• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

1. Kepada Pendidik

Untuk senantiasa mempertahankan kemampuan dan prestasi dalam mengajar dan juga bisa meningkatkan lagi agar menciptakan peserta didik yang lebih unggul dan berprestasi lagi dalam pembelajaran PAI baik itu secara akademik maupun non akademik, sehingga hal ini dapat meminimalisir pandangan masyarakat sekitar terhadap anak autis tersebut dan mampu membuat anak mempunyai kepercayaan dan kehormatan di mata masyarakat.

2. Kepada Peserta Didik

Untuk senantiasa meningkatkan lagi prestasinya dan tunjukan pada dunia bahwa kita juga bisa seperti anak umum lainnya dalam berprestasi dan agar kita tidak dipandang sebelah mata lagi.

3. Kepada Sekolah Swasta Autis Lainnya

Untuk menjadi motivasi, dorongan serta pedoman bagi sekolah swasta lainnya agar juga termotivasi untuk mengembangkan sekolah dengan Pembelajaran PAI dan menciptakan peserta didik yang berprestasi dalam hal yang bersifat Religius.

DAFTAR KEPUSTAKAAN Al-Qur’anul karim, Al-Alaq : 1-5

Al-Qur’anul Karim, Al-Baqarah : 286 Al-Qur’anul Karim, Al-Baqarah : 151 Al-Qur’anul karim, An-Nahl : 125 Al-Qur’anul Karim, An-Nisa’ : 9 Al-Qur’anul Karim, Al-Qalam : 4

Armai,Arief, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta : Ciputat Press, 2002

Arifin, Zaenal, Evaluasi Pembelajaran, Bandung : PT.Remaja Rosdakarya, 2009.

Al Nahlawi, Abdurrahman, Al-Ushul fi Al-Trbiyah Al-Islamiyah wa Asalibuha fi Al- Baiti Wa Al-Madrasah Wa Al Mujtama’,Daar Al-Fikri, 1996.

Data Sekolah SLB Autis Bima Solok tahun 2018/2019

Departemen Agama Islam, al-Quran Tajwid dan Terjemahnya Jakarta : PT Syamil Cipta Media 2006.

Darajat,Zakiah, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta :Bumi Aksara, 1992.

Darajat,Zakiah dkk, Ilmu Pendidikan Islam,Jakarta : Bumi Aksara, 2012.

Efendi, M. Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan, Jakarta : Bumi Aksara 2001.

Gafar, Abd. Irpan, dan Jamil B, Muhammad, Re-Formulasi Rancangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jakarta : Nur Insani, 2003.

Hamalik, Oemar, Kurikulum dan Pembelajaran,Jakarta : Bumi Aksara, 1999.

Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada,2005.

http://www.majalahpendidikan.com/2011/10tujuan-dan-ruang-lingkup-pembelajaran,html, Diakses pada hari senin, 10 juni 2019 jam 8.58 WIB.

Marimba, D. Ahmad, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung : AlMa’rif,1998.

Mahfud, Rois, Al-Islam Pendidikan Agama Islam, Jakarta : Erlangga, 2011.

Mawardi, Imam, “Karakteristik dan Implementasi Pembelajaran PAI di Sekolah Umum”,sebuah tinjauan dari perfoma dan kompetensi guru PAI, Jurnal, Mangelang : Ilmu Tarbiyah At-Tajdid, vol.2.No.Juli 2013.

Mufidah, Psikologi Keluarga Islam Berwawasan Gender, Malang : UIN-Malang Press, 2008

Moleong, J. Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya,1995.

Narbuko, Chalid, Ahmadi, Abu, Metodologi Penelitian, Jakarta : Bumi Aksara, 2004.

Nevid, S. Jeffery, dkk, Psikologi Abnormal Edisi Kelima Jilid 2, Jakarta : Erlangga, 2005.

Nevid, S. Jeffrey, A. Rathus Spencer dan Greene, Beverly, Psikologi Abnormal, Jakarta : Erlangga, 2003.

Ormrod, Ellis, Jeanne, Psikologi Pendidikan, Jakarta : PT Gelora Aksara Pratama 2008.

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Kalam Mulia, 2004.

Rusman, Pembelajaran Tematik Terpadu Teori, Praktik dan Penilaian, Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada, 2016.

Roqib, Moh. Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta : PT . LKS Printing Cemerlang, 2009.

Salim, Agus, Teori dan Paradigma Penelitian Sosial, Yogyakarta : Tiara Wacana,2006.

Sabri, Ahmad, Strategi Belajar Mengajar Micro Teaching,Ciputat : Quantum Teaching, 2010

Santoso, Hargio, Cara Memahami dan Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus Yogyakarta : Gosyen Publishing, 2012.

