BAB V PENUTUP
B. Saran
1. Agar tokoh agama atau orang yang dituakan di dusun Crogol memberikan penyuluhan yang seimbang antara pendidikan formal dan pendidikan non formal, dimana semuanya sama-sama penting. Supaya persepsi masyarakat yang menganggap pendidikan formal itu tidak penting bisa berubah.
2. Perlu adanya penyuluhan terhadap pentingnya pendidikan formal bagi orang tua dan anak di dusun Crogol, sehingga pemikiran orang tua yang beranggapan pendidikan formal itu tidak penting hilang dan orang tua bisa perhatian pada anak dalam hal pendidikan formal, misalnya orang tua mendampingi ketika anak sedang belajar, sehingga orang tua mengetahui perkembangan belajar anak. Sehingga minat anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bisa meningkat.
3. Diharapkan dengan adanya penelitian ini bisa menjadi rujukan penelitian untuk peneliti selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, Abu. 1991. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, Sri. 2010. Konsep Persepsi, (Online), (www.pradikto.com/2013/03/konsep- persepsi_5.html, di akses 2 Oktober 2018).
Daradjat, Zakiyah, dkk. 2011. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Dimyati dkk. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Fatchurrohman. 2012. Kemitraan Pendidikan Relasi Sinergis antara Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat. Salatiga: STAIN Salatiga Press
Hamalik, Oemar. 2003. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasbullah. 2009. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grasindo Persada.
Idris, Zahara dan Lisma Jamal. 1992. Pengantar Pendidikan 1. Jakarta: PT Grasindo.
Ihsan, Fuad. 2008. Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Joesoef, Soelaiman. 2004. Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Koentjaraningrat. 2011. Pengantar Antropologi 1. Jakarta: Renika Cipta.
Maunah, Binti. 2009. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Teras.
Moeloeng, J Lexy. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muslich, Masnur. 2015. Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensial. Cet ke 5. Jakarata: Bumi Aksara.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rakhmat, Jalaluddin. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Saleh, Abdurrohman, Dkk. 2004. Psikologi, Suatu Pengantar. Jakarta: Prenada Media
Slameto. 1991. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sujdana, Nana. 1995. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Suwarno, Wiji. 2006. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jogjakarta: Ar-Ruzz.
Syah, Muhibbin. 1997. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Tafsir, Ahmad. 2005. Ilmu Pendidikan Dalam Persfektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
KODE PENELITIAN
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 1. Responden No Nama Kode 1. H. Zainal Abidin ZA 2. Rolijah R 3 Nurudin N 4. Faizah F 5. Dawud Mustofa DM 6. Walpingah WL 7. Waringah WR 8. Fatkhul Akhadi FA 2. Metode Penelitian
Metode Penelitian Kode
3. Media Penyimpanan Data Media Kode Foto T File F 4. Kategori Kategori Kode
Persepsi Masyarakat Terhadap Pentingnya Pendidikan Formal
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN KEPALA DESA
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018
Kode Responden : ZA
Kode Data : W/ZA
Hari/Tanggal : 29 Juni 2018
Tempat : Balai Desa Brunosari
Waktu : 08.00-08.57
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN KEPALA DESA
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018
Kode Responden : R
Kode Data : W/R
Hari/Tanggal : 5 Juli 2018
Tempat : Rumah Ibu R
Waktu : 17.00-17.35
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN MASYARAKAT
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : WL
Kode Data : W/WL
Hari/Tanggal : 02 Juli 2018
Tempat : Rumah Ibu WL
Waktu : 15.00-15.45
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
PEDOMAN WAWANCARA DENGAN KEPALA DUSUN
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : FA
Kode Data : W/FA
Hari/Tanggal : 07 Juli 2018
Tempat : Rumah Pak FA
Waktu : 19.00-19.45
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
TRANSKIP WAWANCARA DENGAN KEPALA DUSUN
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : ZA
Kode Data : W/ZA
Hari/Tanggal : 29 Juni 2018
Tempat : Balai Desa Brunosari
Waktu : 08.00-08.57
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
“Menurut saya, pendidikan formal itu pendidikan untuk mengetahui ilmu secara luas, sedangkan pendidikan agama Islam untuk mengetahui ilmu tentang Islam. Sehingga pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal itu sangat penting mbak, sebab disamping untuk memperdalam ilmu pengetahuan, juga untuk melatih kedisiplinan anak, contohnya dalam menghargai waktu”.
