BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Untuk TRANS TV
a. Lebih memperhatikan lagi apa yang diperlukan, meningkatkan kebutuhan dan sarana penunjang proses produksi, seperti penambahan komputer di setiap program.
b. Penambahan alat fotocopy disetiap lantai untuk dijadikan sebagai cadangan bila mana terjadi kerusakan pada alat fotocopy, karena alat fotocopy suka rusak dan kurang ada yang memperhatikan.
2. Untuk tim program “Islam Itu Indah” di TRANS TV
a. Memberikan inovasi baru dalam pembuatan tema agar jangan terus-terusan mengangkat isu dari kehidupan sehari-hari saja, tetapi juga bisa di ambil dari kehidupan politik atau hukum-hukum islam. Sehingga lebih luas cangkupannya dan pemirsa tidak bosan menonton program
“Islam Itu Indah”.
3. Untuk peneliti selanjutnya
a. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, agar lebih melibatkan responden yang lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA
Ardianto, Elvinaro & Erdiyana, Lukiati, Komala. 2004. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung : Sembiosa Rekata Media.
Askurifai, Baksin. 2006. Jurnalistik Televisi Teori dan Praktik. Bandung : Simbiosa Rekatam Media.
Baksin, Askurifai. 2006. Jurnalistik Televisi, Teori dan Praktik. Simbiosa Rekatama Media. Bandung.
Ciptono, Setyobudi. 2005. Pengantar teknik Broadcasting Televisi. Yogyakarta : Graha Ilmu
Departemen Agama Republik Indonesia. 2005. Al-Qur’an Terjemahan. Jakarta. PT. syamil Cipta Media
Fachruddin, Andi. 2015. Cara Kreatif Memproduksi Program Televisi. Yogyakarta : Andi Offset
Fachruddin, Andi. 2016. Manajemen Pertelevisian Modern. Yogyakarta : Andi Offset
Filosa, Ruth, Kheyene, Awang, Mutia, Made. 2013. Ekonomi Politik Media : Sebuah kajian. Yogyakarta : Lingkar Media.
FR. Sri Sartono. 2008. Teknik penyiaran dan produksi program radio, televisi dan film. Departemen Pendidikkan Nasional
Hadari Nawawi & Mimi Martini. 1994. “Penelitian Terapan”, Yogyakarta: Gajah Mada University.
J. Supranto. 2006. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan : Untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: Rineka Cipta
Junaedi, Fajar. 2014. Manajemen Media Masa : Teori, Aplikasi dan Riset. Yogyakarta : Buku Litera.
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Kuswandi, Wawan. 1996. Komunikasi Massa (Sebuah Analisis Media Televisi). Jakarta : Rineka Cipta
Lexy J., Moleong. 2001. Metodologi Penelitian Kualtatif. Bandung : Remaja Rosdakarya
Mardalis. 1993. Metode Penelitian. Jakarta : Bumi Aksara
Mardalis. 2008. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.
McQuail, Denis. 2011. Teori Komunikasi Massa. Jakarta : Salemba Humanika. Miles, B.B., dan A.M. Huberman, 1992, Analisa Data Kualitatif, UI Press Jakarta Moleong. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatif, CV. Remaja Rosdakarya,
Bandung.
Moleong, Lexy. J. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya. Bandung
Moh, Nazir, Ph.D. 2013. Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia.
Morissan, M.A. 2008. Manajemen Media Penyiaran : Strategi Mengelola Radio & Televisi. Jakarta : Kencana Prenada Group
Televisi. Jakarta : Kencana Prenada Group
Morissan, M.A. 2011. Manajemen Media Penyiaran : Strategi Mengelola Radio & Televisi. Jakarta : Kencana Prenada Group
Mulayana, Deddy. 2002. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya
Noor, Juliansyah. 2011. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah. Jakarta : Kencana Prenada Group.
Omar, Toha yahya. 1983. Ilmu dakwah. Jakarta. Wijaya.
Onong Uchjana Effendi. 1986. Dimensi-Dimensi Komunikasi. Bandung : PT. Alumni.
Pimay, Awaluddin. 2005. Paradigma Dakwah Humanis: Strategi dan Metode Dakwah Prof KH Syaifudin Zuhri. Semarang: Rasail.
Prof. Dr. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Rm Soenarto. 2007. Program Televisi. Jakarta : Citra Raya
Suprapto, Tommy. 2006. Berkarier di Bidang Broadcasting, Media Presindo, Yogyakarta : Media Presindo
Subroto, Darwanto, Sastro. 1994. Produksi Acara Televisi. Yogyakarta : Duata Wacana University Press
Sutisno, P. C. S. 1993. Pedoman Praktis Penulisan Skenario Televisi dan Video. Jakarta : PT. Gramedia Widisarana Indonesia
Soenarto, RM. 2007. Program Televisi Dari Penyusunan Sampai Pengaruh Siaran. Jakarta : FFTV-IKJ.
Usmara, Usi. 2008. Pemikiran Kreatif Pemasaran. Yogyakarta : Amara Books. Wahyudi, J. B. 1994. Dasar-Dasar Manajemen Penyiaran. Jakarta : PT.
Gramedia Pustaka Utama
Wibowo, Fred. 2007. Teknik Produksi Program Televisi. Yogyakarta : Pinus Book Publisher
Winardi. 1989. Strategi Pemasaran. Bandung : Mandar Maju.
SKRIPSI
1. Frilia Nengsih Tuakia mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2014 dengan judul Strategi Kreatif Program Acara “Alunan Nada Seribu Pulau” di TVRI Stasiun Maluku.
