metode Active Learning Tipe Starts With a Question Pada Pembelajaran Matematika Di SMPN 33 Padang. Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 1, 2012.

Furghon Zendy Halim. dkk. 2013 Model Pembelajaran Cooperative dengan Pendekatan Active Learning pada Materi Aljabar. Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 1.

Gulo W.. 2010. Metodologi Penelitian. (Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia).

Iskandar Denny. 2012. Pendekatan, Metode, dan Teknik Pembelajaran Bahasa Indonesia.

http://file.upi.edu/Direktori/FPBS/JUR._PEND._BHS._DAN_SASTRA_INDON

ESIA/196606291991031-DENNY_ISKANDAR/MATERI_PENMETTEK_SMP.pdf [diakses tanggal: 29 Oktober 2015].

Kadir and Wulandari Eny. 2011. The Implementation of Multiple Intelligences Based Learing to Improve Students’ Learning Activities, Response, and Learning Outcome In Mathematics. Makalah disampaikan pada Seminar Internasional “Building the Nation Character through Humanistic

Mathematics Education”. 21-23 Juli. Universitas Negeri Yogyakarta. M. Echols John dan Hasan Shadily. 1975. Kamus Inggris Indonesia. (Jakarta: Gramedia) :9. [diakses tanggal: 29 Oktober 2015].

Moleong J. Lexy. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya).

Nurseto Tejo. 2009. “Pelaksanaan Pembelajaran dengan Pendekatan Aktif

Learning dalam Pelajaran Ekonomi pada SMU Negeri di Yogyakarta”. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, V.6 Nomor 2

Ramadhani Neila. 2008. Active Learning & Soft Skill. Makalah disampaikan pada Seminar “Memanfaatkan Soft Skill untuk Pembelajaran”. 14 Maret. UGM.

Ruhimat Toto. 2012. Pengembangan Pembelajaran Siswa Aktif.

http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._KURIKULUM_DAN_TEK._PENDIDIKA N/195711211985031-TOTO_RUHIMAT/active_learning.pdf [diakses tanggal: 29 Oktober 2015].

Runtukahu Tombokan J.. dkk. 2014. Pembelajaran Matematika Dasar Bagi Anak Berkesulitan Belajar. (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media).

Sarino. Kurikulum 2013: Kurikulum Generasi Emas. Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya, V. 7.

Silberman L. Melvin. 2014. active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. (Bandung: Penerbit Nuansa Cendikia).

Sugiono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D. (Bandung: ALFABETA).

Subadi Tjipto. 2013. Penelitian Kolaborasi Strategi Pembelajaran Matematika Sekolah Alam (Studi Situs Sekolah Alam Ar Ridho Semarang). Jurnal Pendidikan Matematika.

Tabel 4.1.

Hasil Observasi Kegiatan Active Learning oleh Guru di Kelas

Pertemuan Pernyataan Rekapitulasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Y T I 0 1 1 1 0 1 0 0 0 44% 56% II 0 1 1 1 0 1 0 0 0 44% 56% III 0 0 1 1 0 0 0 0 0 22% 78% IV 1 0 1 1 0 0 1 1 1 56% 44% V 1 0 1 1 0 0 1 1 1 56% 44% Jumlah 2 2 5 5 0 2 2 2 2 - - Rata-rata 40% 40% 100% 100% 0% 40% 40% 40% 40% 49% 51%

Pertemuan ke : 1 Tanggal : 16-8-2016 Observasi Dilakukan/ tidak Catatan Observer 1. Guru menguasai materi perkalian pecahan

V Pada pembahasan pertemuan ini guru menjelaskan tentang membandingkan pecahan

2. Guru

menggunakan alat peraga

V Balok pecahan alat peraga yang

digunakan pada pertemuan kali ini.

3. Guru

memberikan pertanyaan kepada siswa

V Setiap siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya jika terdapat kesulitan dalam proses pembelajaran hari ini.

