BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.2 Saran
Saran yang dapat diberikan oleh penulis terkait dengan Implementasi Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan, adalah:
1. Meningkatkan kegiatan yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) perempuan. Dengan cara menambah waktu pelatihan dan membuat kegiatan seperti membentuk kelompok usaha tani maupun usaha-usaha lainnya agar dapat membantu perekonomian keluarga dan lebih meningkatkan peran perempuan yang tidak sekedar menjadi ibu rumah tangga biasa. Serta adanya bantuan lanjutan seperti bantuan modal dan bantuan untuk akses pemasaran seperti akses pemasaran bunga, makanan dan yang lain agar ilmu yang mereka dapatkan tidak berhenti begitu saja tapi mereka bisa menjadi usaha rumahan sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga.
88
2. Dinas P3APM selaku ketua pelaksana PT.P2W-KSS perlu mengeluarkan petunjuk teknis agar setiap Kelurahan yang terpilih untuk melaksanakan program tersebut tidak kebingungan lagi sehingga tujuan dari PT.P2W-KSS ini dapat tercapai. Selain itu perlu adanya peningkatan sosialisasi dan koordinasi antara Dinas P3APM dengan Dinas-dinas terkait agar tidak adanya masalah saling tunggu konfirmasi dalam pelaksanaan kegiatan PT.P2W-KSS.
3. Program ini masih perlu diperluas sehingga mampu mencakup sebagian besar keluarga yang masih mengalami Rawan Pendidikan, Rawan Kesehatan dan Rawan Ekonomi (3R) di Keluarhan Sunggal. Metode pendataan dan prioritas harus lebih tepat lagi sehingga dalam pemilihan masyarakat sebagai warga binaan PT.P2W-KSS sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu program ini sebaiknya tidak hanya dilaksanakan selama satu tahun saja karena tidak akan mencapai tujuan yang telah ditetapkan, perlu adanya kegiatan lanjutan untuk melihat perkembangan dari setiap pelatihan yang telah diberikan selama mengikuti kegiatan di PT.P2W-KSS.
89
DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku:
Agustino, Leo. 2006. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung : Alfabeta.
Arikunto, S. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Islamy, Irfan. 2007. Prisip-Prinsip Perumusan Kebijaksanaan Negara. Jakarta : Bumi Aksara.
Jones. 1996. Pengantar Kebijakan Publik. Ed. 1. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Miles, Matthew dan Huberman, Mihael. 2010. Analisis Data Kualitatif. Jakarta:
UI Press.
Moleong, Lexy J. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Nawawi, H. Hadari.2005. Metode Penelitian Bidang sosial. Yogyakarta : Gajah Mada Universiy Press.
Nugroho, Riant. 2006. Kebijakan Publik : Formulasi, Implementasi, Evaluasi.Jakarta : PT. Elex Media.
___________. 2008. Gender dan Administrasi Publik Studi tentang Kualitas Kesetaraan dalam Administrasi Publik Indonesia Pasca Reformasi 1998-2002. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Parsons, Wayne. 2006. Pengantar Teori & Praktik Analisis Kebijakan. Jakarta : Kencana.
Prijono, O.S., dan Pranarka, A.M.W . 1996. Pemberdayaan: Konsep, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: CSIS.
Ratmiko, Atik Septi Winarsih. 2005. Manajemen Pelayanan, Pengembangan Model Konseptual, Penerapan Citizen’s Charter dan Standar Pelayanan Minimal. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Riggs, Fred W. 2005. Administrasi Negara-Negara Berkembang- Teori Masyarakat Prismatik. Jakarta: PT Rajawali.
Rohman, Arif. 2009. Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta : Laksbang Mediatama.
Subarsono. 2016. Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
90
Suryana, Latifi Siti Erna 2009 Implementasi Kebijakan tentang Pengujian Kendaraan Bermotor di Kabupaten Aceh Tamiang. Tesis: Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Sumatera Utara.
Suyanto, Bagong. 2005. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Pernada Media.
Syukur, 1998. Perkembangan Studi Implementasi. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara RI.
