• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.2 Saran

1. Petani pemetik kopi sebaiknya sebisa mungkin menghindari sikap kerja yang tidak ergonomis dan tidak memaksakan tubuh untuk bekerja terus- menerus melainkan mengambil waktu untuk beristirahat setelah 30 menit bekerja untuk peregangan otot. Selain itu, melakukan relaksasi otot pada saat istirahat maupun setelah bekerja (EHS University of Toronto, 2014). 2. Relaksasi yang dilakukan bertujuan untuk meregangkan otot di bagian

leher, lengan, jari, pinggang dan kaki yang merupakan bagian tubuh yang banyak mengalami keluhan muskuloskeletal akibat memetik kopi (Lampiran 5).

DAFTAR PUSTAKA

Ariani, T. 2009. Gambaran Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) dalam Pekerja Manual Handling Pada Buruh di Stasiun Kereta Jatinegara Tahun 2009. Skripsi. Depok. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Hendra dan Rahardjo,S.,2009. Risiko Ergonomi dan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Panen Kelapa Sawit, Prosiding Seminar Ergonomi IX Semarang, diakses tanggal 16 Februari 2015 ; http://staff.ui.ac.id/internal/132255817/publikasi/D11.pdf.

Humantech. 1995. Applied Ergonomics Training Manual : Prepared for Procter and Gamble Inc. 2nd Edition. Berkeley Vale. Australia.

Kurniawidjaja,L,M. 2012. Teori dan Aplikasi Kesehatan Kerja. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.

Muamar, A. 2014. Kopi Komoditas Terbesar Ketiga di Simalungun. Harian Tribun. 6 Juni. Halaman 15. Medan

Mindayani,S. 2012. Pengaruh Sikap Kerja terhadap Keluhan Muskuloskeletal pada Pengrajin Sulaman Tangan di Nagari Koto Gadang Sumatera Barat. Thesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Medan.

Nurmianto, E.,1998. Ergonomi ; Konsep Dasar dan Aplikasinya. Edisi I. Cetakan II. Guna Widya. Jakarta.

Payuk,K.L. 2013. Hubungan Faktor Ergonomis dengan Beban Kerja Pada Petani Padi Tradisional di Desa Congko Kecamatan Marioriwowo Kabupaten Soppeng. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Hassanudin. Makassar.

Pulat, B. M. 1992. Fundamentals of Industrial Ergonomics. Prentice Hall International. New Jersey.

Tia,Y. 2009. Tinjauan Faktor Risiko Ergonomi dan Keluhan Muskuloskeletal pada Karyawan Total Assembly Line 5 (Combi) dan 9 (Home Theatre) Divisi Media PT X, Cibitung. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia. Depok.

Purwanto, S. 2008. Sikap Kerja Perawat, diakses tanggal 16 Februari 2015 : https://klinis.wordpress.com/2008/01/02/sikap-kerja-perawat

Santoso,G.2004.Ergonomi, Manusia, Peralatan dan Lingkungan. Prestasi Pustaka. Jakarta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Administrasi. Alfabeta. Bandung.

Suma’mur.P.K. 1996. Ergonomi untuk Produktivitas Kerja. CV. Haji Masagung. Jakarta.

, 2009. Higene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. Gunung Agung,. Jakarta.

Sundari, K.N. 2011. Sikap Kerja Yang Menimbulkan Keluhan Muskuloskeletal Dan Meningkatkan Beban Kerja Pada Tukang Bentuk Keramik. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol. 10. No. 1.Juni 2011.

Tarwaka. 2004. Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktifitas, UNIBA PRESS, Surakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Kesehatan. 13 Oktober 2009. LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2009.

LAMPIRAN 3

KUESIONER PENELITIAN

KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI PEMETIK KOPI DI DUSUN BANUA TAHUN 2015

Karakteristik Tenaga Kerja 1. Nama :

2. Umur :

3. Jenis Kelamin : L/P

4. Masa Kerja : tahun

Apakah setelah bekerja anda sering mengalami sakit pada bagian-bagian tubuh di gambar diatas? Tandai jawaban anda di nomer yang tertera di gambar berikut ini.