4. Guru membuat apersepsi

V Apersepsi yang diberikan oleh guru

berupa gambar hati yang terbelah menjadi dua sama bagiannya sehingga menghasilkan nilai atau setengah 5. Guru

memberikan tugas / latihan di luar kelas

V Guru memberikan soal berkelompok

untuk menyelesaikan di dalam kelas

6. Guru menguasai alat peraga

v Pada pembahasan kali ini guru dapat

menguasai alat peraga dengan baik dan siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru

7. Guru

menerangkan materi perkalian pecahan

V Guru membahas pengulangan materi

awal pecahan sama seperti materi SD kelas 6 yakni membandingkan pecahan agar dasar materi pada pecahan dapat dikuasai oleh siswa untuk lebih bisa

menguasai materi pada pecahan setelahnya yakni operasi bilangan pecahan 8. Guru menggunakan pendekatan pada materi perkalian pecahan

V Pada pertemuan kali ini pembahasan mengenai materi perkalian pecahan belum disampaikan karena belum memasuki indikator yang direncanakan

9. Guru mereview materi perkalian pecahan dengan menggunakan metode active learning

V Guru mereview materi perkalian pecahan pada pertemuan ini belum dijelaskan.

Observer

Pertemuan ke : 2 Tanggal : 23-8-2016 Observasi Dilakukan/ tidak Catatan Observer 1. Guru menguasai materi perkalian pecahan

V Pada pembahasan pertemuan ini guru menjelaskan tentang membedakan pecahan

2. Guru

menggunakan alat peraga

V Balok pecahan alat peraga yang

digunakan pada pertemuan kali ini.

3. Guru

memberikan pertanyaan kepada siswa

V Setiap siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya jika terdapat kesulitan dalam proses pembelajaran hari ini.

4. Guru membuat apersepsi

V Apersepsi yang diberikan oleh guru

berupa lembar kerja kelompok 5. Guru

memberikan tugas / latihan di luar kelas

V Guru memberikan soal berkelompok

untuk menyelesaikan di dalam kelas

6. Guru menguasai alat peraga

v Pada pembahasan kali ini guru dapat

menguasai alat peraga balok pecahan dengan baik dan siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru

7. Guru

menerangkan materi perkalian pecahan

V Guru membahas pengulangan materi

sebelumnya tentang membandingkan pecahan yang senilai

8. Guru

menggunakan pendekatan

V Pada pertemuan kali ini pembahasan mengenai materi perkalian pecahan belum disampaikan karena belum

pada materi perkalian pecahan

memasuki indikator yang direncanakan

9. Guru mereview materi perkalian pecahan dengan menggunakan metode active learning

V Guru mereview materi perkalian pecahan pada pertemuan ini belum dijelaskan.

Observer

Pertemuan ke : 3 Tanggal : 30-8-2016 Observasi Dilakukan/ tidak Catatan Observer 1. Guru menguasai materi perkalian pecahan

V Pada pembahasan pertemuan ini guru menjelaskan tentang operasi hitung pecahan

2. Guru

menggunakan alat peraga

V Lembar kerja tidak menggunakan alat peraga yang digunakan pada pertemuan kali ini.

3. Guru

memberikan pertanyaan kepada siswa

V Setiap siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya jika terdapat kesulitan dalam proses pembelajaran hari ini. Biasanya guru memulai dengan menjawab pertanyaan yang mudah karena siswa belum paham.

4. Guru membuat apersepsi

V Apersepsi yang diberikan oleh guru

berupa memberikan lembar kerja siswa 5. Guru

memberikan tugas / latihan di luar kelas

V Guru memberikan lembar kerja untuk menyelesaikan di dalam kelas

6. Guru menguasai alat peraga

V Pada pembahasan kali ini guru tidak dapat menguasai alat peraga dengan baik dan siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru

7. Guru

menerangkan materi perkalian pecahan

V Guru membahas operasi hitung pecahan penjumlahan dan pengurangan

8. Guru menggunakan pendekatan pada materi perkalian pecahan

V Pada pertemuan kali ini pembahasan mengenai materi perkalian pecahan belum disampaikan karena belum memasuki indikator yang direncanakan

9. Guru mereview materi perkalian pecahan dengan menggunakan metode active learning

V Guru mereview materi perkalian pecahan

pada pertemuan ini belum dijelaskan.

Observer

Pertemuan ke : 4 Tanggal : 02-9-2016 Observasi Dilakukan/ tidak Catatan Observer 1. Guru menguasai materi perkalian pecahan

V Pada pembahasan pertemuan ini guru

menjelaskan tentang perkalian pecahan dan guru sudah menguasai materi tersebut.

2. Guru

menggunakan alat peraga

V Lembar kerja tidak menggunakan alat peraga pada pertemuan kali ini.

3. Guru

memberikan pertanyaan kepada siswa

V Setiap siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya jika terdapat kesulitan dalam proses pembelajaran hari ini. Biasanya guru memulai dengan menjawab pertanyaan yang mudah karena siswa belum paham.

