BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran/Rekomendasi
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, dapat dikemukakan beberapa hal yang dapat dijadikan masukan dan bahan pertimbangan bagi
89
Christie Febriani Irawan, 2014
Peran Kader Pada Program Parenting Dalam Meningkatkan Kemampuan Orangtua Menjalankan Pola Asuh Di Keluarga
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
beberapa pihak terkait yang berhubungan dengan peran kader pada program parenting dalam meningkatkan kemampuan orangtua menjalankan pola asuh di keluarga (Studi Deskriptif di POS PAUD Amarilis Dusun Tegal Mantri Desa Lembang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat).
1. Saran untuk Lembaga dan Kader POS PAUD Amarilis
a. Hendaknya setiap program parenting yang diselenggarakan oleh kader, kader mewajibkan semua orangtua yang menyekolahkan anaknya di POS PAUD Amarilis untuk menghadiri setiap program dan kegiatan, agar materi yang diterima benar-benar dipahami secara langsung.
b. Kader dapat memberikan inovasi-inovasi yang lebih kreatif dan beragam pada setiap program, agar lebih banyak lagi orangtua yang berpartisipasi dan menjadi pelajar aktif dalam pembelajaran. Selain itu, pada kegiatan kunjungan rumah hendaknya harus dimaksimalkan, setidaknya kegiatan tersebut dilakukan 1 (satu) kali dalam sebulan, selain itu kader tidak hanya melihat pola asuh yang orangtua terapkan dirumah melainkan dengan mencatat pada buku khusus pada setiap kegiatan kunjungan rumah agar orangtua juga dapat mengetahui perkembangan demi perkembangan pola asuh melalui program parenting yang beliau ikuti.
2. Saran untuk Orangtua
Orangtua diharapkan dalam program parenting di POS PAUD Amarilis lebih berpartisipasi serta mendalami materi yang diberikan oleh kader karena program parenting ini sangat berguna untuk perbaikan pola asuh orangtua bagi anak, khususnya mengasuh dan mendidik dalam kehidupan sehari-hari.
3. Saran untuk Peneliti Selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan tindak lanjuti dengan penelitian yang lebih luas cakupannya, khususnya yang berkaitan dengan program parenting yang berhubungan dengan aspek-aspek perkembangan anak, yang belum sempat
90
penulis ungkapkan, diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti dengan lebih baik.
Christie Febriani Irawan, 2014
Peran Kader Pada Program Parenting Dalam Meningkatkan Kemampuan Orangtua Menjalankan Pola Asuh Di Keluarga
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. (2009). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara. Aqib, Z. (2011). Pedoman Teknis Penyelenggaraan PAUD (Pendidikan Anak
Usia Dini). Bandung : Rosda Karya.
Daryanto. (2010). Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.
Hatimah, I. (1998). Supervisi Monitoring Pendidikan Luar Sekolah. Bandung : Lab PLS.
Kamil, M. (2009). Pendidikan nonformal “Pengembangan melalui Pusat Kegiatan Mengajar di Indonesia (Sebuah Pembelajaran dari KOMINKA Jepang). Bandung : Alfabeta.
Meliala, A. (2012). Succesfull parenting“41 Tip Mencetak Anak Cerdas Berkarakter. Bogor : By Pass.
Moleong, L.J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif EDISI REVISI. Bandung : Rosda.
Nasution. (2003). Metode Penelitian Naturalistic Kualitatif. Bandung : Tarsito. Nurani, Y. (2012). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : Indeks. Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Shochib, M. (2010). Pola Asuh Orang Tua Dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta : Rineka Cipta.
Soelaeman, M. I. (1994). Pendidikan dalam Keluarga. GegerkalongHilir : Alfabeta.
Sudjana, D. (2001). Pendidikan Luar Sekolah: Wawasan, Sejarah,
Perkembangan, Falsafah dan Teori Pendukung Asas. Bandung : Falah Production.