Van Meter, Donald S & Van Horn, Carl E. 1975. The Policy Implementation Process: A Concentual Framework in Administration and Society.
Vitayala, S. Hubeis, Aida. 2010. Pemberdayaan Perempuan Dari Masa Ke Masa.Bogor : PT. Penerbit IPB Press.
Wahab, Abdul Solichin. 2005. Analisis Kebijaksanaan (Dari Formulasi Ke Implementasi Kebijakan Negara). Jakarta : Bumi Aksara.
Westra. 1989. Perilaku Organisasi. Jakarta : Pustaka Binaman Persindo.
Wirawan, I.B. 2012. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma (Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial). Jakarta: Kencana.
Sumber Jurnal dan Skripsi:
Dampak Program P2WKSS Terhadap Kesejahteraan Keluarga Miskin Di Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Evaluasi Pelaksanaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera(PT-P2WKSS) Di Kelurahan Sempakata Kecamatan Medan Selayang Kota Medan.
Implementasi Kebijakan Tentang Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) di Kelurahan Margasari Kecamatan Buah Batu Kota Bandung.
Pemberdayaan Perempuan Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Kelompok Petani Kecil (KPK) di Mendongan Bandung Playen Gunung Kidul Yogyakarta.
Pengaruh Pelaksanaan Program P2WKSS Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar Wanita.
Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.
91 Sumber Dokumen:
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 Tentang Kewenangan Pemerintah Pusat dan Provinsi Sebagai Daerah Otonom.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera di Daerah.
Surat Keputusan Wali Kota Medan Nomor: 414/ 458.K/ 2016 Tentang Penetapan Kelurahan Percontohan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera Kota Medan tahun 2016-2020.
Surat Keputusan Kecamatan Medan Sunggal Nomor: 414.4/35.D/SK-MS/I/2018 Tentang Penetapan Kelurahan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) Tahun 2018-2019.
Surat Keputusan Kepala Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Nomor:
414.1/07/SK/SGL/I/2018 Tentang Penetapan Pembentukan Pengurus Warga Binaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Tahun 2018.
Laporan Kepala Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Dalam Rangka Kunjungan Tim Evaluasi Kelurahan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019.
Laporan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Dalam Rangka Kunjungan Tim Evaluasi Kelurahan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019.
Laporan Kegiatan Ketua Warga Binaan PT.P2W-KSS Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Dalam Rangka Kunjungan Tim Evaluasi Kelurahan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019.
Sumber Website:
https://intainews.com/ragam/39591/tim-evaluasi-desa-dan-kelurahan-pt-p2wkss-provinsi-sumatera-utara-lakukan-evaluasi-terhadap-kelurahan-sunggal/
diakses pada 15 Januari 2020.
https://medankota.bps.go.id/indicator/12/31/1/jumlah-penduduk-kota-medan-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin diakses pada 18 Januari 2020.
https://sumut.bps.go.id/statictable/2019/11/13/1382/jumlah-dan persentase- penduduk-miskin-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-sumatera-utara-2017-dan-2018 diakses pada tanggal 10 Desember 2020.