4. Guru membuat apersepsi

V Apersepsi yang diberikan oleh guru

berupa memberikan lembar kerja siswa 5. Guru

memberikan tugas / latihan di luar kelas

V Guru memberikan lembar kerja untuk menyelesaikan di dalam kelas

6. Guru menguasai alat peraga

V Pada pembahasan kali ini guru tidak menguasai alat peraga dengan baik dan siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru

7. Guru

menerangkan materi perkalian pecahan

V Guru membahas perkalian pecahan

dengan santai dan penuh humor agar tidak membuat siswa bisa menguasai materi tersebut.

8. Guru menggunakan pendekatan pada materi perkalian pecahan

V Pada pertemuan kali ini pembahasan

mengenai materi perkalian pecahan menggunakan pendekatan brainstrooming dan latihan soal bertahap

9. Guru mereview materi perkalian pecahan dengan menggunakan metode active learning

V Guru mereview materi perkalian pecahan

pada pertemuan ini sudah dijelaskan.

Observer

Pertemuan ke : 5 Tanggal : 06-9-2016 Observasi Dilakukan/ tidak Catatan Observer 1. Guru menguasai materi perkalian pecahan

V Pada pembahasan pertemuan ini guru

menjelaskan tentang mereview materi pecahan

2. Guru

menggunakan alat peraga

V Latihan soal dan tidak menggunakan alat peraga pada pertemuan kali ini.

3. Guru

memberikan pertanyaan kepada siswa

V Setiap siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya jika terdapat kesulitan dalam proses pembelajaran hari ini. Biasanya guru memulai dengan menjawab pertanyaan yang mudah karena siswa belum paham.

4. Guru membuat apersepsi

V Apersepsi yang diberikan oleh guru

berupa memberikan latihan soal 5. Guru

memberikan tugas / latihan di luar kelas

V Guru memberikan latihan soal untuk menyelesaikan di dalam kelas

6. Guru menguasai alat peraga

V Pada pembahasan kali ini guru tidak dapat menguasai alat peraga dengan baik dan siswa dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru

7. Guru

menerangkan materi perkalian pecahan

V Guru membahas review materi pecshsn

dengan komunikasi yang positif agar tidak membuat siswa bisa menguasai materi tersebut.

menggunakan pendekatan pada materi perkalian pecahan

mengenai materi perkalian pecahan menggunakan pendekatan diskusi dan latihan soal bertahap

9. Guru menjelaskan materi perkalian pecahan dengan menggunakan metode active learning

V Guru mereview materi perkalian pecahan

pada pertemuan ini sudah dijelaskan.

Observer

Tabel 4.2.

Hasil Observasi Kegiatan Siswa KBM

Pertemuan Pernyataan Rekapitulasi

1 2 3 4 5 6 Y T I 0 0 1 1 1 1 67% 33% II 0 0 1 1 1 1 67% 33% III 0 0 1 1 0 1 50% 50% IV 0 0 1 1 0 1 50% 50% V 0 0 1 1 0 1 50% 50% Jumlah 0 0 5 5 2 5 - - Rata-rata 0% 0% 100% 100% 40% 100% 57% 43%

Pertemuan ke : 1 Tanggal : 16 Agustus 2016 Observasi Dilakukan/ti dak Catatan Observer 1. Di Sekolah Alam pembelajaran matematika di luar kelas

V Karena pada pembahasan tersebut kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di dalam kelas

2. Siswa menulis dengan aktif di luar kelas

V Sehubungan dengan dilakukan KBM di dalam kelas maka siswa tetap akti walaupun KBM bukan di luar kelas

3. Siswa antusias dengen apersepsi yang berikan guru

V Apersepsi pada pertemuan kali ini

menggunakan papan tulis dengan membuat gambar hati karena siswa SMP sedang memasuki masa puber

4. Siswa antusias mengikuti

pembelajaran yang diberikan oleh guru

V Disini siswa banyak yang bertanya dan merespon pembelajaran yang diberikan oleh guru serta siswa turut menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

5. Siswa

menggunakan alat peraga

V Alat peraga yang digunakan balok pecahan dimana siswa membuat balok pecahan dengan konsep pecahan dengan alat selembar karton, penggaris, dan pensil sesuai dengan nilai pecahan yang diberikan oleh guru. 6. Siswa berlatih menggunakan konsep sendiri dengan menjawab soal menggunakan alat peraga

V Dalam penggambaran nilai pecahan para siswa menggunakan gambar yang berbeda-beda ada yang berbentuk lingkaran, bujur sangkar dan persegi panjang.