2. Rifqi Rakhmat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2011 dengan judul Strategi Kreatif Program Acara “Musik Nyasar” di Rolasan di Jogja TV Yogyakarta dalam Menarik Minat Penonton.
3. Aditya Krishna Bhaskara Martha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun 2015 dengan judul Strategi Kreatif Program Acara “Mirip Sulap” dalam menarik minat penonton di ADITV Yogyakarta. 4. Ahmad Evan Tantri mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
pada tahun 2013 dengan judul skripsi Strategi Kreatif Program Acara Teatronik TVRI Dalam Meningkatkan Potensi Siswa Yogyakarta.
Sumber Lainnya :
1. Wawancara dengan produser, senior kreatif, kreatif, dan Ibu Jamaah 2. http://transtv.co.id
3. http://news.liputan6.com/read/2391624/nilai-indeks-siaran-televisi-program-religi-tertinggi
4. http://kpi.go.id/download/Pengumuman/Handout-hasil-survei-indeks-kualitas-program-siaran-televisi-juli-agustus-2015.pdf
5. (http://www.tabloidbintang.com/extra/top‐list/19272‐ini‐peringkat‐25‐
INTERVIEW GUIDE
“STRATEGI KREATIF PROGRAM ISLAM ITU INDAH DI TRANS TV
DALAM MEMPERTAHANKAN PENONTON TAHUN 2016”
A. Pertanyaan ini diajukan untuk produser “Islam Itu Indah”
1. Bagaimana awal mula program “Islam Itu Indah” ?
2. Apa tujuan, visi dan misi program “Islam Itu Indah” ?
3. Apa karakteristik dari program “Islam Itu Indah” yang membedakan
program tausiyah ini dengan program tausiyah yang lainnya ?
4. Apa yang menjadi fokus utama dalam program “Islam Itu Indah” ?
5. Mengapa tayangan program “Islam Itu Indah” jam 05.00 pagi ?
6. Bagaimana segmentasidalam program “Islam Itu Indah” ?
7. Siapa target sasaran audienprogram “Islam Itu Indah” ? Mengapa ?
8. Bagaimana positioningdalam program “Islam Itu Indah” ? 9. Bagaimana targetingprogram “Islam Itu Indah” ?
10. Siapa saja yang ikut terlibat dalam proses produksi program “Islam Itu Indah” dan bagaimana pembagian tugasnya ?
11. Bagaimana perencanaan program “Islam Itu Indah” dalam proses produksi mulai dari pra, produksi hingga pasca produksi ?
12. Apa saja yang harus diperhatikan dalam menyusun program “Islam Itu Indah” ?
13. Bagaimana mendapatan tema, lalu apakah ada batas-batasan dalam pembuatan tema ?
14. Bagaimana mengembangkan ide dalam pembuatan tema dan proses pembuatan materi ?
15. Kendala apa saja yang ada pada saat penemuan ide dalam program
“Islam Itu Indah” ?
17. Bagaimana strategi kreatif dalam mengkonsep dan mengembangkan
materi, melihat program “Islam Itu Indah” sudah bertahan selama lima
tahun ?
18. Bagaimana strategi kreatif program “Islam Itu Indah” dalam
mempertahankan penontonnya ?
19. Bagaimana mengemas program dakwah “Islam Itu Indah” agar tetap
menarik dan digemari oleh pemirsa ?
20. Faktor pendukung dan penghambat apa saja yang dialami dalam berkopetisi di industri pertelevisian saat ini ?
B. Pertanyaan ini diajukan untuk tim kreatif program “Islam Itu Indah”
1. Bagaimana konsep yang dalam program “Islam Itu Indah” ?
2. Bagaimana segmentasi dalam program “Islam Itu Indah” ?
3. Siapa taget sasaran audien program “Islam Itu Indah” ? Mengapa? 4. Bagaimana positioning dalam program “Islam Itu Indah” ?
5. Bagaimana targeting program “Islam Itu Indah” ?
6. Siapa saja yang ikut terlibat dalam proses produksi program “Islam Itu
Indah” ?
7. Siapa saja tim kreatif dalam program “ Islam Itu Indah” ? 8. Bagaimana proses kerja tim kreatif dan pembagian tugasnya ?
9. Apa saja yang dilakukan oleh tim kreatif “Islam Itu Indah” dari mulai
persiapan pra, produksi, hingga pasca produksi ?
10. Faktor pendukung dan penghambat apa saja yang dialami dalam
proses produksi program “Islam Itu Indah” ?
11. Mengapa tayang program “Islam Itu Indah” jam 05.00 pagi ?
12. Bagaimana tim kreatif mengemas program “Islam Itu Indah” agar
tetap menarik dan disukai oleh pemirsa ?
13. Bagaimana tim kreatif mendapatan tema, lalu apakah ada batas-batasan dalam pembuatan tema ?
15. Kendala apa saja yang ada pada saat proses penemuan ide program
dakwah “Islam Itu Indah” ?
16. Bagaimana proses pembuatan materi program “Islam Itu Indah ?
17. Kenapa urutan segmen dalam rundown setiap harinya berbeda-beda ? 18. Kenapa dalam program “Islam Itu Indah” menampilkan tiga
narasumber ?
C. Pertanyaan ini diajukan untuk jamaah dirumah dan jamaah di studio 1. Bagaimana tanggapan anda mengenai tema-tema yang disajikan dalam
program “Islam Itu Indah”?
2. Bagaimana tanggapan anda mengenai narasumber dalam program “Islam
Itu Indah”?
3. Bagaimana tanggapan anda mengenai bintang tamu yang diundang dalam
program “Islam Itu Indah”?
4. Apa yang menjadi daya tarik dalam program “Islam Itu Indah”?
5. Masukan apa yang ingin anda sampaikan untuk program “Islam Itu