Sanjaya,Wina, Kurikulum Dan Pembelajaran, Jakarta : Kencana, 2011.

Sampurno, Tejo, Seni,Melukis dan Anak Autis Penanganan dan Perkembangan Melalui Seni dan Cara Mengevaluasi Karya Anak Autis, Yogyakarta : Psikosain,2015.

Shihab,M.Quraish, Tafsir Al-Misbah, Kairo : Lentera Hati, 2009.

Subagio, Joko, Metodologi Penelitian dalam Teori dan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta, 1997.

Sulistyorini, Esensi Manajemen Pendidikan Islam Pengelolaan Lembaga untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam,Yogyakarta :Sukses Offset, 2014.

Sunggono,Bambang, Metodologi Penelitian Hukum, Jakarta : PT Raja GrafindoPersada, 1997.

Setiawan, R.Coni,dan Mangunsong, Frieda, Keluarbiasaan Ganda, Jakarta : Kencana, 2010.

S. Nevid, Jeffery dkk, Psikologi Abnormal Edisi Kelima Jilid 2, Jakarta : Erlangga, 2005.

Sholeh, Racman, Abdul, PendidikanAgamaDanKeagamaan (Visi, Misi dan Aksi), Jakarta: PT Gemawindu Panca Perkasa, 2000.

Tafsir, Ahmad, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2005.

Umar, Bukhari, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Amzah, 2011.

UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat 1.

UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 5 ayat 2.

Wawancara dengan ibuk Novri Arina pada tanggal 19 Agustus 2019 Wawancara dengan ibuk Rina tanggal 20 Agustus 2019

Wawancara dengan ibuk Rina tanggal 21 Agustus 2019 Wawancara dengan ibuk Novri Arina tanggal 22 Agustus 2019

Zayadi,Ahmad & Majid,Abdul, Pembelajaran PAI Berdasarkan Pendekatan Kontekstual,Jakarta: Raja Grafindo, 2005.

Agama Islam di

- Metode yang digunakan 8, 9

- Teknik dan media yang digunakan 10, 11, 12

- Proses kegiatan belajar 13, 14

- Bahan ajar/pelajaran 15, 16

 Penilaian 17, 18,

- Proses penilaian 19, 20, 21

- Hasil 22, 23

- Metode yang digunakan 29, 30

- Teknik dan media yang digunakan 31, 32, 33 - Proses kegiatan belajar 34, 35, 36, 37

- Bahan ajar/pelajaran 38, 39, 40

 Penilaian 41

- Proses penilaian 42, 43, 44

- Hasil 45, 46

c. Pendekatan Intereaksi Sosial  Perencanaan 47, 48

 Pelaksanaan 49, 50, 51

- Metode yang digunakan 52, 53

- Teknik dan media yang digunakan 54, 55

- Hasil 67, 68 d. pendekatan tingkah laku

(Behavioral Approach)

 Perencanaan 69, 70, 71

 Pelaksanaan 72, 73

- Metode yang digunakan 74, 75

- Teknik dan media yang digunakan 76, 77

- Proses kegiatan belajar 78, 79, 80

- Bahan ajar/pelajaran 81, 82

 Penilaian 83, 84

- Proses penilaian 85, 86

- Hasil 87, 88

ekspositori sebelum proses pembelajaran dikelas?

2. Bagaimana bentuk perencanaan yang ibu buat pada pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan ekspositori?

3. Apakah perencanaan pendekatan ekspositori yang ibu jalankan sesuai dengan fakta yang terjadi dilapangan?

4. Bagaimana proses pembelajaran PAI bagi anak autis jika menggunakan pendekatan ekspositori?

5. Apakah pendekatan ekspositori terlaksana dengan baik saat pembelajaran PAI berlansung?

6. Apakah ada respon dari siswa saat pembelajaran berlansung dengan pendekatan ekspositori?

7. Apakah dengan menggunakan pendekatan ekspositori anak-anak bisa faham akan materi yang ibu sampaikan?

8. Apa saja bentuk metode yang dapat ibu gunakan dalam pendekatan ekspositori?

9. Bagaimana dengan respon siswa terhadap metode yang ibu gunakan saat pembelajaran PAI apakah mereka mudah memahami?

10. apakah ada teknik khusus yang ibu gunakan dalam mengajarkan materi PAI untuk anak autis melalui pendekatan ekspositori?

11. Media apa saja yang ibu gunakan untuk menunjang proses pembelajaran PAI dengan pendekatan ekspositori?

12. Bagaimana respon siswa terhadap media yang ibu gunakan melalui pendekatan ekspositori?

13. Bagaimana bentuk keaktifan siswa saat proses pembelajaran berlansung jika menggunakan pendekatan ekspositori?

14. Kesulitan seperti apa yang ibu rasakan dalam proses pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan ekspositori?