Observer

Pertemuan ke : 2 Tanggal : 23 Agustus 2016 Observasi Dilakukan/ti dak Catatan Observer 1. Di Sekolah Alam pembelajaran matematika di luar kelas

V Pada pertemuan hari ini pembelajaran dilakukan di dalam kelas sehingga siswa belajar di dalam kelas. Pada pertemuan tersebut cuacanya tidak hujan.

2. Siswa menulis dengan aktif di luar kelas

V Siswa aktif menulis tetapi tidak di luar kelas melainkan aktif menulis di dalam kelas dengan materi yang diberikan guru dan di bagi kelompok.

3. Siswa antusias dengen apersepsi yang berikan guru

V Siswa antusias terhadap apersepsi yang diberikan oleh guru dimana siswa dibagi kelompok agar masing-masing anggota kelompok mengerti apa yang akan dijelaskan ke anggota kelompok lainnya.

4. Siswa antusias mengikuti

pembelajaran yang diberikan oleh guru

V Siswa antusias mengikuti pelajaran hari ini karena terdapat siswa yang bertanya dan siswa juga harus bisa mengerti materi yang diberikan oleh guru. Pada pertemuan ini siswa dibagi menjadi empat kelompok. Setiap kelompok terdiri dari tiga sampai empat orang. Setiap orang berpisah dan maju ke depan serta sudah disediakan tiga meja. Setiap meja akan mendapatkan materi yang berbeda beda. Kemudian materi tersebut akan disatukan ke kelompok asal. Maka, setiap anggota kelompok menjelaskan tentang materi yang didapatkan.

5. Siswa

menggunakan alat peraga

V Siswa antusias menggunakan alat peraga balok pecahan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan kelompoknya sehingga kelompoknya sudah mengerti apa

yang sudah didapat pada ketiga meja di depan 6. Siswa berlatih menggunakan konsep sendiri dengan menjawab soal menggunakan alat peraga

V Dalam penggambaran nilai pecahan para siswa menggunakan gambar yang berbeda-beda untuk penggunaan konsep sendiri dari apa yang di dapat dengan menggunakan alat peraga

Observer

Pertemuan ke : 3 Tanggal : 30 Agustus 2016 Observasi Dilakukan/ti dak Catatan Observer 1. Di Sekolah Alam pembelajaran matematika di luar kelas

V Pada pertemuan hari ini pembelajaran dilakukan di dalam kelas sehingga siswa belajar di dalam kelas. Pada pertemuan tersebut cuacanya mendung.

2. Siswa menulis dengan aktif di luar kelas

V Siswa aktif menulis tetapi tidak di luar kelas melainkan aktif menulis di dalam kelas dengan materi yang diberikan guru. 3. Siswa antusias

dengen apersepsi yang berikan guru

V Siswa antusias terhadap apersepsi yang diberikan oleh guru dimana siswa mengerjakan lembar kerja

4. Siswa antusias mengikuti

pembelajaran yang diberikan oleh guru

V Siswa antusias mengikuti pelajaran hari ini karena terdapat siswa yang bertanya dan siswa juga harus bisa mengerti materi yang diberikan oleh guru. Pada pertemuan ini siswa mengerjakan lembar kerja yang diberikan oleh guru

5. Siswa

menggunakan alat peraga

V Siswa tidak menggunakan alat peraga lembar kerja untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

6. Siswa berlatih menggunakan konsep sendiri dengan menjawab soal menggunakan alat peraga

V Dalam menggunakan operas hitung pecahan para siswa menggunakan konsep yang berbeda-beda untuk penggunaan konsep sendiri dari apa yang di dapat dengan menggunakan alat peraga

Observer

Pertemuan ke : 4 Tanggal : 02 September 2016 Observasi Dilakukan/ti dak Catatan Observer 1. Di Sekolah Alam pembelajaran matematika di luar kelas

V Pada pertemuan hari ini pembelajaran dilakukan di dalam kelas sehingga siswa belajar di dalam kelas. Pada pertemuan tersebut cuacanya cukup panas. 2. Siswa menulis

dengan aktif di luar kelas

V Siswa aktif menulis tetapi tidak di luar kelas melainkan aktif menulis di dalam kelas dengan materi yang diberikan guru. 3. Siswa antusias

dengen apersepsi yang berikan guru

V Siswa antusias terhadap apersepsi yang diberikan oleh guru dimana siswa mengerjakan soal secara bertahap. 4. Siswa antusias

mengikuti

pembelajaran yang diberikan oleh guru

V Siswa antusias mengikuti pelajaran hari ini karena terdapat siswa yang bertanya dan siswa juga harus bisa mengerti materi yang diberikan oleh guru. Pada pertemuan ini siswa mengerjakan lembar kerja yang diberikan oleh guru dan guru menjelaskan dengan santai serta penuh humor.