TRANSKIP WAWANCARA DENGAN MASYARAKAT
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : R
Kode Data : W/R
Hari/Tanggal : 5 Juli 2018
Tempat : Rumah Ibu R
Waktu : 17.00-17.35
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
“Sak ngertose kulo pendidikan formal niku pendidikan ingkang wonten sekolahan, ingkang ndadosaken lare pinter. Kados teng SD niku. Yen pendidikan agami Islam niku ingkang ndadosaken lare saget ngaji lan ngerti babagan agami. Dados pendidikan agami Islam teng pendidikan formal niku penting, supados lare pinter lan ngerti agami. Ananging nasib kulo nopo pripun nggih, lare kulo niku ken sekolah mboten purun. Lare kulo mawon ingkang lulus SD namong setunggal”.
TRANSKIP WAWANCARA DENGAN MASYARAKAT
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : R
Kode Data : W/R
Hari/Tanggal : 5 Juli 2018
Tempat : Rumah Ibu R
Waktu : 17.00-17.35
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
“Sak ngertose kulo pendidikan formal niku pendidikan ingkang wonten sekolahan, ingkang ndadosaken lare pinter. Kados teng SD niku. Yen pendidikan agami Islam niku ingkang ndadosaken lare saget ngaji lan ngerti babagan agami. Dados pendidikan agami Islam teng pendidikan formal niku penting, supados lare pinter lan ngerti agami. Ananging nasib kulo nopo pripun nggih, lare kulo niku ken sekolah mboten purun. Lare kulo mawon ingkang lulus SD namong setunggal”.
TRANSKIP WAWANCARA DENGAN MASYARAKAT
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : WL
Kode Data : W/WL
Hari/Tanggal : 02 Juli 2018
Tempat : Rumah Ibu WL
Waktu : 15.00-15.45
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
“Saya tidak paham mbak pendidikan formal itu apa, yang saya ya sekolah itu. Kalau pendidikan agama Islam itu ya pendidikan yang mengajarkan cara membaca al- Qur’an yang baik dan benar dan yang mengajarkan yang yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh untuk dilakukan. Pendidikan itu sangat penting mbak untuk anak, supaya anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan mudah dalam mencari pekerjaan. Apalagi seperti sekarang ini, mencari pekerjaan itu sulitnya minta ampun.
Jadi saya ingin anak-anak saya sekolah setinggi-tingginya biar nanti tuanya tidak menyesal seperti saya. Saya itu dulunya selalu mendapatkan peringkat 1 di kelas. Karena orang tua saya tidak punya uang, akhirnya saya cuma lulusan SD. Giliran anak saya ada uang tetapi disuruh sekolah itu cuma asal berangkat saja, susah sekali kalau disuruh belajar.”
TRANSKIP WAWANCARA DENGAN KEPAL DUSUN
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DUSUN CROGOL, DESA BRUNOSARI, KECAMATAN BRUNO, KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2018 Kode Responden : FA
Kode Data : W/FA
Hari/Tanggal : 07 Juli 2018
Tempat : Rumah Pak FA
Waktu : 19.00-19.45
Daftar Pertanyaan:
Bagaimana persepsi anda tentang pentingnya pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal?
“Pendidikan formal itu ya pembelajaran di sekolah yang nantinya sangat berguna bagi penerus bangsa. Sedangkan pendidikan agama Islam itu pembelajaran yang di dalamnya dijelaskan batasan-batasan perbuatan yang boleh kita lakukan dan tidak boleh kita lakukan. Dimana seperti sekarang ini pergaulan antara perempuan dan laki-laki sudah melampaui batas. Sehingga Pendidikan agama Islam dalam pendidikan formal itu sangat penting, sebab maju dan tidaknya suatu Negara
tergantung pada pendidikannya. Semakin bagus pendidikan Negara tersebut, maka semakin maju negaranya. Untuk saat ini kan saya belum tahu rasanya menyekolahkan anak itu seperti apa, karena anak saya masih kecil. Akan tetapi saya mempunyai keinginan untuk menyekolahkan anak saya sampai perguruan tinggi. Supaya anak saya itu bisa menjadi contoh untuk anak-anak disini. Diman sampai saat belum belum begitu peduli terhadap pendidika. Rata-rata orang disini itu cuma lulusan SD mbak. Ada beberapa yang lulusan SMP dan SMA, untuk yang lulusan perguruan tinggi itu jarang sekali mbak. Hal ini dipengaruhi oleh pandangan orang tuanya yang belum begitu tahu pendidikan itu apa, yang mereka tahu hanya bertani dan beribadah. Akibatnya anak-anak di sini itu tidak begitu minat untuk melanjutkan sekolah. Selain itu tokoh masyarakat atau orang yang dituakan di dusun Crogol itu memberikan masukan kepada masyarakat Crogol itu untuk mondok, agar tahu ilmu agama. Tidak ditambahi sekolah, padahal di sekolah juga dijelaskan tentang ilmu agama.”
FOTO KEGIATAN 1. Foto dengan Pak Lurah
2. Foto dengan Pak Kadus
4. Foto Pembagian Daging Kurban
5. Foto Gotong Royong
6. Foto Menanam Padi