LAMPIRAN
1 Lampiran 1. Pedoman Observasi
PEDOMAN OBSERVASI TENTANG IMPLEMENTASI PROGRAM TERPADU PENINGKATAN PERAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT DAN SEJAHTERA (PT.P2W-KSS) DI KELURAHAN SUNGGAL
KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN
Dalam pengamatan (observasi) yang dilakukan adalah mengamati bagaimana Implementasi Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan. Pedoman observasi ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan data, baik kondisi fisik maupun non fisik dalam Implementasi Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PT.P2W-KSS) di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan. Adapun aspek yang diamati adalah sebagai berikut:
1. Sarana di Kantor Lurah Sunggal
2. Kebun percontohan warga binaan di Kelurahan Sunggal
3. Penerapan PT.P2W-KSS pada salah satu rumah warga binaan di Kelurahan Sunggal
2 Lampiran 2. Pedoman Dokumentasi
PEDOMAN DOKUMENTASI TENTANG IMPLEMENTASI PROGRAM TERPADU PENINGKATAN PERAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT DAN SEJAHTERA (PT.P2W-KSS) DI KELURAHAN SUNGGAL
KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN
Pedoman dokumentasi ini memiliki tujuan yaitu untuk memperoleh dokumen–dokumen mengenai Implementasi PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan. Adapun aspek dokumentasi dalam penelitian ini antara lain:
1. Gambaran umum Kelurahan Sunggal 2. Visi dan Misi Kelurahan Sunggal 3. Struktur Organisasi Kelurahan Sunggal 4. Peraturan yang berlaku
5. Dokumen laporan kegiatan PT.P2W-KSS Kelurahan Sunggal
3 Lampiran 3. Pedoman Wawancara
PEDOMAN WAWANCARA TENTANG IMPLEMENTASI PROGRAM TERPADU PENINGKATAN PERAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT DAN SEJAHTERA (PT.P2W-KSS) DI KELURAHAN SUNGGAL
KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN
Penelitian ini dilakukan dalam rangka penyusunan tugas untuk melaksanakan penelitian ada Program Studi Administrasi Publik. Untuk memperoleh data yang berkenaan dengan permasalahan dalam penelitian ini, maka disusunlah pedoman wawancara dengan menggunakan teori tiga pilar penilaian implementasi program yaitu organisasi, interpretasi, dan penerapan.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan
Identitas Informan:
Nama :
Jabatan :
Alamat :
Organisasi
1. Siapakah yang menjadi pelaksana dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
2. Kegiatan apa saja yang dilakukan saat PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
3. Siapakah yang menyediakan sarana dan prasarana selama pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
4. Apa saja yang menjadi landasan hukum dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
4 Interpretasi
1. Apakah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan memiliki petunjuk teknis dalam melaksanakan PT.P2W-KSS?
2. Bagaimana koordinasi yang dilakukan antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan dengan setiap Dinas yang terkait dalam pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Penerapan
1. Bagaimana kesesuaian kegiatan PT.P2W-KSS dari yang telah ditetapkan sebelumnya dengan pelaksanaan di Kelurahan Sunggal?
2. Bagaimana ketepatan dari sasaran PT.P2W-KSS yang ada di Kelurahan Sunggal?
3. Apakah kegiatan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan sebelumnya?
Petugas Lapangan PT.P2W-KSS Kelurahan Sunggal Identitas Informan:
Nama :
Jabatan :
Alamat :
Organisasi
1. Bagaimana kemampuan dari pelaksana PT.P2W-KSS, apakah sudah memadai?
2. Bagaimanakah struktur organisasi khusus pada PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
5
3. Bagaimana dengan sarana yang diberikan oleh masing-masing Dinas terkait, apakah sudah cukup memadai?
4. Bagaimana perkembangan warga binaan setelah mengikuti PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Interpretasi
1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan-kegiatan PT.P2W-KSS, apakah sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang dibuat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan?
2. Bagaimana koordinasi yang dilakukan pihak Kelurahan Sunggal dengan Dinas terkait?
Penerapan
1. Bagaimana ketepatan dari sasaran PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
2. Bagaimanakah proses pendataan warga binaan di Kelurahan Sunggal, apakah sudah sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan?
3. Apakah kegiatan yang telah dilakukan warga binaan sudah sesuai dengan yang diajukan oleh pihak Kelurahan Sunggal?
4. Bagaimana keberlanjutan dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal setelah program tersebut berakhir?
Warga Binaan Kelurahan Sunggal Identitas Informan:
Nama :
Alamat :
6
1. Selama Ibu mengikuti kegiatan PT.P2W-KSS apa yang anda ketahui tentang program tersebut?
2. Apa manfaat yang Ibu rasakan setelah mengikuti PT.P2W-KSS?
3. Selama Ibu mengikuti kegiatan PT.P2W-KSS, apakah setiap kegiatan pada program tersebut sudah sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh Dinas terkait?