5. Siswa

menggunakan alat peraga

V Siswa tidak menggunakan alat peraga lembar kerja untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.

6. Siswa berlatih menggunakan konsep sendiri dengan menjawab soal menggunakan alat peraga

V Dalam menggunakan perkalian pecahan para siswa menggunakan konsep yang berbeda-beda untuk penggunaan konsep sendiri dari apa yang di dapat dengan menggunakan alat peraga dengan guru menjelaskan simulasi konsep perkalian terlebih dahulu.

Observer

Pertemuan ke : 5 Tanggal : 06 September 2016 Observasi Dilakukan/ti dak Catatan Observer 1. Di Sekolah Alam pembelajaran matematika di luar kelas

V Pada pertemuan hari ini pembelajaran dilakukan di dalam kelas sehingga siswa belajar di dalam kelas. Pada pertemuan tersebut cuacanya cukup panas. 2. Siswa menulis

dengan aktif di luar kelas

V Siswa aktif menulis tetapi tidak di luar kelas melainkan aktif menulis di dalam kelas dengan materi yang diberikan guru.

3. Siswa antusias dengen apersepsi yang berikan guru

V Siswa antusias terhadap apersepsi yang

diberikan oleh guru dimana siswa mengerjakan latihan soal. 4. Siswa antusias mengikuti pembelajaran yang diberikan oleh guru

V Siswa antusias mengikuti pelajaran hari ini guru menggunakan maind mapping karena terdapat siswa yang bertanya dan siswa juga harus bisa mengerti materi yang diberikan oleh guru. Pada pertemuan ini siswa mengerjakan latihan soal.

5. Siswa

menggunakan alat peraga

V Siswa tidak menggunakan alat peraga latihan soal untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. 6. Siswa berlatih menggunakan konsep sendiri dengan menjawab soal menggunakan alat peraga

V Dalam menggunakan mereview konsep pecahan menggunakan maind mapping para siswa menggunakan konsep yang berbeda-beda untuk penggunaan konsep sendiri dari apa yang di dapat dengan menggunakan alat peraga dan guru menjelaskan gambaran umum dan menyeluruh tentang konsep pecahan

Observer

Hasil Wawancara Guru Matematika

Berikut hasil wawancara pertama peneliti kepada narasumber1 di Saung Apung

WAWANCARA GURU

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA CITRA ALAM CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

Pertemuan Ke : 1

Pertanyaan Jawaban

1. Bagaimana perencanaan hari ini pembelajaran active

learning pada materi perkalian pecahan di Sekolah Alam ?

Rencananya hari ini kita akan menggunakan peta pikiran dan kerja kelompok untuk mengerjakan beberapa permasalahan terkait.

2. Pendekatan atau metode active learning apa saja yang

digunakan hari ini pada pembelajaran matematika di Sekolah Alam ?

Hari ini menggunakan peta pikiran (mind mapping) dan lembar kerja. Dimana guru menjelaskan konsep pecahan menggunakan peta pikiran lalu siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok.

3. Pada pembelajaran hari ini Bagaimana cara siswa mau aktif dalam pembelajaran matematika ?

Melalui pengkondisian diawal

pembelajaran dengan humor dan cerita. Lalu penggunaan mind mapping yang berwarna dan gambar yang menarik. Kerja kelompok juga dapat memancing minat siswa.

4. Menurut anda, cara yang tepat agar siswa lebih paham tentang konsep pecahan?

Dimulai dengan pemahaman yang kuat dan benar tentang pecahan

menggunakan lembar kerja yang menarik.

5. Menurut anda, cara yang tepat agar siswa lebih cepat paham tentang jenis pecahan?

Mulai dari konsep perkalian pecahan menggunakan balok pecahan lalu menemukan polanya maka dari situ baru kita simpulkan cara yang tepat untuk mengalikan pecahan.