Keterangan : 0. Leher atas 1. Leher bawah 2. Bahu kiri 3. Bahu kanan 4. Lengan atas kiri 5. Punggung

6. Lengan atas kanan 7. Pinggang

8. Bawah pinggang 9. Pantat

10. Siku kiri 11. Siku kanan

12. Lengan bawah kiri 13. Lengan bawah kanan 14. Pergelangan tangan kiri 15. Pergelangan tangan kanan

16. Tangan kiri 17. Tangan kanan 18. Paha kiri 19. Paha kanan 20. Lutut kiri 21. Lutut kanan 22. Betis kiri 23. Betis kanan

24. Pergelangan kaki kiri 25. Pergelangan kaki kanan 26. Telapak kaki kiri 27. Telapak kaki kan

Lampiran 4. Master Data NBM per Petani Pemetik Kopi No NBM Keluhan Muskuloskeletal R1 R2 R3 R4 R5 R6 R7 R8 R9 R10 R11 R12 R13 R14 R15 R16 R17 R18 R19 R20 0 Leher atas 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 Leher bawah 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 2 Bahu kiri 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 3 Bahu kanan 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1

4 Lengan atas kiri 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1

5 Punggung 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1

6 Lengan atas kanan 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1

7 Pinggang 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1

8 Bokong 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0

9 Pantat 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0

10 Siku kiri 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0

11 Siku kanan 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0

12 Lengan bawah kiri 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0

13 Lengan bawah kanan 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0

14 Pergelangan tangan kiri 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 15 Pergelangan tangan kanan 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 16 Tangan kiri 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 17 Tangan kanan 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 18 Paha kiri 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 19 Paha kanan 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 20 Lutut kiri 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 21 Lutut kanan 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

22 Betis kiri 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1

23 Betis kanan 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1

24 Pergelangan kaki kiri 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

25 Pergelangan kaki kanan

0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

26 Telapak kaki kiri 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

27 Telapak kaki kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Jumlah 11 10 16 6 13 9 6 7 14 12 8 11 15 11 6 6 15 8 6 11 No NBM Keluhan Muskuloskeletal R21 R22 R23 R24 R25 R26 R27 R28 R29 R30 0 Leher atas 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Leher bawah 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 2 Bahu kiri 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 3 Bahu kanan 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1

4 Lengan atas kiri 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1

5 Punggung 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1

6 Lengan atas kanan 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0

7 Pinggang 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0

8 Bokong 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0

9 Pantat 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1

10 Siku kiri 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

11 Siku kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

12 Lengan bawah kiri 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0

13 Lengan bawah kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0

15 Pergelangan tangan kanan 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 16 Tangan kiri 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 17 Tangan kanan 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 18 Paha kiri 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 19 Paha kanan 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 20 Lutut kiri 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 21 Lutut kanan 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 22 Betis kiri 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 23 Betis kanan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

24 Pergelangan kaki kiri 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0

25 Pergelangan kaki kanan 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0

26 Telapak kaki kiri 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0

27 Telapak kaki kanan 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Jumlah 14 11 7 9 6 16 10 11 10 14

Keterangan :

R1 = Responden 1 0 = Tidak sakit 1 = Sakit

MASTER DATA PEMETIK KOPI DUSUN BANUA TAHUN 2015 No Nama Jenis Kelamin (L/P) Umur (Tahun) Lama Kerja Pendidikan terakhir 1 Anonim L 35 10 STM 2 Anonim P 63 30 SD 3 Anonim P 26 10 SMA 4 Anonim L 29 6 SMP 5 Anonim P 23 5 SMA 6 Anonim P 30 7 SMP 7 Anonim L 36 5 SMP 8 Anonim P 65 30 SD 9 Anonim P 23 5 SMK 10 Anonim L 23 3 STM 11 Anonim L 35 5 SMP 12 Anonim P 33 11 SMP 13 Anonim P 23 3 SMK 14 Anonim P 38 21 SMP 15 Anonim P 60 40 SD 16 Anonim L 52 30 STM 17 Anonim P 58 30 SMP 18 Anonim P 67 40 SD 19 Anonim L 49 20 SMP 20 Anonim L 58 30 SMP 21 Anonim L 51 20 SMP 22 Anonim L 38 15 STM 23 Anonim L 72 30 SD 24 Anonim P 53 30 SMP 25 Anonim L 40 10 SMA 26 Anonim L 63 40 SD 27 Anonim L 47 15 SMA 28 Anonim L 58 30 SMA 29 Anonim P 70 40 SD 30 Anonim P 65 30 SD

LAMPIRAN 5

GERAKAN RELAKSASI

1. Gerakkan leher ke belakang secara perlahan-lahan. Tahan selama 5 - 10 detik . Kembali ke postur netral . Gerakkan kembali leher perlahan- lahan ke bawah hingga dagu menekuk ke bawah . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi gerakan ini 3-5 kali .