4. Bantuan apa saja yang Ibu terima selama mengikuti kegiatan PT.P2W-KSS?
5. Bagaimana Ibu menerapkan apa yang sudah diajarkan selama PT.P2W-KSS ini di dalam kehidupan sehari-hari?
6. Apa harapan Ibu kedepannya untuk PT.P2W-KSS tersebut?
7 Lampiran 4. Transkip Observasi
Transkip Observasi Sarana di Kantor Lurah
Sunggal
Sarana yang dapat dilihat pada Kelurahan Sunggal yaitu terdapat 4 mesin jahit yang diberikah oleh Dinas Perindustrian untuk warga binaan. Mesin jahit tersebut ditempatkan di Kantor Lurah Sunggal yaitu di lantai 2 agar dapat digunakan oleh warga binaan yang ingin mengasah kemampuan menjahitnya.
Kebun percontohan warga binaan di Kelurahan Sunggal
Pada saat PT.P2W-KSS berlangsung di Kelurahan Sunggal, warga binaan memiliki kebun percontohan yang disediakan oleh pihak Kelurahan yang bertujuan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam seperti menanam bayam, kangkung, terong, cabai.
Dalam menyiram tanaman pada kebun percontohan, warga binaan membagi tugas pada pagi dan sore hari.
Penerapan PT.P2W-KSS pada salah satu rumah warga binaan di Kelurahan Sunggal
Salah satu warga binaan sudah menerapkan ilmu yang didapatkan pada saat mengikuti pelatihan PT.P2W-KSS, dimana warga binaan tersebut sudah bisa memanfaatkan lahan sempit atau lahan perkarangan di depan rumahnya dengan memanfaatkan bibit yang diberikan oleh OPD terkait untuk memenuhi kebutuhan dapur seperti cabai, jahe dan kunyit yang ditaruh di dalam polibek.
8 Lampiran 5. Transkip Dokumentasi
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25 Lampiran 6. Transkip Wawancara
Transkip Wawancara
I. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan
a. Nama : Drs. Ernest Sembiring, M.Si
Jabatan : Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat b. Nama : Ika Harianti, S.E
Jabatan : Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat c. Nama : Fryska Adelya Br. Sinaga, S.Kom
Jabatan : Staff Pemberdayaan Masyarakat II. Petugas Lapangan PT.P2W-KSS Kelurahan Sunggal
a. Nama : Rinaldi Sahputra Siagian, S.H, M.H Jabatan : Lurah Sunggal
b. Nama : Syafrina Nasution, S.H
Jabatan : Ketua TP.PKK Kelurahan Sunggal c. Nama : Reni Kartika
Jabatan : Sekretaris TP.PKK Kelurahan Sunggal d. Nama : Yusnidar
Jabatan : Ketua PT.P2W-KSS e. Nama : Siti Naimah
Jabatan : Sekretaris
f. Nama : Irma Sri wahyuni Jabatan : Bendahara III. Warga Binaan
a. Nama : Fitriana
Alamat : Jl. Pinang Baris Gg. Kapur b. Nama : Herlina
Alamat : Jl. Perwira II No.133 c. Nama : Rahmawati
Alamat : Jl. Beringin No.11
26 d. Nama : Sumiati
Alamat : Jl. Balai Desa Gg. Keluarga e. Nama : Widya Lestari
Alamat : Jl. Puskesmas I Gg. Salikin f. Nama : Zuraida
Alamat : Jl. TB Simatupang Gg. Abadi
27
Transkip Wawancara
I. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan
Nama : Drs. Ernest Sembiring, M.Si
Jabatan : Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Alamat : Jl. Kapten Patimura
No. Daftar Pertanyaan Hasil Wawancara
1. Siapakah yang menjadi pelaksana dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
PT.P2W-KSS ini merupakan program pemerintah pusat yang mana diturunkan ke setiap daerah khususnya di kelurahan yang mengalami 3R, dalam menjalankan program tersebut pastinya ada tim pelaksana untuk Kota Medan sendiri yang menjadi pelaksana dari program ini adalah Dinas P3APM dan dibantu oleh seluruh OPD terkait yang ada di Kota Medan serta peran aktif dari TP.PKK Kota Medan.