Sudjana, D (2008). Evaluasi Program Pendidikan Luar Sekolah : Untuk Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuanitaif, Kualitaif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Yusuf, S. (2008). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Peraturan Perundang-Undangan
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal. (2012). Model Pelaksanaan Program Pendidikan Keorangtuaan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : Kemendikbud.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 73 tahun 1991 Tentang : Pendidikan Luar Sekolah
Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003
Literatur Kelembagaan
Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. (1997). Pedoman Bina Keluarga Balita. Jakarta : BKKBN.
UPI. (2013). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia.
Sumber Lainnya
Dwinandia, M. (2013). Peran Kader Bina Keluarga Balita (BKB) Dalam Optimalisasi Edukasi Keluarga Pada Orang Tua BKB (Studi Deskriptif di BKB Amarilis Mengenai Penyuluhan Pola Asuh Dalam Keluarga Di Dusun Tegal Mantri Desa Lembang Kabupaten Bandung Barat). Skripsi Sarjana pada UPI Bandung : tidak diterbitkan.
Permana, V. (2012). Upaya Tutor Dalam Meningkatkan Pola Asuh yang Kreatif Bagi Orangtua Melalui Program Parenting di Kober Bunda Ganesa Bandung. Sarjana pada UPI Bandung : tidak diterbitkan.
Christie Febriani Irawan, 2014
Peran Kader Pada Program Parenting Dalam Meningkatkan Kemampuan Orangtua Menjalankan Pola Asuh Di Keluarga
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Sumber dari Internet:
Harahap, M. (2009). Program Parenting Pada Kelompok Bermain Pendidikan Anak Usia Dini. [Online]. Tersedia :
http://www.bppaudnireg1.com/buletin/read.php?id=80&dir=1&idStatus=11 [29 Oktober 2013].
Okvina. (2009). Konsep Pengasuhan (Parenting). [Online]. Tersedia:
http://okvina.wordpress.com/2009/02/18/konsep-pengasuhan-parenting/ [08 Agustus 2013].
Tarmudji, T. (2011). Pola Asuh Orang Tua. [Online]. Tersedia :
http://pangeranrajawawo.blogspot.com/2011/12/pola-asuh-orang-tua.html [13 Agustus 2013].
Lampiran 1
PEDOMAN OBSERVASI KADER
NO ASPEK YANG DITELITI URAIAN
1
Wujud Inovator
Bentuk Pengamatan
Bentuk Laporan
Christie Febriani Irawan, 2014
Peran Kader Pada Program Parenting Dalam Meningkatkan Kemampuan Orangtua Menjalankan Pola Asuh Di Keluarga
Lampiran 6
Hasil Observai terhadap Upaya Yang dilakukan Kader Dalam Program Parenting Terhadap Pola Asuh Orangtua Dalam Keluarga yang Dilakukan di POS PAUD Amarilis
NO ASPEK YANG DITELITI URAIAN
1
Wujud Inovator
Ada Inovasi baru yang diberikan oleh kader yaitu menu sehat, ini merupakan kegiatan membuat makanan bergizi untuk anak, artinya orangtua dan kader bekerjasama membuat makanan sehat untuk anak secara bersama-sama yang dilakukan di POS PAUD Amarilis yang nantinya dijadikan menu bekal bagi anak. Artinya bekal atau makanan untuk anak setiap harinya diseragamkan.
Bentuk Pengamatan
Pengamatan yang dilakukan oleh kader yaitu dengan melihat sejauh mana perkembangan dan perilaku anak. Artinya dengan melihat perubahan pada pola asuh yang diterapkan oleh orangtuakearah yang lebih baik.
Bentuk Laporan Laporan berbentuk perkembangan anak sesuai dengan masa perkembangannya yang nantinya akan dilaporkan kepada pengelola
Christie Febriani Irawan, 2014
Peran Kader Pada Program Parenting Dalam Meningkatkan Kemampuan Orangtua Menjalankan Pola Asuh Di Keluarga