1

Berikut hasil wawancara kedua peneliti kepada narasumber2 di Saung Apung

WAWANCARA GURU

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA CITRA ALAM CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

Pertemuan Ke : 2

Pertanyaan Jawaban

1. Bagaimana perencanaan hari ini pembelajaran active

learning pada materi perkalian pecahan di Sekolah Alam ?

Hari ini kita akan membuat balok pecahan untuk beberapa pecahan.

2. Pendekatan atau metode active learning apa saja yang

digunakan hari ini pada pembelajaran matematika di Sekolah Alam ?

Pendekatan hari ini kita menggunakan kerja kelompok

3. Pada pembelajaran hari ini Bagaimana cara siswa mau aktif dalam pembelajaran matematika ?

Siswa dibagi perkelompok

menggunakan kartu yang mengarahkan mereka pada kelompok masing-masing. Materi yang mudah dipahami juga mengurangi beban mental mereka. 4. Menurut anda, cara yang tepat

agar siswa lebih paham tentang konsep pecahan yang senilai?

Dengan menggunakan batang pecahan akan terlihat perbedaan setengah dan seperempat. Serta kesetaraan nilai setengah dengan seperempat itu berapa.

2

Berikut hasil wawancara ketiga peneliti kepada narasumber3 di Saung Apung

WAWANCARA GURU

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA CITRA ALAM CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

Pertemuan Ke : 3

Pertanyaan Jawaban

1. Pada kesempatan hari ini bagaimana perencanaan pembelajaran active learning

pada materi perkalian pecahan di Sekolah Alam ?

Hari ini kita akan mengerjakan lembar kerja tentang operasi hitung pecahan.

2. Pendekatan atau metode active learning apa saja yang

digunakan hari ini pada pembelajaran matematika di Sekolah Alam ?

Kita menggunakan pendekatan

branistrooming (curah gagasan) tentang cara menjumlahkan dan mengurangi pecahan.

3. Pada pembelajaran hari ini Bagaimana cara siswa mau aktif dalam pembelajaran matematika ?

Mulai dengan contoh yang mudah ke sulit.

4. Menurut anda, cara yang tepat agar siswa lebih paham tentang konsep penjumlahan dan pengurangan ?

Menggunakan lembar kerja yang menarik dan mudah ke sulit serta penekanan untuk menyamakan penyebut. Untuk pengurangan

kitatekankan pengurangan penjumlahan dengan lawannya.

5. Menurut anda, cara yang tepat agar siswa lebih cepat paham tentang menentukan

penjumlahan dan pengurangan pecahan ?

Dalam pengerjaan lembar kerja guru membimbing siswa dengan pendekatan personal.

3

Berikut hasil wawancara keempat peneliti kepada narasumber4 di Saung Apung

WAWANCARA GURU

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA CITRA ALAM CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

Pertemuan Ke : 4

Pertanyaan Jawaban

1. Pada kesempatan hari ini bagaimana perencanaan pembelajaran active learning

pada materi perkalian pecahan di Sekolah Alam ?

Hari ini kita akan membahas konsep perkalian pecahan menggunakan metode ceramah (brainstrooming) dan lembar kerja.

2. Pendekatan atau metode active learning apa saja yang

digunakan hari ini pada pembelajaran matematika di Sekolah Alam ?

Pendekatan yang digunakan adalah

brainstrooming dan latihan soal bertahap

3. Pada pembelajaran hari ini Bagaimana cara siswa mau aktif dalam pembelajaran matematika ?

Pembawaan guru yang santai dan penuh humor bisa mengurangi beban mental siswa.

4. Menurut anda, cara yang tepat agar siswa lebih paham tentang konsep perkalian pecahan seperti apa ?

Dimulai dengan diskusi kelas tentang simulasi konsep perkalian lalu mencari pola dan kesimpulan yang tepat, lalu pemberian contoh secara bertahap. 5. Menurut anda, cara yang tepat

agar siswa lebih cepat paham tentang perkalian pecahan seperti apa ?

Menggunakan lembar kerja bertahap. Siswa diberi simulasi konsep perkalian disertai contoh yang sederhana.

4

Berikut hasil wawancara keempat peneliti kepada narasumber5 di Saung Apung

WAWANCARA GURU

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA CITRA ALAM CIGANJUR, JAKARTA SELATAN

Pertemuan Ke : 5

Pertanyaan Jawaban

1. Pada kesempatan hari ini

Dokumen terkait