2. Kegiatan apa saja yang dilakukan saat PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Kegiatan program ini sangat banyak mulai dari penyuluhan, pembinaan, pelatihan sampai pemberian bantuan bagi warga binaan dan itu dilakukan oleh masing-masing dinas terkait.
3. Siapakah yang menyediakan sarana dan prasarana selama pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Jadi kalau untuk sarana selama kegiatan itu disediakan oleh masing-masing OPD yang mana segala biaya yang terkait didalamnya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan tahun anggaran berjalan.
4. Apa saja yang menjadi Ada yaitu SK Walikota, SK Camat Medan
28 landasan hukum dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Sunggal dan terakhir SK Kepala Kelurahan Sunggal.
5. Apakah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan memiliki petunjuk teknis dalam melaksanakan PT.P2W-KSS?
Khusus petunjuk teknis Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan memang belum memiliki karenakan kita juga pernah koordinasi dengan pemerintah provinsi dan dari mereka juga memang tidak ada mengeluarkan petunjuk teknis tersebut.
Jadi kami yang di dinas juga kadang suka kebingungan dalam membuat petunjuk teknis karena acuan kami juga tidak ada yang dari pusat maupun daerah maka dari itu kami sampai saat ini masih melihat petunjuk teknis yang dimiliki daerah lain.
6. Bagaimana koordinasi yang dilakukan antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan dengan setiap Dinas yang terkait dalam pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Biasanya koordinasi mengenai pelaksanaan kegiatan program ini dilakukan pada saat rapat kerja yang dihadiri langsung oleh bapak Walikota Medan beserta jajarannya dan pada saat program berjalan di Kelurahan Sunggal koordinasi tersebut tetap berjalan demi menyelaraskan setiap agenda kegiatan yang sudah ditentukan sebelumnya.
7. Bagaimana kesesuaian kegiatan PT.P2W-KSS dari yang telah ditetapkan sebelumnya dengan pelaksanaan di Kelurahan Sunggal?
Rata-rata memang sudah sesuai pelaksanaan kegiatannya tapi ada juga beberapa OPD yang tidak dapat mengikuti program ini karena masalah waktu berjalannya program yang cukup singkat yaitu satu tahun.
29 8. Bagaimana ketepatan dari
sasaran PT.P2W-KSS yang ada di Kelurahan Sunggal?
Tepat sasaran, karena program ini menargetkan wanita-wanita yang memiliki tingkat kesejahteraan yang bisa dibilang rendah. Melalui program ini nanti wanita yang sebelumnya tidak memiliki kemampaun atau keahlian tertentu setelah mengikuti program ini jadi memiliki keahlian. harus terkoordinasi dengan dinas terkait.
Dinas kan bukan hanya kegiatan PT.P2W-KSS saja yang diurusin, tapi banyak. Jadi ada saja jadwal yang tidak sesuai karena kesibukan dari Dinas.
Nama : Ika Harianti, S.E
Jabatan : Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Alamat : Jl. Sumber Amal No.225
No. Daftar Pertanyaan Hasil Wawancara
1. Siapakah yang menjadi pelaksana dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Memang dinas kami yang ditunjuk sebagai pelaksana PT.P2W-KSS tapi itu semua tidak terlepas dari partisipasi dari seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang ada di Kota Medan.
2. Kegiatan apa saja yang dilakukan saat PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Sasaran dari program ini adalah perempuan tentu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan berkaitan dengan peningkatan perananan perempuan yaitu adanya pelatihan-pelatihan seperti menjahit, tata boga, membuat kerajinan
30
tangan dan masih banyak lagi.
3. Siapakah yang menyediakan sarana dan prasarana selama pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Selama program ini berjalan di Kelurahan Sunggal memang semua sarana yang menunjang kegiatan pelatihan disediakan sama masing-masing Dinas yang terkait artinya semua dinas yang terlibat di dalamnya sudah pasti diberikan anggarannya masing-masing jadi dinas yang menyediakan sarananya tapi kalau untuk prasarana itu berasal dari kelurahan seperti tempat pelatihan seperti aula gitu terus lahan juga yang menyediakan dari pihak kelurahan.