Gambar 1. Gerakan Leher ke Belakang

2. Tekuk leher anda ke sebelah kiri hingga telinga sebelah kiri menyentuh bahu sebelah kiri. Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi

gerakan ini ke sisi kanan

Gambar 2. Gerakan Menekuk Leher

3. Putar leher ke sisi tubuh sebelah kiri, tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali. Ulangi ke sisi kanan tubuh.

Gambar 3. Gerakan Memutar Leher

4. Angkat bahu Anda ke arah telinga Anda . Tahan selama 5 - 10 detik . Perlahan-lahan lepaskan bahu Anda ke bawah ke posisi normal. Ulangi 3-5 kali .

Gambar 4. Gerakan Mengangkat Bahu

5. Perlahan-lahan putar bahu kiri Anda ke belakang lima kali dalam gerakan melingkar . Perlahan-lahan putar bahu kiri Anda ke depan lima kali dalam gerakan melingkar . Ulangi gerakan untuk bahu sebelah kanan.

6. Lipat jari tangan dan angkat lurus kedua lengan ke atas kepala Anda . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali .

Gambar 6. Gerakan Peregangan Lengan (1)

7. Lipat kedua jari tangan anda ke belakang tubuh . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali .

Gambar 7. Gerakan Peregangan Lengan (2)

8. Lipat kedua jari tangan Anda dengan telapak tangan menghadap keluar , luruskan lengan ke depan Anda . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali .

Gambar 8. Gerakan Peregangan Lengan (3)

9. Tahan siku kiri dengan tangan kanan. Perlahan tarik siku di belakang kepala sampai Anda merasa peregangan. Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi dengan tangan kanan .

Gambar 9. Gerakan Peregangan Lengan (4)

10.Silangkan tangan Anda ke depan, ambil napas dalam dalam, mengangkat tangan ke atas kepala Anda dan peregangan mundur. Perlahan turunkan lengan Anda dan keluarkan nafas anda . Ulangi 3-5 kali.

Gambar 10. Gerakan Peregangan Lengan (5)

11. Telapak tangan dan jari-jari menghadap langit-langit . Pisahkan dan luruskan jari-jari Anda, tahan selama 5 - 10 detik. Tekuk jari-jari Anda di buku-buku jari, tahan selama 5 - 10 detik. Kepal jari, tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi gerakan 3-5 kali .

Gambar 11. Gerakan Peregangan Jari Tangan (1)

12. Tutup tangan sehingga ujung jari menyentuh telapak tangan dan angkat ibu jari keluar. Buat lima lingkaran besar dengan ibu jari Anda di kedua arah . Ulangi untuk ibu jari lainnya .

13.Pegang tangan kiri dengan tangan kanan, perlahan-lahan tekuk pergelangan tangan kiri ke bawah sampai Anda merasa peregangan . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi dengan tangan kanan.

Gambar 13. Gerakan Peregangan Jari Tangan (3)

14.Pegang tangan kiri dengan tangan kanan, perlahan-lahan tekuk pergelangan tangan kiri ke atas sampai Anda merasa peregangan . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi dengan tangan kanan.

Gambar 14. Gerakan Peregangan Jari Tangan (4

15.Berdiri dengan lutut sedikit ditekuk , tempat telapak tangan di punggung bawah. Dengan perlahan-lahan dorong telapak tangan Anda

ke depan dan menekuk punggung belakang . Tahan selama 5 - 10 detik. Ulangi gerakan 3-5 kali .

Gambar 15. Gerakan Peregangan Pinggang (1)

16.Lebarkan kaki dan angkat kedua tangan perlahan mencapai luar dan ke atas kepala sampai Anda merasa peregangan . Tahan selama 5-10 detik . Ulangi 3-5 kali .

17.Berdiri tegak dengan tangan kanan didukung pada dinding atau bagian belakang kursi stasioner . Ambil pergelangan kaki kiri dengan tangan kiri Anda . Menjaga lutut kiri menunjuk ke arah tanah . Perlahan tarik kaki kiri ke arah pantat sampai Anda merasakan peregangan di bagian depan paha . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi dengan kaki yang lain

Gambar 17. Gerakan Peregangan Kaki (1)

18.Berdiri tegak, tempatkan kaki kiri pada permukaan stasioner tinggi yang berada pada ketinggian yang nyaman ( dianjurkan setinggi lutut atau lebih rendah). Hindari kepala dan punggung bawah melengkung . Perlahan-lahan membungkuk ke depan sampai Anda merasakan peregangan di bagian belakang paha . Tahan selama 5 - 10 detik . Ulangi 3-5 kali . Ulangi dengan kaki yang lain .

Dokumen terkait