17. Bagaimana sistem penilaian ibu jika menggunakan pendekatan ekspositori?

18. Apakah ada teknik dan cara khusus ibu dalam melakukan penilaian kepada siswa melalui pendekatan ekspositori?

19. Bagaimana bentuk penilaian yang ibu lakukan pada siswa saat pembelajaran PAI menggunakan pendekatan ekspositori?

20. Adakah bentuk penilaian lain yang ibu gunakan diluar proses pembelajaran PAI berlansung?

21. Berbentuk apakah evaluasinya apakah dalam bentuk tugas rumah atau latihan lansung disekolah?

22. Bagaimana hasil dan pencapaian siswa jika ibu menggunakan pendekatan ekspositori?

23. Apakah siswa mampu mendapatkan nilai yang memuaskan jika menggunakan pendekatan ekspositori?

24. Apakah ibu merancang perencanaan jika menggunakan pendekatan inquiry/discovery sebelum proses pembelajaran dikelas?

25. Bagaimana bentuk perencanaan yang ibu buat jika menggunakan pendekatan Inquiry/discovery?

26. Dikarenakan anak autis adalah anak yang mengalami gangguan perkembangan bahasa dan komunikasi secara normal, apakah ibu pernah menggunakan pendekatan inkuiry/discovery?

27. Dalam bentuk apa pelaksanaan pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan Inquiry/discovery?

28. Apakah anak autis ini mampu memahami pembelajaran jika menggunakan pendekatan inqury/discovery?

29. Apa metode yang biasa ibu gunakan dalam pendekatan inquiry/discovery bagi anak autis?

32. Dalam bentuk apakah teknik yang ibu gunakan dalam proses pembelajaran PAI melalui pendekatan Inqury/Discovery?

33. Media apa saja yang ibu gunakan untuk menunjang proses pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery ?

34. Bagaimana bentuk proses pembelajaran jika ibu menggunakan pendekatan Inqury/Discovery dikelas?

35. Apakah menggunakan pendekatan Inqury/Discovery mampu mendorong siswa untuk aktif saat proses pembelajaran PAI berlansung?

36. Apakah anak autis bisa memahami materi PAI jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

37. Kesulitan seperti apa yang ibu rasakan dalam proses pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery bagi anak autis?

38. Bentuk serta contoh bahan dan materi PAI yang ibu gunakan jika memakai pendekatan Inqury/Discovery?

39. Bagaimana reaksi siswa terhadap materi yang ibu berikan jika melalui pendekatan Inqury/Discovery?

40. Apakah anak autis mudah memahami materi PAI jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

41. Bagaimana bentuk evaluasi ibu pada anak autis ini jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

42. Apakah ada teknik dan cara khusus ibu dalam melakukan penilaian jika menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

43. Bagaimana proses penilaian yang ibu lakukan untuk pembelajaran PAI menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

44. Berbentuk apakah evaluasinya apakah dalam bentuk diskusi disekolah?

45. Bagaimana hasil dan pencapaian siswa jika ibu menggunakan pendekatan Inqury/Discovery?

48. Bagaimana bentuk perencanaan yang ibu buat jika menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

49. Apakah pendekatan intereaksi sosial bisa diterapkan bagi anak autis saat pembelajaran PAI?

50. Bagaimana bentuk pelaksanaan pendekatan intereaksi sosial bagi anak autis dalam proses pembelajaran PAI?

51. Apakah menggunakan pendekatan intereaksi sosial mampu mendorong anak autis untuk berbicara dan memahami materi dengan baik?

52. Seperti apa metode yang biasa ibu gunakan pada pembelajaran PAI melalui pendekatan intereaksi sosial?

53. Bagaimana dengan respon siswa terhadap metode yang ibu gunakan saat pembelajaran PAI apakah mereka mudah memahami?

54. apakah ada teknik khusus yang ibu gunakan dalam mengajarkan materi PAI untuk anak autis menggunakan pendekatan Intereaksi sosial?