4. Apa saja yang menjadi landasan hukum dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Landasan hukumnya ada di SK Walikota di situ udah jelas mengenai peraturan perundang-undangan mulai dari tingkat pusat sampai daerah.
5. Apakah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan memiliki petunjuk teknis dalam melaksanakan PT.P2W-KSS?
Untuk petunjuk teknis memang kita kebanyakan melihat dari daerah lain dan belum ada kita bikin sendiri, kemarin memang sudah kita buat rancangannya cuma paling kita rubahnya di masalah peraturannya, masalah perda-perdanya, masalah keadaan geografis Kota Medan, jumlah penduduk hanya itunya aja sih cuma kalau yang lainnya masih sama dengan daerah lain. Dan selama program ini berjalan kami memang selalu melihat contoh laporan kelurahan yang lalu-lalu untuk jadi pedoman bagi kelurahan yang baru akan melaksanakan PT.P2W-KSS.
6. Bagaimana koordinasi yang Itukan sudah ada ketetapan kelurahan
31 dilakukan antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan dengan setiap Dinas yang terkait dalam pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
mana saja yang akan menyelenggarakan PT.P2W-KSS jadi sebelum programnya berjalan di kelurahan sunggal kami sudah lebih dulu melakukan rapat yang dihadiri seluruh dinas yang ada dikota medan, ada juga dari TP.PKK tingkat kota medan dan dihadiri juga oleh bapak Walikota beserta jajarannya untuk membahas program ini.
Nanti masing-masing dinas di tanyak kira-kira apa yang mau mereka berikan untuk kelurahan sunggal baik dari segi sosialisasi, pelatihan, serta bantuan yang akan dikasih untuk warga binaan.
7. Bagaimana kesesuaian kegiatan PT.P2W-KSS dari yang telah ditetapkan sebelumnya dengan pelaksanaan di Kelurahan Sunggal?
Sudah sesuai tetapi terkadang ada juga yang tidak sesuai sebagian kecillah itu, biasanya sih kalau sudah dikonfirmasikan ke warga binaannya sudah pasti berjalan itu.
8. Bagaimana ketepatan dari sasaran PT.P2W-KSS yang ada di Kelurahan Sunggal?
Yang saya lihat saat program ini ada di Kelurahan Sunggal memang sudah cukup bagus apalagi antusias warga binaan yang begitu tinggi pada saat itu jadi bagi saya program ini sudah tepat sasaran apalagi hasil laporan yang mereka buat sudah cukup bagus bagi saya.
9. Apakah kegiatan patokan, jadwal sebenarnya itu akan dikondisikan dengan Dinas-dinas terkait.
32
Nama : Fryska Adelya Br. Sinaga, S.Kom Jabatan : Staff
Alamat : Jl. Jamin Ginting Gg. Nangka I
No. Daftar Pertanyaan Hasil Wawancara
1. Siapakah yang menjadi pelaksana dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
SK (Surat Keputusan) Walikota sudah ada perda yang mengatur jalannya program tersebut dan PT.P2W-KSS ini kan bukan rutin. Karena setiap tahun kan di sini, setiap tahun di sini.
2. Kegiatan apa saja yang dilakukan saat PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Ada berbagai kegiatan diantaranya sosialisasi, pembinaan serta pelatihan yang didukung langsung dari dinas-dinas yang ada di Kota Medan.
3. Siapakah yang menyediakan sarana dan prasarana selama pelaksanaan PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Dari OPD terkait karenakan mereka yang memberikan pelatihan dan dinas lebih tahu apa yang mereka butuhkan selama proses pelatihan berlangsung.
4. Apa saja yang menjadi landasan hukum dari PT.P2W-KSS di Kelurahan Sunggal?
Landasan hukum secara undang-undang ada pada SK yang dikeluarkan oleh
Landasan hukum secara undang-undang ada pada SK yang dikeluarkan oleh