55. Media apa saja yang ibu gunakan untuk menunjang proses pembelajaran PAI melaui pendekatan Intereaksi Sosial?

56. Bagaimana proses pembelajaran jika ibu menggunakan pendekatan interaksi sosial?

57. Bagaimana respon siswa dalam memahami materi yang ibu berikan melalui pendekatan intereaksi sosial?

58. Apakah anak autis mampu memahami dengan baik sedangkan ia sangat malu untuk berkomunikasi?

59. Kesulitan seperti apa yang ibu rasakan dalam proses pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

60. Materi PAI apa yang sering ibu gunakan dengan pendekatan intereaksi sosial?

63. Dalam bentuk apa ibu melakukan evaluasi bagi anak autis melalui pendekatan intereaksi sosial?

64. Apakah ada teknik dan cara khusus ibu dalam melakukan penilaian tersebut?

65. Bagaimana proses penilaian yang ibu lakukan untuk pembelajaran PAI menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

66. Berbentuk apakah evaluasi yang ibu pilih jika menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

67. Bagaimana hasil dan pencapaian siswa jika ibu menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

68. Apakah siswa mampu dan mendapatkan nilai yang memuaskan jika menggunakan pendekatan intereaksi sosial?

69. Apakah ibu merancang perencanaan jika menggunakan pendekatan tingkah laku sebelum proses pembelajaran dikelas?

70. Bagaimana bentuk perencanaan yang ibu buat jika menggunakan pendekatan tingkah laku?

71. Apakah Bentuk perencanaan tersebut sesuai dan terlaksana dengan baik saat pembelajaran PAI berlansung?

72. Bagaimana bentuk pelaksanaan ibu pada anak autis ini jika menggunakan pendekatan tingkah laku dalam pembelajaran PAI?

73. Apakah dengan menggunakan pendekatan tingkah laku anak-anak faham akan materi yang ibu sampaikan?

74. Apa metode yang biasa ibu gunakan dalam pendekatan tingkah laku?

75. Bagaimana dengan respon siswa terhadap metode yang ibu gunakan saat pembelajaran PAI menggunakan pendekatan tingkah laku ?

76. Apakah ada teknik khusus yang ibu gunakan dalam mengajarkan materi PAI untuk anak autis menggunakan pendekatan tingkah laku ?

79. Apakah ada respon siswa Terhadap materi PAI menggunakan pendekatan tingkah laku ?

80. Kesulitan seperti apa yang ibu rasakan dalam proses pembelajaran PAI jika menggunakan pendekatan pendekatan tingkah laku ?

81. Materi PAI apa yang sering ibu gunakan dengan pendekatan pendekatan tingkah laku ?

82. Bagaimana bentuk materi tersebut mudah dipahami siswa jika menggunakan pendekatan pendekatan tingkah laku ?

83. Bagaimana sistem penilaian ibu jika menggunakan pendekatan tingkah laku ?

84. Apakah ada teknik dan cara khusus ibu dalam melakukan penilaian?

85. Bagaimana proses penilaian yang ibu lakukan untuk pembelajaran PAI menggunakan pendekatan pendekatan tingkah laku ?

86. Berbentuk apakah evaluasi yang ibu lakukan saat proses pembelajaran berlansung?

87. Bagaimana hasil dan pencapaian siswa jika ibu menggunakan pendekatan ini?

88. Apakah siswa mampu dan mendapatkan nilai yang memuaskan jika menggunakan metode ini?

3. Bagaimanakah dengan sikap siswa terhadap guru dan sesama temannya ibu?

4. Kurikulum apa yang diterapkan disekolah ini ibu?

5. Apakah ada ibu melihat dampak dari diterapkannya kurikulum tersebut bagi pihak sekolah dan terutama bagi anak didik?

6. Bagaimana dengan guru yang mengajar dikelas saat menghadapi anak-anak didik yang mempunyai karakteristik masing-masing ibu?

7. Apakah tidak ada kendala dan keluhan yang ibu lihat pada masing-masing guru yang mengajarkan materi pendidikan Agama Islam disekolah ini ibu?

8. Bagaimana solusinya jika ada anak didik yang menangis dan ingin pulang ketika masih dalam jam pembelajaran ibu apakah dizinkan untuk pulang?

9. Bagaimana cara ibu melakukan pemantauan kegiatan pembelajaran oleh masing-masing guru?

10. Ibu Apa saja sarana dan prasarana milik sekolah yang telah dihitung nilai asetnya pada tahun terakhir?

3. Apakah ananda menyukai pembelajaran Pendidikan Agama Islam?

4. Bagaimana belajar dengan gurunya menyenangkan?

5. Apakah ananda menyukai metode yang digunakan guru saat belajar?

6. Apakah ananda mempunyai tugas rumah yang diberikan oleh guru?

7. Bisakah ananda membuat tugas yang diberikan guru itu dengan baik?

8. Apakah ananda sering bertanya saat belajar dikelas?

9. Pernahkan ananda mendapatkan nilai tertinggi dikelas?

10. Bagaimana dengan tugas dirumah apakah ananda mengalami kesulitan saat mengerjakan tugas?

NO Kegiatan/Aspek yang diamati

Inquiry/discovery kepada siswa

intereaksi sosial kepada siswa

Tingkah laku kepada siswa

Dokumen terkait